Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PERANCANGAN TATA LETAK PENEMPATAN BARANG DI GUDANG PENYIMPANAN BAHAN KEMAS DENGAN KEBIJAKAN CLASSED BASED STORAGE (Studi Kasus: Gudang Bahan Kemas PT Agaricus Sido Makmur Sentosa – Malang) Utami, Ni Made Cyntia; Tama, Ishardita Pambudi; Hamdala, Ihwan
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol 3, No 6 (2015)
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutuhkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui email nmcyntiautami@gmail.com, kangdith@ub.ac.id, ihwan.h@ub.ac.id Terima kasih
EVALUASI USABILITY APLIKASI WEBEX MEETINGS MENGGUNAKAN SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Setiawati, Ni Luh Putu Lilis Sinta; Dewi, Desak Ayu Sista; Utami, Ni Made Cyntia
Jurnal Sistem Informasi Vol 10 No 2 (2023): Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsii.v10i2.8227

Abstract

Webex Meetings merupakan platform layanan penyedia video konferensi online yang digunakan secara resmi oleh Universitas Udayana untuk mendukung keberlangsungan perkuliahan daring. Melalui observasi pada beberapa pelaksanaan perkuliahan, terdapat tenaga pendidik yang mengalami kesulitan dalam memanfaatkan beberapa fitur Webex Meetings meliputi: polling, breakout session, share content, dan reactions. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi tingkat kemudahpakaian (usability) dari online video conferencing platform Webex Meetings dan diharapkan dapat disusun usulan perbaikan untuk meningkatkan performa usability dari Webex Meetings. Evaluasi usability Webex Meetings dilakukan dengan dua metode yaitu system usability scale (SUS) dan retrospective think aloud (RTA). SUS merupakan kuesioner yang digunakan untuk mengukur tingkat kemudahpakaian dari pengguna terhadap Webex Meetings, sedangkan RTA digunakan untuk mengetahui tanggapan pengguna secara verbal ketika menggunakan aplikasi Webex Meetings. Dalam penelitian ini dianalisis korelasi antara tingkat kemudahpakaian dan tingkat keberhasilan pengerjaan tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara tingkat kemudahpakaian dan tingkat keberhasilan pengerjaan tugas penggunaan fitur-fitur Webex Meetings. Hasil analisis kuesioner SUS menunjukkan bahwa tingkat kemudahpakaian aplikasi Webex Meetings dinilai sebagai OK dengan skala kelas C (nilai SUS sebesar 72,2), menandakan penerimaan yang layak namun masih ada ruang untuk perbaikan. Rekomendasi perbaikan mencakup penyesuaian tata letak untuk meningkatkan aksesibilitas fitur-fitur seperti breakout session dan polling, perhatian terhadap kompatibilitas fitur virtual background dengan berbagai perangkat, serta peningkatan pembaruan otomatis atau pemberitahuan untuk memastikan pengguna memanfaatkan fitur terbaru. Kata kunci: Webex Meetings, system usability scale, retrospective think aloud
Simulasi Sistem Pelayanan Pemesanan Kedai Kopi XYZ Cabang Sidewalk - Jimbaran Utami, Ni Made Cyntia; Sitanggang, Bryan Estavan Imanuel; Widhiatmika, I Wayan Ananta; Wahyuni, Ni Nengah Trisna; Aryani, Ni Ketut Indah
Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri Vol. 5 No. 01 (2024): Go-Integratif : Jurnal Teknik Sistem dan Industri
Publisher : Engineering Faculty at Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35261/gijtsi.v5i01.11321

Abstract

Modeling real systems into a model is done through simulation, which is a method to replicate existing real systems with characteristics that are easier to observe than the original system. Kedai Kopi XYZ is one of the famous coffee brands in Indonesia. The location of the research carried out was at the XYZ Coffee Shop, Sidewalk branch, Jimbaran. The reason this place was used as a research location was because there were queues in the service system. The data that has been obtained from the field is then processed using Stat::Fit and ProModel. When the system with the existing data is run simulation, there are still blocks in the Entity States and there are full or bottlenecks in the Multiple Capacity Location States. Providing suggestions for improvements to minimize blocks and overflows in the system. The improvement proposed by observers is to improve capacity at locations in the system. By changing the existing capacity, minimal blocks and fulls will be produced and can be said to be reasonable in the system. Thus, it can be concluded that the model system at the XYZ Coffee Shop, Sidewalk branch, Jimbaran can work optimally.
Optimization of Inspection Routes Using Linear Programming & Nearest Neighbour at KJPP ANA & Rekan Gianyar Canigia Susila, Ni Made Ari; Penindra, I Made Dwi Budiana; Utami, Ni Made Cyntia; Ariyani, Ni Wayan Sri; Juliana, Mia; Sitanggang, Bryan Estavan Imanuel
Bulletin of Science Education Vol. 4 No. 1 (2024): Bulletin of Science Education
Publisher : CV. Creative Tugu Pena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51278/bse.v4i1.1155

Abstract

Inspection is the activity procedures of an appraiser identical with survey to the location of the object of assessment. Considering efficient KJPP ANA & Rekan Gianyar is important for determining the best route in order to reduce overtime. This research focused in optimizing the inspection case route to the location using Linear Programming (LP) and Nearest Neighbor (NN) for Traveling Salesman Problem cases. In addition, analyzing the comparison of the initial route and the new route with both methods after optimizing travel time to reduce overtime. This research combined set theory and distribution & transportation concepts in the optimization. The data in this research used primary data including initial route along with the coordinates and secondary includes company profiles, LP and NN algorithms collected through interviews, documentation and literature study. The collected data were processed with Microsoft Excel and Google Colaboratory software. The results found that the LP method minimized travel time savings by an average of 12%, while the NN method is 8%. The LP method minimized the average overtime and costs by 16 minutes (Rp. 13,000, -) while the NN method is 11 minutes (Rp. 9,000, -). Keywords: Linear programming, Nearest neighbor, Route optimization, Traveling salesman problem
MANAJEMEN PENGADAAAN KEMASAN UMKM TOISHII TAKOYAKI MENGGUNAKAN METODE ANALYTYCAL HIERARCY PROCESS (AHP) Leksonowati, Vera; Binawan, Muhammad Vega; Manurung, Yesyka Maria Magdalena; Utami, Ni Made Cyntia
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 11 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Takoyaki merupakan merupakan makanan tradisional Jepang yang terkenal dan digemari mulai dari pasar kaki lima hingga restoran Jepang, Peminat yang tinggi membuat takoyaki banyak di jual di Indonesia. Salah satu UMKM yang memproduksi takoyaki adalah Toishii Takoyaki. Toishii Takoyaki memiliki beberapa pilihan kuantitas menu takoyaki sehingga membutuhkan kemasan yang berbeda-beda. Kebutuhan kemasan yang variatif tersebut membuat pemilik usaha Toishii Takoyaki perlu memilih supplier yang paling optimal dari segi kualitas, harga, jarak, waktu produksi, dan kelengkapan produk. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan salah satu metode pengambilan Keputusan pemilihan supplier kemasan pada permasalahan UMKM Toishii Takoyaki. Hasil perhitungan dengan metode AHP menghasilkan bahwa supplier alfatih sablon merupakan supplier yang paling optimal dengan bobot nilai terbesar yaitu 0,50. Solusi optimal kedua adalah online shop yang memiliki nilai bobot sebesar 0,28, dan solusi optimal ketiga adalah Digi Bali dengan nilai bobot 0,21.
STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS MOBIL WULING ALMAZ DI SURABAYA Astana P, A. Bima Duta; Penindra, I Made Dwi Budiana; Sitanggang, Bryan Estavan Imanuel; Ariyani, Ni Wayan Sri; Juliana, Mia; Utami, Ni Made Cyntia
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT SGMW Motor Indonesia adalah salah satu perusahaan dalam industri kendaraan bermotor roda empat di Indonesia. Perusahaan ini meluncurkan Wuling Almaz untuk mengisi segmen sport utility vehicle (SUV). Ditemukan keluhan pelanggan terhadap kualitas mobil yang berasal dari ulasan pelanggan. Perusahaan memerlukan strategi peningkatan kualitas produk Wuling Almaz untuk meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini dilakukan untuk merumuskan strategi pengembangan produk untuk meningkatkan kualitas mobil Wuling Almaz. Strategi peningkatan kualitas produk dirumuskan berdasarkan integrasi antara importance-performance analysis (IPA) dengan metode quality function deployment (QFD). Atribut dalam prioritas utama perbaikan digunakan sebagai masukan untuk kebutuhan pelanggan dalam QFD. Terdapat 6 atribut yang menjadi prioritas utama perbaikan, yaitu konsumsi bahan bakar, kondisi mesin, intensitas lampu utama, masa pakai mesin, stok suku cadang, dan harga suku cadang. Strategi perbaikan kualitas produk dihasilkan dari matriks house of quality (HOQ). Urutan prioritas rekomendasi strategi meningkatkan kualitas produk pada mobil Wuling Almaz adalah pemasangan volt stabilizer dan ground cable system, penambahan mekanik terlatih, peningkatan kualitas part yang rentan rusak, peningkatan volume produksi suku cadang, menambah bengkel resmi, dan meningkatkan kapasitas mesin.
Optimalisasi Proses Antrian di Gerai Es Krim KRM Dengan Pendekatan Simulasi ProModel Utami, Ni Made Cyntia; Sitanggang, Bryan Estavan Imanuel; Anggita, I Gusti Agung Mas Putri; Pratiwiningsih, Windhi; Purnami, Ni Luh Dian
INVENTORY: Industrial Vocational E-Journal On Agroindustry Vol 5, No 2: December 2024
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/inventory.v5i2.213

Abstract

KRM ice cream shop is a popular destination in Sanur, Bali. The intensity of customer visits on regular days is already quite crowded, even more so during the holiday season. Due to the location of Gerai KRM which is adjacent to the road sidewalk, it often causes congestion in the area. The long and less conducive queuing system is the main reason customers discourage coming. This research was conducted during peak hour, namely 11:00 to 13:00 which is lunch time. These data are then tested using the Stat::Fit feature to determine the type of data distribution. This type of data distribution will later be used to determine the length of the system process when tested in ProModel software, more precisely it will be included in the processing sequences section. The research results show that there is an entity of customers in waiting of 6.13% and blocked by 10.10% which is caused by a lack of capacity and service units in the system. Based on the problem, the proposed improvements given by the author are the addition of cashier units and also the queue capacity at the Ice Cream storefront service. The output of the proposed system simulation is a decrease in the percentage of blocked 1.32%. Then the percentage of full in the queue row which became 0% and the percentage of full in the ice cream storefront was reduced to 1.71%.
EVALUASI USABILITY APLIKASI WEBEX MEETINGS MENGGUNAKAN SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Setiawati, Ni Luh Putu Lilis Sinta; Dewi, Desak Ayu Sista; Utami, Ni Made Cyntia
Jurnal Sistem Informasi Vol. 10 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jsii.v10i2.8227

Abstract

Webex Meetings merupakan platform layanan penyedia video konferensi online yang digunakan secara resmi oleh Universitas Udayana untuk mendukung keberlangsungan perkuliahan daring. Melalui observasi pada beberapa pelaksanaan perkuliahan, terdapat tenaga pendidik yang mengalami kesulitan dalam memanfaatkan beberapa fitur Webex Meetings meliputi: polling, breakout session, share content, dan reactions. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi tingkat kemudahpakaian (usability) dari online video conferencing platform Webex Meetings dan diharapkan dapat disusun usulan perbaikan untuk meningkatkan performa usability dari Webex Meetings. Evaluasi usability Webex Meetings dilakukan dengan dua metode yaitu system usability scale (SUS) dan retrospective think aloud (RTA). SUS merupakan kuesioner yang digunakan untuk mengukur tingkat kemudahpakaian dari pengguna terhadap Webex Meetings, sedangkan RTA digunakan untuk mengetahui tanggapan pengguna secara verbal ketika menggunakan aplikasi Webex Meetings. Dalam penelitian ini dianalisis korelasi antara tingkat kemudahpakaian dan tingkat keberhasilan pengerjaan tugas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara tingkat kemudahpakaian dan tingkat keberhasilan pengerjaan tugas penggunaan fitur-fitur Webex Meetings. Hasil analisis kuesioner SUS menunjukkan bahwa tingkat kemudahpakaian aplikasi Webex Meetings dinilai sebagai OK dengan skala kelas C (nilai SUS sebesar 72,2), menandakan penerimaan yang layak namun masih ada ruang untuk perbaikan. Rekomendasi perbaikan mencakup penyesuaian tata letak untuk meningkatkan aksesibilitas fitur-fitur seperti breakout session dan polling, perhatian terhadap kompatibilitas fitur virtual background dengan berbagai perangkat, serta peningkatan pembaruan otomatis atau pemberitahuan untuk memastikan pengguna memanfaatkan fitur terbaru. Kata kunci: Webex Meetings, system usability scale, retrospective think aloud
Pengembangan Sistem Informasi Akreditasi Program Studi Berbasis Web di Fakultas Teknik Universitas Udayana Utami, Ni Made Cyntia; Setiawati, Ni Luh Putu Lilis Sinta; Komaladewi, Anak Agung Istri Agung Sri; Setyawan, Ferdiansyah Pratama Putra
Jurnal Teknologi Terpadu Vol 11 No 1 (2025): Juli, 2025
Publisher : LPPM STT Terpadu Nurul Fikri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54914/jtt.v11i1.1505

Abstract

The accreditation process is vital for study programs to gain recognition for their performance. Accreditation applications require supplementary data to support the Program Performance Report (LKPS) and develop the Self-Evaluation Report (LED). At the Faculty of Engineering, Udayana University (FT Unud), data collection is still conducted manually, leading to inefficiencies. This study aims to develop SIAP 4.0, a web-based accreditation support system for study programs at FT Unud, adhering to Decree No. 186/M/2021 issued by Kepmendikbudristek. Using the Waterfall methodology, the system was designed through stages including requirements definition, analysis, design, coding, testing, and maintenance. The system was built with the PHP Laravel framework, HTML, jQuery, and MySQL, and deployed on the Amazon Web Service EC2 Instance server. To ensure data security, user access to SIAP 4.0 is managed through registration and admin authorization. The system offers three core features: data input, visualization, and export, simplifying centralized and up-to-date data management. These functionalities enable efficient addition, editing, and deletion of accreditation data, improving the overall accreditation process at FT Unud.
Perancangan Tata Letak Fasilitas Bengkel di Autocare Body Repair Menggunakan Metode Systematic Layout Planning (SLP) Immanuel, Valleryo Victorious; Ariyani, Ni Wayan Sri; Utami, Ni Made Cyntia; Penindra, I Made Dwi Budiana; Juliana, Mia; Sitanggang, Bryan Estavan Imanuel
JURNAL RISET DAN APLIKASI TEKNIK INDUSTRI Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Issue 01, Agustus 2025
Publisher : Study Program of Industrial Engineering, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JRATI.2025.v03.i01.p03

Abstract

Efektivitas layanan bengkel tidak dapat dipisahkan dari tata letaknya. Tata letak bengkel yang tertata rapi memainkan peran penting dalam mengoptimalkan produktivitas operasional dan memastikan layanan yang efisien. Salah satu bengkel yang ada di Bali adalah Autocare Body Repair, bengkel ini menyediakan jasa perbaikan dan pemeliharaan pada kendaraan roda empat. Selama 7 tahun terakhir, perusahaan tersebut terus-menerus menghadapi tantangan dalam memenuhi tenggat waktu servis karena tidak adanya tata letak bengkel yang terstruktur. Hal ini menyebabkan, tingginya gerakan dan perpindahan yang tidak diperlukan, tenggat waktu untuk menyelesaikan layanan servis lebih panjang, dan kesulitan pelanggan dalam memarkirkan mobil. Penelitian ini berfokus pada penerapan metode Systematic Layout Planning (SLP) untuk meningkatkan produktivitas bengkel melalui perancangan desain tata letak fasilitas yang optimal. Tata letak alternatif yang dihasilkan akan menyesuaikan alur perpindahan sesuai dengan alur produksi dan meminimalkan jarak perpindahan, cross-movement, dan back-tracking. Penelitian ini menghasilkan 3 alternatif tata letak bengkel, alternatif 1 memiliki jarak perpindahan yang paling pendek yakni total jarak pada layanan service getok – bongkar pasang 77,66 m pada skema 1 dan 77,82 m pada skema 2. Sementara itu pada layanan service dempul – bongkar pasang 71,05 m pada skema 1 dan 71,21 m pada skema 2.