Claim Missing Document
Check
Articles

TALK SHOW TENTANG PENCEGAHAN HIV/ AIDS PADA REMAJA DI DESA BIALO KECAMATAN GANTARANG KABUPATEN BULUKUMBA Safruddin; Andi Suswani M
Jurnal ABDIMAS Panrita Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Abdimas Panrita
Publisher : Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.462 KB) | DOI: 10.37362/jap.v1i1.382

Abstract

HIV/AIDS adalah virus yang menyebar dari satu orang ke orang lainnya yang merusak sistem imun sampai tidak berfungsi sehingga menjadi kumpulan gejala penyakit yang mematikan. Prevalensi kasus HIV/AIDS terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun yang menyebabkan angka kematian dan kesakitan juga meningkat khususnya menyerang masa remaja . Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan Pendidikan kesehatan tentang peningkatan pengetahuan tentang pencegahan HIV/AIDS pada remaja Di Desa Bialo Kecamatan Gantarang Kabupaten Bulukumba. Metode dalam pelaksanaan pengabdian melalui penyuluhan Kesehatan, dialog (talk show) dan diskusi tentang pentingnya upaya pencegahan HIV/AIDS pada remaja dengan melibatkan dinas Kesehatan, pemegang program HIV/AIDS puskesmas, pemerintah desa, tokoh agama dan masyarakat Hasil kegiatan talk show adalah meningkatnya pengetahuan remaja tentang pengertian, penyebab, tanda dan gejala serta upaya pencegahan penyebaran dan penularan penyakit HIV/AIDS Kesimpulan hasil pendidikan Kesehatan ini dapat meningkatkan pengetahuan remaja dalam melakukan upaya pencegahan penyakit HIV/AIDS serta mampu melakukan deteksi dini tentang tanda dan gejala penyakit HIV/AIDS
Stigma and Discrimination of People with HIV/AIDS by Health Officers in Bulukumba Regency Suswani, Andi; Haerati, Haerati; Asri, Asri; Safruddin, Safruddin; Amalia, Andi Risky
Global Medical & Health Communication (GMHC) Vol 11, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/gmhc.v11i1.9722

Abstract

Stigma and discrimination against people with human immunodeficiency virus/acquired immune deficiency syndrome (HIV/AIDS) are among the biggest obstacles to preventing and overcoming (HIV/AIDS) in Indonesia. This study aims to analyze the factors related to stigma and discrimination and determine the types of stigma and discrimination given by health workers to people with HIV/AIDS. The population in this study were health workers in 20 health centers in Bulukumba, consisting of nurses, midwives, health analysts, doctors, and public health. The sampling technique used a total sampling of 322 health workers, and data was collected online through Google Forms on 15–26 February 2021 and analyzed univariately and bivariate using the chi-square and linear association tests. The results showed that type of profession (p=0.041) and knowledge (p=0.019) were factors related to stigma and discrimination. The most considerable stigma experienced by people with HIV/AIDS was feeling disgusted and uncomfortable being around people with HIV/AIDS, and the notion that HIV/AIDS disease suffered was only the result of free sex. At the same time, discrimination was a form of the biggest problem was the behavior of health workers who will use layered handsome when performing/providing services to people with HIV/AIDS.
Hubungan Pelaksanaan Keperawatan Spritual Terhadap Kepuasan Spritual Pasien Di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar Ilhamsyah; Elly.L.Sjattar; Veni Hadju; Safruddin
Jurnal Kesehatan Panrita Husada Vol. 6 No. 1 (2021): Jurnal Kesehatan Panrita
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Stikes Panrita Husada Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu indikator yang mendukung kepuasaan spiritual pasien adalah pelayanan yang optimal dalammenjalankan asuhan keperawatan yang komprehensif tanpa melupakan aspek keperawatan spiritual sehinggadapat menciptakan pelayanan keperwatan yang paripurna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubunganpelaksanaan keperawatan spiritual terhadap kepuasan spiritual pasien di Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar.Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan cross sectional study. Penelitian dilaksanakan di ruangrawat inap Rumah Sakit Ibnu Sina Makassar. Sampel yang diambil sebanyak 98 orang yang sesuai dengankriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan sampel secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melaluiobservasi, kusioner, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan uji hubungan Chi Square. Hasilpenelitian didapatkan hubungan pelaksanaan keperawatan spiritual dengan kepuasan spiritual pasien di RumahSakit Ibnu Sina Makassar dengan P>0.05. kesimpulan dari penelitian ini adalah hasil penelitian ini dapat menjadireferensi bagi manajemen rumah sakit dalam upaya meningkatkan kepuasan spiritual pasienmelalui penerapan pelaksanaan keperawatan spiritual.
Penatalaksanaan Keperawatan Manajemen Jalan Napas Dengan Terapi Blowing Ballon Pada Pasien Asma di Ruang IGD RSUD Kota Makassar Ogi Malik Fajar; Safruddin; Ernasari; Nur Wahyuni Munir
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 31 No. 2 (2025): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v31i2.2139

Abstract

Asma adalah penyakit pernapasan kronis yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap suatu rangsangan tertentu dengan gejala yang paling sering ditemukan yaitu sesak napas, mengi dan batuk terutama di malam dan pagi hari, sehingga membuat orang mengalami sesak napas. Terapi Blowing Balloon bekerja dengan meniupkan balon hingga mengembang yang dapat mengurangi sesak napas, dan meningkatkan frekuensi pernapasan. Setelah dilakukan intervensi selama 1x4 jam dan pemberian terapi selama 1x10 menit dan dilakukan pengukuran pernapasan dan Tingkat saturasi oksigen pada pasien, terjadi perbedaan frekuensi pernapasan yang awalnya 26x/menit menjadi 23x/menit, kemudian pada pengukuran saturasi oksigen pada pasien yang awalnya 90% menjadi 93%. Kesimpulan bahwa Terapi blowing balloon ini sangat efektif untuk mengurangi sesak napas dan peningkatan saturasi oksigen pada pasien asma.
Provision of Rewards and Punishments in Improving PAI Learning Outcomes at SMPN 2 Syamtalira Aron, Aceh Buto, Zulfikar Ali; Taufiq, Taufiq; Safruddin, Safruddin
Itqan: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2022): Itqan: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.149 KB) | DOI: 10.47766/itqan.v13i2.595

Abstract

The learning delivered by Islamic Religious Education (PAI) Teachers often does not touch the motivation of students' learning, so that the learning process has not been able to improve learning outcomes as expected. This incident is not much different from that experienced by PAI teachers at Public Junior High School (SMPN) 2 Syamtalira Arun, which has an impact on poor learning outcomes due to the ability of PAI Teachers to encourage students to use punishment and reward methods that are in accordance with the conditions of their students. The research questions in this study are: 1) How is the implementation of the reward and punishment method to improve PAI learning outcomes? 2) What are the obstacles faced by PAI teachers? 3) How are the teachers' efforts in overcoming the existing obstacles? This type of research uses qualitative research with a phenomenological approach to the actual conditions of the research subject at the research location. Data collection techniques are carried out through observation, interviews, and documentation. Meanwhile, the data analysis techniques are data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The provision of rewards and punishments in improving PAI learning outcomes at SMPN 2 Syamtalira Aron is carried out in various forms, for example, giving prizes and appreciation for those who excel and praise. Meanwhile, those who break the rules are given punishments that are educational both in groups and individually. The obstacles faced by PAI teachers in implementing rewards and punishments to improve PAI learning outcomes at SMPN 2 Syamtalira Aron are complex obstacles: 1) the students are mostly villagers, and most students are busy with activities to help their parents, 2) apathetic parents who do not want to know about their children's learning outcomes, 3) the obstacle is inadequate school facilities. The efforts made by PAI teachers in overcoming obstacles in implementing rewards and punishments to improve PAI learning outcomes at SMPN 2 Syamtalira Aron: 1) completing teaching administration, such as lesson plans, syllabus, media, and preparing learning materials; 2) activates the school MGMP (Subject Teachers Discussion).
PERAN MAHASISWA KKN DALAM EDUKASI DAN PENGELOLAAN TAMAN TOGA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 010052 SEI KAMAH I Purba, Deddy Wahyudin; Safruddin, Safruddin; Batu Bara, Lokot Ridwan; Pane, Herviza Wulandari; Gunawan, Heru; utami, Nurul; Wijaya, Muhammad Wahyu; Juanda, Devin; Kurniawan, Muhammad Adzi
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5457

Abstract

Abstract: Community Service Program (KKN) is a community service program conducted by students that aims to make a real contribution to the development of community knowledge and skills. One form of KKN activity is the introduction and maintenance of Family Medicinal Plant Gardens (TOGA) in elementary schools. This activity aims to describe the role of KKN students in increasing students' and teachers' understanding of the benefits of TOGA and encouraging their sustainable maintenance. The methods used include socialization, planting practices, routine maintenance, and mentoring for school officials. The results of the activity showed an increase in students' understanding of the types of medicinal plants and their health benefits, along with basic skills in plant care. Teachers and school officials also gained additional insights into maintaining the sustainability of TOGA gardens as a learning and greening facility. Thus, KKN students act as educational agents and motivators in supporting the creation of a healthy, beautiful, and educational school environment. Keyword: KKN Students; Education; TOGA Garden; Elementary School. Abstrak: Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa yang bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan KKN adalah pengenalan dan pemeliharaan Taman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) di sekolah dasar. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa KKN dalam meningkatkan pemahaman siswa dan guru mengenai manfaat TOGA serta mendorong keberlanjutan pemeliharaannya. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, praktik penanaman, perawatan rutin, dan pendampingan bagi pihak sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai jenis-jenis tanaman obat serta manfaatnya bagi kesehatan, disertai keterampilan dasar dalam perawatan tanaman. Guru dan pihak sekolah juga memperoleh wawasan tambahan untuk menjaga keberlanjutan taman TOGA sebagai sarana pembelajaran dan penghijauan. Dengan demikian, mahasiswa KKN berperan sebagai agen edukasi sekaligus motivator dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, asri, dan edukatif. Kata kunci: Mahasiswa KKN; Edukasi; Taman TOGA; Sekolah Dasar.
Microplastics Depuration Using Seawater In Asiatic Hard Clams (Meretrix) In The Waters Of The Jenelata River, Gowa Yuliati, Yuliati; Hasriwiani Habo Abbas; Arni Rizqiani Rusydi; Alfina Baharuddin; Nur Ulmy Mahmud; Sumiaty, Sumiaty; Safruddin, Safruddin
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (January 2025)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woh.v8i1.1419

Abstract

Depuration is an effort to reduce/eliminate contamination, including microplastics, using a water circulation system. This study aims to determine the effective depuration time to reduce the microplastic content in Asiatic hard clams (Meretrix). This study used a quantitative approach with an experimental research design and a completely randomized design. There are 450 clams used as an experimental animal where the treatment consisted of four depuration times, namely 1, 2, 3, and 4 days with three repetitions of each treatment, while the control clams were without depuration. Analysis of variance (ANOVA) was used to see the effect of depuration treatment on the microplastic content. If the effect of the treatment was significantly different, then the Post Hoc Test was continued to determine the differences between treatments. The results showed that Asiatic hard clams (Meretrix) obtained from the mouth of the Jenelata River, Gowa, were contaminated with microplastics ranging from 0.6 to 8.1 MPs/clam and an average of 3.96 MPs/clam. Depuration time significantly affected the microplastic content in clams' depuration effectiveness. There is a tendency for a longer depuration time to decrease microplastic content in clams. The adequate depuration time to reduce the microplastic content in Asiatic hard clams (Meretrix) was 3 and 4 days. Based on the findings of this study, it is recommended that further research be conducted to explore methods for reducing microplastics using natural materials.
Edukasi Kesehatan Guna Menekan Angka Readmisi pada Pasien Hipertensi di Rumah Sakit Pelamonia TK II Makassar Hidayat, Rahmat; Alam, Rizqy Iftitah; Safruddin; Juni; Asni, Arsih; Pradipta, Niken
Omni Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Bantayang Omni Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65277/opm.v2i4.135

Abstract

Angka kejadian hipertensi di Indonesia relatif meningkat. Pasien hipertensi yang dirawat di rumah sakit sangat rentan untuk dirawat kembali, yang pada akhirnya dapat menyebabkan komplikasi. Komplikasi ini berdampak pada berbagai organ seperti jantung, otak, ginjal, mata, dan arteri perifer. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengedukasi pasien tentang hipertensi mereka. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan pasien mengenai hipertensi, termasuk definisi, pencegahan, dan pengobatannya, untuk mengurangi angka rawat inap kembali. Metode kegiatan yang digunakan adalah pendidikan kesehatan langsung menggunakan banner edukasi di ruang perawatan Melati di Rumah Sakit Pelamonia TK II Makassar. Hasil kegiatan ini meliputi penyampaian materi yang sesuai rencana, peserta mampu memahami materi yang telah disampaikan, dan terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Kesimpulannya adalah setelah pelaksanaan kegiatan ini, pasien dapat memahami penyakit mereka, mempelajari cara pencegahannya, dan mempelajari pengobatan yang harus dilakukan setelah keluar dari rumah sakit. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi angka rawat inap kembali pasien hipertensi.
RAGAM HIAS SASAMBO BERTEMA SIRKUIT MANDALIKA SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN SENI RUPA BAGI CALON GURU SEKOLAH DASAR -, Nurul kemala Dewi; Safruddin; Siti Istiningsih; Raodatul Jannah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41587

Abstract

This study aims to create Sasambo ornamental designs themed around the Mandalika Circuit as learning media for visual arts education in pre-service elementary teacher training. The research adopts an artistic creation research approach, employing three sequential stages: exploration, design, and realisation. Data were generated through visual observation, document analysis, and process documentation. The design process was guided by fundamental principles of visual arts, including proportion, rhythm, harmony, balance, emphasis, and unity. The creative outcomes consist of four ornamental works: The Mandalika Subahnale, The Mandalika Kemang Aruna, The Mandalika Piyo Merak’s, and The Mandalika Sasak’ Puppet. These works represent a reinterpretation of traditional Sasambo ornamentation—rooted in Sasak, Samawa, and Mbojo visual traditions—through the integration of the Mandalika Circuit as a contemporary visual icon. The findings demonstrate that art creation grounded in local cultural heritage and contemporary visual contexts has the potential to function as a reflective pedagogical medium that fosters visual literacy, creativity, and cultural awareness among pre-service elementary school teachers.
Gambaran Paparan Sisa Pestisida Pada Kacang Panjang (Vigna Sinensis) yang Dijual di Pasar Tradisional Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba Menggunakan Metode Pestisida Test Kit Haerani Haerani; Subakir Salnus; Safruddin Safruddin
PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science Vol. 4 No. 2 (2023): PharmaCine : Journal of Pharmacy, Medical and Health Science
Publisher : Bachelor of Pharmacy Study Program, Faculty of Health Sciences, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/pc.v4i2.10075

Abstract

Latar Belakang: Pestisida merupakan bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan atau membasmi hama. Pestisida digunakan secara luas di bidang pertanian untuk membasmi dan mengendalikan serangga atau digunakan pada penyemprotan pada tanaman salah satunya pada kacang panjang. Kacang panjang merupakan salah satu tanaman yang rentang terserang hama, untuk membasmi hama tersebut maka dilakukan peyemprotan pestisida yang nantinya akan meninggalkan residu yang mengakibatkan keracunan maupun gangguan kesehatan pada tubuh. Penyemprotan pada tanaman dilakukan saat tanaman berumur 8 hari, jika pada tanaman kacang panjang pendapat dari salah satu petani penyemprotan dilakukan setiap selesai panen tergantung dari petani, ada yang panen lalu dilakukan penyemprotan kemudian besoknya panen lagi, ada juga yang panen 2 kali sepekan. Tujuan: mengetahui paparan sisa pestisida terhadap kacang panjang (Vigna sinensis) yang dijual di Pasar Tradisional Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba menggunakan metode Pestisida Test Kit. Metode: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan pemeriksaan paparan pestisida menggunakan metode pestisida test kit dimana sampel digunakan sebanyak 16 sampel dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil: pemeriksaan paparan sisa pestisida pada 16 sampel ditemukan positif (+) (100%) mengandung paparan pestisida organofosfat. Kesimpulan: diketahui adanya paparan sisa pestisida pada kacang panjang yang dijual di pasar tradisional Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba.