Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Kemampuan Literasi Matematis Siswa Ditinjau Dari Motivasi Belajar Matematika Pada Pokok Bahasan Aritmatika Sosial Taufik, Azin; Prayitno, Anggar Titis; Damayanti, Alvina
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7 No 1 (2024): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v7i1.2028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kemampuan literasi matematis siswa ditinjau dari motivasi belajar matematika pada pokok bahasan aritmatika sosial. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini adalah 5 orang siswa kelas VII SMPN 1 Darma yang terdiri dari 1 siswa dengan kategori motivasi sangat tinggi, 3 siswa dengan motivasi tinggi, dan 1 siswa dengan motivasi sedang. Teknik pengambilan subjek menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes, angket, dan wawancara. Aspek indikator literasi matematis yang digunakan yaitu diantaranya: 1) Merumuskan, 2) Menerapkan, dan 3) Menafsirkan. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan siswa yang memiliki motivasi sangat tinggi memiliki kemampuan literasi matematis rendah dan memenuhi dua aspek kemampuan literasi matematis yaitu formulate dan employ. Siswa yang memiliki motivasi tinggi memiliki kemampuan literasi matematis kategori sangat tinggi dan sedang, serta memenuhi tiga aspek kemampuan literasi matematis, meliputi formulate, employ, dan interpret. Sedangkan siswa yang memiliki motivasi sedang memiliki kemampuan literasi matematis rendah dan memenuhi dua aspek kemampuan literasi matematis, yaitu employ dan interpret.
Using Economic Mathematics to Enhance Consumer Insights: Pricing, Promotion, and Market Strategies Adiastuty, Nuranita; Taufik, Azin; Jahidah, Nurul Siti
International Journal Administration, Business & Organization Vol 5 No 1sp (2024): IJABO
Publisher : Asosiasi Ahli Administrasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61242/ijabo.24.409

Abstract

The increasingly competitive business environment demands a deep understanding of consumer behavior. Consumers influence the demand for products or services, making the analysis of their behavior essential for effective business strategies. This article discusses the use of economic mathematics to systematically and measurably analyze consumer behavior. Quantitative methods with descriptive and inferential analysis are used, with primary data from consumer surveys and secondary data from industry reports and e-commerce platforms. Data analysis involves linear and non-linear regression models as well as machine learning techniques such as logistic regression and decision trees. The results show that price, promotion, product quality, and consumer reviews are key factors influencing purchasing decisions. In the digital era, consumer behavior data is increasingly accessible and can be analyzed with machine learning algorithms and big data. These findings provide insights into how economic mathematics helps optimize marketing strategies and enhance competitiveness. Practical recommendations include optimizing pricing and promotion strategies as well as improving product quality. This research contributes to understanding and leveraging consumer behavior for business success
Keterampilan Mengajar Guru Sekolah Menengah di Kecamatan Pangenan, Cirebon Taufik, Azin; Riyadi, Mohamad; Nurhayati, Nunu
Empowerment Vol. 7 No. 01 (2024): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v7i01.5115

Abstract

This service was motivated by the results of the Teacher Performance Assessment carried out at one of the schools assisted by the Madrasah Aliyah 3 Cirebon working group which stated that 60% of teachers did not have the competency skills that indicated they were professional teachers. The assessment team provided recommendations to improve teachers' teaching abilities so that the quality of learning could be better. One effort to improve teachers' teaching abilities can be done by providing training on eight basic teacher teaching abilities, training on student centered learning models and their application in preparing Learning Implementation Plans.  In order to overcome this problem, it was implemented.  on June 24 2024 training on basic teaching skills for teachers was carried out, on June 25 2024 training on student centered learning models was carried out, and on June 26 2024 feedback and evaluation of training results was carried out through the preparation of learning tool plans. The methods used in this training are lecture, question and answer and simulation methods, while the evaluation is carried out in two parts, namely evaluation during the training process and post-training evaluation.
Pelatihan Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi di Sekolah Dasar Negeri Paninggaran Kuningan Taufik, Azin; Anggar Titis Prayitno; Rahayu Syafari; Nuranita Adiastuty
Empowerment : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 01 (2025): Empowerment
Publisher : Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/empowerment.v8i01.10529

Abstract

The Merdeka Curriculum has been implemented in most schools in Indonesia, from PAUD to SMA. One form of assessment in this curriculum is the Computer-Based National Assessment (ANBK), which includes various types of assessments, including the Minimum Competency Assessment (AKM), learning environment surveys, and character surveys. In AKM, students are expected to master literacy and numeracy skills through questions with relatively long texts, which often make it difficult for many students to understand and solve the questions satisfactorily. As a solution, it is important for schools to intensively introduce the types of AKM questions to students and get them used to, both independently and in groups, solving numeracy literacy-based questions using interactive e-books. This community service program was carried out for one day at SDN Paninggaran Darma, Kuningan Regency, and focused on introducing AKM questions based on numeracy literacy. During the activity, grade 5 students showed that they were not familiar with the questions, so they still faced difficulties in solving the problems. The evaluation was conducted by asking students to complete 5 AKM questions based on numeracy literacy directly in class. The conclusion is that students already have an understanding of various types of Minimum Competency Assessment questions based on numeracy literacy and show an increase in their ability to solve questions in the moderate category. To improve students' numeracy literacy skills, routine efforts need to be made to introduce these questions during the daily learning process, so that they can better apply these skills in their daily lives. Suggestion: Students already understand various types of Minimum Competency Assessment questions that focus on numeracy literacy and show an increase in their ability to solve questions with a moderate level of difficulty. In order for students' numeracy literacy skills to continue to develop and be applied in their daily lives, it is important to continue
Pelatihan Keterampilan Mengajar guru Sekolah Menengah Melalui Pengembangan Perangkat Pembelajaran Prayitno, Anggar Titis; Taufik, Azin; Nurmalasari, Nurmalasari
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia Vol 4 No 6 (2025): Agustus: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia
Publisher : Universitas Gajah Putih, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/jppmi.v4i6.1136

Abstract

Pengabdian ini berawal dari hasil Penilaian Kinerja Guru di salah satu sekolah yang termasuk dalam kelompok kerja Madrasah Aliyah 3 Cirebon, yang menunjukkan bahwa 60% guru belum memiliki kompetensi yang mencerminkan profesionalisme seorang guru. Berdasarkan temuan tersebut, tim penilai merekomendasikan agar kemampuan mengajar guru ditingkatkan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan mengajar adalah dengan memberikan pelatihan terkait delapan keterampilan dasar mengajar, pelatihan model-model pembelajaran student centered learning, serta penerapannya dalam penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Sebagai langkah konkret untuk mengatasi masalah ini, pelatihan dilaksanakan pada 4 November 2024 untuk keterampilan dasar mengajar, 5 November 2024 untuk model pembelajaran student centered learning, dan pada 6 November 2024 untuk umpan balik serta evaluasi hasil pelatihan melalui penyusunan perangkat pembelajaran. Metode pelatihan yang digunakan meliputi ceramah, tanya jawab, dan simulasi, dengan evaluasi dilakukan dalam dua tahap: selama pelatihan dan setelah pelatihan.
Pengembangan Media Pembelajaran Blended Learning Berbasis Technological Pedagogical and Content Knowledge Menggunakan Moodle Untuk Meningkatkan Efikasi Diri Taufik, Azin; Prayitno, Anggar Titis; Sa’adah, Siti Kartika Nur
MAJAMATH: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2025): Vol. 8 No. 2 September 2025
Publisher : Prodi Pendidikan matematika Universitas Islam Majapahit (UNIM), Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamath.v8i2.3846

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk meningkatkan efikasi diri siswa dalam pembelajaran matematika melalui media pembelajaran blended learning berbasis Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) menggunakan Moodle. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI di SMK Model Patriot dengan jumlah 31 siswa. Instrumen penelitian meliputi angket efikasi diri, lembar observasi, uji kevalidan, serta uji kepraktisan media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kevalidan media berdasarkan penilaian ahli materi 1 dan 2 mencapai 87,94% dan 94,19%, penilaian ahli materi pengguna TPACK 1 dan 2 mencapai 90,22% dan 94,52%, sementara kevalidan berdasarkan penilaian ahli media 1 dan 2 mencapai 94,39% dan 93,67%. Kepraktisan media berdasarkan respon guru mencapai 91,66% dan berdasarkan respon siswa mencapai 90,66%. Selain itu, hasil pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada efikasi diri siswa, dengan skor rata-rata pre-test sebesar 55 meningkat menjadi 87 pada post-test. Uji N-Gain menunjukkan peningkatan efikasi diri sebesar 0,70 yang masuk dalam kategori tinggi. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penggunaan Moodle berbasis TPACK dalam model blended learning mampu meningkatkan efikasi diri siswa.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA KELAS 3 SD NEGERI BANTARKAWUNG 03 MELALUI PENDEKATAN PROJECT BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Arip Budiman; Taufik, Azin; Sahunah, Uun
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based learning (PjBL) terhadap kemampuan yang diterapkan dengan penggunaan media pembelajaran pipet dan gelas ukur terhadap peningkatan kemampuan kolaborasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas 3 SD Negeri Bantarkawung 03 sebanyak 16 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi observasi dan tes tulis, serta disajikan dalam bentuk tabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran project based learning dapat meningkatkan kemampuan kolaborasi pada siswa sekolah dasar secara signifikan. Peningkatan rata-rata nilai siswa tercatat sebesar 72 pada siklus I, meningkat menjadi 83 pada siklus II, ini artinya pembelajaran yang dilakukan selama dua siklus ini mengalami peningkatan nilai rata-rata sebesar 15,28%. Selain itu, hasil observasi juga menunjukkan bahwa siswa lebih aktif, antusias, dan termotivasi dalam pembelajaran tata surya dengan menggunakan PjBL. Hal ini dapat dilihat dari presentase keaktifan siswa yang meningkat dari 80% menjadi 92,5% pada siklus II. Hal ini menandakan bahwa penggunan media pembelajaran yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, dapat merangsang keterlibatan siswa dan meningkatkan hasil pembelajaran matematika. Kata kunci: Project based learning, kemampuan kolaborasi, matematika, pecahan sederhana IMPROVEMENT OF COLLABORATION SKILLS OF 3RD GRADE STUDENTS AT SD BANTARKAWUNG 03 THROUGH A PROJECT-BASED LEARNING APPROACH IN LEARNING MATHEMATICS ABSTRACT This study aims to determine the effect of the project-based learning (PjBL) model on the collaboration skills of elementary school students. Applied with the use of pipette learning media and measuring cups to improve the collaboration skills of elementary school students. This research uses the type of classroom action research (PTK). The subjects of this research were 3rd grade students of SD Negeri Bantarkawung 03 as many as 16 students. This research was conducted in two cycles involving planning, implementation, observation, and reflection. The instruments used to collect data include observation and written tests, and are presented in tabular form. The results showed that the application of project-based learning model can significantly improve collaboration skills in elementary school students. The increase in the average student score was recorded at 72 in cycle I, increasing to 83 in cycle II, this means that the learning carried out during these two cycles has increased the average score by 15.28%. In addition, the observation results also showed that students were more active, enthusiastic, and motivated in learning the solar system using PjBL. This can be seen from the percentage of student activeness which increased from 80% to 92,5% in cycle II. This indicates that the use of learning media that is relevant to everyday life can stimulate student involvement and improve math learning outcomes. Keywords: : project based learning, collaboration skills, mathematics, simple fractions.
PENERAPAN METODE PROBLEM BASED LEARNING DALAM PEMBELAJARAN IPA SUBTEMA RANTAI MAKANAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN SISWA KELAS 5 SD NEGERI TARABAN 01 Chodikatul Janah; Taufik, Azin; Sahunah, Uun
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemahaman siswa kelas 5 SD Negeri Taraban 01 pada mata pelajaran IPA, khususnya pada materi rantai makanan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian terdiri dari 24 siswa kelas 5 sekolah dasar. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus, dengan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi teknik observasi dan tes tulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemahaman siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran problem based learning. Peningkatan rata-rata nilai siswa tercatat sebesar 80 pada siklus I, meningkat menjadi 94 pada siklus II. Selain itu, terdapat peningkatan dalam presentase keaktifan siswa dan kemampuan pemahaman pada siklus II dibandingkan dengan siklus I, yang naik dari 78% menjadi 89%. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran problem based learning efektif dan mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi rantai makanan dalam pembelajaran IPA di sekolah dasar. Kata kunci: Problem Based Learning, kemampuan pemahaman, rantai makanan. THE APPLICATION OF PROBLEM-BASED LEARNING METHOD IN LEARNING IPA SUBTHEME OF FOOD CHAIN TO IMPROVE THE UNDERSTANDING ABILITY IN 5TH GRADE STUDENTS OF TARABAN 01 ELEMENTARY SCHOOL ABSTRACT This study aims to determine the effect of using the Problem Based Learning (PBL) model on the understanding ability of 5th grade students of SD Negeri Taraban 01 in science subjects, especially on food chain material. This research used the Classroom Action Research (PTK) method, with the research subjects consisting of 24 grade 5 elementary school students. This research was conducted in two cycles, with each cycle consisting of planning, implementation, observation, and reflection. The instruments used to collect data included observation techniques and written tests. The results showed that there was a significant difference between students' comprehension ability before and after the application of problem-based learning model. The increase in the average student score was recorded at 80 in cycle I, increasing to 94 in cycle II. In addition, there was an increase in the percentage of student activeness and comprehension ability in cycle II compared to cycle I, which rose from 78% to 89%. This shows that the problem-based learning model is effective and able to improve students' understanding of food chain material in science learning in elementary schools. Keywords: Problem Based Learning, comprehension ability, food chain.
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR PADA MATERI PENGUKURAN SUDUT Eti Widiarti; Taufik, Azin; Sahunah, Uun
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskrifsikan efektifitas dari penggunaan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan pemahaman siswa terhadap materi pengukuran sudut dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Metode PBL digunakan sebagai pendekatan utama untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif dan kontekstual. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus yang terdiri dari empat kali pertemuan. Subjek penelitian terdiri dari 14 siswa kelas 5 di SD Nageri Waru 02. Setiap siklus melibatkan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi hasil untuk mendapatkan gambaran yang komprehensif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, dan tes pemahaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi PBL pada materi pengukuran sudut efektif dalam meningkatkan kemampuan pemahaman siswa. Pada siklus pertama, terjadi peningkatan secara signifikan pada presentase pemahaman siswa setelah diimplementasikan PBL meningkat dari 75% pada siklus I menjadi 87% pada siklus II. Dari data tersebut terlihat peningkatan yang signifikan dalam keterlibatan siswa dan peningkatan kemampuan pemahaman mereka terhadap materi pengukuran sudut setelah penerapan PBL. Kata kunci: problem based learning, kemampuan pemahaman, pengukuran sudut. IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING TO IMPROVE STUDENTS' UNDERSTANDING ABILITY IN ELEMENTARY SCHOOL MATHEMATICS LEARNING ON ANGLE MEASUREMENT MATERIAL ABSTRACT This study aims to describe the effectiveness of the use of Problem Based Learning (PBL) learning method in improving students' understanding of angle measurement material in mathematics learning at elementary school. The PBL method is used as the main approach to provide a more interactive and contextual learning experience. The research method used was classroom action research (PTK) with two cycles consisting of four meetings. The research subjects consisted of 14 grade 5 students at SD Nageri Waru 02. Each cycle involved planning, implementation, and evaluation of the results to get a comprehensive picture. Data were collected through classroom observation, and comprehension tests. The results showed that the implementation of PBL on angle measurement material was effective in improving students' comprehension skills. In the first cycle, there was a significant increase in the percentage of students' understanding after the implementation of PBL increased from 75% in cycle I to 87% in cycle II. The data showed a significant increase in students' engagement and improvement in their understanding of the angle measurement material after the implementation of PBL. Keywords: problem based learning, comprehension ability, angle measurement.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 5 SD NEGERI KARANGBOKONG 01 MELALUI MODEL PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DENGAN MEDIA PEMBELAJARAN KARTU ANGKA Fajar Himawan; Taufik, Azin; Sahunah, Uun
JGuruku: Jurnal Penelitian Guru Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Team Assisted Individualization, yang diterapkan dengan penggunaan media pembelajaran kartu angka terhadap peningkatan keaktifan belajar dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Sampel penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD Negeri Karangbokong 01 sebanyak 15 siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus yang melibatkan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data meliputi teknik observasi dan tes tulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan dalam keaktifan dan hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Team Assisted Individualization dengan menggunakan media pembelajaran kartu angka. Peningkatan rata-rata nilai siswa tercatat sebesar 85 pada siklus I, meningkat menjadi 94 pada siklus II. Selain itu, terdapat peningkatan dalam presentase keaktifan siswa dan hasil belajar pada siklus II dibandingkan dengan siklus I, yang naik dari 83,5% menjadi 96,25%. Hal ini menandakan bahwa penggunan media pembelajaran seperti kartu angka, dapat merangsang keterlibatan siswa dan meningkatkan hasil pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar. Kata kunci: Team Assisted Individualization , keaktifan belajar, hasil belajar, kartu angka. IMPROVING THE LEARNING OUTCOMES OF 5TH GRADE STUDENTS AT SD NEGERI KARANGBOKONG 01 THROUGH THE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION LEARNING MODEL WITH NUMBER CARD LEARNING MEDIA ABSTRACT This study aims to determine the effect of the Team Assisted Individualization learning model, which is applied with the use of number card learning media to increase learning activeness and learning outcomes of elementary school students. This research uses the type of classroom action research (PTK). The sample of this research was 5th grade students of SD Negeri Karangbokong 01 as many as 15 students. This research was conducted with two cycles involving planning, implementation, observation, and reflection. The instruments used to collect data included observation techniques and written tests. The results showed that there was a significant increase in student activeness and learning outcomes after the application of the Team Assisted Individualization learning model using number card learning media. The increase in the average student score was recorded at 85 in cycle I, increasing to 94 in cycle II. In addition, there was an increase in the percentage of student activeness and learning outcomes in cycle II compared to cycle I, which rose from 83.5% to 96.25%. This indicates that the use of learning media such as number cards, can stimulate student engagement and improve math learning outcomes at the primary school level. Keywords: : Team Assisted Individualization, learning activeness, learning outcomes, number cards.