Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Analysis of Budget Solvency in Regencies/Cities of West Nusa Tenggara Province 2019–2023 Hidayanti, Septiana Rizkika; Sriningsih, Siti; Wafik, Ahmad Zaenal
Economy and Finance Enthusiastic Vol. 3 No. 1 (2025): January-June
Publisher : Tinta Emas Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59535/efe.v3i1.460

Abstract

Budget solvency is a critical indicator of a local government's ability to meet its financial obligations and sustain essential public services over time. In the context of increasing demands for fiscal accountability and regional autonomy, assessing the financial health of local governments has become increasingly urgent, particularly in regions with diverse economic capacities such as West Nusa Tenggara Province. This study aims to analyze the budget solvency of municipal and regency governments in West Nusa Tenggara Province from 2019 to 2023. The research employs a descriptive quantitative approach. The data used in this study are secondary data from the Budget Realization Reports of regency and municipal governments in West Nusa Tenggara Province for the 2019–2023 period. Budget solvency is assessed through a three-stage calculation: (1) computing four solvency ratios related to revenue and expenditure; (2) standardizing these ratios into index values using normalization; and (3) averaging the index values to obtain the budget solvency dimension index. Budget solvency analysis is conducted using calculations of the budget solvency ratio, the budget solvency ratio index, and the budget solvency dimension index, which serve as the final measures of budget solvency. Based on the analysis results, it was found that the budget solvency of regencies and municipalities in West Nusa Tenggara Province shows relatively good outcomes and exceeds the financial health indicators for local government budget solvency.
Studi Determinan PDRB, IPM, UMK Atas TPT di Provinsi NTB Untuk Periode 2017-2023 Daroini, Agista Cholli; Sriningsih, Siti
eCo-Fin Vol. 7 No. 1 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i1.1674

Abstract

  Fokus riset ini untuk menentukan bagaimana pengaruh PDRB, IPM, dan UMK Dibandingkan dengan TPT di masing-masing kabupaten di wilayah NTB. banyaknya TPT adalah isu yang akan dijabarkan dalam studi ini. Studi ini menerapkan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang dipakai merupakan data yang telah dikumpulkan dari tahun 2017 - 2023 terhadap 10 kota-kota di wilayah Nusa Tenggara Barat. Variabel independen studi ini adalah PDRB, IPM, dan Upah Minimum Kabupaten dan variabel yang terikatnya yaitu TPT. Analisis ini memakai regresi data panel berdasarkan laporan tahun 2017-2023 Fixed Effect Model (FEM) adalah model terpilih. Hasil studi menunjukkan aspek Produk Domestik Regional Bruto berdampak negatif dan tidak signifikan dalam kaitannya dengan tingkat pengangguran terbuka, variabel IPM berkontribusi secara negatif dan signifikan pada tingkat pengangguran terbuka, lalu pada variabel Upah Minimum Kabupaten berkontribusi positif tidak signifikan terhadap Tingkat Pengangguran Terbuka. Penelitian ini memberikan pengetahuan tentang bagaimana faktor-faktor ekonomi dan sosial berperan untuk mengatasi permasalahan pengangguran di NTB, dan juga menjadi dasar untuk pengambilan kebijakan yang lebih efektif di masa mendatang.
Analisis Overlay dan Elastisitas Potensi Pajak Daerah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Lombok Timur Tahun 2020-2022 Safitri, Rifani Aulia; Sriningsih, Siti
eCo-Fin Vol. 7 No. 2 (2025): eCo-Fin
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/ef.v7i2.1735

Abstract

  Penelitian ini berfokus pada analisis pertumbuhan penerimaan pajak daerah Kabupaten Lombok Timur selama tahun 2020-2022, dengan perhatian khusus pada kontribusi pajak terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tantangan yang dihadapi daerah dalam mengelola potensi pajak. Dalam konteks ini, tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi elastisitas pajak tertentu dan kontribusinya pada pertumbuhan ekonomi lokal, serta mengklasifikasikan potensi pajak menggunakan analisis overlay. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lombok Timur. Data ini mencakup informasi penerimaan pajak dan data makroekonomi yang relevan untuk analisis. Pemilihan analisis overlay dan elastisitas dalam konteks penelitian pajak daerah sangat penting, karena analisis overlay memungkinkan pemetaan potensi pajak berdasarkan lokasi dan jenis usaha, sedangkan analisis elastisitas memberikan wawasan tentang respons penerimaan pajak terhadap perubahan PDRB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis pertumbuhan penerimaan pajak daerah Kabupaten Lombok Timur meningkat secara signifikan selama periode 2020-2022, dengan Pajak Penerangan Jalan menjadi penyumbang terbesar pada tahun 2022. Berdasarkan analisis kontribusi, terdapat beberapa sektor primer yang mendominasi struktur penerimaan pajak daerah, khususnya pajak PBB-P2, mineral bukan logam dan batuan, serta penerangan jalan raya. Klasifikasi potensi pajak menunjukkan bahwa beberapa sektor seperti pajak restoran dan reklame berada dalam kategori "Prima," sementara pajak hotel dan hiburan menunjukkan perkembangan dari "Terbelakang" menjadi "Berkembang." Rasio elastisitas menunjukkan bahwa mayoritas pajak daerah berada dalam kategori inelastis, yang berarti penerimaan pajak tidak meningkat secara signifikan seiring dengan pertumbuhan ekonomi. Dampak dari penelitian ini mencakup peningkatan pemahaman mengenai struktur dan potensi pajak daerah di Kabupaten Lombok Timur serta rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas penerimaan pajak. Hasil penelitian menegaskan bahwa Pajak Penerangan Jalan menjadi penyumbang utama penerimaan pajak daerah, sementara pajak lainnya berada pada kategori inelastis terhadap PDRB.
PENGARUH PERTUMBUHAN EKONOMI, INVESTASI DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI NTB TAHUN 2014-2023 Jandini, Baiq Yunia; Sriningsih, Siti
Jurnal Oportunitas : Ekonomi Pembangunan Vol. 4 No. 2 (2025): Oportunitas, September 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/oportunitas.v4i2.2373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, investasi, dan jumlah penduduk terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selama periode 2014–2023. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik secara parsial maupun simultan, variabel pertumbuhan ekonomi, investasi, dan jumlah penduduk berpengaruh signifikan terhadap PAD. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,544 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen tersebut mampu menjelaskan 54,4% variasi PAD, sedangkan sisanya sebesar 45,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan investasi, dan mengelola pertumbuhan penduduk secara efektif untuk meningkatkan kemandirian fiskal daerah melalui peningkatan PAD.
Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Belanja Daerah Di Provinsi Nusa Tenggara Barat Adnan, Maad; Sriningsih, Siti; Wafiq, Ahmad Zaenal
Journal of Economics and Business Vol 11 No 2 (2025): Ekonobis, September 2025
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v11i2.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi belanja daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat periode 2019-2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan variabel independen yang terdiri dari Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, DBH, DAU, dan PAD berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah, sedangkan DAK tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen memiliki pengaruh signifikan terhadap belanja daerah dengan nilai adjusted R-squared sebesar 95,02%. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi pemerintah daerah dalam perencanaan dan pengelolaan anggaran.
Komparatif Government Size Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) Sriningsih, Siti
Journal of Economics and Business Vol 7 No 2 (2021): Ekonobis, September 2021
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v7i2.79

Abstract

Rasio pajak daerah terhadap PAD dan ABD merupakan tujuan yang akan dianalisis dengan menggunakan metode rasio PAD dan APBD. Adapun hasilnya adalah dana yang bersumber dari pajak di Kabupaten/Kota Privinsi NTB berkisar antara 5-10% dari terhadap PAD, tapi ada juga kabupaten yang masih rendah dengan kontribusi di bawah 5% terutama bagi daerah kabupaten/kota yang baru terjadi pemekaran. Begitu pula dengan Kabupaten/Kota di Provinsi NTT yang rasio pajak terhadap PAD berkisar antara 1-5%. Perbedaan dari kedua provinsi disebabkan oleh pariasi jenis pajak yang dipungut di setiap daerah. Di NTB jenis pajak yang dipungut adalah 8-11 jenis, sedangkan di NTT 6-10 jenis. Potensi di kedua daerah juga berbeda dimana di NTB lebih banyak jenis pajak di bidang pariwisata dan jasa serta bisnis, sedangkan di NTT lebih mengandalakan sumber daya alam di bidang mineral bukan logam dan batuan serta galian golongan C.
PENGARUH PENGELOLAAN DANA DESA TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA PRINGGASELA SELATAN Nisfian, Ilham; Karismawan, Putu; Sriningsih, Siti
Journal of Economics and Business Vol 10 No 1 (2024): Ekonobis, Maret 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v10i1.160

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pengelolaan Dana Desa terhadap Tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Desa Pringgasela Selatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif deskriptif.Populasi dalam penelitian ini seluruh Kepala Keluarga yang ada di Desa Pringgasela Selatan. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 95 KK. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi dan menyebarkan kusioner yang berisi pertanyaan tentang Pengelolaan Dana Desa dan Kesejahteraan Masyarakat. Alat analisis yang digunakan adalah analisis Regresi Sederhana. Hasil analisis data menunjukan bahwa; 1) Pengolaan Dana Desa berpengaruh terhadap tingkat Kesejahteraan Masyarakat di Desa Pringgasela Selatan. Artinya apabila Pengelolaan Dana Desa baik maka tingkat Kesejahteraan Masyarakat juga ikut meningkat.
PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN DAN PENDAPATAN TERHADAP KEPATUHAN MEMBAYAR PAJAK BUMI BANGUNAN DI DESA MONTONG TANGI KECAMATAN SAKRA TIMUR KABUPATEN LOMBOK TIMUR Kasturi, Mirna; Fatimah, Siti; Sriningsih, Siti
Journal of Economics and Business Vol 10 No 2 (2024): Ekonobis, September 2024
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/ekonobis.v10i2.189

Abstract

Kepatuhan wajib pajak merupakan upaya dari masyarakat dalam hal memenuhi hak dan kewajibannya dalam hal perpajakan. Wajib pajak yang patuh bukan berarti wajib pajak harus membayar pajaknya dengan nominal yang besar tetapi wajib pajak yang patuh yaitu wajib pajak yang membayar sesuai dengan hak dan kewajibannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor-faktor yang mempengaruhi Kepatuhan Wajib Pajak menggunakan variabel Tingkat Pendidikan dan Pendapatan. Dalam pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Model regresi yang digunakan dalam penelitian ini adalah model regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Sampel penelitian dipilih menggunakan metode Purposive Sampling yang diperoleh sebanyak 100 responden. Hasil penelitan menunjukkan bahwa variabel Tingkat Pendidikan tidak berpengaruh terhadap kepatuhan wajib pajak. Sedangkan Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak.
Implementation of the Village Revenue and Expenditure Budget on Development in Bajur Village, Labuapi Sub-District, West Lombok District 2020-2023 Azzahra, Rinda; Alwi, Muhammad; Sriningsih, Siti
West Science Business and Management Vol. 2 No. 03 (2024): West Science Business and Management
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsbm.v2i03.1108

Abstract

This study aims to determine the implementation of the Village Budget (APBDes) on development in Bajur Village, Labuapi District, West Lombok Regency in 2020-2023. This research is qualitative research. The subjects of this research were the government and the community in Bajur Village. Data collection techniques in this study were carried out by means of observation, interviews, documentation, and literature study. To ensure data validity, the author used triangulation including method triangulation, inter-researcher triangulation, data source triangulation, and theory triangulation. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, namely data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the implementation of the Village Revenue and Expenditure Budget (APBDes) for development in Bajur Village, Labuapi District, West Lombok Regency in 2020-2023 showed compliance with applicable regulations and provisions. Bajur Village has implemented the APBDes properly and accountably. This can be seen from several aspects, namely: (1) APBDes planning is carried out in a participatory manner by involving the community through deliberations at the dusun and village levels, (2) APBDes implementation is carried out based on the RKPDes and APBDes that have been approved. The village empowers the community in the implementation of village programs and activities, and uses local labor, (3) APBDes administration is carried out carefully, thoroughly, and consistently. The village uses the Siskeudes application to assist in recording, classifying, and reporting village financial transactions, (4) APBDes reporting is submitted in stages and accountable to interested parties, both the government above and the village community, (5) APBDes accountability is submitted to various related parties through the submission of APBDes realization reports and information media.
THE IMPACT OF COVID-19 ON THE ECONOMY, HEALTH, AND POVERTY IN PROVINCE OF WEST NUSA TENGGARA Sriningsih, Siti; Suriadi, Irwan; Fatimah, Siti; Salmah, Emi; ,Bq.Saripta Wiji Mulawiani, ,Bq.Saripta Wiji Mulawiani5
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 2 No. 6 (2022): December
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijebas.v2i6.484

Abstract

The Covid-19 pandemic that has occurred since March 2020 has affected all aspects of life. The purpose of this study is to describe the impact of the pandemic in terms of health, economy, and poverty in districts/cities in West Nusa Tenggara (NTB) Province. The results of the study are (1) The impact of the COVID-19 pandemic on health aspects is the high number of positive cases and deaths; high positive cases occur in areas that are centres of economy and government; (2) This COVID-19 pandemic causes a decrease in economic growth, and economic slowdown causes unemployment. However, the economic structure of West Nusa Tenggara Province is supported by the construction and service sectors which still show positive growth during the pandemic; (3) The social impact of the COVID-19 pandemic is represented by an increase in poverty in every Regency/City in West Nusa Tenggara, poverty occurs in areas that have a high number of unemployed and positive for COVID-19. The implication for the province of NTB is to encourage programs handling poverty alleviation, health, and increasing economic growth, especially in spending on economic and health functions.