Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Inventarisasi Hydrophyte di Sumatera Barat Berbasis Spesimen Herbarium Universitas Andalas (ANDA) Christy, Panji; Nurainas, Nurainas; Syamsuardi, Syamsuardi
MAXIMUS: Journal of Biological and Life Sciences Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Institut Teknologi Sumatera, Lampung Selatan, Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35472/maximus.v1i2.1479

Abstract

Hydrophyte merupakan penggambaran habitat dari tumbuhan yang hidup di air baik terendam sebagian atau seluruhnya. Indonesia memiliki kekayaan jenis hydrophyte yang sangat tinggi, namun penelitian terkait inventarisasi belum dilakukan secara menyeluruh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kekayaan jenis hydrophyte air tawar yang ada di Sumatera Barat dan dikelompokkan berdasarkan life-form. Penelitian ini telah dilaksanakan pada November 2020 hingga Maret 2021. Metode yang digunakan adalah observasi dan data diperoleh menggunakan metode herbarium. Semua informasi pada label spesimen (occurence, taxon information dan event) diamati dan dicatat. Dari penelitian ini didapatkan 78 spesies dengan 54 genus dari 28 famili hydrophyte di Herbarium ANDA. Sebanyak 11 famili merupakan kelas Liliopsida dan 17 famili kelas Magnoliopsida. Berdasarkan life-form 2 jenis merupakan free-floating, 4 jenis floating-leaves, 7 jenis submersed dan 65 jenis lainnya merupakan emergent. Informasi penting secara konservasi pada penelitian yaitu ditemukan 4 spesies endemik dan 2 spesies new occurence. Tiga spesies endemik Sumatera, yaitu Apoballis okadae, Furtadoa sumatrensis (Araceae) dan Potamogeton sumatranus (Potamogetonaceae). Satu spesies endemik Sumatera Barat, yaitu Homalomena rusdii (Araceae). Taksa new occurence, Eleocharis acicularis (Cyperaceae) sebelumnya di Indonesia hanya ditemukan di Sumatera Utara, pada penelitian ini ditemukan di Sumatera Barat, Kabupaten Lima Puluh Kota. Heteranthera reniformis (Pontederiaceae) sebelumnya di Indonesia hanya ditemukan di Bogor, Jawa Barat, pada penelitian ini ditemukan di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.
Kekayaan Jenis Tumbuhan Berbunga pada Area Geopark Silokek, Sijunjung, Sumatera Barat. Nurainas, Nurainas; Febriamansyah, Thoriq Alfath; Zulaspita, Witri; Yasra, Firham; Maideliza, Tesri; Chairul, Chairul; Syamsuardi, Syamsuardi
Jurnal Biologi Universitas Andalas Vol 12 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jbioua.12.1.47-57.2024

Abstract

Penelitian ini menginformasikan keanekaragaman hayati tumbuhan berbunga di Geopark Silokek, Sumatera Barat, sebuah kawasan karst yang unik. Survei lapangan dengan cara jelajah dilakukan untuk menginventarisasi spesies tumbuhan berbunga dan mengevaluasi status kelangkaan dan konservasi serta kekhasan ekologis mereka. Hasilnya menunjukkan keberadaan 164 spesies tumbuhan berbunga dalam 121 genus dan 55 famili. Famili Moraceae dan Gesneriaceae merupakan famili dengan jenis terbanyak. Enam spesies diantaranya termasuk penting dari segi taksonomi dan konservasi, dengan status rentan terhadap kepunahan dan juga endemik di Sumatera antara lain Quercus oidocarpa, Vanda sumatrana dan Zingiber macradenium. Selain itu, tujuh jenis lain merupakan tumbuhan indikator kawasan karst antara lain Impatiens tribuana, Paraboea treubii dan Monophyllaea horsfeldii.
INVENTORY OF CELASTRACEAE (PARUPUK-PARUPUKAN) SPECIES BASED ON HERBARIUM SPECIMENS OF ANDALAS UNIVERSITY (ANDA) Ikhsan, Muhammad; Nurainas, Nurainas; Syamsuardi, Syamsuardi
Jurnal Biologi Universitas Andalas Vol 13 No 02 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Celastraceae has various benefits. However, research on the identification and distribution of Celastraceae species, particularly in Sumatra, is still limited. Therefore, further studies are needed on the identification and distribution of Celastraceae in Sumatra. The Herbarium of Universitas Andalas (ANDA) has a collection of Celastraceae specimens, most of which have not been identified to the species level. Given the high diversity of flora in Indonesia, especially in Sumatra, identifying Celastraceae species is an important step to better understand the potential of these plants. This study aims to determine Celastraceae species and their distribution based on specimens from Herbarium ANDA, which is expected to enrich scientific knowledge about biodiversity in Indonesia and open up opportunities for further utilization of the Celastraceae family. The method used is herbarium-based, involving the management of specimens from Herbarium ANDA. This study identified fifteen species from six genera: Celastrus, Euonymus, Glyptopetalum, Lophopetalum, Microtropis, and Salacia. The distribution of Celastraceae plants in Herbarium ANDA covers West Sumatra, North Sumatra, Riau, and one species from Kagoshima Prefecture, Japan. Most specimens are from West Sumatra, with the distribution detailed as follows: seven species from Padang; two species each from Solok, Lima Puluh Kota, Pasaman, and Mentawai; and one species from Agam and Pasaman Barat. In Riau Province, two species were found in Kampar, and in North Sumatra Province, one species was found in South Tapanuli.Keywords:  Celastraceae, Distribution, Inventory, Species.