Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

PENERAPAN TEKNIK RELAKSASI PROGRESIF TERHADAP DERAJAT NYERI PERSALINAN KALA 1 FASE AKTIF Heni Frilasari; Heri Triwibowo
Jurnal Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan, Volume XIII, Nomor 1, Januari 2020
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.076 KB)

Abstract

Tingginya persalinan melalui operasi caesar (SC) pada ibu bersalin menunjukkan bahwa pengetahuan dan pemahaman ibu masih rendah dalam menangani masalah nyeri selama persalinan. Rasa sakit yang timbul akan menyebabkan beberapa masalah yang berbahaya jika tidak ditangani dengan benar. Salah satu upaya untuk mengatasi rasa sakit dengan menggunakan metode non-farmakologis, yaitu teknik relaksasi progresif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik relaksasi progresif terhadap derajat nyeri persalinan kala 1 fase aktif di RSI Hasanah Muhammadiyah Kota Mojokerto. Metode penelitian ini menggunakan pre-eksperimental dengan pre-test post-post design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan sampel 13 responden sesuai kriteria. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Variabel independen dalam penelitian ini adalah penerapan teknik relaksasi progresif, sedangkan variabel dependen adalah derajat nyeri persalinan kala 1 fase aktif. Instrumen yang digunakan adalah SOP dan tingkat nyeri diukur menggunakan VAS (Visual Anxiety Scale). Hasil penelitian sebelum diberikan intervensi teknik relaksasi progresif menunjukkan bahwa ada 7 responden (53,8%) yang mengalami nyeri berat terkontro dan setelah diberikan intervensi teknik relaksasi progresif didapatkan sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebanyak 7 responden (53,8%). Berdasarkan hasil uji wilcoxon signed rank test didapatkan nilai Z sebesar -3,00 dengan p value (asymp. Sig 2 tailed) sebesar 0,003 dimana p value tersebut kurang dari batas kritis penelitian 0,05 sehingga hipotesis penelitian ini diterima yang berarti penerapan teknik relaksasi progresif efektif terhadap derajat nyeri persalinan kala 1 fase aktif. Relaksasi progresif dapat menghambat transmisi impuls rasa sakit dari sumber rasa sakit yang berasal dari serviks dan korpus uterus sehingga dapat mengurangi intensitas nyeri persalinan. Dengan teknik relaksasi progresif, perifer resistensi dapat menurun dan elastisitas pembuluh darah meningkat. Otot dan sirkulasi darah akan lebih sempurna dalam pengambilan dan pemberian oksigen dalam darah sehingga akan terjadi efek vasodilatasi (memperlebar pembuluh darah)
EFEKTIFITAS PROMOSI KESEHATAN DENGAN PENDEKATAN FEAR-APPEAL MESSAGE UNTUK MENINGKATKAN TINGKAT KEPATUHAN MASYARAKAT DI ERA NEW NORMAL Heni Frilasari; Heri Triwibowo
Jurnal Keperawatan Vol. 14 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan, Volume XIV, Nomor 2, Juli 2021
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.279 KB)

Abstract

The COVID-19 pandemic is currently occurring in various regions of the world, including Indonesia. The Covid-19 pandemic forces policy makers in Indonesia to implement various policies, such as large-scale restrictions to the implementation of the new normal. However, all government control programs require full awareness and support from all parties, including the community. The purpose study to identify effectiveness of health promotion with the fear-appeal message approach to increasing level of compliance community in era new normal. The research design used pre-experimental study with probability sampling. Data analysis was performed using paired t test. The results showed that there was a significant difference level of compliance in the intervention group before and after being given health promotion with the appeal message approach (p value <0.005). The paired t test results showed the experimental group ρ value = 0,000, and ρ control group = 0,001 α = 0,05 so that ρ <α There was the influence level of compliance after being given health promotion with the appeal message approach. Providing education to experimental groups with video media is more effective The approach to fear-appeal message is able to increase level of compliance in community with health protocols in the era new normal so that the incidence of new COVID-19 cases decreases
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN INTERNET DIMASA PANDEMI COVID DENGAN INTERAKSI SOSIAL REMAJA Heri Triwibowo; Heni Frilasari; Dedy Habib Rohman
Jurnal Keperawatan Vol. 15 No. 1 (2022): Jurnal Keperawatan, Volume XV, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : LPPM Akper Dian Husada Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.118 KB)

Abstract

Intensitas penggunaan internet adalah tindakan atau keadaan remaja menikmati layanan internet dalam ukuran waktu tertentu dan seberapa sering memusatkan perhatiannya pada sehingga tidak dapat bertingkah laku sosial dengan orang lain. Tujuan penelitian adalah menjelaskan hubungan antara intensitas pengguna internet dengan interaksi sosial remaja Di Desa Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Desain penelitian menggunakan rancangan analitik korelasi. Populasinya semua remaja berusia antara 17-19 tahun Di Desa Simbaringin, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto yang berjumlah 130 remaja hingga didapatkan sampel 80 responden yang diambil dengan purposive sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah interaksi sosial remaja dan variabel dependen dalam penelitian ini adalah intensitas penggunaan internet. Data diambil dengan menggunakan kuisioner dengan google from. Setelah terkumpul dilakukan pengolahan data dan dilanjutkan dengan uji statistik Spearman’s Rho Test dengan bantuan SPSS versi 20.00. Hasil penelitian menunjukkan p (0,000 kurang dari α (0,05) dengan koefisien korelasi 0,883 dan arah hubungan negatif yang artinya ada hubungan yang kuat antara intensitas penggunaan internet di masa pandemi COVID-19 dengan interaksi sosial remaja di Desa Simbaringin Kecamatan Kutorejo Kabupaten Mojokerto. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas penggunaan internet yang tinggi menyebabkan interaksi sosial remaja berkurang. Semakin tinggi intensitas penggunaan internet di masa pandemi COVID-19 maka semakin rendah interaksi sosial remaja dan semakin rendah intensitas penggunaan internet di masa pandemi COVID-19 maka semakin tinggi interaksi sosial pada remaja. Remaja diharapkan menggunakan internet dengan bijak dan sewajarnya sesuai kebutuhan