Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Euclid

Perbandingan Pemahaman Matematis antara Siswa yang Memperoleh Pembelajaran Metode Discovery dan Metode Advance Organizer. (Studi Eksperimen di Kelas IX SMP Negeri 1 Palimanan Kabupaten Cirebon) Sumarni Sumarni; Nuranita Adiastuty
Euclid Vol 2, No 1 (2015): EDISI JANUARI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (590.569 KB) | DOI: 10.33603/e.v2i1.359

Abstract

ABSTRAKFokus utama penelitian ini adalah mengenai kemampuan pemahaman matematis siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Rendahnya kemampuan ini disinyalir terjadi antara lain karena proses pembelajaran yang dilaksanakan tidak dengan pembelajaran secara bermakna. Metode pembelajaran yang memfasilitasi pembelajaran bermakna adalah metode discovery dan metode advance organizer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan pemahaman matematis siswa sebagai akibat dari pembelajaran dengan metode discovery dengan metode advance organizer. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen yang menerapkan dua metode pembelajaran yaitu metode discovery dan metode advance organizer. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Palimanan Kabupaten Cirebon tahun pelajaran 2011/2012, pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, sampel dalam penelitian ini adalah kelas IX A sebagai kelas eksperimen 1 yang pembelajarannya menggunakan metode discovery dan kelas IX B sebagai kelas eksperimen 2 yang pembelajarannya menggunakan metode advance organizer. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney dan perbandingan persentase hasil respon siswa. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh kesimpulan: 1) Kemampuan pemahaman matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan metode discovery lebih baik daripada siswa yang pembelajarannya menggunakan metode advance organizer.Kata Kunci: kemampuan pemahaman matematis, metode advance organizer, metode discovery, dan metode pembelajaran.
TAHAPAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMK YANG MENGARAH PADA PEMECAHAN MASALAH (POLYA) Nuranita Adiastuty
Euclid Vol 2, No 2 (2015): EDISI JULI
Publisher : Universitas Swadaya Gunung Jati.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (156.721 KB) | DOI: 10.33603/e.v2i2.367

Abstract

Abstrakpembelajaran problem solving atau pemecahan masalah diartikan sebagai metodepembelajaran yang menitikberatkan pada aktivitas dan kreativitas siswa untukmembangun pengetahuan sendiri dan memberikan ‘makna’ terhadap hasil belajarnya.Dalam penelitian ini materi yang dikembangkan untuk meningkatkan kemampuanpemecahan masalah hanya pada materi barisan dan deret. Berdasarkan hasil pengamatanawal, kemampuan pemecahan masalah yang dimiliki siswa SMK Islamic Centre masihrendah. Hal ini dapat diamati dari hasil ulangan harian materi sebelumnya yang tidakmenggunakan pengembangan perangkat model BBL yang secara umum menunjukkanjawaban siswa belum sistimatis, masih menggunakan cara yang beragam, masihmemberikan jawaban seperti yang dicontohkan oleh guru, dan belum dapat menjawabsecara rinci atau memunculkan gagasan baru pada jawaban mereka. Setelahmenggunakan pengembangan perangkat pembelajaran model BBL, TKPM siswa materibarisan dan deret menjadi meningkat . Maka untuk penelitian selanjutnya disarankanagar diadakan penelitian pada KD atau materi yang lain yang mempunyai karakteristikyang sama dengan materi barisan dan deret, misalkan logika matematika. Sehinggadiharapkan siswa terlatih untuk mengerjakan soal-soal yang mengarah pada pemecahanmasalah.Kata Kunci : Pemecahan Masalah, Tahapan Pembelajaran Matematika SMK.