Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Penentu Implementasi Skrining Hipotiroidisme Kongenital di Kalangan Ibu dengan Bayi Baru Lahir Kusniawaty, Ani; Rahmiyati, Ayu Laili; Nugrahaeni, Dyan Kunthi; Mauliku, Novie E.; Budiman, Budiman
Faletehan Health Journal Vol 12 No 02 (2025): Faletehan Health Journal, Juli 2025
Publisher : Universitas Faletehan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The incidence of congenital hypothyroidism (CH) in Indonesia was estimated to be as high as 1 in 1,500 live births, significantly higher than in neighbouring countries such as Singapore, Malaysia, and Vietnam. However, despite efforts by the Ministry of Health to implement CH screening as part of maternal and child health services, the program's national coverage remains limited. This study aimed to identify factors influencing congenital hypothyroidism screening (CHS) implementation among mothers with newborns. The study was conducted at the Sekarwangi Health Center area, Sukabumi Regency, in 2023. This cross-sectional study used proportional random sampling to collect data from 291 respondents. Univariate, bivariate, and multivariate analyses were performed. Bivariate analysis showed that only the mother's occupation, time, and distance to healthcare facilities significantly influenced CHS implementation (p<0.05). Multivariate analysis revealed that the variables of occupation (p=0.016, PR=3.433), income (p=0.045, PR=2.348), marital status (p=0.023, PR=7.720), and accessibility of healthcare facilities (distance) (p<0.001, PR=2.055) were significant. Based on the analysis, accessibility to healthcare facilities (distance) was the most dominant factor influencing CHS implementation among newborns, followed by the variables of occupation, income, and marital status. Improving access to healthcare services is necessary, such as through the provision of mobile healthcare programs and digital-based education, to expand the coverage of screening.
Senam Hamil terhadap Tingkat Nyeri Punggung Bawah dan Tingkat Kecemasan pada Ibu Hamil Trimester III Oktavia, Yenni; Suhat, Suhat; Riyanto, Agus; Nugrahaeni, Dyan Kunthi
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 November 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i2.1035

Abstract

Senam hamil merupakan terapi latihan gerak yang dirancang untuk menjaga stamina dan kebugaran ibu hamil, serta mempersiapkannya secara fisik dan mental untuk menghadapi kehamilan dan persalinan. Penelitian yang dilakukan di Puskesmas Sekeloa mengekplorasi efektivitas senam hamil dalam mengurangi nyeri punggung bawah dan tingkat kecemasan pada iku hamil trimester III menggunakan desain quasi eksperimen dengan kontrol grup tidak setara. Penelitian ini melibatkan 60 ibu hamil trimester ketiga dan menggunakan skala NRS dan HARS untuk mengukur nyeri dan kecemasan. Analisis statistik termasuk uji t dependen dan independen, serta regresi logistik berganda dilakukan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senam hamil memiliki dampak signifikan dalam mengurangi nyeri punggung bawah dan tingkat kecemasan. Meskipun tidak ada faktor perancu yang diidentifikasi untuk nyeri punggung bawah, faktor pendidikan dan pekerjaan ditemukan sebagai predikat untuk tingkat kecemasan. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan wanita hamil untuk berpartisipasi secara teratur dalam senam kehamilan untuk mengatasi nyeri punggung bawah dan kecemasan selama kehamilan. Penelitian ini juga menyoroti manfaat potensial dari senam kehamilan sebagai intervensi non-farmakologis untuk meningkatkan kesejahteraan ibu hamil, terutama dalam mengelola ketidaknyamanan umum yang terkait dengan trimester ketiga kehamilan.
Perbedaan determinan faktor keluarga dengan kejadian balita stunting di pedesaan dan perkotaan Budiana, Teguh Akbar; Nugrahaeni, Dyan Kunthi; Mauliku, Novie Elvinawaty
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.355

Abstract

Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak usia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kejadian stunting di Jawa Barat sebesar 8.3%, sedangkan kejadian stunting di Kota Cimahi sebesar 10.9% dan di Kabupaten Bandung Barat sebesar 6.96%. Stunting merupakan permasalahan yang harus segera di tanggulangi karna akan berdampak kepada kesehatan anak dimasa kini dan yang akan datang. Tujuan penelitian menganalisis perbedaan determinan faktor terjadinya stunting menurut jumlah anggota keluarga, umur ibu saat hamil, dan pendapatan keluarga diwilayah perkotaan dan pedesaan. Rancangan penelitian cross sectional, responden balita stunting usia 24 – 59 bulan. Penelitian dilakukan di 2 tempat, wilayah pedesaan peneliti mengambil tempat di wilayah kerja Puskesmas Patarumah Kabupaten Bandung Barat, sedangkan perkotaan di wilayah kerja Puskesmas Cimahi Tengah Kota Cimahi. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan kuota sampling dan tehnik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah sampeli sebanyak 96 responden (48 balita stunting yang berada di pedesaan dan 48 balita stunting yang berada di perkotaan) diukur dengan TB/U. Instrumen penelitian meliputi kuesioner, microtoice, dan alat bantu statistik. Analisis data bivariat menggunakan uji Mann-Whitney Test. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat perbedaan antara jumlah anggota keluarga (p=0.838), usia ibu saat hamil (p=0.80), dan pendapatan keluarga (p=0.816) dengan kejadian stunting di pedesaan dan perkotaan. Memperhatikan umur ibu pada saat hamil agar tidak hamil pada usia beresiko, memperkuat kerjasama lintas sector dalam meningkatkan ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan pendapatan keluarga.
Efektivitas Media Video dan Permainan Ular Tangga Terhadap Praktik Menyikat Gigi dan Index PHP (Personal Hygiene Performance) Pada Siswa di SDN Pondok Panjang Kabupaten Lebak Provinsi Banten Sumardi, Dini Rahayu; Riyanto, Agus; Rahmiyati, Ayu Laili; Nugrahaeni, Dyan Kunthi; Suhat, Suhat
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 5 No. 4 (2025): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v5i4.32140

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut adalah bagian penting dari kesehatan umum, namun karies gigi anak masih tinggi di daerah kurang terjangkau seperti Lebak, Indonesia. Data awal Puskesmas Cihara (2023) menunjukkan prevalensi karies 65,69% pada siswa SDN Pondok Panjang, yang belum pernah mendapat edukasi kesehatan gigi. Menilai efektivitas kombinasi media video dan permainan ular tangga dalam meningkatkan praktik menyikat gigi dan indeks PHP pada siswa SD. Desain kuasi-eksperimen pretest-posttest dengan 82 partisipan (41 intervensi, 41 kontrol). Kelompok intervensi mendapat edukasi melalui video dan permainan ular tangga, sedangkan kelompok kontrol tidak. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Kelompok intervensi mengalami peningkatan signifikan dalam pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,000), praktik (p=0,000), dan indeks PHP (p=0,000), meskipun skor N-Gain menunjukkan efektivitas terbatas. Faktor perancu meliputi usia dan kebiasaan menyikat gigi. Pendekatan kombinasi media direkomendasikan untuk program kesehatan gigi di sekolah, namun penelitian selanjutnya perlu mengeksplorasi media interaktif (misalnya AR), desain longitudinal, dan faktor sosioekonomi untuk meningkatkan dampak.