Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Historiografis Pada Buku Sejarah Indonesia Kelas X Kurikulum 2013 Nugroho, Arifin Suryo; Septianingsih, Sumiyatun
Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014 2014: Proceeding Seminar Hasil Penelitian LPPM 2014, 6 September 2014
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP Tahun 2014

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini  berjudul Analisis Historiografis Pada Buku Teks Sejarah Indonesia  Kelas X  Kurikulum Tahun 2013. Tujuan penelitian untuk mengetahui materi yang terkandung dalam Buku Teks Sejarah Indonesia Kelas X kurikulum 2013, mengetahui pendekatan yang digunakan dalam penulisan Buku Teks Sejarah Indonesia Kelas X kurikulum 2013, dan mengetahui bentuk penulisan seperti apa yang dikembangkan dalam penulisan Buku Teks Sejarah Indonesia Kelas X kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analisis kualitatif dengan metode studi dokumen. Obyek penelitian ini adalah buku Sejarah Indonesia kelas X kurikulum 2013 yang merupakan buku wajib ajar dari Kemendikbud berdasarkan kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode studi dokumen. Sementara teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan trianggulasi, yang terdiri dari  3 teknik macam trianggulasi yaitu (1) trianggulasi data, (2) trianggulasi metode dan (3) trianggulasi teori. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil analisis historiografi terhadap buku pelajaran Sejarah Indonesia Kelas X Kurikulum 2013, dapat disimpulkan bahwa pada umumnya buku tersebut sudah menggunakan pendekatan kronologis dan tematis. Hanya sesuai dengan pengembangan materi sejarah model ini, penggunaan spirial konsentris yang membahas peristiwa sejarah yang makin tinggi, makin dalam, dan makin meluas tidak tampak dalam penulisan sejarah. Untuk model penulisan tematis, tidak secara rinci dituliskan pembahasan mengarah pada salah satu bidang tematis. Peneliti mengkaji bahwa dalam pembahasan materi tersirat tema-tema sejarah, seperti tema politik, ekonomi, budaya, sosial, dan lain sebagainya. Sementara itu, bentuk penulisan sejarah yang ada, buku teks sejarah dapat dikategorikan dalam empat bentuk yaitu narasi atau kisahan, deskripsi atau perian, argumentasi atau bahasan, dan eksposisi atau paparan. Dari bentuk-bentuk penulisan itu, bentuk penulisan pada buku sejarah pelajaran Sejarah Indonesia Kelas X Kurikulum 2013 mayoritas mengarah pada bentuk narasi dan deskripsi.  Kata Kunci: analisis historiografis, buku teks Sejarah Indonesia, kurikulum 2013
MUATAN SEJARAH PERISTIWA KONTROVERSIAL (SEJARAH KONTROVERSIAL) PADA BUKU TEKS SEJARAH SMA KURIKULUM 2013 Nugroho, Arifin Suryo; Jazimah, Ipong
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku II Bidang Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 2
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui muatan peristiwa sejarah kontroversial apa saja yang terdapat dalam buku teks Sejarah SMA kurikulum 2013, dan sebab peristiwa sejarah kontroversial muncul dalam penulisan sejarah, tidak terkecuali dalam buku teks. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, meskipun untuk mengungkap permasalahan yang terjadi, peneliti juga mempertimbangkan waktu  dan tempat dalam dimensi sejarah. Hal ini karena dalam obyek kajiannya lebih melihat pada fenomena kekinian dan bukan fenomena sejarah. Rancangan penelitian diarahkan pada studi dokumentasi (study document), dan studi kepustakaan (library study).Hasil dari penelitian ini adalah terdapat beberapa peristiwa sejarah kontroversial yang termuat dalam buku teks sejarah SMA kurikulum 2013 kelas 10, 11, dan 12 yaitu mengenai teori-teori masuknya Islam ke Indonesia, organisasi bersifat nasional yang pertama, Serangan Umum 1 Maret 1949, Gerakan 30 September 1965, dan Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret). Peristiwa sejarah yang bersifat kontroversial muncul sebagai bagian dari persepsi atas tafsir atau interpretasi terhadap peristiwa sejarah itu sendiri. Kata kunci: buku teks SMA, sejarah kontroversial 
PENGEMBANGAN DESA KALIBAGOR BANYUMAS SEBAGAI DESA SENTRA WISATA KERAJINAN PAYUNG KERTAS TRADISIONAL Arifin Suryo Nugroho; Ipong Jazimah; Wildan Nurul Fajar
Khazanah Pendidikan Vol 14, No 1: September 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jkp.v14i1.8476

Abstract

ABSTRACTKalibagor Village, Kalibagor District, Banyumas has the potential forcrafting paper umbrellas that have been passed down from generation togeneration. This partner village program aims to raise the potential for paperumbrella craft tourism in Kalibagor Village by preparing village resourcesthrough training and providing tools that support the promotion of KalibagorVillage as a paper umbrella craft Tourism Village. This activity lasted for 8months, involving 1 chief executive, 2 members, and the participation of UMPHistory Education students. The output program is in the form of scientificjournal articles, travel guides for paper umbrella crafts, and intellectualproperty rights in the form of copyrights.Keywords: tourism village, umbrella craft
ANALISIS MEDIA PEMBELAJARAN PADA BUKU TEKS IPS MATERI SEJARAH KELAS VII KURIKULUM 2013 Arifin Suryo Nugroho; Sumiyatun Septianingsih
Khazanah Pendidikan Vol VI No 2 Maret 2014
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jkp.v6i2.658

Abstract

This study aims to uncover the history of the subject matter contained in the curriculum social studies textbooks in 2013, the dominant type of media that the material on the history of class VII social studies textbook curriculum 2013 and the suitability of the material history of instructional media are implemented in social studies textbook curriculum 2013. The method used is descriptive qualitative analysis of exactly which studies document. The results of this study indicate historical material Class VII social studies curriculum in 2013 that is dispersed in the Subject “Social Life in the Future Praaksara Indonesian Society, Hindu-Buddhist and Isla”, “The Factors that Influence Social and Cultural Diversity” , and “contacts with the state another”. In Class VII social studies book historical material, the dominance of media images are quite striking, reaching 90 % , the rest is history map media. Textbook curriculum developed in 2013, when viewed from a number of emerging media support has been quite a lot of text. This is certainly related to the philosophy of the curriculum in 2013 where learning begins from the concrete toward abstract, so that the role of the media in the learning process and the learning support facilities such as text books is very important to realize. Despite of media analysis in textbooks, media availability is quite good, but the creativity of the teacher in a more varied use of media is necessary. Keywords : learning media, social studies textbooks, historical materials, curriculum 2013
PENULISAN SKENARIO DRAMA BERSETTING SEJARAH UNTUK OSIS SMP MUHAMMADIYAH SUMBANG BANYUMAS Arifin Suryo Nugroho; Ipong Jazimah
Khazanah Pendidikan Vol 12, No 2: Maret 2019
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jkp.v12i2.4294

Abstract

ABSTRACTThe problem discussed by partners is the limitations of students in terms ofunderstanding history and making drama scenarios, especially drama scenarioswith historical settings. This program aims to support creativity and students inreconstructing a historic event. Reconstruction then continued in making dramascenarios. Writing historical drama scenarios can provide alternative dramaperformances at school. Another benefit is fostering a sense of nationalism andnationality in students. The method used is training and mentoring. The resultsof this study are the increasing ability of students in making drama scenarioswith historical settings.Keywords: Student Council students, drama scenarios, historical understanding
KH. FAQIH USMAN: VISI POLITIK SEORANG ULAMA Arifin Suryo Nugroho
Khazanah Pendidikan Vol 13, No 2: Maret 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jkp.v13i2.6987

Abstract

ABSTRACTKH. Faqih Usman was one of the best cadres of Muhammadiyah as well asMuhammadiyah's General Chairperson for the 1961-1971 term, although that positionwas only held for a few days because after his inauguration he later died on October 3,1968. He was a person who inspired Muhammadiyah and the Indonesian Nation. Theformer MIAI management and member of the Central National Committee had the roleof upholding the republic during the struggle for independence. Active in the Masyumiorganization and as a former Minister of Religion during the Halim PerdanakusumahCabinet, made him feel responsible when the PRRI eruption broke out. He along withM. Roem, struggled as hard as a mediator to reconcile the conflict between PRRI andthe central government at that time. This research uses the historical research method,which consists of four stages namely heuristics, criticism, interpretation, andhistoriography. The author uses a biographical approach to see figures in theirhistorical framework.Keywords: political biography, Muhammadiyah figures, Muhammadiyah history
MODEL DIRECT INSTRUCTION UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN PENETAPAN ANGKA KREDIT GURU SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI CALON GURU SEJARAH PROFESIONAL Ipong Jazimah; Arifin Suryo Nugroho
Khazanah Pendidikan Vol 14, No 1: September 2020
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jkp.v14i1.8471

Abstract

ABSTRACTThe problems in this study are 1) How to apply the direct instruction model to developthe ability to determine teacher credit points as an effort to increase the competence ofprospective professional history teachers 2) What are the results of improving studentabilities that have been achieved by applying the direct instruction model 3) What arethe obstacles faced and how to attempt to solve it. This research uses a qualitativeapproach. Data sources consist of documents and informants. Documents in the form ofbooks, magazines, journals, pretest and posttest results. Data were collected byrecording documents, observations, and interviews. The data validity was done by meansof data triangulation. Data analysis used interactive analysis with three stages ofanalysis, namely data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Thisresearch results in the conclusion that 1) The direct instruction learning model canimprove understanding of the material, 2) Studying the material for teacher credit scoresmakes education study program students more creative and innovative in creating newideas, 3) The need for educational study program students to be equipped with the abilitymaterial for teacher credit scores so that later when they become teachers they becomeprofessional teachers with teacher professional rank lines.Keywords: Direct instruction learning model, teacher credit score
Soekarno dan Diplomasi Indonesia Arifin Suryo Nugroho
Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 10, No 2 (2016): DESEMBER 2016
Publisher : Jurnal Sejarah dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.646 KB) | DOI: 10.17977/sb.v10i2.7666

Abstract

Abstrak. Politik luar negeri Soekarno yang lebih condong ke kiri memunculkan kecemburuan dari pihak barat. Inggris mencoba menggabungkan wilayah koloninya di Semenanjung Malaka, Singapura dan Kalimantan Utara menjadi satu dalam Federasi Malaysia. Rencana ini kemudian ditentang oleh Pemerintah Indonesia. Presiden Soekarno berpendapat bahwa Federasi Malaysia merupakan Negara bentukan Inggris, dan hal ini memungkinkan bagi Inggris untuk melakukan kontrol atas Asia Tenggara khususnya Indonesia sebagai tetangga terdekat. Presiden Soekarno mengumumkan Indonesia keluar dari keanggotaan PBB. Presiden Soekarno kemudian membentuk kekuatan baru, yaitu The New Emerging Force (NEFO) sebagai representasi negara-negara dunia ketiga sebagai kekuatan baru untuk melawan kedigdayaan The Old Establsihed Force (OLDEFO) yang berisikan negara-negara maju. Memasuki penghujung tahun 1965 hubungan antara Indonesia semakin erat dengan Cina. Apa yang dilakukan Soekarno ini sebenarnya sebagai salah satu upaya untuk mengimbangi kekuatan militer di dalam politik Indonesia yang semakin menguat.Kata-kata kunci: Soekarno, diplomasi Indonesia, NEFO, GANEFOAbstract. The foreign policy of Soekarno looking at the left makes the jealousy of the Western countries. England tries to unite all Malay colonies, Malay Peninsula, Singapore, and North Borneo becoming a Malay federation. This plan then is refuted by Indonesian. Soekarno argues that the federation formed by England and this will lead a control upon Southeast Asia including Indonesia as nearest neighbourhood country.  Soekarno announces that Indonesia will leave from the United Nations. He forms the new power of The New Emerging Force (NEFO) as the representation of the third world resisting The Old Established Force (OLDEFO) consisting of the developed countries. Soekarno approaches the communist block as an effort to equalize the military power in the Indonesian politic.Keywords: Soekarno, Indonesian diplomatic, NEFO, GANEFOAbstrak. Politik luar negeri Soekarno yang lebih condong ke kiri memunculkan kecemburuan dari pihak barat. Inggris mencoba menggabungkan wilayah koloninya di Semenanjung Malaka, Singapura dan Kalimantan Utara menjadi satu dalam Federasi Malaysia. Rencana ini kemudian ditentang oleh Pemerintah Indonesia. Presiden Soekarno berpendapat bahwa Federasi Malaysia merupakan Negara bentukan Inggris, dan hal ini memungkinkan bagi Inggris untuk melakukan kontrol atas Asia Tenggara khususnya Indonesia sebagai tetangga terdekat. Presiden Soekarno mengumumkan Indonesia keluar dari keanggotaan PBB. Presiden Soekarno kemudian membentuk kekuatan baru, yaitu The New Emerging Force (NEFO) sebagai representasi negara-negara dunia ketiga sebagai kekuatan baru untuk melawan kedigdayaan The Old Establsihed Force (OLDEFO) yang berisikan negara-negara maju. Memasuki penghujung tahun 1965 hubungan antara Indonesia semakin erat dengan Cina. Apa yang dilakukan Soekarno ini sebenarnya sebagai salah satu upaya untuk mengimbangi kekuatan militer di dalam politik Indonesia yang semakin menguat.Kata-kata kunci: Soekarno, diplomasi Indonesia, NEFO, GANEFOAbstract. The foreign policy of Soekarno looking at the left makes the jealousy of the Western countries. England tries to unite all Malay colonies, Malay Peninsula, Singapore, and North Borneo becoming a Malay federation. This plan then is refuted by Indonesian. Soekarno argues that the federation formed by England and this will lead a control upon Southeast Asia including Indonesia as nearest neighbourhood country.  Soekarno announces that Indonesia will leave from the United Nations. He forms the new power of The New Emerging Force (NEFO) as the representation of the third world resisting The Old Established Force (OLDEFO) consisting of the developed countries. Soekarno approaches the communist block as an effort to equalize the military power in the Indonesian politic.Keywords: Soekarno, Indonesian diplomatic, NEFO, GANEFO
Soekarno dan diplomasi Indonesia Arifin Suryo Nugroho
Sejarah dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.646 KB)

Abstract

Pengetahuan Sejarah Peradaban Dunia pada Game Genshin Impact Daffa Kurniansyah; Arifin Suryo Nugroho; Ipong Jazimah
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v18i.1232

Abstract

Penelitian dengan judul “Pengetahuan Sejarah Peradaban Dunia Pada Game Genshin Impact” memiliki tujuan untuk : (1) Mendeskripsikan Profil Game Genshin Impact, (2) Mengetahui Setting Sejarah Peradaban Dunia yang terdapat pada Game Genshin Impact, (3) Mengetahui Wawasan Historis dan Ahistoris yang terdapat pada Game Genshin Impact, (4) Mendeskripsikan Peran Game Genshin Impact dalam penguatan wawasan kesejarahan pada pemainnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi dokumen, teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Serta Teknik Analisis Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teknik Analisis Data Model Interaktif dari Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan atau hasil. Simpulan dari penelitian Pengetahuan Sejarah Peradaban Dunia pada Game Genshin Impact adalah : (1) Genshin Impact adalah game online dengan role RPG (Role Playing Game) dengan konsep Open World yang dikembangkan oleh Hoyoverse atau Mihoyo dari China yang dirilis pada tanggal 28 September 2020, dengan pengemasan grafik pemandangan dan penyajian dengan mengambil referensi kultur budaya peradaban dunia, (2) Setting Sejarah Peradaban Dunia yang direpresentasikan kedalam Game Genshin Impact pada regionnya mengambil peradaban Asia, Eropa, Afrika, dan Mesoamerika, (3) Wawasan Historis dan Ahistoris yang kental dan banyak mengambil dari Sejarah Peradaban Dunia yang kemudian direpresentasikan dalam region game Genshin Impact namun dimodifikasi dengan tampilan berbeda supaya variatif, (4) Game Genshin Impact memiliki peran dalam memberikan penguatan wawasan kesejarahan pada pemainnya baik peneliti maupun para informan dan tergantung dari niat, motivasi, dan keinginan dari pemainnya itu sendiri.