M.Pd. ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Unknown Affiliation

Published : 42 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

THE EFFECT OF JIGSAW PUZZLE BOARD GAME TOWARDS THE FIFTH GRADE STUDENTS’ ENGLISH LEARNING ACHIEVEMENT IN KAMPUNG BARU, BULELENG, IN THE ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Putu Irmayanti Wiyasa; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i1.8242

Abstract

Jigsaw Puzzle board game merupakan media pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengajar Bahasa Inggris kepada anak usia dini. Pada Jigsaw Puzzle board game terdapat potongan gambar yang sesuai dengan topik yang dipelajari oleh siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penggunaan Jigsaw Puzzle board game terhadap prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas lima di Kampung Baru, Buleleng, tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain post-test only control group. Sampel dari penelitian ini diambil dengan teknik cluster random sampling. Terdapat dua kelompok yang menjadi sampel dari penelitian ini yaitu SD N 5 Kampung Baru sebagai kelompok eksperimental dan SD N 1 Kampung Baru sebagai kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data adalah post-test, teaching scenario, dan try-out test. Data yang sudah diperoleh, dianalisis menggunakan program SPSS 22 secara deskriptif dan inferensial. Hasil analisis secara statistik menunjukkan bahwa nilai rata-rata dari kelompok eksperimental yang mengikuti kegiatan pembelajaran dengan menggunakan Jigsaw Puzzle board game lebih tinggi (80.61) daripada kelompok kontrol (70.83). Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimental dan kontrol dimana hasil dari t-test menunjukkan bahwa hasil dari t-observed (tobs) adalah 2.69, melampaui nilai t-critical value (tcv) 1.99 (α=0.05, df=62). Hal tersebut menunjukkan bahwa penggunaan Jigsaw Puzzle board game memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kelompok eksperimental. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa guru dapat menggunakan Jigsaw Puzzle board game sebagai media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan prestasi belajar Bahasa Inggris siswa kelas lima di Kampung Baru.Kata Kunci : jigsaw puzzle, prestasi belajar bahasa Inggris, media pembelajaran, siswa Sekolah Dasar Jigsaw puzzle board game is a teaching media for teaching English to young learners. It contains interlocking shapes of picture that are in accordance with topics learned by the students at school. This study was aimed at investigating the effect of Jigsaw Puzzle board game towards the fifth grade students’ English learning achievement in Kampung Baru, Buleleng, in the academic year 2015/2016. This study was an experimental research with post-test only control group design. The sample of this study was determined by cluster random sampling technique. Thereby, there were two groups became the sample of this study, namely SD Negeri 5 Kampung Baru as the experimental group and SD Negeri 1 Kampung Baru as the control group. The instruments used to collect and support the data were post-test, teaching scenario, and try-out test. The data obtained in this study were descriptively and inferentially analyzed by using SPSS program 22. The result of the statistics analysis showed that the mean score of experimental group resulted in higher score (80.61) than the control group (70.83). Furthermore, the result of the independent sample t-test showed that there was significant difference between the score of the experimental and control group in which the t-observed (tobs) was 2.69 exceeding the t-critical value (tcv), 1.99 (α=0.05, df=62). The result indicated that there was significant effect of using Jigsaw Puzzle board game towards the fifth grade students’ English learning achievement. Therefore, it can be concluded that the Jigsaw Puzzle board game can be used by the teacher to enhance the fifth grade students’ English learning achievement in Kampung Baru.keyword : jigsaw puzzle, prestasi belajar bahasa Inggris, media pembelajaran, siswa Sekolah Dasar
AN ANALYSIS OF THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 AT SEVENTH GRADE ENGLISH TEACHERS AT SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Luh Indrayani; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum 2013 dalam hal perencanaan pembelajaran, implementasi di dalam proses belajar mengajar, masalah yang dihadapi dalam implementasi Kurikulum 2013 serta solusi untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh guru-guru di SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif kualitatif dengan subyek penelitian ini adalah guru-guru yang mengajar kelas tujuh dan siswa kelas VII A1 yang berjumlah 30 orang. Data-data yang dibutuhkan dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, serta analisis dokumen. Data-data yang dikumpulkan kemudian dideskripsikan berdasarkan hasil analisis Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan hasil analisis implementasi di dalam proses belajar mengajar di kelas. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut (1) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berdasarkan Kurikulum 2013 terdiri dari identitas sekolah, kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, aktifitas pembelajaran, media pembelajaran, sumber pembelajaran, dan penilaian. Namun dalam penyusunan RPP oleh guru-guru kelas tujuh di SMP Negeri 1 Singaraja masih menemui permasalahan dalam merencanakan tujuan pembelajaran,metode pembelajaran, aktifitas pembelajaran, dan penyisipan nilai karakter. Hal itu disebabkan karena guru-guru kelas tujuh salah mengerti mengenai konsep perencanaan pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 dan (2) implementasi Kurikulum 2013 dalam kegiatan pembelajaran di dalam kelas dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, kegiatan penutup, dan penilaian, namun dalam implementasinya guru-guru kelas tujuh masih menemui kesulitan dalam melakukan kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, seperti menanya, mengeksplorasi, dan mengasosiasi, kegiatan penutup, penyisipan nilai karakter melalui materi pembelajaran dan strategi pembelajaran, dan penilaian otentik. Masalah tersebut muncul dikarenakan guru-guru kelas tujuh salah mengerti mengenai proses pembelajaran di dalam kelas berdasarkan konsep Kurikulum 2013. Disarankan kepada guru-guru kelas tujuh untuk belajar dalam merencanakan RPP dan pengimplementasiannya di dalam proses belajar mengajar. Kata Kunci : Kurikulum 2013, Pendekatan Saintifik, Karakter dalam Pembelajaran This study aims at analyzing the implementation of Curriculum 2013 in terms of designing lesson plan and its implementation in classroom learning activities, problems encountered during the implementation and its solutions at seventh grade English teachers at SMP Negeri 1 Singaraja. The data were collected through descriptive qualitative method with subjects of this study were two seventh grade English teachers and 30 students in VIIA1 at SMPN 1 Singaraja. The data were collected by doing observation, interview, and document analysis. The data were described based on the analysis of the lesson plan and the implementation in teaching learning activities. The result of this study was concluded as follows (1) the English subject lesson plan based on Curriculum 2013 consisted of subject identity, core competency, basic competency, indicators, learning objectives, learning materials, learning method, learning activities, leaning media, learning sources, and assessment, but the seventh grade English teachers were having problems in designing learning objectives, learning method, learning activities, and the insertion of character values. It was because the seventh grade English teachers had misconception about the concept in designing lesson plan based on Curriculum 2013 and (2) The implementation of Curriculum 2013 by seventh grade English teachers was conducted in the form of pre-activities, whilst-activities, post-activities, and assessment, however the seventh grade English teachers were having problems in conducting pre-activities, whilst-activities, i.e. questioning, exploring, and associating, post-activities, inserting character values through learning materials and learning strategies, and authentic assessment. It was because the seventh grade English teachers had misconception about the concept in the implementation of Curriculum 2013. It is suggested that the seventh grade English teachers need to learn more how to design the lesson plan and its implementation accordingly.keyword : Curriculum 2013, Scientific Approach, Character in Education.
The Naturalness of Translation in Translating Short Story Entitled "Drupadi" from Indonesian into English ., Ni Luh Putu Vita Dewi; ., Drs. Asril Marjohan,MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberterimaan terjemahaan dan menemukan persetanse dari keberterimaan terjemahaan tersebut dalam cerita pendek yang berjudul “Drupadi” yang diterjemahkan dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Subjek dalam penelitian ini adalah dua native speakers yang berasal dari native area. Sedangkan, objek dalam penelitian ini yaitu cerita pendek yang berjudul “Drupadi” khususnya kalimat-kalimat yang terdapat dalam kedua versi cerita. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Larson sebagai teori acuan penelitian untu menganalisis keberterimaan terjemahaan cerita pendek yang berjudul “Drupadi” dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Tterdapat dua cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data, yiatu dengan menggunakan checklist dan melakukan interview. Jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 131 kalimat dan data tersebut di analisis secara descriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang tergolong dalam tingkat “unnatural” sebanyak 0%, 2.29% untuk data yang tergolong dalam tingkat “less natural”, 13.74% untuk data yang tergolong dalam tingkat “natural”, dan 83.97% untuk data yang tergolong ke dalam tingkat “highly natural”. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa cerita pendek yang berjudul “Drupadi” yang diterjemahkan oleh Tom Hunter dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris tergolong dalam tingkat “highly natural” dan cerita pendek tersebut dalam digunakan sebagai bahan ajar oleh guru yang mengajar bahasa, khususnya dalam bidang terjemahaan. Kata Kunci : terjemahaan, cerita pendek, keberterimaan. This study aimed at analyzing the naturalness of translation and finding the percentage of the naturalness of translation in translating short story entitled “Drupadi” from Indonesian into English. The subjects of this study were two native speakers which are come from the native area. Meanwhile, the object of this study was a short story entitled “Drupadi” especially the sentences in both Indonesian and English version. In this study, the researcher used Larson’s theory as the reference of the study in order to analyze the naturalness of translation in short story entitled “Drupadi” from Indonesian into English. The data were obtained by two methods of data collection, namely checklist and interview. The total of the data in this study was 131 sentences and it was analyzed descriptively. The result of this study showed that, 0% of the data is considered to fall into “unnatural” level, 2.29% are considered to fall into “less natural” level, 13.74% of the data belong to the “natural” level, and 83.97% of the data is classified as “highly natural”. Based on the result, it can be concluded that the short story entitled “Drupadi” which has been translated by Tom Hunter from Indonesian into English was in “highly natural” level and it can be used as teaching material for the teacher who teaches language, especially translation. keyword : translation, short story, the naturalness
The Naturalness of Translation in Translating Short Story Entitled "Drupadi" from Indonesian into English ., Ni Luh Putu Vita Dewi; ., Drs. Asril Marjohan,MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberterimaan terjemahaan dan menemukan persetanse dari keberterimaan terjemahaan tersebut dalam cerita pendek yang berjudul “Drupadi” yang diterjemahkan dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Subjek dalam penelitian ini adalah dua native speakers yang berasal dari native area. Sedangkan, objek dalam penelitian ini yaitu cerita pendek yang berjudul “Drupadi” khususnya kalimat-kalimat yang terdapat dalam kedua versi cerita. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Larson sebagai teori acuan penelitian untu menganalisis keberterimaan terjemahaan cerita pendek yang berjudul “Drupadi” dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Tterdapat dua cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data, yiatu dengan menggunakan checklist dan melakukan interview. Jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 131 kalimat dan data tersebut di analisis secara descriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang tergolong dalam tingkat “unnatural” sebanyak 0%, 2.29% untuk data yang tergolong dalam tingkat “less natural”, 13.74% untuk data yang tergolong dalam tingkat “natural”, dan 83.97% untuk data yang tergolong ke dalam tingkat “highly natural”. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa cerita pendek yang berjudul “Drupadi” yang diterjemahkan oleh Tom Hunter dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris tergolong dalam tingkat “highly natural” dan cerita pendek tersebut dalam digunakan sebagai bahan ajar oleh guru yang mengajar bahasa, khususnya dalam bidang terjemahaan. Kata Kunci : terjemahaan, cerita pendek, keberterimaan. This study aimed at analyzing the naturalness of translation and finding the percentage of the naturalness of translation in translating short story entitled “Drupadi” from Indonesian into English. The subjects of this study were two native speakers which are come from the native area. Meanwhile, the object of this study was a short story entitled “Drupadi” especially the sentences in both Indonesian and English version. In this study, the researcher used Larson’s theory as the reference of the study in order to analyze the naturalness of translation in short story entitled “Drupadi” from Indonesian into English. The data were obtained by two methods of data collection, namely checklist and interview. The total of the data in this study was 131 sentences and it was analyzed descriptively. The result of this study showed that, 0% of the data is considered to fall into “unnatural” level, 2.29% are considered to fall into “less natural” level, 13.74% of the data belong to the “natural” level, and 83.97% of the data is classified as “highly natural”. Based on the result, it can be concluded that the short story entitled “Drupadi” which has been translated by Tom Hunter from Indonesian into English was in “highly natural” level and it can be used as teaching material for the teacher who teaches language, especially translation. keyword : translation, short story, the naturalness
The Naturalness of Translation in Translating Short Story Entitled "Drupadi" from Indonesian into English ., Ni Luh Putu Vita Dewi; ., Drs. Asril Marjohan,MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6006

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberterimaan terjemahaan dan menemukan persetanse dari keberterimaan terjemahaan tersebut dalam cerita pendek yang berjudul “Drupadi” yang diterjemahkan dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Subjek dalam penelitian ini adalah dua native speakers yang berasal dari native area. Sedangkan, objek dalam penelitian ini yaitu cerita pendek yang berjudul “Drupadi” khususnya kalimat-kalimat yang terdapat dalam kedua versi cerita. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Larson sebagai teori acuan penelitian untu menganalisis keberterimaan terjemahaan cerita pendek yang berjudul “Drupadi” dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Tterdapat dua cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data, yiatu dengan menggunakan checklist dan melakukan interview. Jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 131 kalimat dan data tersebut di analisis secara descriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang tergolong dalam tingkat “unnatural” sebanyak 0%, 2.29% untuk data yang tergolong dalam tingkat “less natural”, 13.74% untuk data yang tergolong dalam tingkat “natural”, dan 83.97% untuk data yang tergolong ke dalam tingkat “highly natural”. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa cerita pendek yang berjudul “Drupadi” yang diterjemahkan oleh Tom Hunter dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris tergolong dalam tingkat “highly natural” dan cerita pendek tersebut dalam digunakan sebagai bahan ajar oleh guru yang mengajar bahasa, khususnya dalam bidang terjemahaan. Kata Kunci : terjemahaan, cerita pendek, keberterimaan. This study aimed at analyzing the naturalness of translation and finding the percentage of the naturalness of translation in translating short story entitled “Drupadi” from Indonesian into English. The subjects of this study were two native speakers which are come from the native area. Meanwhile, the object of this study was a short story entitled “Drupadi” especially the sentences in both Indonesian and English version. In this study, the researcher used Larson’s theory as the reference of the study in order to analyze the naturalness of translation in short story entitled “Drupadi” from Indonesian into English. The data were obtained by two methods of data collection, namely checklist and interview. The total of the data in this study was 131 sentences and it was analyzed descriptively. The result of this study showed that, 0% of the data is considered to fall into “unnatural” level, 2.29% are considered to fall into “less natural” level, 13.74% of the data belong to the “natural” level, and 83.97% of the data is classified as “highly natural”. Based on the result, it can be concluded that the short story entitled “Drupadi” which has been translated by Tom Hunter from Indonesian into English was in “highly natural” level and it can be used as teaching material for the teacher who teaches language, especially translation. keyword : translation, short story, the naturalness
The Naturalness of Translation in Translating Short Story Entitled "Drupadi" from Indonesian into English ., Ni Luh Putu Vita Dewi; ., Drs. Asril Marjohan,MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberterimaan terjemahaan dan menemukan persetanse dari keberterimaan terjemahaan tersebut dalam cerita pendek yang berjudul “Drupadi” yang diterjemahkan dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Subjek dalam penelitian ini adalah dua native speakers yang berasal dari native area. Sedangkan, objek dalam penelitian ini yaitu cerita pendek yang berjudul “Drupadi” khususnya kalimat-kalimat yang terdapat dalam kedua versi cerita. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Larson sebagai teori acuan penelitian untu menganalisis keberterimaan terjemahaan cerita pendek yang berjudul “Drupadi” dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Tterdapat dua cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data, yiatu dengan menggunakan checklist dan melakukan interview. Jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 131 kalimat dan data tersebut di analisis secara descriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang tergolong dalam tingkat “unnatural” sebanyak 0%, 2.29% untuk data yang tergolong dalam tingkat “less natural”, 13.74% untuk data yang tergolong dalam tingkat “natural”, dan 83.97% untuk data yang tergolong ke dalam tingkat “highly natural”. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa cerita pendek yang berjudul “Drupadi” yang diterjemahkan oleh Tom Hunter dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris tergolong dalam tingkat “highly natural” dan cerita pendek tersebut dalam digunakan sebagai bahan ajar oleh guru yang mengajar bahasa, khususnya dalam bidang terjemahaan. Kata Kunci : terjemahaan, cerita pendek, keberterimaan. This study aimed at analyzing the naturalness of translation and finding the percentage of the naturalness of translation in translating short story entitled “Drupadi” from Indonesian into English. The subjects of this study were two native speakers which are come from the native area. Meanwhile, the object of this study was a short story entitled “Drupadi” especially the sentences in both Indonesian and English version. In this study, the researcher used Larson’s theory as the reference of the study in order to analyze the naturalness of translation in short story entitled “Drupadi” from Indonesian into English. The data were obtained by two methods of data collection, namely checklist and interview. The total of the data in this study was 131 sentences and it was analyzed descriptively. The result of this study showed that, 0% of the data is considered to fall into “unnatural” level, 2.29% are considered to fall into “less natural” level, 13.74% of the data belong to the “natural” level, and 83.97% of the data is classified as “highly natural”. Based on the result, it can be concluded that the short story entitled “Drupadi” which has been translated by Tom Hunter from Indonesian into English was in “highly natural” level and it can be used as teaching material for the teacher who teaches language, especially translation. keyword : translation, short story, the naturalness
The Naturalness of Translation in Translating Short Story Entitled "Drupadi" from Indonesian into English ., Ni Luh Putu Vita Dewi; ., Drs. Asril Marjohan,MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keberterimaan terjemahaan dan menemukan persetanse dari keberterimaan terjemahaan tersebut dalam cerita pendek yang berjudul “Drupadi” yang diterjemahkan dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Subjek dalam penelitian ini adalah dua native speakers yang berasal dari native area. Sedangkan, objek dalam penelitian ini yaitu cerita pendek yang berjudul “Drupadi” khususnya kalimat-kalimat yang terdapat dalam kedua versi cerita. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori Larson sebagai teori acuan penelitian untu menganalisis keberterimaan terjemahaan cerita pendek yang berjudul “Drupadi” dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris. Tterdapat dua cara yang dilakukan oleh peneliti untuk mengumpulkan data, yiatu dengan menggunakan checklist dan melakukan interview. Jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 131 kalimat dan data tersebut di analisis secara descriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data yang tergolong dalam tingkat “unnatural” sebanyak 0%, 2.29% untuk data yang tergolong dalam tingkat “less natural”, 13.74% untuk data yang tergolong dalam tingkat “natural”, dan 83.97% untuk data yang tergolong ke dalam tingkat “highly natural”. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa cerita pendek yang berjudul “Drupadi” yang diterjemahkan oleh Tom Hunter dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Inggris tergolong dalam tingkat “highly natural” dan cerita pendek tersebut dalam digunakan sebagai bahan ajar oleh guru yang mengajar bahasa, khususnya dalam bidang terjemahaan. Kata Kunci : terjemahaan, cerita pendek, keberterimaan. This study aimed at analyzing the naturalness of translation and finding the percentage of the naturalness of translation in translating short story entitled “Drupadi” from Indonesian into English. The subjects of this study were two native speakers which are come from the native area. Meanwhile, the object of this study was a short story entitled “Drupadi” especially the sentences in both Indonesian and English version. In this study, the researcher used Larson’s theory as the reference of the study in order to analyze the naturalness of translation in short story entitled “Drupadi” from Indonesian into English. The data were obtained by two methods of data collection, namely checklist and interview. The total of the data in this study was 131 sentences and it was analyzed descriptively. The result of this study showed that, 0% of the data is considered to fall into “unnatural” level, 2.29% are considered to fall into “less natural” level, 13.74% of the data belong to the “natural” level, and 83.97% of the data is classified as “highly natural”. Based on the result, it can be concluded that the short story entitled “Drupadi” which has been translated by Tom Hunter from Indonesian into English was in “highly natural” level and it can be used as teaching material for the teacher who teaches language, especially translation. keyword : translation, short story, the naturalness
THE TEACHERS’ AND STUDENTS’ PERCEPTIONS TOWARDS A MODEL OF FEEDBACK AND STUDENTS’ MOTIVATION ON SECOND GRADE STUDENTS OF SMK NEGERI 3 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2015/2016THE TEACHERS’ AND STUDENTS’ PERCEPTIONS TOWARDS A MODEL OF FEEDBACK AND STUDENTS’ MOTIVATION ON SECOND GRADE STUDENTS OF SMK NEGERI 3 SINGARAJA IN ACADEMIC YEAR 2015/2016 ., Nadia Santa; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.; ., Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru dan siswa terhadap sebuah model dari umpan balik yang diberikan oleh guru pada hasil kerja siswa dan dalam proses pengerjaan tugas. Selain itu, tingkat motivasi siswa yang dipengaruhi oleh pemberian umpan balik pada hasil kerja siswa dan dalam proses pengerjaan tugas dalam pandangan guru dan siswa juga dianalis. Penelitian ini dilakukan berdasarkan pada masalah yang didapat pada saat melakukan observasi di SMK Negeri 3 Singaraja. Permasalahannya adalah terkadang guru kurang memperhatikan kebutuhan, karakter dan tingkat pemahaman siswa dalam memberikan umpan balik, serta keefektifan umpan balik belum diketahui. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner dan panduan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil dari penelitian ini adalah mayoritas guru dan siswa memiliki persepsi positif terhadap umpan balik yang diberikan oleh guru pada hasil kerja siswa dan dalam proses pengerjaan tugas. Disamping itu, hasil tingkat motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris yang dipengaruhi oleh umpan balik yang diberikan oleh guru pada hasil kerja siswa dan dalam proses pengerjaan tugas dalam pandangan guru dan siswa adalah mayoritas siswa memiliki tingkat motivasi yang tinggi. Dapat disimpulkan bahwa, baik guru maupun siswa memiliki persepsi positif terhadap umpan balik yang diberikan dan mayoritas siswa memiliki tingkat motivasi yang di tinggi yang dipengaruhi oleh umpan balik yang diberikan. Kata Kunci : persepsi guru, persepsi siswa, tingkat motivasi siswa, model umpan balik. This research was aimed at analyzing teachers’ and students’ perceptions towards a model of feedback given by teachers in task and process level. Besides, students’ level of motivation affected by feedback given in students’ task and during task accomplishment viewed by teachers and students were also analyzed. This research was conducted based on the problem gained while researcher doing observation in SMK Negeri 3 Singaraja. The problems are sometimes teachers did not notice students’ needs, character and level of understanding in giving feedback, also the effectiveness of feedback not yet known. Method used in obtained the data are questionnaire and interview guide. The data analyzed by using descriptive quantitative design. The result of this study is most of teachers and students have positive perceptions on feedback given by teachers in students’ task and process accomplishing task. Besides that, the result of students’ level of motivation affected by feedback given by teachers in students’ task and process accomplishing task in the view of teachers and students is most of students have high level of motivation. It can be concluded that both teachers and students have positive perceptions on feedback given and most of students have high level of motivation affected by feedback given.keyword : teachers’ perceptions, students’ perceptions, students’ level of motivation, a model of feedback.
AN ANALYSIS OF THE TEXTBOOK ENTITLED WHEN ENGLISH RINGS A BELL SMP/MTs KELAS VIII USED IN THE TEACHING AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Kadek Nina Harnin; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6035

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang analisis terhadap buku paket bahasa inggris siswa dan guru kelas VIII SMP yang dibuat oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu masalah-masalah yang dihadapi guru dan murid dalam menggunakan buku paket bahasa inggris kelas VIII yang disediakan oleh pemerintah, mengetahui kualitas umum dari buku paket, mencari tahu kecukupan dari materi pendukung dalam buku serta mencari tahu kecukupan materi komponen bahasa dalam buku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah dua kelas VIII yang dengan menggunakan teknik purposive sampling dan semua guru bahasa inggris kelas VIII yang mengajar di SMP N 4 singaraja. Data dikumpulkan berdasarkan hasil kuisioner dan ceklis. Kuisioner digunakan untuk mengetahui masalah yang dihadapi siswa dan guru dalam menggunakan buku sedangkan ceklis digunakan untuk mengetahui kualitas buku secara umum dan spesifik. Berdasarkan hasil checklist diperoleh bahwa kualitas umum buku adalah baik dengan skor 72,77. Selain itu, materi pendamping dalam buku tergolong sangat kurang, namun materi komponen bahasa seperti kosa kata, tata bahasa dan phonetic tergolong cukup. Berdasarkan hasil kuisioner, terdapat beberapa masalah yang dihadapi guru dan siswa dalam penggunaan buku paket seperti; distribusi buku yang lambat, kurangnya variasi aktifitas pembelajaran, tidak terdapatnya daftar kosa kata, ketidaksesuaian petunjuk buku guru dengan kurikulum, ketidaksesuaian indikator dan tujuan dengan buku, kurangnya materi pendukung serta ketidaksesuain materi dengan kemampuan siswa. Dengan demikian, disarankan kepada pemerintah untuk mencocokkan dan menyesuaikan silabus dengan buku paket sebelum diterbitkan.Kata Kunci : Buku Teks, Analisis Buku Teks, When English Rings A Bell, Kurikulum 2013 This research was about an analysis of a textbook entitled “When English Rings A Bell SMP/MTs Kelas VIII” used in SMP Negeri 4 Singaraja. This research aimed at finding out the general quality of the textbook, the sufficiency of accompanying materials of the textbook, the sufficiency of language component materials of the textbook and the problems of students and teachers in using the textbook. This research was descriptive qualitative involved two classes of the eighth grade students using purposive sampling technique and English teachers teaching the eighth grade. The data were collected through the result of checklist and questionnaire. The result of checklist was to know the general quality of the textbook, meanwhile the result of questionnaire was to find out the problems of teachers and students in using the textbook. The result of checklist shows the score of general quality of the textbook is 72,77 means good, the accompanying materials of the textbook are categorized less and the language component materials of the textbook are sufficient. The result of questionnaire shows problems encountered by the students and the teachers in using the textbook including the late distribution of the textbook, lack of variation of learning activities, no list of vocabulary, inappropriate guidance of manual textbook with curriculum, inappropriate indicator and objective with the textbook, lack of supporting materials, and inappropriate materials of the textbook with students’ ability. It is recommended to Government to match and check the appropiateness of the syllabus with the textbook before publishing the textbook.keyword : Textbook, Textbook Analysis, When English Rings A Bell, Curriculum 2013.
AN ANALYSIS OF THE TEXTBOOK ENTITLED WHEN ENGLISH RINGS A BELL SMP/MTs KELAS VIII USED IN THE TEACHING AT THE EIGHTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 4 SINGARAJA ., Kadek Nina Harnin; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6036

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tentang analisis terhadap buku paket bahasa inggris siswa dan guru kelas VIII SMP yang dibuat oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu masalah-masalah yang dihadapi guru dan murid dalam menggunakan buku paket bahasa inggris kelas VIII yang disediakan oleh pemerintah, mengetahui kualitas umum dari buku paket, mencari tahu kecukupan dari materi pendukung dalam buku serta mencari tahu kecukupan materi komponen bahasa dalam buku. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah dua kelas VIII yang dengan menggunakan teknik purposive sampling dan semua guru bahasa inggris kelas VIII yang mengajar di SMP N 4 singaraja. Data dikumpulkan berdasarkan hasil kuisioner dan ceklis. Kuisioner digunakan untuk mengetahui masalah yang dihadapi siswa dan guru dalam menggunakan buku sedangkan ceklis digunakan untuk mengetahui kualitas buku secara umum dan spesifik. Berdasarkan hasil checklist diperoleh bahwa kualitas umum buku adalah baik dengan skor 72,77. Selain itu, materi pendamping dalam buku tergolong sangat kurang, namun materi komponen bahasa seperti kosa kata, tata bahasa dan phonetic tergolong cukup. Berdasarkan hasil kuisioner, terdapat beberapa masalah yang dihadapi guru dan siswa dalam penggunaan buku paket seperti; distribusi buku yang lambat, kurangnya variasi aktifitas pembelajaran, tidak terdapatnya daftar kosa kata, ketidaksesuaian petunjuk buku guru dengan kurikulum, ketidaksesuaian indikator dan tujuan dengan buku, kurangnya materi pendukung serta ketidaksesuain materi dengan kemampuan siswa. Dengan demikian, disarankan kepada pemerintah untuk mencocokkan dan menyesuaikan silabus dengan buku paket sebelum diterbitkan.Kata Kunci : Buku Teks, Analisis Buku Teks, When English Rings A Bell, Kurikulum 2013 This research was about an analysis of a textbook entitled “When English Rings A Bell SMP/MTs Kelas VIII” used in SMP Negeri 4 Singaraja. This research aimed at finding out the general quality of the textbook, the sufficiency of accompanying materials of the textbook, the sufficiency of language component materials of the textbook and the problems of students and teachers in using the textbook. This research was descriptive qualitative involved two classes of the eighth grade students using purposive sampling technique and English teachers teaching the eighth grade. The data were collected through the result of checklist and questionnaire. The result of checklist was to know the general quality of the textbook, meanwhile the result of questionnaire was to find out the problems of teachers and students in using the textbook. The result of checklist shows the score of general quality of the textbook is 72,77 means good, the accompanying materials of the textbook are categorized less and the language component materials of the textbook are sufficient. The result of questionnaire shows problems encountered by the students and the teachers in using the textbook including the late distribution of the textbook, lack of variation of learning activities, no list of vocabulary, inappropriate guidance of manual textbook with curriculum, inappropriate indicator and objective with the textbook, lack of supporting materials, and inappropriate materials of the textbook with students’ ability. It is recommended to Government to match and check the appropiateness of the syllabus with the textbook before publishing the textbook.keyword : Textbook, Textbook Analysis, When English Rings A Bell, Curriculum 2013.