Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

The Enhancement of Public Health Through Breast Self-Examination Health Education in Women of Childbearing Age Wijayanti, Irfana Tri
Journal of Community Services and Engagement: Voice of Community (VOC) Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/voc.v3i1.2236

Abstract

Breast cancer is the cancer disease with the second highest prevalence after cervical cancer in Indonesia in 2013, also the prevalence of breast cancer is around 2.4% in Yogyakarta. Meanwhile in Central Java Province, the prevalence of breast cancer is around 0.5%. The aim of the community service is an effort to improve public health through health education about breast self-examination. The method of the community service is educations people through a classical study, question and answer as well as discussion and simulation. There were findings of 85% abnormalities in the breasts and no self-handlers were treated. The provision of health education to couples of childbearing age can help women to develop knowledge, attitudes, and behaviors in preventing breast cancer with one of the efforts to do self-examination.
Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan ANC terhadap Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil Trimester III di UPT Puskesmas Toroh I Kabupaten Grobogan Wijayanti, Irfana Tri; Marfuah, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil survei di Puskesmas Toroh Kab. Grobogan pada bulan Juli-September 2017 terdapat 272 ibu hamil, 82 diantaranya Ibu hamil Trimester III serta ada 12 ibu hamil trimester III mengalami preeklampsia karena sebagian ibu tidak patuh terhadap nasehat yang diberikan saat ANC. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman instruksi pada ibu dan sikap ibu. Berdasarkan wawancara pada 20 ibu hamil, didapatkan bahwa 14 orang (70%) tidak mengetahui tentang pre eklampsi, 12 orang (60%) kurang patuh terhadap kunjungan ANC, 12 orang (60%) mengalami pre eklampsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan ANC terhadap kejadian preeklampsia pada ibu hamil trimester III. Jenis penelitian menggunakan analitik korelasi. Metode penelitiaan menggunakan survei dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 73 ibu hamil trimester III. Sampel penelitian menggunakan 53 ibu hamil trimester III. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian dari 53 responden diperoleh 38 responden yang mempunyai pengetahuan cukup dan terjadi pre eklampsi ada 12 responden (22,6%), sedangkan yang tidak pre eklampsi ada 26 responden (49%). Sedangkan 33 responden, yang patuh terhadap ANC terdapat 3 (5,7%) responden yang mengalami preeklampsia dan 30 (56,6%) responden tidak mengalami preeklampsia. Untuk 20 responden yang tidak patuh terhadap ANC, terdapat 18 (34%) responden yang mengalami preeklampsia dan terdapat 2 (5,7%) responden tidak preeklampsia. Hasil penelitian dengan uji korelasi Chi Square antara pengetahuan dengan kejadian pre eklampsi diperoleh nilai sig (0,095) > 0,05 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil trimester III. Dan hasil korelasi chi square antara kepatuhan ANC dengan pre eklampsi diperoleh hasil nilai sig (0,07) > 0,05 yang berarti ada hubungan kepatuhan ANC terhadap kejadian preeklampsia pada ibu hamil trimester III.
Hubungan Pengetahuan dan Kepatuhan ANC terhadap Kejadian Preeklampsia pada Ibu Hamil Trimester III Wijayanti, Irfana Tri; Marfuah, Siti
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil survei di Puskesmas Toroh Kab. Grobogan pada bulan Juli-September 2017 terdapat 272 ibu hamil, 82 diantaranya Ibu hamil Trimester III serta ada 12 ibu hamil trimester III mengalami preeklampsia karena sebagian ibu tidak patuh terhadap nasehat yang diberikan saat ANC. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman instruksi pada ibu dan sikap ibu. Berdasarkan wawancara pada 20 ibu hamil, didapatkan bahwa 14 orang (70%) tidak mengetahui tentang pre eklampsi, 12 orang (60%) kurang patuh terhadap kunjungan ANC, 12 orang (60%) mengalami pre eklampsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan kepatuhan ANC terhadap kejadian preeklampsia pada ibu hamil trimester III. Jenis penelitian menggunakan analitik korelasi. Metode penelitiaan menggunakan survei dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah 73 ibu hamil trimester III. Sampel penelitian menggunakan 53 ibu hamil trimester III. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Hasil penelitian dari 53 responden diperoleh 38 responden yang mempunyai pengetahuan cukup dan terjadi pre eklampsi ada 12 responden (22,6%), sedangkan yang tidak pre eklampsi ada 26 responden (49%). Sedangkan 33 responden, yang patuh terhadap ANC terdapat 3 (5,7%) responden yang mengalami preeklampsia dan 30 (56,6%) responden tidak mengalami preeklampsia. Untuk 20 responden yang tidak patuh terhadap ANC, terdapat 18 (34%) responden yang mengalami preeklampsia dan terdapat 2 (5,7%) responden tidak preeklampsia. Hasil penelitian dengan uji korelasi Chi Square antara pengetahuan dengan kejadian pre eklampsi diperoleh nilai sig (0,095) > 0,05 yang berarti ada hubungan antara pengetahuan dengan kejadian preeklampsia pada ibu hamil trimester III. Dan hasil korelasi chi square antara kepatuhan ANC dengan pre eklampsi diperoleh hasil nilai sig (0,07) > 0,05 yang berarti ada hubungan kepatuhan ANC terhadap kejadian preeklampsia pada ibu hamil trimester III. Dari hasil penelitian diharapkan petugas kesehatan dapat memberikan pemahaman kepada ibu tentang pentingnya kepatuhan ANC sehingga dapat menurunkan angka kejadian preeklampsia dalam kehamilan.
Determinants of family planning service utilization among adolescents Yuliati, Luluk; Wijayanti, Irfana Tri
Science Midwifery Vol 11 No 5 (2023): December
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/midwifery.v11i5.1385

Abstract

Efforts to improve adolescents' access to basic health services are very important for community health centers and their networks at the first level of service. So that access to adolescents in utilizing family planning services determines whether the program runs or not. The aim of this study was to identify factors influencing adolescents use of family planning services. This study is an observational study with an analytical survey method, with the cross-sectional approach. The objects in this study were all adolescents in class XI at SMK Bhakti Utama Pati, totaling 38 people. The independent variables in this study were age, knowledge about reproductive health, access to family planning services, quality of family planning services, and the dependent variable in this study was Utilisation of Family Planning Services in Adolescents. The instrument used was a questionnaire that had been tested. Univariate analysis using frequency distribution, bivariate analysis using chi-square, and multivariate analysis using multiple logistic regression. The results of the analysis with Chi-Square showed that there was a significant relationship between age (X2 = 8.306 and p=0.031), knowledge (X2 = 6.756 and p=0.009), access (X2 = 5.158 and p=0.023), and service quality (X2 = 15.454 and p = <0.001) with the utilization of family planning services in adolescents. The results showed that the independent variables in the multiple logistic regression model, namely age, knowledge, access, and service quality together were able to explain the utilization of family planning services in adolescents by 69.8% with an X2= 28.156 with p < 0.001.
Waspada Pornografi Seksting dan Pengaruh Gadget pada Remaja Wijayanti, Irfana Tri; Marfuah, Siti; Kasanah, Uswatun
Jurnal Pengabdian Masyarakat (JUDIMAS) Vol. 1 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/judimas.v1i1.87

Abstract

Studi yang dilakukan oleh Kemenkominfo dan UNICEF tahun 2014, berdasarkan komposisi usia presentase pengguna telepon genggam di kalangan remaja Indonesia mencapai 84 persen dari total penduduk. Hal ini dapat diamati melalui tingginya tingkat akses anak terhadap tayangan pornografi. Data lebih lanjut menyebutkan bahwa terdapat 25.000 anak Indonesia yang mengakses tayangan pornografi setiap harinya (Saputra, 2016). SMPIT Insan Mulia merupakan SMP swasta yang tergabung dalam Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT). Kebijakan terkait penggunaan gadget sangat ketat dimana siswa/i bila ketahuan membawanya ke sekolah maka akan disita dan dihancurkan. Dalam 1 tahun terakhir, ditemukan 2 alat komunikasi genggam saat inspeksi mendadak. Kegiatan edukasi yang direncanakan ini sebagai bentuk maintenance agar siwa/i meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan terhadap bahaya gadget termasuk seks dan teksting.Kegiatan edukasi seks remaja: Waspada Pornografi Seksting dan Pengaruh Gadget di SMPIT Insan Mulia Pati dilaksanakan pada 2 kali pertemuan sesuai hari yang ditentukan oleh pihak sekolah. Secara keseluruhan, kegiatan ini berjalan dengan baik, siswa yang aktif mendapat door prize dan untuk selanjutnya mitra berharap ada keberlanjutan dengan topik-topik lain yang menjadi kebutuhan remaja.
Efektivitas Pemberian Aroma Terapi Lavender dan Teknik Counterpressure untuk Mengurangi Nyeri Persalinan Kala 1 di Klinik Fathma Medika Khasanah, Nur; Wijayanti, Irfana Tri; Khasanah, Uswatun
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5036

Abstract

The study purpose was to examine the effectiveness of lavender aromatherapy combined with counterpressure techniques in reducing labor pain during the first stage of labor. Labor pain during the active phase often increases anxiety, muscular tension, and maternal discomfort, and when unmanaged, may affect the progress of labor. Non-pharmacological approaches such as aromatherapy and counterpressure are increasingly recommended because they are safe, accessible, and support maternal relaxation. This study also aimed to compare pain intensity between mothers receiving the intervention and those who did not, providing practical evidence for midwifery practice. Materials and methods. This quasi-experimental study involved 36 primigravida mothers, divided equally into intervention and control groups. The intervention group received lavender aromatherapy through a diffuser along with counterpressure massage applied to the lower back during contractions, while the control group received routine care. Pain intensity was measured using a numerical pain scale before and after the intervention. Procedures followed standardized guidelines for lavender oil inhalation and counterpressure application, ensuring consistency throughout the active phase of labor . Results. The results showed a significant decrease in labor pain among the intervention group. Many mothers shifted from moderate or severe pain to mild or no pain. Statistical analysis using a T-test produced a T-value of 20.204 with p = 0.000 (α < 0.05), indicating a strong and significant effect of the intervention on pain reduction . Conclusions. Lavender aromatherapy combined with counterpressure is an effective non-pharmacological method for reducing pain during the first stage of labor. This technique can be recommended as supportive care to enhance maternal comfort and promote a more positive childbirth experience.