Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERENCANAAN JEMBATAN KAMPUS C UNUSA PAMUNGKAS, SUTANDYO LUKITO; OKTAVIANSYAH, RANGGA; GHOZI, MOHAMMAD; BUDIATI, ANIK; ZUHDI, UBAIDILLAH
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 1 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55499/semeru.v1i01.1108

Abstract

Bangunan jembatan direncanakan dibangun di kota Surabaya sebagai pengubung antara lahan parkir R2 an Gedung Kampus C Unusa. Struktur gedung didesain menggunakan sistem Struktur Rangka Komposit Baja-Beton berdasarkan Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung (SNI 2847:2019). Adapun penggunaan konsep ini bertujuan agar apabila terjadi gempa kuat yang menyebabkan terbentuknya sendi plastis pada elemen struktur diharapkan dapat terjadi pada balok. Pada disain pondasi telah diakomodasi seluruh kemungkinan pembebanan. Dari hasil perhitungan yang telah dilakukan menunjukan bahwa struktur jembatan kampus C Unusa aman secara analisis.
Perencanaan Perkerasan Kaku Pada Ruas Jalan Tulangan-Kludan Menggunakan MDP 2024 Budiati, Anik; Hilman Aqil, Melvin
Semeru: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 2 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55499/semeru.v2i1.1222

Abstract

Ruas Jalan Tulangan – Kludan termasuk jalan kolektor primer yang menghubungkan dari Desa Kenongo, Kecamatan Tulangan ke Desa Kludan, Kecamatan Kludan, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur. Kondisi eksisting jalan ini menggunakan perkerasan lentur (flexible pavement) dengan 2 jalur 2 arah, lebar jalan rata - rata 7 meter dan panjang total ruas jalan 6,10 kilometer. Terdapat beberapa titik kerusakan pada permukaan jalan. Maka pada artikel ini dilakukan perencanaan jalan rigid pavement dengan umur rencana 40 tahun. Metode yang digunakan Manual Desain Perkerasan Jalan 2024. Bedasarkan data CBR nilai karakteristik 90% di dapatkan nilai CBR 34%. Perlengkapan jalan meliputi PJU, marka jalan raya serta rambu – rambu lalu lintas. Dari hasil didapatkan 280 mm, lantai kerja 150 mm dengan bahu jalan berupa perkerasan kaku dengan tebal 350 mm dengan lapis pondasi agregat A dan 150 mm beton struktur Fc’ 20 Mpa. Pada perencanaan geometri jalan alinyemen horizontal diperoleh 8 lengkung spiral – Circle – Spiral. Pada perlengkapan jalan diperoleh 79 titik dan penerangan jalan umum Tunggal 165 titik
Pengaruh Penambahan Kapur Tohor Terhadap Nilai Cbr Sub Grade Dengan Menggunakan Metode ASTM D 2017 Setiawan, Bagus; Budiati, Anik
INTER TECH Vol 1 No 2 (2023): INTER TECH
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54732/i.v1i2.1061

Abstract

CBR (California Bearing Ratio) adalah perbandingan antara beban yang mampu dipikul oleh sub grade terhadap beban standart dalam penetrasi yang dinyatakan dalam harga CBR (Turnbul, 1968). Dalam Turnbul (1968) dan Raharjo (1985) menyebutkan bahwa nilai CBR untuk sub grade berbeda untuk masing-masing kondisi lalu lintas. Untuk lalu lintas sedang nilai CBR yang diizinkan alalah 5 – 10% dan untuk lalu lintas tinggi adalah 10 – 20%. Dalam kondisi di lapangan, jika kondisi tanah sub grade nilai CBR kurang memenuhi maka dilakukan pengurukan/penimbunan atau upaya-upaya perbaikan terhadap sub grade dan diharapkan didapatkan peningkatan nilai CBR yang diinginkan. Pengujian awal tanah tersebut termasuk jenis tanah gambut, karena memiliki berat jenis rata-rata (Gs) 1,240 gr/cm3 dengan nilai Liquid Limid 68,61%, nilai Plastic Limit 60,00% dan nilai Plastic Index sebesar 8,61. Tanah uji tersebut memiliki nilai CBR awal 0,5% dengan kadar air 54,67%. Nilai CBR optimum didapatkan dengan menambahkan kapur tohor sebanyak 30% dengan nilai CBR 9%. Sedangkan dengan penambahan kapur tohor 10% hanya didapatkan nilai CBR 4,2% dan dengan ditambahkan kapur tohor 20% mendapatkan hasil CBR 8,2%. Pemeraman campuran tanah dengan kapur tohor dilakukan 14 hari dengan mengunakan metode ASTM (American Society For Testing Material) D Tahun 1990.