Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

DESAIN ALAT BANTU PROSES PEMOTONGAN TAHU GUNA MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PRODUKSI bidiawati, ayu; Muchtiar, Yesmizarti; Setiawati, Lestari; Suherman, Hendra; Desmiarti, Reni
JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri Vol 11, No 2 (2024): JISI UMJ
Publisher : Fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jisi.11.2.261-270

Abstract

A company in the food industry that produces tofu has encountered issues with product size inconsistency in each batch. This is due to the very basic cutting process currently using only a knife and a wooden roller. As a result, errors can occur during production, leading to tofu pieces that are not uniform in size. To address this, a design for a cutting aid has been developed to increase the number of cut pieces and minimize the cutting process time. This cutting aid was designed using a rational method. The tofu cutting aid is ergonomically designed to make it easier for workers to perform their tasks. The goal of this tool is to produce tofu pieces that are uniform and of the same shape.
Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Produk Bernilai Tambah Kholidasari, Inna; Noviyarsi, Noviyarsi; Mufti, Dessi; Setiawati, Lestari; Muchtiar, Yesmizarti
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1048

Abstract

Pohon kelapa (nocos nucifera) merupakan tanaman perkebunan dimana hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan oleh manusia dan diolah sebagai produk industri. Salah satu perusahaan yang mengolah sabut kelapa adalah CV. Kosapa yang berlokasi di Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini adalah cocofiber, cocopeat, dan baby fiber yang merupakan bahan dasar produk lain dengan nilai dan harga jual yang lebih tinggi. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah pada proses penjemuran cocofiber dan produk yang dihasilkan belum dikelola dengan baik. Tujuan kegiatan adalah memberikan usulan perbaikan dan ide kreatif pemanfaatan cocofiber menjadi produk lainnya. Dengan metode wawancara dan pengamatan langsung, dihasilkan ide bagi pengelola industri baik dalam hal perbaikan proses produksi maupun pengembangan ide kreatif untuk meningkatkan nilai produk. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh CV. Kosapa-PMG, maupun industri-industri sejenis di sekitar Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat.
GREEN ACCOUNTING SEBAGAI STRATEGI PENGELOLAAN LINGKUNGAN DAN KEBERLANJUTAN BISNIS Lestari Setiawati; Ersi Sisdianto
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 2 No. 12 (2024): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/v2i12.1146

Abstract

Seiring dengan semakin mendesaknya isu lingkungan dalam dunia bisnis kontemporer, akuntansi hijau, yang juga dikenal sebagai akuntansi lingkungan, mulai bermunculan. Seiring dengan meningkatnya nilai keberlanjutan, bisnis mulai mencari metode untuk memasukkan faktor lingkungan ke dalam prosedur akuntansi mereka. Esai ini akan membahas gagasan akuntansi hijau, bagaimana hal itu sesuai dengan manajemen bisnis berkelanjutan, serta peluang dan masalah yang muncul saat menerapkannya. Melalui studi kasus dan analisis teoritis, makalah ini menunjukkan bagaimana akuntansi hijau dapat meningkatkan daya saing jangka panjang dan efisiensi operasional perusahaan sekaligus membantu melestarikan lingkungan. Bisnis dapat menurunkan biaya, mengelola sumber daya alam dengan lebih baik, dan meningkatkan reputasi mereka di antara para pemangku kepentingan dan pelanggan dengan mendokumentasikan dan mengungkapkan dampak lingkungan. Akuntansi hijau dapat memiliki keuntungan jangka panjang yang besar bagi bisnis dan lingkungan, meskipun ada tantangan penerapannya. Pemerintah, organisasi akuntansi, dan sektor swasta harus bekerja sama untuk menciptakan standar yang lebih tepat dan transparan guna mendorong penerapannya secara luas.
Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Produk Bernilai Tambah Kholidasari, Inna; Noviyarsi, Noviyarsi; Mufti, Dessi; Setiawati, Lestari; Muchtiar, Yesmizarti
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 2 No. 3 (2023): September: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v2i3.1048

Abstract

Pohon kelapa (nocos nucifera) merupakan tanaman perkebunan dimana hampir semua bagiannya dapat dimanfaatkan oleh manusia dan diolah sebagai produk industri. Salah satu perusahaan yang mengolah sabut kelapa adalah CV. Kosapa yang berlokasi di Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat. Produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini adalah cocofiber, cocopeat, dan baby fiber yang merupakan bahan dasar produk lain dengan nilai dan harga jual yang lebih tinggi. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan ini adalah pada proses penjemuran cocofiber dan produk yang dihasilkan belum dikelola dengan baik. Tujuan kegiatan adalah memberikan usulan perbaikan dan ide kreatif pemanfaatan cocofiber menjadi produk lainnya. Dengan metode wawancara dan pengamatan langsung, dihasilkan ide bagi pengelola industri baik dalam hal perbaikan proses produksi maupun pengembangan ide kreatif untuk meningkatkan nilai produk. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat dimanfaatkan oleh CV. Kosapa-PMG, maupun industri-industri sejenis di sekitar Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat.
PEMILIHAN SUPPLIER KOPI DI UMKM X DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) Kholidasari, Inna; Sundari, Susanti; Mufti, Dessi; Setiawati, Lestari; Buana, Nopi Hari
JITMI (Jurnal Ilmiah Teknik dan Manajemen Industri) Vol. 5 No. 2 (2022): JITMI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jitmi.v5i2.y2022.p106-113

Abstract

UMKM X memiliki kendala dalam mendapatkan supplier dengan bahan baku kopi tumbuk dengan kriteria yang diinginkan sehingga perlu menentukan kriteria pemilihan supplier bahan baku biji kopi dengan menerapkan metode Analytical Hierarchy Process sekaligus mengukur supplier terbaik berdasarkan performa supplier dan penentuan supplier pemasok bahan baku terpilih sebagai tujuan dari penelitian ini dilakukan. Sehingga didapatkan hasil mengenai 5 (lima) kriteria yang ditentukan berupa harga, kualitas, respon supplier, ketepatan pengiriman dan pemenuhan order. Dan hasil analisa menunjukkan Eigen vektor terbesar pada kriteria pengiriman (0.33), kemudian kriteria kualitas (0.29), kemampuan order (0.17), kriteria harga (0.15), dan respon supplier (0.07). Ketepatan pengiriman adalah kriteria yang dipentingkan oleh perusahan demi lancarnya bahan baku. Supplier dengan nilai performa tertinggi adalah CV. C dengan nilai 2.711. Dari hasil perhitungan maka disarankan perusahan sebaiknya memilih CV. C sebagai supplier bahan baku kopi.