Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JURNAL TEKNOLOGI LINGKUNGAN

Pengaruh variasi dosis dan waktu fermentasi dengvn activated EM4 terhadap kandungan unsur Nitrogen ( N) dan Fosfor (P) polimer limbah popok Sari, Indrimayasari; Hartini, Husnayati; Putra, Agus Muliadi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i1.21372

Abstract

Penelitian eksperimen dengan menggunakan metode Rancang Acak Kelompok Faktorial (RAKF). 
Analisis kualitas mata air pengembul untuk peruntukan air minum di desa rempung kecamatan pringgasela kabupaten lombok timur Uliya, Ziadatul; widiyanti, baiq liana; putra, agus muliadi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i1.21389

Abstract

Jenis penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik analisis laboratorium
Analisis kualitas hygiene sanitasi pasar tradisional masbagik kabupaten lombok timur dawang, yoni rega; putra, agus muliadi; darmawan, muhammad iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i2.23180

Abstract

Sanitasi lingkungan
Analisis hygiene sanitasi depot air minum isi ulang Rizkiani, Jazeera Indah; hartini, husnayati; putra, agus muliadi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i2.23467

Abstract

Pelitian ini berkaitan dengan hygiene sanitasi depot air minum dalam 3 aspek yaitu tempat peralatan dan karyawan depot dengan menggunakan permenkes no 43 tahun 2014 serta status mutu kualitas air minum di ukur dengan 3 parameter yaitu fisik kimia dan biologi dengan menggunakan permenkes no 492 tahun 2010.
ANALISIS TINGKAT BAHAYA BANJIR BANDANG KECAMATA SAMBELIA Susanti, Dwi Rahayu; putra, agus muliadi; darmawan, muhammad iman
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v1i2.24895

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pendahuluan yang dalam jangka panjang bertujuan untuk memberikan yang jelas mengenai kondisi DAS di kecamatan Sambelia dan memberikan gambaran mengenai potensi bahaya banjir bandang. Untuk mencapai tujuan dan target tersebut, maka dalam penelitian ini akan digunakan dengan penelitian deskriptif kualitatif dengan bantuan sistem informasi geografis (SIG). Dalam penelitian ini tingkat bahayanya diklasifikasikan menjadi tiga tingkatan yaitu Kelas Tingkat bahaya Rendah, Sedang dan Tingkat bahaya Tinggi. Kelas tingkat bahaya tinggi semuanya berada pada bagian hilir sedang klasifikasi bagian rendah berada di bagian hulu dan untuk klasifikasi bagian sedang transisi diantara keduanya dan banyak juga menyebar dibagian hilir. Adapun penyebab dari potensi terjadinya banjir bandanag adalah tingginya curah hujan hingga menyebabkan tanggul jebol. Penggunaan lahan tidak berpengaruh secara signifikan jika terlihat dari penggunaan lahan, semua penggunaan lahan dalam gambaran spasial ini masih kelihatan stabil sesuai dengan fungsinya terutama hutan masih tetap menjadi hutan dan tidak ada perubahan penggunaan lahan pada bagian hulunya. Akan tetapi jenis hutan dan di bagian ini adalah jenis hutan sabana, dan dari analisis ini juga dapat diidentifikasi bahwa jaringan sungai yang terlalu pendek dan curam hinga, aliran cepat nyampai kebawah, sehingga ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi air akan cepat sampai kebawah dengan masih keras, sehingga banyak menggerus material atau pohon-pohon dari hulu hingga terjadilah banjir bandang.                  
KESESUAIAN EKOSISTEM MANGROVE UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA DI PESISIR PANTAI LABUHAN LOMBOK DESA LABUHAn : The Suitability of Mangrove Ecosystems for Ecotourism Development on The Coast of Lungkak Beach, Ketapang Raya Village, Keruak Putra, Agus Muliadi; atiqoh, nur; Hartini, Husnayati
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v2i2.27177

Abstract

Desa Ketapang Raya merupakan salah satu desa yang memiliki potensi pariwisata pesisir seperti ekosistem mangrove yang masih alami yang dikelola oleh pemerintah desa setempat berkerja sama dengan kelompok pemuda sadar wisata (POKDARWIS). Pengembangan pariwisata pesisir yang dimaksud adalah ekowisata mangrove sebagai objek wisata dan edukasi yang dapat dikunjungi wisatawan selain objek wisata pantai yang ada di Desa Ketapang Raya. Melalui sektor ekowisata mangrove diharapkan akan menumbuhkan kesadaran setiap orang untuk melestarikan ekosistem mangrove dan ekosistem pesisir lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks kesesuaian wisata (IKW) mangrove di Desa Ketapang Raya. Indeks kesesuaian wisata mangrove (IKW) mempertimbangkan lima perameter matriks kesesuaian ekowisata mangrove  yaitu ketebalan mangrove, kerapatan mangrove, jenis mangrove, pasang surut, dan objek biota. Kesesuaian ekowisata mangrove ditentukan berdasarkan perkalian skor dan bobot yang diperoleh dari setiap parameter. Hasil analisis data yang telah dilakukan, kondisi ekosistem mangrove di Desa Ketapang Raya termasuk dalam kategori tidak sesuai untuk dijadikan wisata dengan nilai total rata-rata kesesuaian wisata (IKW) 1,28. Kondisi ini dikarenakan karena rendahnya nilai yang didapatkan pada parameter ketebalan mangrove dan nilai rata-rata kerapatan mangrove pada setiap transek. Sedangkan untuk nilai yang didapatkan dari parameter jenis mangrove, pasang surut, dan objek biota termasuk tergolong kategori sedang jika berdasarkan parameter kesesuaian sumber daya untuk  wisata pantai kategori wisata mangrove. Hal ini tentunya memerlukan perhatian dan penanganan serius dari pengelola dan pemerhati lingkungan supaya ekosistem mangrove lebih terjaga dan lestari untuk dijadikan objek ekowisata dan edukasi berkelanjutan.  
P PENGARUH PEMBERIAN JENIS PAKAN YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN LARVA MAGGOT BLCK SOLDIER PLY(BSF): - Rohmi Yuliana, Baiq; Hartini, Husnayati; Putra, Agus Muliadi
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Teknologi Lingkungan
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jtl.v2i2.28796

Abstract

Sampah menjadi permasalahan yang mengkhawatirkan karena volume produksi hariannya. Diperlukan pengolahan berkelanjutan untuk menguranginya, terutama sampah organik yang berasal dari sisa makanan. Salah satu metode untuk mengolah sampah organik adalah dengan memanfaatkan larva maggot Black Soldier Fly (BSF). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jenis pakan yang berbeda terhadap pertumbuhan larva maggot BSF. Pakan yang digunakan berupa limbah organik rumah tangga, berupa sayur-sayuran, buah-buahan dan nasi sisa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan tiga kelompok perlakuan, dimana setiap kelompok diberi pakan berbeda dan diamati selama empat minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang tidak signifikan dalam pertumbuhan Panjang dan berat larva maggot BSF tergantung pada jenis pakan yang diberikan. Pakan sayur-sayuran memberikan hasil terbaik dengan pertumbuhan Panjang 2 cm dan berat 9 gram setelah minggu keempat. Sementara itu, pemberian pakan buah-buahan dan nasi sisa menunjukkan hasil yang lebih rendah dengan panjang dan berat yang stagnan mulai minggu ketiga. Analisis statistik dengan uji One Way Anova menunjukkan bahwa perbedaan pakan memberikan pengaruh yang tidak signifikan terhadap pertumbuhan maggot. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menyimpulkan bahwa jenis pakan yang berbeda mempengaruhi pertumbuhan larva maggot BSF, dengan limbah sayur-sayuran sebagai pakan yang paling efektif untuk meningkatkan pertumbuhan larva maggot BSF. Temuan ini dapat mendukung pengolahan limbah organik yang lebih efisien dan berpotensi memberikan manfaat ekonomi melalui produksi maggot.