Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Tataloka

Identifikasi Perilaku Perjalanan Melalui Metode Critical Path Method (CPM) Lulu Mari Fitria; Mutiasari Kurnia Devi; Muhammad Sani Roychansyah; Yori Herwangi; Siti Nurjanah
TATALOKA Vol 22, No 3 (2020): Volume 22 No. 3, August 2020
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.22.3.453-462

Abstract

Mobilization in urban areas has increased every year along with the population growth and urban's development. Travel behaviors of the population in urban areas can be classified based on their travel characteristics. The identification of communities' travel behavior of Yogyakarta is based on the origin - destination and length of trip based on age characteristics. It will effects the travel patterns in the urban environment through spatial mapping. The method used in this research is critical path method. Critical Path Method (CPM) is used to determine the optimum path taken by the community based on its duration, which in this study CPM is used to determine the average travel of the community based on age groups when viewed from distance, length of trip and the number of daily trips. Based on the analysis, it shows that the average age of 15-22 years and 31-37 years have the highest travel time, which is about 9 hours and the average age of 23-30 years traveled the longest by 12.5 km. The average mobilization of travel behaviors in KPY is to the urbancenter of Yogyakarta. The KPY urban form does not have a compact form. 
Aspek Spasial, Temporal, dan Institusional Perilaku Perjalanan pada Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia Hidayati, Isti; Herwangi, Yori; Wibisono, Bambang Hari; Hilman, Muhammad Alfi; Satriawan, Daniel Harjuna
TATALOKA Vol 25, No 4 (2023): Volume 25 No. 4 November 2023
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/tataloka.25.4.258-269

Abstract

Pembatasan mobilitas untuk mengurangi bertambahnya kasus Covid-19 berupa penyekatan, pemberlakuan jam malam, serta penerapan protokol kesehatan ketika bepergian telah mengubah perilaku mobilitas masyarakat. Sayangnya, perubahan perilaku tersebut belum terdokumentasi dengan baik sehingga tidak terintegrasi dalam penyusunan kebijakan transportasi, dan akibatnya, pembatasan mobilitas menjadi tidak atau kurang efektif untuk menghambat laju kasus Covid-19 di Indonesia. Dengan menggunakan metode konten analisis terhadap 193 artikel berita nasional, penelitian ini mengidentifikasi perilaku perjalanan yang dapat mempengaruhi kepatuhan (atau pelanggaran) terhadap pembatasan mobilitas di Indonesia. Identifikasi dilakukan dengan mengkategorikan perilaku perjalanan ke dalam respon spasial, temporal, dan institusional. Temuan penelitian menunjukkan adanya kecenderungan pelanggaran pembatasan mobilitas (64% dari 193 pemberitaan) antara lain melalui pemilihan rute yang tidak dijaga petugas, serta bepergian pada jam ataupun periode yang dilarang. Temuan ini dapat menjadi masukan strategi preventif dalam perumusan kebijakan transportasi di masa mendatang, terutama terkait pembatasan mobilitas walaupun skalanya relatif lebih kecil, seperti pembatasan mobilitas melalui ganjil-genap ataupun penutupan jalan pada waktu-waktu tertentu.