Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Information Consumption Patterns of Generation Z in the Era of Digital Media Convergence Arinil Hidayah; Muhammad Anshar
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2025): Al Yazidiy : Journal of Social Humanities and Education
Publisher : LP3M KH Yazid Karimullah Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ay.v7i1.1207

Abstract

This research was conducted because the development of digital media that affects the way of processing information has shifted among gen Z, therefore, this research is to find out how gen Z's information consumption patterns in the era of digital media convergence. The research method used is a descriptive qualitative approach with literature study analysis techniques, by analyzing documents such as books, journals and research results. Thus, this research shows that generation Z has its own way of communicating and receiving information as the highest internet user, especially social media 89%, they use social media as a tool to gather the latest news information without looking for it in online newspapers, as well as personal information needs such as education, social networking and career. Unfortunately, quite a few of them put forward a critical mindset in consuming information by comparing other information variables, so that most of them only judge from the level of information speed and validation of viewers from their online networks, causing gen Z's critical power to tend to be low. Gen Z indirectly creates its social identity through preference patterns in using digital media.
Diferensiasi Konten Digital dalam Ekosistem Multiplatform: Analisis Produksi, Distribusi, dan Audiens Firmansyah; Muhammad Anshar Akil
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 6 (2025): Desember 2025 - Januari 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara konten diproduksi, didistribusikan, dan dikonsumsi oleh audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diferensiasi konten digital dalam ekosistem multiplatform dengan menelaah keterkaitan antara proses produksi, mekanisme distribusi, dan karakter audiens pada berbagai platform media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka melalui kajian terhadap jurnal dan literatur ilmiah yang relevan dengan komunikasi digital dan media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa diferensiasi konten digital tidak dapat diterapkan secara seragam karena setiap platform memiliki tuntutan produksi, pola distribusi, serta karakter audiens yang berbeda. Instagram menekankan kekuatan visual dan kedekatan sosial, TikTok mengandalkan distribusi terbuka dan audiens partisipatif, Facebook berbasis jejaring dan komunitas, YouTube mendukung distribusi jangka panjang dengan audiens yang berorientasi pada kedalaman informasi, sementara X menekankan distribusi cepat dan respons kritis terhadap isu aktual. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi digital dalam ekosistem multiplatform sangat bergantung pada kemampuan penyesuaian konten terhadap karakter platform, distribusi, dan audiens.
Penerapan Prinsip Etika Keadilan dalam Praktik Jurnalistik Radio Digital di Era Multimedia Firmansyah; Muhammad Anshar Akil
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi praktik jurnalistik, termasuk pada media radio yang kini berkembang menjadi radio digital berbasis multimedia. Perubahan tersebut tidak hanya memengaruhi proses produksi dan distribusi informasi, tetapi juga menghadirkan berbagai tantangan etis dalam pelaksanaan fungsi jurnalistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip etika keadilan dalam praktik jurnalistik radio digital di era multimedia, khususnya yang berkaitan dengan keberimbangan, hak jawab dan hak koreksi, serta akurasi dan verifikasi informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui kajian berbagai jurnal nasional yang membahas jurnalistik digital, etika media, radio digital, dan perkembangan media multimedia di Indonesia. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa prinsip etika keadilan tetap menjadi landasan penting dalam praktik jurnalistik radio digital meskipun terjadi perubahan pola kerja akibat perkembangan teknologi. Penerapan prinsip keberimbangan, hak jawab dan hak koreksi, serta akurasi dan verifikasi informasi berperan dalam menjaga kualitas dan kredibilitas pemberitaan. Namun demikian, implementasi prinsip-prinsip tersebut menghadapi berbagai tantangan, seperti dilema antara kecepatan dan akurasi informasi, tekanan algoritma dan persaingan perhatian audiens, serta upaya penerapan hak jawab dan hak koreksi di era digital. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan jurnalistik radio digital tidak hanya ditentukan oleh kemampuan memanfaatkan teknologi multimedia, tetapi juga oleh komitmen dalam menerapkan prinsip etika keadilan guna memenuhi hak masyarakat atas informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.