Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Optimalisasi Pemasaran UMKM Olahan Salak Melalui Penguatan Branding Produk dan Miniatur Kebun Salak Wibowo, Nugroho Mardi; Widiastuti, Yuyun; Siswadi, Siswadi
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 3 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i3.13252

Abstract

Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah UD Halwa Indoraya – Jombang, yang memproduksi produk olahan berbahan baku buah salak. Mitra sudah menggunakan sarana pemasaran modern  yaitu website dan media sosial. Namun segmen pasarnya terbatas wilayah Jombang saja. Sejak pandemi covid-19 2019 penjualan produk mitra mengalami fluktuatif tajam bahkan 2020 mengalami penurunan. Pengetahun mitra tentang branding produk sebagai strategi pemasaran sangat minim. Keberadaan kebun mini salak yang dimiliki mitra, mestinya dapat di-branding dan dapat dipakai sarana pemasaran, namun dibiarkan terbengkalai. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini: Pertama meningkatkan omset. Kedua, memperluas segmen pasar. Metode kegiatan ini adalah, pertama pelatihan branding produk olahan salak dan kebun salak mini sebagai distinasi wisata. Kedua, simulasi penyusunan branding produk olahan salak melalui proses diskusi dan brainstorming serta branding kebun mini salak sebagai miniatur kebun salak dan destinasi wisata. Hasil yang dicapai kegiatan ini adalah pertama, tingkat pengetahuan dan pemahaman mitra dan karyawannya terhadap branding produk sebagai strategi pemasaran cukup baik, sebesar 76,67%. Kedua, mitra dapat melakukan branding produk melalui perbaikan dan pengembangan kemasan sehingga produk dapat dipersepsikan oleh konsumen, memiliki cita rasa nikmat dan bermanfaat bagi kesehatan. Ketiga, mitra sudah melakukan branding miniatur kebun salak sehingga dapat berfungsi sebagai destinasi eduwisata dan media pemasaran. Ketiga omset mitra meningkat sebesar 95,04%. Keempat, segmen pasar baru bertambah tiga kabupaten/kota.
Penerapan Green Management untuk Penguatan Daya Saing UMKM Batik melalui Diversifikasi Produk Wibowo, Nugroho Mardi; Widiastuti, Yuyun; Siswadi; Ni’am, Achmad Chusnun; Ratnaning Andini, Dyah Utari; Budi Djonler, Aan Setiya; Rochmatulloh, Sholeh; Permana, Galuh Argo
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.5976

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan melibatkan dua mitra utama, yaitu UD Berkah Mojo dan CV Pesona Batik Jombang, yang selama ini menghadapi berbagai kendala penting, terutama terkait keterbatasan dalam penerapan produksi ramah lingkungan, pengelolaan limbah cair maupun limbah padat, serta belum optimalnya upaya diversifikasi produk batik yang berdaya saing. Topik ini dipilih karena industri batik merupakan sektor unggulan di Kabupaten Jombang dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan manajemen hijau yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui lima tahapan terstruktur, yaitu sosialisasi program, pelatihan, penerapan konsep, pendampingan serta evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan program. Kegiatan pelatihan mencakup materi green management, prinsip reuse, recycle, dan upcycle, serta strategi diversifikasi produk berbasis motif lokal. Selanjutnya, pendampingan dilaksanakan secara berkala untuk memastikan mitra mampu mengimplementasikan konsep yang diperoleh ke dalam praktik produksi harian secara konsisten. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra dalam mengelola limbah, menghasilkan produk turunan batik dengan nilai tambah lebih tinggi, serta memperluas pangsa pasar melalui penerapan pemasaran hijau yang lebih efektif. Dampak nyata terlihat dari peningkatan rata-rata omset Mitra 1 sebesar 8,20% dan Mitra 2 sebesar 10,41% setelah intervensi berlangsung. Secara keseluruhan, penerapan green management yang dipadukan dengan diversifikasi produk terbukti efektif memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM batik.
Optimalisasi Kapasitas Produksi UMKM Batik Jombangan melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Fiksasi Utari, Woro; Wibowo, Nugroho Mardi; Siswadi; Widiastuti, Yuyun; Wulandari, Rachma Novita; Adelia, Anggita Niken
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.5987

Abstract

Industri batik merupakan salah satu pilar ekonomi kreatif yang memiliki kontribusi signifikan dalam menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat perekonomian daerah. Namun demikian, sebagian besar UMKM batik masih menghadapi persoalan mendasar, terutama terkait keterbatasan kapasitas produksi dan kualitas warna akibat penggunaan metode manual yang kurang efisien. Hal ini juga dialami oleh mitra kegiatan, Batik Tulis Hadi Siswo di Desa Jatipelem, Kabupaten Jombang, yang mengalami hambatan dalam memenuhi permintaan pasar karena proses fiksasi warna masih dilakukan secara tradisional. Oleh karena itu, program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas produk melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin fiksasi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi beberapa tahapan, yaitu sosialisasi program kepada pemilik dan karyawan, pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin, penerapan teknologi melalui instalasi mesin fiksasi, pendampingan intensif pada fase awal operasional, serta evaluasi untuk mengukur efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi yang signifikan, yakni sebesar 100%, dari semula hanya mampu memproduksi 190 potong kain per bulan menjadi 380 potong kain per bulan. Selain itu, kualitas pewarnaan batik juga mengalami perbaikan, dengan ketahanan warna meningkat hingga 30% lebih kuat dan tidak mudah memudar. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna dapat menjadi solusi strategis bagi UMKM batik dalam meningkatkan efisiensi, memperbaiki mutu produk, serta memperkuat daya saing di pasar. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata bagi penguatan keberdayaan UMKM sekaligus mendukung pengembangan industri kreatif.
TRANSFORMASI UMKM BATIK MENUJU PRODUK RAMAH LINGKUNGAN MELALUI GREEN BRANDING BERBASIS STORYTELLING Wibowo, Nugroho Mardi; Widiastuti, Yuyun; Siswadi, Siswadi; Ni’am, Achmad Chusnun; Ratnaning Andini, Dyah Utari; Budi Djonler, Aan Setiya; Rochmatulloh, Sholeh; Permana, Galuh Argo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2709

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh CV Pesona Batik Jombang dalam menyesuaikan diri dengan tren konsumen yang semakin menekankan aspek keberlanjutan (sustainability) dan kepedulian lingkungan (eco-consciousness). Permasalahan utama mitra terletak pada keterbatasan strategi komunikasi produk ramah lingkungan, sehingga citra batik belum sepenuhnya dipersepsikan sebagai produk berorientasi hijau. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat daya saing mitra melalui penerapan green branding berbasis storytelling. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan konsep, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan berfokus pada penguatan pengetahuan mitra tentang green branding dan praktik storytelling, dilanjutkan dengan pendampingan untuk memastikan penerapannya secara konsisten. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, dibuktikan dengan rata-rata skor post-test yang meningkat 35% dibandingkan pre-test serta lebih dari 80% peserta berada pada kategori baik. Dampak nyata terlihat dari kemampuan mitra dalam mengintegrasikan narasi storytelling pada kemasan produk dan website pesonabatikjombang.com, yang memperkuat citra batik ramah lingkungan dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Hasil ini membuktikan bahwa green branding berbasis storytelling dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat keberdayaan UMKM batik dan mendukung keberlanjutan industri kreatif.
PENDAMPINGAN CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT UMKM BATIK DI KABUPATEN JOMBANG GUNA MENCAPAI KEUNGGULAN BERSAING BERKELANJUTAN Nugroho Mardi Wibowo; Yuyun Widiastuti; Siti Ulandari Saibudin
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 6 No. 3 (2022): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jspc.v6i3.6212

Abstract

The partner in this community service activity is UD Batik Tulis New Colet located in Jatipelem Village, Diwek District, Jombang Regency, East Java. The main problems faced by the partner: First, the decline in sales turnover. Second, customer loyalty has decreased, this is indicated by some customers no longer making batik purchase transactions to partners. The purpose of this community service: First increase the turnover of partners who have decreased. The second is to restore and increase customer loyalty that had experienced a decline in loyalty by marking that several market regions had not made purchase transactions to the partner. The method of implementing this community service program uses CRM assistance, stimulation, brainstorming and discussion, as well as monitoring & evaluation. The results of this service program: First, sales turnover increased by 52.57%. Second, the increase in customer loyalty is characterized by the addition of a market that actively transacts purchases, namely returning two old market regions to active customers transacting repurchase transactions and the addition of one new market region that actively transacts purchases. This community service activity impacts the economic empowerment of partners by improving marketing performance and competitive advantage of the partner on an ongoing basis.abtract in bahasaMitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah UD Batik Tulis New berlokasi di Desa Jatipelem Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra: Pertama, menurunnya omzet penjualan. Kedua, loyalitas pelanggan mengalami penurunan, hal ini ditandai dengan beberapa pelanggan sudah tidak lagi melakukan transaksi pembelian batik ke mitra. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini: Pertama meningkatkan omset mitra yang mengalami penurunan. Kedua mengembalikan dan meningkatkan loyalitas pelanggan yang sempat mengalami penurunan loyalitas dengan ditandainya beberapa wilayah pasar sudah tidak melakukan transaksi pembelian ke UD Batik Tulis New Colet. Metode pelaksanaan program pengabdian masyarakat ini menggunakan pendampingan customer relationship management (CRM), sumulasi, brainstorming dan diskusi, serta monitoring & evaluasi. Hasil dari program pengabdian ini:  Pertama meningkatnya omzet penjualan sebesar 52,57%. Kedua, adanya peningkatan loyalitas pelanggan ditandai dengan penambahan pasar yang aktif bertransaksi pembelian yaitu mengembalikan dua wilayah pasar lama menjadi pelanggan aktif bertransaksi pembelian Kembali dan penambahan satu wilayah pasar baru yang aktif bertransaksi pembelian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memiliki dampak terhadap keberdayaan mitra secara ekonomi berupa peningkatan kinerja pemasaran dan keunggulan bersaing UD Batik Tulis New Colet secara berkelanjutan.