Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Penerapan Arsitektur Modern pada Perancangan Pasar Ikan Modern di Banda Aceh Katarina, Intan; Ariatsyah, Ardian; Putra, Riza Aulia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 3 (2024): Volume 8, No. 3, Agustus 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i3.26803

Abstract

Aceh memiliki sumber laut melimpah dan berpotensi menjadi penghasil ikan nasional sehingga perlu adanya peningkatan industri perikanan. Aceh merupakan provinsi yang memiliki tingkat penjualan ikan tertinggi di Pulau Sumatra dengan rata-rata 45.700 ton sepanjang tahun 2018-2020. Tingkat penjualan ini tentu saja harus di dukung oleh keberadaan fasilitas yang memadai, higienis dan nyaman. Kehidupan masyarakat di era-Modern sekarang mempunyai kecenderungan untuk efisiensi serta mengutamakan kehigenisan dan kenyamanan dalam membeli produk untuk dikonsumsi.Perkembangan perilaku masyarakat inilah yang menjadi acuan penerapan standar teknis arsitektur modern pada pasar ikan yang akan dirancang. Modern yang dimaksud meliputi faktor sanitasi, sirkulasi, higenitas, dan kenyamanan yang merupakan hal penting yang harus diperhatikan ketika merancang pasar ikan. Pada Perancangan Pasar Ikan Modern yang mengaplikasikan tema Modern Architecture yang mengusung desain bangunan yang berorientasi pada masa kini, yaitu melalui bentuk yang sederhana, tidak banyak ornamen serta menerapkan penggunaan kemajuan teknologi dalam pembangunannya. Pasar Ikan Modern (PIM) ini nantinya akan dibangun dengan tujuan untuk menjadi pusat jual-beli hasil laut yang memiliki standar kualitas hasil laut yang baik, nyaman, bersih dan higienis. PIM ini juda diharapkan akan memiliki tingkat kenyamanan sanitasi lingkungan dengan standar kebersihan yang tinggi sehingga dapat mewadahi produksi ikan di lokasi yang dipilih yaitu di Jl. Sisingamangaraja, Lampulo, Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh.
Local-Cultural Values In Architectural Student Designs : Local-Cultural Values In Architectural Student Designs Putra, Riza Aulia; Binti Bakri, Maysarah
Jurnal Koridor Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/koridor.v13i02.6639

Abstract

Architectural education has an essential role in shaping the mindset of students that impacts the ability of conceptualization in the design process. As the core subject, Architectural Design Studio (ADS) influences the students, particularly in terms of design. Being the architect candidate, the student is encouraged to elaborate on local-cultural values in their design, so that, the student will design a building that reflects a specific region and become the image of the place. Incorporating cultural values into the ADS assignment is one effective way to encourage students elaborate and design the built environment with a cultural approach. This research aims to see students’ competence in elaborating local-cultural values in their design and to assess the quality of cultural values implementation in ADS 5 assignment of Architecture Department Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh’s student. The research method is descriptive and qualitative. The participant in this study is a student enrolled in ADS 5 during the 2018/2019 semester. The student design projects as the main data are analyzed using a semiotic analysis approach. The result indicates that the characteristic of the stilt house and the characteristic triangle-shaped are the most frequently applied characteristic of the student design.
Tinjauan Kenyamanan Termal pada Rumah Tradisional Aceh Raudhatul Jannah; Marlisa Rahmi; Riza Aulia Putra
Bayt ElHikmah: Journal of Islamic Architecture and Locality Vol. 2 No. 1 (2024): Bayt El Hikmah
Publisher : Prodi Arsitektur, Fakultas Sains dan Teknologi bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jial.v2i1.5605

Abstract

Penelitian ini meninjau kenyamanan termal dalam aspek penghawaan dan pencahayaan pada Rumah Aceh di Kabupaten Pidie, berdasarkan persepsi penghuni. Rumah Aceh, sebagai arsitektur tradisional, memiliki sistem penghawaan dan pencahayaan alami serta buatan yang dianggap memadai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi di lima kecamatan: Mutiara, Mutiara Timur, Glumpang Tiga, Peukan Baro, dan Delima. Selanjutnya, data yang dikumpulkan akan dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan coding. Hasil penelitian menunjukkan variasi persepsi penghuni, di mana sebagian besar menganggap penghawaan dan pencahayaan sudah maksimal dengan adanya jendela, pintu, dan celah di dinding, lantai, dan atap. Namun, beberapa penghuni merasa pencahayaan belum memadai. Temuan ini memberikan wawasan baru dalam memahami kenyamanan termal dan pencahayaan pada arsitektur rumah tradisional Aceh.
Transformation of Architecture of Rumoh Aceh: An Encoding Process Through Semiotic Putra, Riza Aulia; Ekomadyo, Agus Suharjono
Local Wisdom Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol. 15 No. 1 (2023): January 2023
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/lw.v15i1.7632

Abstract

Rumoh aceh is a Acehnese traditional house which is one of the products and artifacts of the Acehnese culture. Efforts to preserve rumoh aceh often focus on physical aspects or aspects of form that are seen directly. This has led to the discovery of many new buildings that adopt the architectural form of rumoh aceh directly without a more comprehensive elaboration and transformation process. A concerted effort is required to present rumoh aceh architecture in a modern context. Transformation is one of the methods in architectural design to be able to present new ideas that are creative and innovative. The transformation in this paper is obtained through an encoding process that employs a semiotic approach as a method for bridging the rumoh aceh architecture transformation process. The encoding process is carried out by reinterpreting the values of rumoh aceh architecture obtained from previous research. The aim of this paper is to gain knowledge regarding the architectural design process that can present a creation that represents regional culture, in this case to present rumoh aceh architecture in a modern context.
Peran Teknologi Digital dalam Perkembangan Dunia Perancangan Arsitektur Riza Aulia Putra
Elkawnie Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v4i1.2959

Abstract

Di era yang modern ini teknologi digital telah memasuki berbagai aspek kehidupan. Hal ini dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan yang diiringi dengan perkembangan teknologi digital yang begitu pesat selama beberapa dekade terakhir. Dunia perancangan arsitektur baik itu di bidang profesional maupun di bidang pendidikan arsitektur tidak luput dari pengaruh teknologi digital. Teknologi digital telah menggeser metode tradisional dalam dunia desain arsitektur walaupun pada faktanya masih ada beberapa arsitek atau desainer yang menggunakan metode tradisional. Hal ini disebabkan dengan menggunakan teknologi digital proses perancangan arsitektur menjadi lebih efisien dan mudah. Disamping itu dengan menggunakan teknologi digital dalam proses desain arsitektur juga memungkinkan arsitek atau desainer untuk bereksplorasi terhadap bentuk-bentuk geometri yang tingkat kompleksitasnya lebih tinggi. Hal ini dimungkinkan karena dengan perkembangan teknologi digital yang begitu pesat, komputer tidak hanya digunakan sebagai media untuk menghasilkan produk gambar atau mempercepat proses desain saja (komputerisasi) , akan tetapi komputer sudah berperan aktif dan dijadikan bagian dalam proses perancangan arsitektur (komputasi). Dengan demikian arsitek ataupun desainer dengan bantuan teknologi digital mampu menciptakan inovasi - inovasi baru dalam dunia perancangan arsitektur. Kata Kunci : Teknologi digital, perancangan arsitektur, komputasi dalam arsitektur
The Evaluation of Building’s Structural Reliability of Masjid Tuha Indrapuri, Aceh Besar Riza Aulia Putra; Saiful Hadi
Elkawnie Vol. 5 No. 1 (2019)
Publisher : Faculty of Science and Technology Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/ekw.v5i1.4520

Abstract

Masjid Tuha Indrapuri is one the ancient mosques in Aceh located in the district of Aceh Besar. The precise location of the mosque is in Indrapuri, Aceh Besar. Masjid Tuha Indrapuri exists right in the complex of the former temple. This mosque was built on an area of 33,875 square meters using the wooden material. The construction is supported by 4 (four) main pillars (that in terms of Javanese architecture known as “Soko Guru”) with the shape of an octagonal cross section. Given the age of the mosque that is quite old, the structural reliability of the mosque structure has certainly been worn off, especially in the column and beam structure. The condition of several columns and beams is currently tilted. In this study, an assessment of the robustness of the buildings was performed using forensic engineering method. The purpose of this study is to evaluate the reliability of this old mosque so that the data related to every of its structural component can be obtained. Through this evaluation, it was expected that the strategy or treatment that needs to be planned to the building could be determined, therefore at the end, it can continuously stand as its ideal condition.