Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Aromatherapy Lavender Terhadap Kualitas Tidur Ibu Hamil Trimester III Natalia, Lia; Febriantari, Hidni; Handriana, Idris
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 7 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v7i1.182

Abstract

Pendahuluan. Kualitas tidur ibu hamil sangat perlu diperhatikan hal ini karena ibu hamil yang kekurangan waktu tidurnya atau gangguan tidur dapat meningkatkan risiko meningginya tekanan darah saat hamil menjadi empat kali lipat. Hasil studi bahwa 3 dari 5 ibu hamil mengatakan mengalami gangguan tidur karena gelisah dan tidur larut malam, sering bangun di malam hari 3-4 kali dan 2 orang lagi berkata sulit untuk mulai tidur karena gerakan janin yang aktif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aromatherapy lavender terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III di PMB Hj. Dewi Mulyati S.ST Kabupaten Majalengka Tahun 2023. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian quasy eksperiment dengan one group pretest-posttest design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin sebanyak 18 ibu hamil trimester III san sampelnya 15 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumennya menggunakan kuesioner, lembar observasi dan SOP. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi tendensi sentral dan analisis bivariat dengan uji wilxocon. Hasil dan Kesimpulan. Rata-rata kualitas tidur pada ibu hamil trimester III sebelum pemberian aromatherapy lavender sebesar 11,60 dan menurun sesudah pemberian aromatherapy lavender menjadi 7,33. Terdapat pengaruh aromatherapy lavender terhadap kualitas tidur ibu hamil trimester III dengan r value sama dengan 0,001. Disarankan bidan atau petugas kesehatan dapat menjadikan aromatherapy lavender sebagai cara alternatif penanganan pada ibu hamil yang mengalami gangguan tidur, memberikan bimbingan dan konseling pada ibu hamil tentang kualitas tidur pada masa kehamilan.
PENGARUH FINANCIAL BEHAVIOR, INVESTMENT KNOWLEDGE, RISK TOLERANCE DAN FINANCIAL TECHNOLOGY TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI DENGAN MODERASI INVESTMENT COMMUNITY Fitria, Yanisa Zahra Nurul; Benardin, Deden Edwar Yokeu; Natalia, Lia
LAND JOURNAL Vol. 6 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Universitas Logistik dan Bisnis Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47491/landjournal.v6i2.4334

Abstract

The increasing awareness of financial freedom from an early age, especially among Gen Z, is driving increased investment activity in Indonesia. However, this trend is not always accompanied by adequate readiness in making sound investment decisions. This study aims to examine the influence of financial behavior, investment knowledge, risk tolerance, and financial technology on investment decisions, with investment community as a moderating variable. The research employed a quantitative method using a descriptive-verificative approach and data analysis with Moderated Regression Analysis (MRA). This study is important as it provides empirical insight into internal and external factors that influence investment behavior among Generation Z, particularly members of the ISP Investment Community in Bandung. The results show that, partially, financial behavior does not significantly influence investment decisions, while investment knowledge, risk tolerance, and financial technology have significant effects. However, the investment community variable does not moderate any relationship between the independent variables and investment decisions. Simultaneously, the four independent variables significantly influence investment decisions
Effects of the use of N95 Mask on Oxygen Saturation, Hemodynamic Status and Physical Performance of Nurses Lousiana, Maria; Natalia, Lia; Sulismawarti, Diah Suryani; Amalia, Ruli
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 4 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i4.3419

Abstract

COVID-19 was an emerging disease that can be transmitted rapidly via droplets and aerosols with a high mortality rate. During pandemic, nurses had a high risk of contracting COVID-19 so efforts to prevent transmission need to be made by using personal protective equipment (PPE). N95 masks were the standard personal protective equipment recommended by WHO, however wearing N95 masks for a long period of time can cause physiological stress, namely breathing, body heat balance, vision, communication, feeling comfortable, difficulty eating and sneezing as well as other PPE worn. This study aimed to identify the effect of using N95 masks on oxygen saturation, hemodynamic status and physical performance in nurses at X Hospital. The research method used was a pre-experimental design, one group pre and post test, including one intervention group that measured lung function and physical performance. The sampling technique in this research was non-probability sampling with purposive sampling of 94 respondents. Respondents underwent a pretest, then lung function and physical performance were examined after 4 hours of using an N95 mask. The results of data analysis using the Wilxocon test showed that there were differences in oxygen saturation (p-value = 0.000), hemodynamic status such as respiratory frequency (p-value = 0.000), systolic blood pressure (p-value = 0.012) and pulse frequency (p- value = 0.000), as well as the physical performance of nurses (p-value = 0.000) before and after using the N95 mask. The results of this research can contribute to standardizing the use of PPE and preventing complications due to changes in oxygen saturation and hemodynamic status so that nurses physical performance improves.
Pemberdayaan Kader Kesehatan: Pencegahan Komplikasi Diabetes dengan Pengelolaan Makan dan Perawatan Kaki Prabawati, Dewi; Natalia, Lia
Seminar Nasional Penelitian dan Abdimas Vol 2 No 1 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/senapas.v2i1.9251

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronik yang dapat mengakibatkan komplikasi pada organ tubuh. Diperlukan peran serta kader kesehatan untuk dapat memotivasi pasien DM agar dapat menjaga pola hidup sehat melalui pola makan sehat dan aktivitas fisik. Perlu dilakukan edukasi kepada para kader kesehatan terkait pencegahan komplikasi DM dengan pengelolaan Makan dan Perawatan Kaki. Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi Kesehatan kepada kader kesehatan tentang pencegahan komplikasi DM dengan pengelolaan Makan dan Perawatan Kaki. Kegiatan ini diikuti oleh 34 kader kesehatan di Puskesmas Johar Baru, Jakarta Pusat. Ada 4 tahapan yang dilakukan dalam kegiatan ini, yaitu perkenalan dan ice breaking, dilanjutkan dilakukan penjelasan tentang Konsep DM, pengelolaan makan dan membaca label makanan, sesi dilanjutkan dengan penjelasan perawatan kaki dan screening kaki; dan diakhiri dengan demonstrasi dan re-demonstrasi senam kaki DM. Hasil evaluasi terhadap kegiatan pengabdian yang telah dilakukan terlihat mayoritas peserta memiliki pengetahuan yang baik sebesar 91.2% terkait dengan pengetahuan perawatan kaki DM. Kegiatan ini perlu dilakukan secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan kader Kesehatan tentang pengendalian pasien DM sehingga mereka dapat membagikan ilmu kepada pasien DM disekitarnya dan akan meningkatkan kesadaran akan pentingnya melakukan monitoring pada area kaki.
Penerapan Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Hemodialisa: Case Study Natalia, Lia; Ermawati, Elly
I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih Vol 6 No 2 (2025): I Care Jurnal Keperawatan STIKes Panti Rapih
Publisher : STIKes Panti Rapih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46668/jurkes.v6i2.378

Abstract

ABSTRAK Pasien dengan Gagal Ginjal Kronis (GGK) stadium akhir yang menjalani terapi hemodialisis sering mengalami kecemasan akibat kondisi penyakit yang kompleks dan ketergantungan pada terapi. Kecemasan yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak negatif terhadap kualitas hidup pasien. Teknik relaksasi napas dalam telah banyak diteliti sebagai metode non-farmakologis yang dapat membantu mengurangi kecemasan. Metode: Metode yang digunakan adalah obsevasional sebelum dan sesudah dengan melakukan intervensi yaitu teknik relaksasi nafas. Subjek penelitian adalah pasien GGK stadium V yang menjalani hemodialisis. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebelum dan sesudah intervensi relaksasi napas dalam selama dua hari berturut-turut. Hasil: Pada kedua pasien yang mengikuti program ini, penurunan kecemasan dapat diamati baik secara subjektif maupun objektif. Kecemasan awal yang mereka rasakan, yang biasanya diukur dengan menggunakan alat skala kecemasan seperti HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale), menunjukkan penurunan yang signifikan setelah penerapan teknik relaksasi napas dalam. Kesimpulan: Teknik relaksasi napas dalam efektif menurunkan kecemasan pasien hemodialisa. Saran: Teknik relaksasi napas dalam efektif menurunkan kecemasan pasien hemodialisa, terutama jika dikombinasikan dengan terapi lain. Penerapannya ideal sebelum, saat, dan setelah prosedur. Faktor penting yang perlu diperhatikan adalah kondisi medis pasien, konsistensi latihan, serta dukungan keluarga dan tenaga kesehatan untuk hasil optimal. Kata Kunci : hemodialisa, kecemasan, relaksasi napas dalam