Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Optimalisasi Kelompok Wanita Tani Melalui Sosialisasi Dan Pelatihan Budikdamber Serta Pengolahan Ikan Nila (Oreochoromis niloticus) Wibowo, Tri Adi; Widowati, Hening; Untari, Desy Sasri; Afianto, Izza Hadi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7285

Abstract

Kelompok Wanita Tani (KWT) Asoka merupakan salah satu kelompok yang berada di Desa Sri Rejosari, Kecamatan Way Jepara Kabupaten Lampung Timur. KWT Asoka memiliki kegiatan bertani seperti penanaman sayur. Dari kegiatan penanaman ini belum dapat meningkatkan nilai pendapatan KWT secara signifikan. Salah satu sebab diantaranya adalah masih minimnya pengetahuan tentang pemanfaatan lahan sisa yang efektif untuk meningkatkan pendapatan para anggota KWT. Oleh karena itu tujuan dari PKM ini yaitu meningkatkan pengetahuan KWT dengan cara sosialisasi dan pelatihan BUDIKDAMBER dan pengolahan ikan. Metode yang digunakan dalam PKM ini yaitu sosialisasi dan pelatihan yang diberikan kepada KWT. Hasil kegiatan PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan KWT Asoka dilihat dari nilai rata – rata pres test dan post test yaitu hasil rata-rata perhitungan nilai pre test dan post test untuk BUDIKDAMBER menunjukkan kenaikan pengetahuan dari 67 menjadi 78. Nilai rata- rata pre test dan post test untuk pengetahuan pengolahan ikan juga mengalami kenaikan dari 74 menjadi 83. 
Integrasi Peternakan Kambing Perah, Budidaya Organik Cabe Jawa dan Budidaya ikan model Pertanian Berkelanjutan di Lampung Timur Anwar, Rohmatul; Wibowo, Tri Adi; Sari, Novia Ambar; Sutanto, Agus; Widowati, Hening; Hendri, Nedi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7493

Abstract

Pemanfaatan sumber daya yang melimpah bagi suatu daerah merupakan salah satu upaya pembentukan peradaban bagi masyarakat. Permaslahan pertanian yang saling berhubungan menjadi dasar bag terlaksananya Program Kosabangsa tahun 2025 di Desa Sri Rejosari yang dilaksanakan dari bulan September 2025. Permasalahan yang dimiliki oleh mitra 1 adalah sulitnya pengadaan pakan pada saat musim kemarau, pengolahan limbah serta pengolahan dan pemasaran susu kambing yang menjadi produksi utama dari Kelompok ternak Semesta Farm. Sedangkan permasalahan yang ada pada mitra 2 adalah KWT yang tidak aktif serta kurangnya edukasi bagi kelompok wanita tani. Kegiatan pemberdayaan ini dilakukan dengan metode CBR (Community Based Research) dengan pendekatan bottom-up. Kegiatan yang dilaksanakan menggunakan 4 aspek pemberdayaan yaitu bina manusia, bina usaha, bina lingkungan dan bina lembaga. Dengan adanya permasalahan pada mitra 1 dan 2, maka diberikan pelatihan tentang pembuatan pakan fermentasi, pengolahan pupuk, pengolahan susu, budidaya cabe jawa dan sayuran, budidaya ikan dalam ember, diversifikasi produk, dan pemasaran. Dengan dilakukannya pengabdian ini memberikan dampak berupa peningkatan pengetahuan dan kapasitas mitra, serta peningkatan produktivitas mitra.
NILAI ORGANOLEPTIK KECAP IKAN BELANAK (Mugil dessumieri) DENGAN PENAMBAHAN ENZIM PAPAIN MENGGUNAKAN KONSENTRASI BERBEDA Untari, Desy Sasri; Wibowo, Tri Adi; Wijayanti, Arlin
Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan Vol 13 No 2 (2025): Jurnal Ruaya : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmu Perikanan dan Kelautan
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29406/jr.v13i2.7930

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi nilai organoleptik kecap ikan belanak (Mugil dessumieri) dengan penambahan enzim papain pada konsentrasi berbeda, yaitu tanpa penambahan enzim (kontrol/P0), papain 5% (P1), dan papain 8% (P2). Penilaian organoleptik dilakukan terhadap empat parameter, yaitu kenampakan, aroma, rasa, dan warna. Penilaian dilakukan oleh 20 orang panelis, kemudian hasilnya dianalisis menggunakan uji ANOVA satu arah untuk mengetahui adanya perbedaan yang signifikan antar perlakuan, serta dilanjutkan dengan uji Tukey HSD untuk mengetahui perlakuan yang memberikan pengaruh nyata. Hasil analisis menunjukkan bahwa penambahan enzim papain dengan konsentrasi berbeda memberikan pengaruh nyata terhadap parameter kenampakan, aroma, dan rasa (p < 0,05), namun tidak berpengaruh signifikan terhadap warna (p > 0,05). Perlakuan P1 (papain 5%) memiliki nilai rata-rata tertinggi pada parameter kenampakan (4,10) dan aroma (3,55), sedangkan perlakuan P0 (kontrol) menunjukkan nilai tertinggi pada parameter rasa (4,10). Parameter warna menunjukkan nilai rata-rata tertinggi yang sama (3,85) pada perlakuan P0 dan P2, namun secara statistik tidak berbeda nyata. Dapat disimpulkan bahwa penambahan enzim papain hingga konsentrasi 5% dapat meningkatkan mutu sensorik kecap ikan belanak terutama pada aspek kenampakan, aroma dan rasa. Kata kunci: Ikan Belanak, Kecap Ikan, Enzim Papain, Organoleptik, Konsentrasi
Identifikasi Kualitas Kesegaran dan Nilai Keasaman (pH) Ikan Laut di Kota Metro Provinsi Lampung Untari, Desy Sasri; Wibowo, Tri Adi; Pamungkas, Ilham Wahyu
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 24 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah AgriSains
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v24i3.2023.159-169

Abstract

Kota Metro merupakan salah satu wilayah di Provinsi Lampung dengan tingkat konsumsi ikan yang tinggi. Permintaan ikan yang tinggi harus diimbangi dengan stok ikan yang memadai dan mutu yang baik. Penanganan dan pengemasan yang baik menjadi salah satu penentu kualitas mutu dari ikan yang dikirim. Jika penanganan dan pengemasan tidak dilakukan dengan baik maka akan menyebabkan penurunan mutu pada ikan. Penelitian bertujuan untuk melihat tingkat kesegaran dan pH ikan. Analisis data organoleptik dan pengukuran pH dilakukan pada tiga pasar di Kota Metro yaitu Pasar Tejo Agung, Karang Rejo dan Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel ikan laut yaitu ikan tongkol (Euthynnus affinis), kembung (Rastrelliger kanagurta), layang (Decapterus macrosoma), selar (Atule mate) dan kurisi (Nemipterus bathybius) pada ketiga pasar (Tejo Agung, Karang Rejo dan KOPINDO) menunjukkan hasil layak jual dan konsumsi karena  nilai organoleptiknya >7 dan pH <7 yang artinya ikan dalam keadaan baik dan segar.