Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PANJANG ENTRIS TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK TANAMAN MANGGA Aprianto, David; Bandem, Putu Dupa; Patriani, Patriani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan sambung pucuk tanaman mangga. Penelitian dilakukan di Jalan Tanjung Raya 2 Gg. H Gani. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan, dari tanggal 11 januari 2014 sampai dengan tanggal 11 maret 2014. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap yang terdiri dari satu faktor yaitu panjang entris tanaman mangga, dengan 5 taraf perlakuan yakni : (1) a1(panjang entris 7cm); (2) a2(panjang entris 10cm); (3) a3(panjang entris 13cm); (4) a4(panjang entris 16cm); (5) a5(panjang entris 19cm) terdiri dari 5 ulangan, setiap perlakuan dengan 3 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi, persentase tanaman hidup (%), jumlah daun terbentuk (helai), pertumbuhan panjang entris (cm). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan panjang entris tidak memberikan hasil terbaik terhadap variabel pengamatan persentase keberhasilan sambungan (%), jumlah daun yang terbentuk (helai) dan pertambahan panjang entris (cm). Kata kunci: Sambung Pucuk, Mangga, Panjang Entris
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Asal Buah-Buahan terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai pada Tanah Gambut Wijaya, Indra; Susana, Rini; Patriani, Patriani
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 14, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/plt.v14i1.80749

Abstract

Chili is one of the horticultural commodities that has a lot of nutrients and vitamins. Generally chili need sufficient nutrients in their growth and development so that the results can be maximized. Nutrients in the soil can not fully meet the needs of plant nutrients so that the addition of nutrients is required through liquid organic fertilizers from fruits. This research aims to determine the best concentration of liquid organic fertilizer from fruits on the growth and yield of chili plants on peat soil. This research was carried out in the experimental field of the Agriculture Faculty, Tanjungpura University Pontianak, in November 2017 to February 2018. This research used a Completely Randomized Design (CRD), with 5 treatment levels, namely k1 (5 ml /l), k2 (20 ml/l), k3 (35 ml/ l), k4 (50 ml/l), k5 (65 ml/l). Each treatment was repeated 5 times with 4 plants sample. Variables observed in this research include plant height, flowering time, plant dry weight, fruit length, fruit diameter, number of fruits, and weight of fruit per plant. The results of this research is the concentration of liquid organic fertilizer from the best fruits not found in this research but the concentration of 65 ml/l of liquid organic fertilizer can increase the growth and yield of chili plants on peat soil.
PENGARUH PANJANG ENTRIS TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK ALPUKAT Ekaliawati, Floriana; Patriani, PATRIANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 3 No. 3: Desember 2014
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v3i3.7626

Abstract

PENGARUH PANJANG ENTRIS TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK ALPUKAT Floriana Ekaliawati 1), Putu Dupa Bandem 2), Patriani 2) 1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan penyambungan bibit alpukat. Penelitian ini dilaksanakan dilokasi penangkar bibit "Jl. Wonoyoso, Kec. Pontianak Selatan, Kota Pontianak" dari tanggal 10 April 2013 "“ 10 Juli 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu: panjang entris 5 cm (a1), panjang entris 8 cm (a2), panjang entris 11 cm (a3), panjang entris 14 cm (a4) dan panjang entris 17 cm (a5) . Setiap perlakuan ada 5 ulangan dan tiap perlakuan terdiri dari 3 tanaman sampel. Variabel yang diamati adalah: Persentase Keberhasilan Sambungan (%), Jumlah Daun yang Tumbuh (helai) dan Pertambahan Panjang Entris (cm). Hasil penelitian menunjukan perlakuan panjang entris berpengaruh tidak nyata terhadap variabel pengamatan persentase keberhasilan sambungan, jumlah daun yang tumbuh dan pertambahan panjang entris. Perlakuan panjang entris 8 cm (a2) memberikan rerata tertinggi untuk persentase keberhasilan sambungan yaitu 93,33% sedangkan perlakuan panjang entries 17 cm (a5) memberikan rerata tertinggi untuk jumlah daun yang tumbuh yaitu 18,97 dan perlakuan panjang entris 8 cm (a2) menunjukan pertambahan panjang entris tertinggi yaitu 10,37 cm. Kata Kunci : Panjang Entris, Pucuk, Bibit Alpukat Effect of Entres Length to Success Connect Shoots Avocado Floriana Ekaliawati 1) Putu Dupa Bandem and Patriani 2) 1)Student, 2)Lecturer Faculty of Agriculture University of Tanjungpura ABSTRACT This study aims to determine the effect on the success of grafting entres length avocado seedlings. This research was conducted in the location breeder seed "Jl. Wonoyoso, district. South Pontianak, Pontianak "from April 10, 2013-10 July 2013. The method used in this study is a field experiment with pattern method completely randomized design (CRD), which consists of 5 treatments are: entres length 5 cm (a1), entres length 8 cm (a2), entres length 11 cm (a3), entres length 14 cm (a4) and entres length 17 cm (a5). There are 5 replicates of each treatment and each treatment consisted of 3 plant samples. The variables measured were: Percentage of Successful Connection (%), number of leaves are Grown (strands) and Added entres length (cm). The results showed the treatment length of entres effect is not real to the observation variable percentage of successful connections, the number of leaves that grow and the length of entres. Treatment entres length 8 cm (a2) gave the highest mean percentage of successful connections is 93.33% while the treatment entres length 17 cm (a5) gave the highest mean number of leaves that grow are 18.97 and a2 treatment (8 cm) showed increase highest entres length 10.37 cm. Keywords: Length of Entres, Shoots, Seeds Avocados
UJI BEBERAPA MACAM TEKNIK SAMBUNG PUCUK TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNGAN BIBIT DURIAN Hasanah, Uswatun; Patriani, Patriani; Gusmayanti, Evi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.8619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik sambung pucuk yang terbaik pada sambungan bibit durian. Penelitian ini dilaksanakan mulai dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2014, Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan p1=sambung celah, p2= sambung celah terbalik, p3=sambung cemeti, dengan banyaknya 8 ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi persentase keberhasilan sambungan (%), pertambahan panjang entris (cm) dan jumlah daun terbentuk (helai). Berdasarkan hasil penelitian, teknik sambung pucuk memberikan pengaruh nyata terhadap persentase keberhasilan sambungan dan pertambahan panjang entris, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah daun.
Pengaruh Kompos Limbah Kecambah Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi Putih Pada Tanah Aluvial Pramono, Arif; Susana, Rini; Patriani, Patriani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 1: April 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i1.9702

Abstract

Penggunaan bahan organik sebagai alternatif dalam peningkatan produktivitas tanah aluvial ditujukan terutama untuk memperbaiki sifat fisik tanah. Salah satu jenis pupuk organik yang dapat digunakan adalah kompos limbah kecambah. Limbah dari sisa olahan pabrik kecambah memiliki manfaat bagi tanah untuk penambahan bahan organik serta nutrisi tanah dengan melakukan pengolahan limbah tersebut menjadi kompos.Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui dosis terbaik kompos limbah kecambah terhadap pertumbuhan dan hasil sawi putih pada tanah aluvial. Penelitian ini menggunakan Rancangan AcakLengkap (RAL)terdiri dari 6 taraf perlakuan, 4 kali ulangan dan 3 sampel tanaman pada setiap ulangan, sehingga jumlah unit pengamatan 72 tanaman. Media tanam berupa tanah aluvial ditambah dengan kompos limbah kecambah dengan berbagai dosis perlakuan yaitu k0 (tanpa penambahan kompos limbah kecambah), k1 (83,32 g/polybag kompos limbah kecambah setara dengan 6,9% bahan organik), k2 (274,43 g/polybag kompos limbah kecambah setara dengan 9,08% bahan organik), k3 (465,54g/polybag kompos limbah kecambah setara dengan 11,13% bahan organik), k4 (656,64g/polybag kompos limbah kecambah setara dengan 13,06% bahan organik), k5 (847,75 g/polybag kompos limbah kecambah setara dengan 14,89% bahan organik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos limbah kecambah dengan dosis perlakuan 13,06% bahan organik menunjukkan hasil terbaik pada variabel luas daun, bobot kering, bobot segar bagian atas tanaman dan volume akar tanaman. Kata kunci : Aluvial, Kompos, Sawi Putih.
PENGARUH KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH TERHADAP KEBERHASILAN SAMBUNG PUCUK LENGKENG Rulinda, Meli Oktavia; Patriani, Patriani; Anggorowati, Dini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 3: DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i3.12237

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi zat pengatur tumbuh terhadap keberhasilan sambung pucuk tanaman lengkeng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari enam perlakuan dengan menggunakan beberapa konsentrasi ZPT Atonik diulang sebanyak empat kali, setiap ulangan terdiri dari lima sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu k0 = kontrol, k1 = 0,05%, k2 = 0,10%, k3 = 0,15%, k4 = 0,20% dan k5 = 0,25%. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah persentase tumbuh (%), jumlah daun (helai) dan pertambahan panjang tunas (cm). Hasil penelitian menunjukkan perendaman entris pada beberapa konsentrasi ZPT memberikan pengaruh yang nyata terhadap persentase tumbuh (%), jumlah daun (helai) dan pertambahan panjang tunas (cm). Konsentrasi zat pengatur tumbuh Atonik yang diberikan sebanyak 0,05%, memberikan pengaruh terbaik atau hasil yang optimal terhadap keberhasilan sambung pucuk lengkeng.
Pengaruh Panjang Entris terhadap Keberhasilan Sambung Pucuk Bibit Lengkeng Dume, Adrianus Kamaledho; Patriani, Patriani; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 3: DESEMBER 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i3.12479

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari panjang entris yang terbaik terhadap pengaruh sambung pucuk tanaman lengkeng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan diulang sebanyak lima kali, setiap ulangan terdiri dari tiga sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu e1: 7,5 cm, e2: 10 cm, e3: 12,5 cm, e4: 15 cm dan e5: 17,5 cm. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah persentase tumbuh (%), jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm) dan jumlah tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengamatan panjang entris berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh (%), tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun (helai) sedang variabel pengamatan seperti jumlah tunas berpengaruh tidak nyata.Rerata persentase tumbuh (%) dengan panjang entris 12,5 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah pada panjang entris 7,5 cm dan 15 cm. Data rerata jumlah daun (helai) pada panjang entris 15 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terdapat pada panjang entris 7,5 cm dan 10 cm. Data rerata jumlah tunas terdapat pada panjang entris 10 cm dan 12,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah diberi pada panjang entris 7,5 cm dan 12,5 cm. Data rerata tinggi tanaman pada panjang entries 15 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terdapat pada panjang entries 7,5 cm dan 12,5 cm. Berdasarkan hasil pengamatan pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan sambung pucuk bibit lengkeng dapat disimpulkan bahwa keberhasilan panjang entris dengan 17,5 cm mempunyai pertumbuhan yang terbaik.
Pengaruh Panjang Entris terhadap Keberhasilan Sambung Pucuk Bibit Lengkeng Dume, Adrianus Kamaledho; Patriani, Patriani; Zulfita, Dwi
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 4 No. 2: Agustus 2015
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v4i2.12632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mencari panjang entris yang terbaik terhadap pengaruh sambung pucuk tanaman lengkeng. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari lima perlakuan diulang sebanyak lima kali, setiap ulangan terdiri dari tiga sampel tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu e1: 7,5 cm, e2: 10 cm, e3: 12,5 cm, e4: 15 cm dan e5: 17,5 cm. Variabel pengamatan dalam penelitian ini adalah persentase tumbuh (%), jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm) dan jumlah tunas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengamatan panjang entris berpengaruh nyata terhadap persentase tumbuh (%), tinggi tanaman (cm) dan jumlah daun (helai) sedang variabel pengamatan seperti jumlah tunas berpengaruh tidak nyata. Rerata persentase tumbuh (%) dengan panjang entris 12,5 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah pada panjang entris 7,5 cm dan 15 cm. Data rerata jumlah daun (helai) pada panjang entris 15 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terdapat pada panjang entris 7,5 cm dan 10 cm. Data rerata jumlah tunas terdapat pada panjang entris 10 cm dan 12,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah diberi pada panjang entris 7,5 cm dan 12,5 cm. Data rerata tinggi tanaman pada panjang entries 15 cm dan 17,5 cm memiliki nilai tertinggi, sedangkan nilai terendah terdapat pada panjang entries 7,5 cm dan 12,5 cm. Berdasarkan hasil pengamatan pengaruh panjang entris terhadap keberhasilan sambung pucuk bibit lengkeng dapat disimpulkan bahwa keberhasilan panjang entris dengan 17,5 cm mempunyai pertumbuhan yang terbaik. Kata kunci : Keberhasilan Sambung Pucuk, Panjang Entris, Tanaman Lengkeng.
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA PADA BERBAGAI DOSIS BAHAN ORGANIK MIKANIA MICRANTHA PADA TANAH ALLUVIAL SRI RAHAYU, ULYA; PATRIANI, PATRIANI; GUSMAYANTI, EVI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22179

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon dan dosis berbagai perlakuan bahan organik Mikania micrantha yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil okra pada tanah alluvial. Penelitian dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak dilaksanakan selama 3 bulan mulai tanggal 1 November 2016 "“ 13 Januari 2017 dengan menggunakan metode lapang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor terdiri dari lima taraf perlakuan. Perlakuan yang dimaksud adalah m0= tanpa Mikania micrantha, m1= 78 g/polybag Mikania micrantha, m2= 201 g/polybag Mikania micrantha, m3= 326 g/polybag Mikania micrantha, m4= 400 g/polybag Mikania micrantha. Pemberian berbagai dosis bahan organik Mikania micrantha dapat meningkatkan volume akar dan berat kering total tanaman, namun belum dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah buah, diameter buah, panjang buah dan berat buah per tanaman. Pemberian dosis 78 g/polybag Mikania micrantha adalah dosis efektif yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil okra pada tanah alluvial. Kata kunci : Mikania micrantha, Okra, Tanah Alluvial
PENGARUH ABU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNG PADA TANAH GAMBUT FIAU MANALU, LYIBERTO VHEN HAN; HADIJAH, SITI; PATRIANI, PATRIANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i1.22303

Abstract

PENGARUH ABU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TERUNGPADA TANAH GAMBUT Lyiberto Vhen Han Fiau Manalu1), Siti Hadijah2),Patriani2)1)Mahasiswa Fakultas Pertanian dan 2)Dosen Fakultas PertanianUniversitas Tanjungpura Pontianak ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh abu tandan kosong kelapa sawit serta dosis yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil terung pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret 2017 "“ Juni 2017 di Jl. Karangan Komplek Universitas Tanjungpura. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan dan tiap ulangan terdiri dari 3 sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, volume akar, berat kering, jumlah cabang produktif, persentasi bunga menjadi buah, berat buah pertanaman dan jumlah buah pertanaman. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa pemberian abu tandan kosong kelapa sawit berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, berat kering tanaman, volume akar. Pemberian abu tandan kosong kelapa sawit sebanyak 1.537 g/polybag memberikan hasil terbaik pada tanaman terung. Kata kunci : gambut, abu tandan kosong kelapa sawit, terung.