Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN KOTORAN PUYUH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING APRILITA, YESI; PATRIANI, PATRIANI; RAHMIDIYANI, RAHMIDIYANI
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (293.147 KB) | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26213

Abstract

PENGARUH PEMBERIAN KOTORAN PUYUH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG DAUN PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Yesi Aprilita (1, Fatriani (2, Rahmidiyani (31)Mahasiswa Fakultas Pertanian, dan 2) Staf Pengajar Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpua Pontianakyesitrysya@gmail.comABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kotoran puyuh yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil bawang daun pada tanah podsolik merah kuning. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak. Penelitian ini dimulai dari tanggal 04 Oktober 2017 sampai dengan 27 November 2017. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan, masing-masing perlakuan terdiri dari 3 sampel, sehingga terdapat 60 tanaman. Perlakuan yang dimaksud yaitu : k1 = 1 ton/ha kotoran puyuh setara dengan 78 g/polybag, k2 = 6 ton/ha setara dengan 95 g/polybag, k3 = 11 ton/ha setara dengan 183 g/polybag, k4 = 16 ton/ha setara dengan 270 g/polybag, k5 = 21 ton/ha setara dengan 358 g/polybag. Variabel pengamatan yang diamati adalah volume akar, jumlah anakan per rumpun, berat basah tanaman dan berat kering tanaman. Hasil penelitian menunjukkan pemberian kotoran puyuh berpengaruh tidak nyata terhadap semua variabel pengamatan. Kata kunci : tanah podsolik merah kuning, bawang daun, kotoran puyuh
PENGARUH BOKASI ECENG GONDOK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH PODSOLIK MERAH KUNING Rahmat, Rahmat; Abdurrahman, Tatang; Patriani, Patriani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 7 No. 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v7i3.26367

Abstract

The research was aimed to study and determine the influence and dosage of the best water hyacinth compost on the growth and yield of shallot on red yellow podzolic soil. The research was carried out in Kalimas village, sub-district of Sungai Kakap, district of Kubu Raya from 20 July to 20 September 2017. This research used Completely Randomizied Design with five levels of water hyacinth compost treatment with five repetitions. Treatments consisted of m1=160g/polybag compost water hyacinth equivalent to 5 tons/ha, m2=320g/polybag compost water hyacinth equivalent to 10 tons/ha, m3=480g/polybag compost water hyacinth equivalent to 15 tons/ha, m4=640g/polybag compost water hyacinth equivalent to 20 tons/ha, m5=800g/polybag compost water hyacinth equivalent to 25 tons/ha. Observational variables were plant height, number of leaves, number of leaves/bulbs, number of bulbs, fresh weight /bulbs, fresh weight of bulbs, and dry weigh of bulbs per hill. The results showed that bengir water hyacinth compost had significant effect on plant height and leaf number at age 6 MST dan 8 MST, number of leaf/bulbs, number of bulbs and number of bulbs count, whereas in variable of plant height and number of leaf at age 2 MST and 4 MST, fresh weight/bulbs, fresh weight of bulbs and weight dry bulbs winds have no real effect. Based on the result of the research, it is concluded that the best dosage of hyacinth compost provision which can increase the growht and yield of shallot plant in red yellow podzolic soil is 640 g/polybag or equal to 20 ton/ha of organic material with yield of 5,38 ton/ha.Keywords : Red yellow podzolic soil, water hyacinth compost, shallot.
PENGARUH PUPUK ORGANIK CAIR KULIT PISANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASILTANAMAN CABAI KERITING PADA TANAH ALUVIAL Dianitami, Erin; Patriani, Patriani; Asnawati, Asnawati
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28673

Abstract

Tanaman cabai keriting (Capsicum annum L) merupakan tanaman hortikultura yang banyak diminati dan disenangi masyarakat.Tanaman cabai keriting dapat diusahakan pada berbagai jenis tanah, termasuk tanah aluvial.Tanah aluvial memiliki sifat yang kurang baik untuk mendukung pertumbuhan tanaman, sehingga perlu dilakukan usaha-usaha untuk memperbaiki sifat-sifat tersebut.Salah satunya adalah pemberian bahan organik.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk cair kulit pisang terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai keriting pada tanah aluvial dan mendapatkan konsentrasi pupuk cair kulit pisang yang tebaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai keriting pada tanah aluvial. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian belakang Laboratorium Ekofisiologi Universitas Tanjungpura Pontianak, dengan lama penelitian 3 bulan November sampai Januari tahun 2017/2018. Penelitian ini menggunakan metode eksprimen Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdirisatu faktor yaitu POC (pupuk organik cair) kulit pisang dengan 5 tarafkonsentrasidan 5 ulangan.Variabel pengamatan meliputi volume akar, berat kering tanaman, tinggi tanaman, jumlah cabang produktif, jumlah buah/tanaman, berat buah/tanaman. Pemberian konsentrasi pupuk organik cair kulit pisang pada semua variable pengamatan tanaman cabai keriting memberikan hasil yang sama terhadap semua variabel pengamatan.
PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR ASAL BUAH-BUAHAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI PADA TANAH GAMBUT Wijaya, Indra; Susana, Rini; Patriani, Patriani
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 8 No. 1 (2019): Januari 2019
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspe.v8i1.28739

Abstract

Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki banyak kandungan gizi dan vitamin. Umumnya tanaman cabai membutuhkan unsur hara yang cukup dalam pertumbuhan dan perkembangannya agar hasilnya dapat maksimal. Unsur hara dalam tanah tidak sepenuhnya dapat memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman sehingga diperlukan penambahan unsur hara melalui pupuk organik cair asal buah-buahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi terbaik pupuk organik cair asal buah-buahan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman cabai pada tanah gambut. Penelitian ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura Pontianak, pada bulan November 2017 sampai Februari 2018. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan5 taraf perlakuan yaitu k1 (5 ml/l), k2 (20 ml/l), k3 (35 ml/l), k4 (50 ml/l), k5 (65 ml/l). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 5 kali dengan 4 tanaman sampel. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi tinggi tanaman, waktu berbunga, berat kering tanaman, panjang buah, diameter buah, jumlah buah, berat buah per tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk organik cair asal buah-buahan yang terbaik tidak ditemukan dalam penelitian ini namun konsentrasi 65 ml/l pupuk organik cair dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman cabai pada tanah gambut. Kata kunci: cabai, gambut, pupuk organik cair asal buah-buahan