Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Tiktok Yang Berlebihan Terhadap Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Isak Iskandar; musfiroh, musfiroh
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines how excessive TikTok usage correlates with the mental health status of college students. Using a quantitative correlational design, data collection involved online questionnaires that assessed how often and how long students used TikTok, alongside mental health assessments utilizing the DASS-21 instrument. The findings indicate that many students tend to open TikTok automatically, feel anxious when they are not engaged with the platform, and experience sleep disruptions because of extended use. The data suggests a moderate to high engagement level, which can potentially lead to psychological problems such as stress, anxiety, and depression. The research highlights the necessity of enhancing digital literacy, managing screen time effectively, and encouraging healthier digital habits to reduce adverse effects. Recommendations include awareness campaigns, educational programs, and support systems aimed at helping students control their media activity and sustain their mental well-being.
Klasifikasi Penyakit Daun Tanaman Berbasis Citra Menggunakan Convolutional Neural Network Data Augmentation Suci, Bintang Dyas; Musfiroh, Musfiroh; Sefriani, Shintia Putriayu; Sumanto, Sumanto; Pakpahan, Roida; Budiawan, Imam
Semnas Ristek (Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi) Vol 10, No 1 (2026): SEMNAS RISTEK 2026
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/semnasristek.v10i1.8894

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan Convolutional Neural Network (CNN) yang dikombinasikan dengan teknik augmentasi data untuk klasifikasi penyakit daun tanaman berbasis citra. Permasalahan utama penelitian ini adalah keterbatasan jumlah data latih yang dapat memengaruhi kinerja model klasifikasi. Tujuan penelitian adalah mengevaluasi efektivitas augmentasi data dalam meningkatkan performa model CNN pada dataset berskala terbatas. Dataset yang digunakan adalah Plant Disease Recognition Dataset yang terdiri dari 1.523 citra dengan tiga kelas, yaitu Healthy, Powdery Mildew, dan Rust. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tahapan praproses data, augmentasi data, pelatihan model, serta evaluasi performa yang seluruhnya dilakukan menggunakan Google Colab. Teknik augmentasi yang diterapkan meliputi rotasi, zoom, dan horizontal flip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN mampu mencapai akurasi validasi yang baik, meskipun performa klasifikasi antar kelas masih bervariasi, khususnya pada kelas Rust yang memiliki karakteristik visual kompleks, sebagaimana ditunjukkan melalui confusion matrix dan classification report. Selain itu, penelitian ini mengimplementasikan skema prediksi real-time sebagai proof-of-concept. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi CNN dan augmentasi data efektif untuk klasifikasi penyakit tanaman pada kondisi keterbatasan data dan sumber daya komputasi.
Detection of Diabetic Retinopathy Using Hybrid InceptionResNetV2-KELM Method Musfiroh, Musfiroh; Novitasari, Dian C Rini; Hakim, Lutfi; Damayanti, Adelia; Haq, Dina Zatusiva; Aisah, Siti Nur
Journal of Applied Informatics and Computing Vol. 10 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/jaic.v10i1.11967

Abstract

Diabetic Retinopathy (DR) is a complication of Diabetes Mellitus (DM), both type 1 and type 2 DM. Based on its severity, DR is divided into mild DR, moderate DR, severe DR, and proliferative DR stages. Manual detection is difficult because there is a fairly small difference between normal and DR. The Computer-Aided Diagnosis (CAD) system is a solution for detecting the severity of DR quickly and accurately so that DR sufferers do not get worse, which can cause blindness. This study uses fundus images from the Mesindor dataset consisting of four classes, namely normal, mild DR, moderate DR, and severe DR, with the InceptionResNetV2-KELM hybrid method. InceptionResNetV2 is used as a feature extraction and Kernel Extreme Learning Machine (KELM) as its classification. Several types of kernels are applied as model trials. The results show the highest sensitivity lies in the polynomial kernel experiment with a sensitivity value of 99.88%, an accuracy of 99.88%, and a specificity of 99.96%. The method used is able to detect very well and is quite time-effective compared to conventional CNN.
Pendidikan Agama Multiperspektif sebagai Kerangka Kurikulum untuk Menumbuhkan Toleransi di Sekolah Dasar Negri 01 Kawengen, Semarang, Indonesia: Studi Kasus Kualitatif Madani, Siti Ulfia; Nur Latifah, Umu; Musfiroh, Musfiroh
Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Vol. 17 No. 2 (2026): April
Publisher : IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/darussalam.v17i2.4929

Abstract

Abstract This study discusses the application of multi-perspective religious education and its contribution in shaping religious tolerance attitudes in students at SDN 01 Kawengen . This research is motivated by intolerant acts, bullying, and satirical religious attitudes, even appearing at the basic education level. Although this phase is important in shaping the character and social interaction of students in a heterogeneous society. This research was conducted with a qualitative approach using a single case study method. Data collection was carried out by means of in-depth interviews, direct observations, and document studies, involving school principals, religious teachers, and students with diverse religious backgrounds. Data analysis uses an interactive method consisting of data simplification, data presentation, and conclusion drawn, reinforced by triangulation to ensure the reliability of the results. The results of the study show that multiperspective religious education is applied through religious learning according to their respective beliefs, an inclusive learning approach, exemplary examples from educators, the application of tolerance values in theme learning, and school habituation programs such as JEMPOLAN. This implementation helps to increase mutual respect and strengthen cooperation between students. Supporting factors include the diversity of the school environment, cooperation between teachers and parents, and a school culture that emphasizes togetherness, while limitations in interfaith dialogue are major obstacles. Keywords: multiperspective religious education, religious tolerance, primary school, religious moderation Abstrak Penelitian ini membahas penerapan pendidikan agama multiperspektif serta kontribusinya dalam membentuk sikap toleransi beragama pada siswa di SDN 01 Kawengen . Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tindakan intoleran, perundungan, serta sikap keagamaan yang menyendikan, bahkan muncul di tingkat pendidikan dasar. Meskipun fase ini penting dalam membentuk karakter dan interaksi sosial siswa dalam masyarakat yang heterogen. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif menggunakan metode studi kasus tunggal. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi langsung, serta studi dokumen, dengan melibatkan kepala sekolah, guru agama, serta siswa yang memiliki latar belakang agama beragam. Analisis data menggunakan metode interaktif yang terdiri dari penyederhanaan data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, diperkuat oleh triangulasi untuk memastikan keandalan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama multiperspektif diterapkan melalui pembelajaran agama sesuai keyakinan masing-masing, pendekatan pembelajaran yang inklusif, contoh teladan dari pendidik, penerapan nilai toleransi dalam pembelajaran tema, serta program pembiasaan sekolah seperti JEMPOLAN. Penerapan ini membantu meningkatkan sikap saling menghormati dan memperkuat kerja sama antar siswa. Faktor yang mendukung termasuk keberagaman lingkungan sekolah, kerja sama antara guru dan orang tua, serta budaya sekolah yang menekankan kebersamaan, sementara keterbatasan dalam dialog antaragama menjadi hambatan utama. Kata kunci: pendidikan agama multiperspektif, toleransi beragama, sekolah dasar, moderasi beragama.