Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelestarian Masjid Tuha Indrapuri Berdasarkan Pendapat Masyarakat Salsabila Yarda; Cut Dewi; Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 1 (2023): Volume 7, No.1, Februari 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (286.21 KB) | DOI: 10.24815/jimap.v7i1.21166

Abstract

 Masjid Tuha Indrapuri adalah salah satu situs cagar budaya yang terdapat di Aceh Besar yang berada gampong Indrapuri, Kecamatan Indrapuri. Hingga saat ini, Masjid Indrapuri masih digunakan oleh masyarakat untuk shalat berjamaah, pengajian, dan kegiatan masyarakat lainnya. Penelitian ini menitikberatkan pada perbedaan pendapat antara masyarakat dan pemerintah dalam proses pelestarian Masjid Tuha dan Benteng Indrapuri yang merupakan sebuah situs cagar budaya yang masih digunakan sebagai tempat kegiatan ibadah dan kemasyarakatan, terutama dalam hal kebutuhan dan kenyamanan masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan observasi lapangan dan pengumpulan data dengan dokumentasi dan wawancara. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, masyarakat merupakan bagian vital dalam pelestarian Masjid Tuha Indrapuri, sehingga pendapat dan kebutuhan masyarakat menjadi suatu bagian yang dipertimbangkan dalam proses pelestarian. Selama pendapat tersebut tidak menghilangkan ciri khas dan eksistensi dari Masjid Tuha Indrapuri, maka pendapat tersebut dapat dipertimbangkan sehingga pelestarian bangunan cagar budaya Masjid Tuha Indrapuri dapat berjalan seiringan dengan kebutuhan dan kenyamanan penggunanya. Kata kunci : Masyarakat, Cagar Budaya, Pelestarian, Masjid Tuha Indrapuri
Front Matter November 2021 Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 5, No 4 (2021): Volume 5, No.4, November 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1038.189 KB)

Abstract

Evaluasi Kenyamanan dan Keamanan Sirkulasi Pejalan Kaki pada Pasar Induk Terpadu Lambaro di Aceh Besar Thifal Qothrun Nada; Riza Priandi; Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 2 (2023): Volume 7, No.2, Mei 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (985.643 KB) | DOI: 10.24815/jimap.v7i2.23172

Abstract

 Pasar Induk Terpadu Lambaro merupakan pasar tradisional di Aceh Besar dengan jumlah pedagang paling banyak. Hal tersebut menyebabkan kondisi di dalam pasar padat. Sirkulasi pejalan kaki berfungsi untuk menunjang pergerakan dan kelancaran aktivitas pengguna khususnya pada Pasar Induk Terpadu Lambaro. Untuk mengetahui seberapa baik kondisi sirkulasi yang ada sekarang, perlu diadakan observasi untuk mengevaluasinya.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kenyamanan dan keamanan sirkulasi pejalan kaki. Metode analisis yang dilakukan yakni metode campuran mix method. Variabel dalam penelitian ini terdiri dari kenyamanan dan keamanan, indikator kenyamanan yaitu sirkulasi, aksesibilitas, gaya alam dan iklim, kebersihan, keindahan, dimensi jalur dan fasilitas. Pada indikator keamanan yaitu material penutup lantai dan ruang berkubutuhan khusus. Dapat disimpulkan terkait dengan kondisi fisik sirkulasi di Pasar Induk Terpadu Lambaro belum memenuhi standar dan ukuran yang kurang ideal, terlebih untuk hal kenyamanan dan keamanan sangatlah kurang, pada beberapa segmen tidak nyaman digunakan karna salah satu harus mengalah untuk mendahulukan pengunjung lain untuk lewat, hal ini dikarenakan barang pedagang yang diletakkan pada ruang sirkulasi yang menjadi penghambat dan ruang sirkulasi menjadi sempit. Rata-rata pekerasan pada ruang sirkulasi mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh perilaku pengguna yang membawa gerobak angkutan barang melewati ruang sirkulasi pejalan kaki. Persepsi pengguna menjelaskan bahwa kondisi fisik sirkulasi pejalan kaki di Pasar Induk Terpadu Lambaro tidak aman dan tidak nyaman. Hasil evaluasi sejalan dengan persepsi pengguna. 
Front Matter Februari 2022 Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 1 (2022): Volume 6, No.1, Februari 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.977 KB)

Abstract

Front Matter Agustus 2020 Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 4, No 3 (2020): Volume 4, No.3, Agustus 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.843 KB)

Abstract

Front Matter Februari 2020 Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 4, No 1 (2020): Volume 4, No.1, Februari 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.41 KB)

Abstract

Front Matter Mei 2020 Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 4, No 2 (2020): Volume 4, No.2, Mei 2020
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.941 KB)

Abstract

Front Matter Mei 2022 Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 2 (2022): Volume 6, No.2, Mei 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.897 KB)

Abstract

Perancangan Escape Building Tsunami di Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar dengan Pendekatan Tema Regionalisme Arsitektur Shafwa, Putroe; Haiqal, Muhammad; Putra, Riza Aulia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 2 (2024): Volume 8, No.2, Mei 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i2.27174

Abstract

Peristiwa gempa bumi dan tsunami Aceh yang terjadi pada 26 Desember 2004 mengakibatkan kerusakan dan kerugian serta kehilangan nyawa sekitar 200.000 jiwa. Upaya mitigasi terhadap resiko bencana tsunami mulai dilakukan setelah peristiwa tersebut, salah satunya pembangunan dan peningkatan tempat evakuasi sementara (TES) berupa Escape Building Tsunami pada wilayah rawan tsunami. Berdasarkan hasil observasi, di Banda Aceh telah disediakan empat titik fasilitas dan Aceh Besar hanya memiliki satu titik fasilitas di Kecamatan Peukan Bada dengan kondisi bangunan tidak terawat dan terbengkalai. Berdasarkan titik pole tsunami (tugu air tsunami), Kecamatan Baitussalam, yang merupakan wilayah yang terkena dampak tsunami terparah di Aceh Besar dan dapat dikategorikan sebagai daerah yang memerlukan fasilitas mitigasi bencana belum memiliki Escape Building Tsunami. Maka dari itu, perancangan Escape Building Tsunami pada daerah Baitussalam diperlukan. Perancangan Escape Building Tsunami akan dilakukan dengan menerapkan konsep regionalisme arsitektur yang bertujuan untuk menggambungkan konsep tradisional dan modern. Konsep ini menciptakan karakteristik baru dengan penekanan pada perancangan dalam merespon iklim, pola perilaku sekitar, pola kebudayaan dan ikenografis (simbol) sehingga menghasilkan identitas dan simbolik dari bentukan bangunan, tantanan masa, dan bahan material yang digunakan.
Perancangan Ulang Stadion Sepak Bola Haji Syahadat Aceh Tenggara (Arsitektur Kontemporer) Sari, Intan Azura Ira; Nasution, Burhan; Putra, Riza Aulia
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 2 (2024): Volume 8, No.2, Mei 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i2.26394

Abstract

Di masa yang sudah modern ini, diperlukannya pembangunan dan perkembangan fasilitas-fasilitas kabupaten/kota yang menuntut berbagai kebutuhan dalam melaksanakan berbagai kegiatan daerah tersebut. Dengan terpenuhinya segala fasilitas di suatu daerah dapat membangkitkan semangat masyarakat untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat. Stadion merupakan salah satu fasilitas kabupaten/kota yang harus memiliki fasilitas yang baik dan sesuai dengan standar. Stadion Haji Syahadat, merupakan stadion yang belum memenuhi standar untuk menunjang aktifitas dan antusias masyarakat oleh karena itu perancangan ulang dibutuhkan oleh stadion untuk dapat memenuhi standar kegiatan fungsional stadion. Stadion Haji Syahadat terletak di pinggiran Kota Kutacane dan berada di kawasan perkantoran dan fasilitas umum, sehingga setiap saat daerah ini terlihat ramai. Ditambah adanya pasar tradisional dikawasan ini. Lalu tata ruang stadion yang tidak teratur, parkiran yang menyatu dengan lapangan volli dan panggung. Kurangnya lahan parkiran dan aksesibilitas yang tidak baik. Selain menjadi pusat dari perlombaan dan pertandingan olahraga, Stadion Haji Syahadat sering di jadikan pusat Acara kesenian tahunan, yang dimana hal tersebut sering membuat macet jalan dikarenakan tidak tersedia lokasi parkir di sekitar stadion. Perancangan ulang ini perlu dilakukan agar Stadion Haji Syahadat memiliki fasilitas yang lebih baik daripada sebelumnya dan dapat memenuhi standar fungsional stadion yang dapat menunjang kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan.