Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

TANTANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI BENTENG PERTAHANAN MORAL BANGSA Rasyid, Ramli
Lentera Pendidikan Vol 17, No 2 (2014): Jurnal Lentera Pendidikan
Publisher : UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Sejumlah masalah yang dihadapi oleh lembaga pendidikan tampak sangat kom­pleks, di antaranya belum maksimalnya mutu pada semua jenjang pendidikan. Pening­katan kualitas lembaga pendidikan Islam merupakan sesuatu yang mutlak ha­rus dilakukan karena merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional. Pening­kat­an mutu lembaga itu bertujuan memberi jaminan kepada masyarakat, yakni suatu jamin­an bahwa penyelenggaraan pendi­dikan itu sesuai de­ngan apa yang seharusnya terjadi dan diharapkan masyarakat. Berdasarkan karakteristiknya, institusi pendidikan Islam tidak hanya mencetak figur intelektual yang potensial, melainkan juga mencetak figur yang berkarakter dan beretika. Perhatian utama dari institusi pendidikan Islam adalah meningkatkan kualitas jasmani dan rohani.Abstract: The problems faced by educational institutions are more complicated. One of them is the quality of all the level education have not increased. The increasing quality of islamic educational institutions is something absolut because it is a part of educational national system. The increasing quality of the institutions have a purpose to give a guarantee to the people, a guarantee that the implementation of the education appropriates with what must be happen and wished by the people. Based on its characteristic, islamic educational institutions not only create the potential intelectually figure (intelectual oriented), but also create the character and ethical figure. The main concern of the islamic educational institution is the improvement of both body and spirit. 
Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan Rasyid, Ramli; Fajri, Muh. Nurul; Wihda, Khalidiyah; Ihwan, Muh. Zaki Mubarak; Agus, Muh. Farhan
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7355

Abstract

Pendidikan karakter menjadi hal penting untuk membentuk generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan berperilaku baik di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Artikel ini bertujuan membahas makna, tujuan, dan manfaat implementasi pendidikan karakter di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk mengkaji berbagai sumber tertulis terkait topik pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berperan dalam membentuk kepribadian siswa, mencegah masalah sosial remaja, menyiapkan generasi bertanggung jawab, memberi bekal hidup bermasyarakat, dan mendukung prestasi akademik siswa. Disarankan agar pendidikan karakter diintegrasikan dalam kurikulum, diajarkan melalui keteladanan dan pembiasaan, dengan kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pendidikan karakter penting diterapkan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga berkarakter mulia dan bermoral.
Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Dunia Pendidikan Rasyid, Ramli; Fajri, Muh. Nurul; Wihda, Khalidiyah; Ihwan, Muh. Zaki Mubarak; Agus, Muh. Farhan
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i2.7355

Abstract

Pendidikan karakter menjadi hal penting untuk membentuk generasi penerus bangsa yang berakhlak mulia dan berperilaku baik di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Artikel ini bertujuan membahas makna, tujuan, dan manfaat implementasi pendidikan karakter di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur untuk mengkaji berbagai sumber tertulis terkait topik pendidikan karakter. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan karakter berperan dalam membentuk kepribadian siswa, mencegah masalah sosial remaja, menyiapkan generasi bertanggung jawab, memberi bekal hidup bermasyarakat, dan mendukung prestasi akademik siswa. Disarankan agar pendidikan karakter diintegrasikan dalam kurikulum, diajarkan melalui keteladanan dan pembiasaan, dengan kolaborasi sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pendidikan karakter penting diterapkan untuk membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas intelektual, tetapi juga berkarakter mulia dan bermoral.
Sosialisasi dan Pengenalan Augmented Reality sebagai Inovasi Pembelajaran Praktik dalam Kurikulum SMK Supardi, Rafsanjani; Amiruddin, Amiruddin; Setialaksana, Wirawan; Rasyid, Ramli; SN, Ulfaizah
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Volume 04 Nomor 01 (April 2025)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v4i1.8351

Abstract

This program aims to introduce Augmented Reality (AR) technology as an interactive learning medium for practical instruction in Vocational High Schools (SMK). Within the context of educational digitalization and the challenges posed by the Fourth Industrial Revolution, the implementation of AR technology presents an alternative solution to enhance students’ interest, motivation, and learning outcomes. The outreach activities targeted both teachers and students through interactive lectures and demonstrations of mobile-based AR applications. The outcomes indicate improved teacher understanding of AR’s potential to support practice-oriented curricula, along with a growing readiness to integrate AR into the teaching and learning process. This initiative is expected to serve as a foundational step toward a more adaptive and technology-driven educational transformation.
Educational Perspectives: Knitting Togetherness and Influencing the Mindset of Social Society Rasyid, Ramli; Apriani, Leni; Muh. Febriansyah, Aji; Reski, Fridaytri; Saputra, Agung; Mufti Basri, Tifatul
Advances In Social Humanities Research Vol. 2 No. 4 (2024): Advances in Social Humanities Research
Publisher : Sahabat Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/adv.v2i4.219

Abstract

This research discusses an educational perspective that focuses on togetherness and the influence of society's mindset. There is an increasingly rapid development of the times with all forms of global change that are increasingly widespread and felt in all aspects of life. This study reveals that Indonesia has many different cultures, including likes, races, customs, and certain religions. This requires something to be made into a guideline so that divisions do not occur due to these differences.  
Pelatihan Keterampilan Pengelasan GTAW Berbasis Pembelajaran Cybernetic Pada Siswa Teknik Pengelasan SMK 8 Pinrang Aqsha, Ismail; Nur, Hamzah; Rasyid, Ramli; Fadillah, Nur; Hadryanti, Hadryanti
TEKNOVOKASI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (September 2025)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/teknovokasi.v3i3.10593

Abstract

The GTAW welding skills training based on cybernetic learning at SMK Negeri 8 Pinrang was implemented to enhance the quality of teaching and welding competencies, particularly for students in the light vehicle engineering program. Limited availability of welding machines and equipment at the school has restricted students’ opportunities for practice; therefore, the training was designed using practical and communicative methods to ensure accessibility and comprehension. The implementation stages included observation to identify partner problems, program socialization, cybernetic-based training, application of welding technology media, and mentoring with evaluation of welding products. Students received theoretical knowledge of GTAW welding through digital modules covering machine operation, tools and materials, welding procedures, interpretation of technical drawings, and analysis of welding defects. After mastering the theory, students engaged in welding practice through simulation applications, enabling independent skill development. The cybernetic learning model facilitated the integration of theory and practice by utilizing digital technology, encouraging active participation and structured learning. This training is expected to strengthen students’ GTAW welding competencies at SMK Negeri 8 Pinrang, providing them with essential skills to compete in the workforce and industrial sector.