Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI KELAYAKAN BISNIS TELL KOPI DENGAN ANALISIS FINANSIAL Johan Alfian Pradana; Ana Komari; Lolyka Dewi Indrasari
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 10 No 2 (2020): Inovatif Vol. 10 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v10i2.2855

Abstract

Perlambatan perekonomian di Indonesia, adalah salah satu penyebab daya tarik kepada investor agar melakukan investasi, perampingan pajak dan mempermudah ijin bisnis. Salah satu bisnis yang digemari saat ini adalah membuka kedai kopi. Salah satu kedai yang dijadikan penelitian adalah Tell Kopi yang terletak di Kota Kediri, Jawa Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layak atau tidaknya bisnis dijalankan menggunakan pendekatan ekonomi teknik. Data yang digunakan adalah biaya variabel dan biaya tetap, dengan tahapan perhitungan peramalan tahun pertama sampai tahun kelima dan pembuatan aliran kas. Dihasilkan Net Cash Flow untuk mengetahui Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period dan Profitability Index. Dihasilkan nilai Net Present Value sebesar Rp. 130.189.548 > Rp. 123.204.000. (Investasi awal), Internal Rate of Return sebesar 46,9% > 10 % ( rata –rata bunga bank ) , Payback Period bernilai 1 tahun 1 bulan 6 hari dan Profitability Index 2,06 > 1. Dari kriteria tersebut, kedai kopi layak dijalankan dengan memperhatikan target jumlah pengunjung dan target keuntungan yang harus didapatkan setiap harinya
STANDARISASI PRODUK HANGER BAJU DI DESA WANENGPATEN KEDIRI MELALUI PEMELIHARAAN KONSISTENSI MUTU UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING imam safi'i; lolyka dewi indrasari; silvi rushanti widodo
Jurnal Abdi Masyarakat Vol 1, No 1 (2017): Volume 1 No 1 November 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v1i1.90

Abstract

Tingkat persaingan produk hanger baju kini mulai bermunculan. Melihat kondisi ini produk harus dituntut berkualitas agar produk dapat lebih diminati oleh konsumen dan diterima dipasaran. Melihat permasalahan yang dihadapi para pelaku produksi hanger baju, maka perlu dilakukan suatu langkah awal dengan kegiatan penyuluhan kepada pelaku usaha hanger baju mengenai pentingnya menjaga kualitas produk dan melahirkan standar mutu sehingga nantinya produk tersebut mampu memiliki daya saing dengan produk lain dan bisa masuk ke pasar modern. Tujuannya agar kesadaran kualitas pelaku produksi hanger baju meningkat dengan melihat fenomena yang terjadi di luar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendidikan masyarakat melalui ceramah, simulasi dan diskusi. Dari ceramah dan diskusi yang terjadi dapat disimpulkan bahwa cacat produk dalam hanger baju yang sering terjadi adalah tidak samanya ukuran produk, kelonggaran pada ikatan uliran, material mudah berkarat, gampang berubah bentuk (tidak presisi), produksi hanger baju masih memakai mesin mekanik atau konvensional yang dimana konsistensi mutu disini sering berubah, produk hanger baju belum memiliki cap merek yang kurang menarik, pelaku masih sering mendapat permasalahan mengenai permodalan dalam proses produksi. Solusi yang bisa diberikan kepada masyarakat adalah membuat standar mutu produk, bantuan sarana dan prasarana pendukung, packing yang menarik, pengetahuan mengenai pembuatan siklus permintaan.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pemanfaatan Limbah Besi dalam pembuatan Produk "Circle Hanger" sebagai Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dan Industri Kreatif yang Berdaya Saing Lolyka Dewi Indrasari
Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Vol.1 No.1, October 2020
Publisher : Universitas Dinamika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.937 KB) | DOI: 10.37802/society.v1i1.88

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan ini memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat kesejahteraan masyarakat dusun Combong, Kec. Gampengrejo. Kab. Kediri dalam menjalankan roda perekonomian terhadap adanya pemanfaatan limbah besi kawat yang dijadikan untuk pembuatan produk Circle Hanger yang sudah memiliki nilai jual dan daya jual dilingkungan sekitar bahkan sampai area Jawa Tengah. Dalam melakukan pengembangan penjualan dan pengembangan kualitas produk, arah dari pengabdian yaitu menuju arah tingkat pemberdayaan masyarakatnya, karena tanpa adanya masyarakat yang diberdayakan, suatu produk tidak akan terjual meskipun dengan kondisi yang sesuai harapan, maka dengan adanya produk dari limbah besi, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan. Dalam penggalian informasi akan memberi dampak positif pada pemilik usaha dan pelaku yang bersangkutan. Circle Hanger yang dipasarkan sudah memiliki pelanggan masing- masing pada tiap kota yang dilakukan permintaan pembelian, serta setelah pemberdayaan masayarakat, maka secara tidak langsung masyarakat yang ikut terlibat juga memiliki kemampuan dalam hal membuat produksi produk menjadi lebih cepat dan melakukan evaluasi untuk meningkatkan kinerja dan melakukan proses- proses daya saing produk secara global.
PENYULUHAN PENINGKATAN PRODUKSI UMKM BAKSO ACI TATA SNACK KEDIRI DENGAN PENAMBAHAN TEKNOLOGI ALAT Afiff Y Yudha Tripariyanto; Lolyka Dewi; Ana Komari; Sri Rahayunigsih
SNHRP Vol. 3 (2021): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 3 Tahun 2021
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.715 KB)

Abstract

Kondisi Ekonomi masyarakat sekarang ini sangat menurun sekali karena dampak dari munculya wabah Virus Covid-19 yang menyerang seluruh dunia dan berdampak sangat besar pada kehidupan masyarakat Indonesia. dengan keadaan dan kondisi saat ini kita dituntut untuk selalu berinovasi disegala bidang dan aspek untuk dapat tetap mempertahankan hidup dan memenuhi kebutuhan sehari hari. UMKM Tata Snack adalah UMKM yang bergerak pada industri makanan instant/cepat saji. Didirikan tahun 2018, awalnya UMKM ini hanya memproduksi baso aci saja dengan satu varian rasa. Pada akhirnya seiring berjalannya waktu sesuai dengan banyaknya permintaan dan peminat makanan instant. Proses Pengolahan pada Produksi Bakso Aci Tata Snack masih menggunakan alat manual dan kapasitas kecil sehingga jika ada lonjakan pemesanan maka tidak bisa untuk memenuhi pesanan/order tersebut. Banyak sekali konsumen dan pelanggan agak kecewa sehingga kalau mau membeli dalam jumlah banyak harus order minimal 3 hari dari hari pengambilan.Oleh karena itu penambahan alat yang digunakan dalam produksi Bakso Aci sangat penting,agar proses pencampuaran bahan dan pengolahan adonan lebih cepat,mempuyai kapasitas besar dan tidak memakan waktu yang lama.selain itu penambahan vacuum udara juga sangat penting agar Bakso aci bisa bertahan lebih lama walau tidak masuk mesin pendingin.
Socialization of green logistics on wire waste management as a commercial plate basket product Lolyka Dewi Indrasari; Ana Komari; Afiff Yudha Tripariyanto; Jamilatus Sa'idah
Community Empowerment Vol 7 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.239 KB) | DOI: 10.31603/ce.5825

Abstract

Utilization of wire waste is feasible to be produced as a plate basket product. The partner who has implemented this innovation is UKM Putu Alwy Jaya. The community service team conducted socialization with the topic "green logistics". This topic is in accordance with the conditions that are being experienced by partners. The purpose of this activity is to increase the role of green logistics in products made from waste wire with selling value. The implementation method includes lectures, discussions, questions and answers and evaluations. Based on the results of the aspirations of the participants involved, it was stated that it was important to recapitulate the inventory of wire waste material every time an order was made to the supplier. Then, calculate the economic order quantity as a point of ordering in the future to minimize material delays. Scheduling optimization is related to the production period. Improving the function of work tools to speed up the production process of plate baskets is the main step. Straightening tools, cutting tools and packing techniques are closely related to green logistics. Therefore, the estimated time estimate, arriving at the destination, product condition, packaging condition is an achievement in green logistics.
PERENCANAAN PRODUKSI SEPATU BAHAN KAIN TENUN DI MEDALI MAS BANDAR KEDIRI Heribertus Budi Santosa; Lolyka Dewi Indrasari; Ana Komari; Afiff Yudha Tripariyanto
Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri Vol 12 No 2 (2022): Inovatif Vol. 12 No. 2
Publisher : Prodi Teknik Industri S1 Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/industri.v12i2.4216

Abstract

Production activities always involve a budget that is not small. The better efficient it is done, the less the budget will be spent. This research aims to find out the target number of requests. , and target minimum profit . The research location is MSME Weaving Ikat Medali Mas Kediri. The analysis method uses 3 priorities to include targets of demand, production costs and profit with an overall goal with the function . Analysis using the methods of Linear Trend Regression and Goal Programming. Based on the results of the study, forecasting demand in 2021 amounted to 2281 pairs. Function cannot achieve the target demand with an optimum solution of 418,930 pairs, while the Min Z = d_4 ^ + function can achieve the target production cost with an optimum solution of Rp. 765,046,918 and function Can achieve the profit target with an optimum solution of Rp. 454,923,577
STANDARISASI PRODUK HANGER BAJU DI DESA WANENGPATEN KEDIRI MELALUI PEMELIHARAAN KONSISTENSI MUTU UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING imam safi'i; lolyka dewi indrasari; silvi rushanti widodo
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2017): Volume 1 No 1 November 2017
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v1i1.90

Abstract

Tingkat persaingan produk hanger baju kini mulai bermunculan. Melihat kondisi ini produk harus dituntut berkualitas agar produk dapat lebih diminati oleh konsumen dan diterima dipasaran. Melihat permasalahan yang dihadapi para pelaku produksi hanger baju, maka perlu dilakukan suatu langkah awal dengan kegiatan penyuluhan kepada pelaku usaha hanger baju mengenai pentingnya menjaga kualitas produk dan melahirkan standar mutu sehingga nantinya produk tersebut mampu memiliki daya saing dengan produk lain dan bisa masuk ke pasar modern. Tujuannya agar kesadaran kualitas pelaku produksi hanger baju meningkat dengan melihat fenomena yang terjadi di luar. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pendidikan masyarakat melalui ceramah, simulasi dan diskusi. Dari ceramah dan diskusi yang terjadi dapat disimpulkan bahwa cacat produk dalam hanger baju yang sering terjadi adalah tidak samanya ukuran produk, kelonggaran pada ikatan uliran, material mudah berkarat, gampang berubah bentuk (tidak presisi), produksi hanger baju masih memakai mesin mekanik atau konvensional yang dimana konsistensi mutu disini sering berubah, produk hanger baju belum memiliki cap merek yang kurang menarik, pelaku masih sering mendapat permasalahan mengenai permodalan dalam proses produksi. Solusi yang bisa diberikan kepada masyarakat adalah membuat standar mutu produk, bantuan sarana dan prasarana pendukung, packing yang menarik, pengetahuan mengenai pembuatan siklus permintaan.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN INOVASI PRODUK PENGERAJIN BAMBU TUSUK SATE DAN DIKEMBANGKAN MENJADI KERAJINAN BESEK (Di Lingkungan Dusun Dadapan Desa Tinalan Kota Kediri) Afiff Yudha Tripariyanto; Lolyka Dewi Indrasari; Ana Komari; Sri Rahayuningsih; Imam Safi'i; Silvi Rushanti Widodo
Jurnal Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2020): Jurnal Abdi Masyarakat Mei 2020
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jaim.v3i2.1013

Abstract

ABSTRACT Indonesia is one country that is overgrown with bamboo plants in large quantities, both interms of quantity and type. This plant has long been used for many purposes, ranging frommaking household appliances to furniture. But sometimes, in the community bamboo handicraftproducts tend to be still less prestigious than other raw materials such as wood. In fact, throughinnovation and a unique processing, this product can be in demand not only in the local market,but also in foreign markets. Awareness of the world community to use environmentally friendlyproducts helped boost the demand for bamboo commodities. This also makes the prospect of thebamboo industry getting better, especially for foreign markets. This Community Service activityoccurred because of the development of the use of bamboo so much that an idea emerged to takethis title. Community service is divided into three channels, namely: 1. Provision of initialmaterial about bamboo material innovation and questions and answers. 2. The practice of makingwoven baskets.3. Hold the finishing of the craftsman. By joining the community serviceactivities, the skewers craftsmen get a lot of knowledge, developments and innovations ofbamboo material at this time that can be used as a provision for new businesses to increase thesale value and economy so that the income of the craftsmen can also increase. Keywords: Product Innovation, Bamboo, Crafts, Wicker.ABSTRAKIndonesia merupakan salah satu negara yang ditumbuhi tanaman bambu dalam jumlahyang banyak, baik dari segi jumlah maupun jenisnya. Tanaman ini sudah sejak lamadimanfaatkan untuk banyak keperluan, mulai dari membuat perkakas rumah tangga hinggamebel. Namun terkadang, di masyarakat produk kerajinan bambu cenderung masih kalah pamordibanding bahan baku lain seperti kayu. Padahal, lewat inovasi serta proses pengolahan yangunik, produk ini bisa diminati tidak hanya di pasar lokal, tetapi juga pasar mancanegara.Kesadaran masyarakat dunia untuk menggunakan produk ramah lingkungan ikut mendongkrakpermintaan komoditas bambu. Ini juga yang membuat prospek industri bambu kian baik,khususnya untuk pasar luar negeri. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini terjadi karena adanyaperkembangan penggunaan bamboo yang sangat banyak sekali sehingga munculah ide utukmengambil judul ini. Pengabdian masyarakat ini terbagi dari tiga alur yaitu : 1. Pemberian materiawal tentang inovasi material bamboo dan Tanya jawab. 2. Praktek pembuatan anyaman besek.3.tahapan Finishing hasil pengrajin. Dengan mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat tersebutpara pengrajin tusuk sate mendapatkan banyak sekali pengetahuan,perkembangan dan inovasiinovasi material bamboo saat ini yang bisa digunakan sebagai bekal usaha baru untukmeningkatkan nilai jual dan ekonomi sehingga pendapatan para pengrajin juga bisa bertambah. Kata Kunci : Inovasi Produk,Bambu,Kerajinan,Anyaman. 
TINGKAT KUALITAS DAN KEAMANAN PRODUK MOLDING MENGGUNAKAN PERSPEKTIF GOOD MANUFACTURING PRACTICES DI BIBIS BAYE KABUPATEN KEDIRI Lolyka Dewi Indrasari; Ana Komari; Afiff Yudha Tripariyanto; Heribertus Budi Santoso
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 3 (2023): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i3.41805

Abstract

CV. Musta'im produces alphabetical cutting cookies. Alphabetical cutting cookies have alphabetical forms A to Z. Demand for alphabetical cutting cookie products in the last 6 months reaches between 4300 sets to 4500 sets every month. Cookie cutting alphabetical 1 set contains 26 seeds. Pollution occurs is the residue of slab iron that is patchwork. Green manufacturing activities cover production process activities to make it better. The purpose of the activity is to provide socialization in the implementation of good manufacturing practices. Activities with mentoring and reporting to study problems that occur refer to ISO 22000: 2009, ISO 14001: 2015 and HACCP. The implementation of good manufacturing practices has been implemented. SNI ISO 22000: 2009 with a process approach, cv scope. Musta'in, normative reference, food safety management system and management responsibilities have been implemented. ISO 14001:2015 environmental components are not negatively affected, the production stage is waste-friendly, and the recycling process has been carried out. HACCP availability of product information, physical / chemical structure, successive microcidal / static treatment, packaging, storage with cardboard in a non-damp room. Monitoring and evaluation have found problems along with proposed improvements
MENGUKUR POTENSI UMKM KERUPUK MELALUI PENDEKATAN TEKNO-EKONOMI UNTUK PERTUMBUHAN BISNIS BERKELANJUTAN Komari, Ana; Indrasari, Lolyka Dewi; Tripariyanto, Afiff Yudha; Djayadi, Djohan; Mustofa, Faisal
JURNAL REKAYASA SISTEM INDUSTRI Vol 9 No 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Putera Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33884/jrsi.v9i2.8792

Abstract

The dynamic competitiveness requires White Cracker MSMEs in Kediri to evaluate their Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period, and Profitability Index. The assessment carried out at this level is to produce value standardization for the progress of these MSMEs. The findings show that the NPV exceeds Rp. 143,316,000, the IRR is above 50%, the PBP is less than 7 months 9 days, and the PI is greater than 1.00. This indicates that the white cracker MSME business has strong development potential and offers profitable returns for the owners. The profit potential is good for the white cracker MSME business. However, the quality of products with good taste and in accordance with consumer needs is important to build customer loyalty. Strength Strategy – Opportunity to use Unique Products-Digital innovation marketing components, Kediri original product market potential-Products that are attractive to tourists visiting Kediri and the latest taste tests for consumers-Different taste innovations from 1 product. Strict product development and quality control are carried out in order to always be of high quality and meet consumer expectations.