Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Teknologi Drone untuk Pengukuran Jarak Berbasis Arduino Terakusisi dengan Smartphone di Ground Control Pramuda, Adi; Angraeni, Lia; Hadiati, Soka
Kappa Journal Vol 7 No 2 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v7i2.14206

Abstract

Pengembangan media pembelajaran teknologi drone berbasis Arduino menggunakan sensor ultrasonik pada materi Gerak Lurus dapat membantu dalam mengajar dengan menggunakan media pembelajaran pada materi gerak lurus. Model penelitian yang akan dikembangkan menggunakan model pengembangan yang dikemukakan oleh Borg and Gall yang memiliki 10 tahapan penelitian, namun pada penelitian ini hanya menggunakan 7 tahapan penelitian. Penelitian ini menguji kelayakan media pembelajaran dari 1 validator ahli media dan 1 validator ahli materi. Selain itu, penelitian ini juga melihat respon siswa dari 17 siswa terhadap media yang dikembangkan menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran teknologi drone berbasis Arduino menggunakan sensor ultrasonik pada materi Gerak Lurus dikatakan sangat cocok digunakan dalam proses pembelajaran. Kelayakan media pembelajaran menurut ahli materi mendapat nilai rata-rata 90% dengan kategori “Sangat Layak”. Hasil validasi ahli media diperoleh nilai rata-rata 90% dengan kategori “Sangat Layak”. Berdasarkan uji coba kepada siswa, rata-rata nilai respon siswa sebesar 89% dengan kategori “Sangat Baik”.
Teknologi Pengeringan Makanan Tradisional Terakusisi Dengan Sensor Arduino Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Fisika Yang Selaras Dengan Perkembangan Sistem Otomatisasi Pramuda, Adi; Hadiati, Soka; Angraeni, Lia
Kappa Journal Vol 8 No 1 (2024): April
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/kpj.v8i1.24758

Abstract

The use of Arduino integrated sensors for appropriate technology in food processing in West Kalimantan is still very minimal. On the other hand, the quality of food ingredients that are specially dried using conventional drying is very far from health quality standards. This problem is actually very useful for developing more contextual physics education learning media. Moreover, various materials that are currently connected to concrete thermal measurements, for example, do not use measuring instruments that can actually be used in everyday life, especially in food processing technology, so that students are not motivated in learning physics and their learning outcomes are low.The current availability of Arduino and its sensors makes it possible to produce a traditional food drying technology acquired with Arduino sensors that is in line with the physics education study program curriculum. This has not been developed comprehensively in West Kalimantan. The objectives of this research are: 1. Obtain a design for traditional food drying technology acquired with an Arduino sensor which is proven to be effective in terms of energy and drying time; 2. Obtain physics learning media which involves exploring traditional food drying technology acquired with a valid Arduino sensor. This research is included in R & D (Research and Development). This research begins with a design concept which is realized in the form of design construction drawings, the manufacturing process and testing of products that have been made, as well as the design of physics learning tools. The research results show that the traditional food drying technology acquired using an Arduino sensor as a learning medium has been successfully developed and has met the feasibility criteria in the high category
Enhancing critical thinking in physics education: developing an Arduino-based GMC as an innovative learning tool Matsun, Matsun; Pramuda, Adi; Hadiati, Soka; Pratama, Hendrik
Journal of Education and Learning (EduLearn) Vol 20, No 1: February 2026
Publisher : Intelektual Pustaka Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/edulearn.v20i1.22739

Abstract

This research explores the development and innovative implementation of an Arduino Uno-based Geiger-Muller counter (GMC) as a physics learning tool designed to enhance students’ critical thinking skills. The aim was to address the gap in effective educational media in teaching radioactivity materials. This research used the analysis, design, development, implementation, and evaluation (ADDIE) model, which includes the analysis, design, implementation development, and evaluation stages. The sample of this study involved 165 students at University of PGRI Pontianak, using a pre-experimental design with one pretest-posttest group. Validation by experts and feedback from students confirmed the high validity and effectiveness of the media, with significant improvements seen in critical thinking indicators such as evaluation, analysis, interpretation, and inference. The use of real-world materials, including red Borneo agate testing, provided a practical context that enriched the learning experience. Although there was no control group, the findings suggest that integrating hands-on technology-based tools into physics education can significantly improve students’ critical thinking skills. This study contributes to the growing literature on educational innovation, offering practical solutions to improve critical thinking in science education through interactive and contextually relevant learning media.
Pendampingan Peningkatan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran di Kelas Berbasis Praktikum dan Aplikasi STEM Fase F untuk MGMP Fisika Kota Pontianak Lia Angraeni; Sari, Ira Nofita; Matsun, Matsun; Pramuda, Adi; Hadiati, Soka; Saputri, Dwi Fajar; Boisandi, Boisandi; Hakim Assegaf, Sy. Lukman
Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JIPMas) Vol. 1 No. 2 (2025): November
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/jipmas.v1i2.68

Abstract

The purpose of this community service activity is to provide skills to physics teachers at the Pontianak City Physics MGMP to develop practical-based learning and STEM Phase F applications. The method of implementing PKM is training and mentoring. The stages of implementing PKM consist of stage 1) preparation; stage 2) socialization which includes activities of resource person presentation, discussion, and question and answer; and stage 3) implementation and mentoring, which includes activities; and 4) monitoring and evaluation. This activity succeeded in increasing teachers' insight and skills about the implementation of STEM Phase F in practical-based learning activities. In addition, teachers' skills in compiling STEM-based learning devices also increased. This program succeeded in introducing the application of STEM in practical-based Physics learning in the Lab. The positive response of participants showed motivation to apply STEM and partnerships between universities and schools as the first step to creating an innovative and sustainable learning environment. This PKM produced outputs, namely news in the online mass media of the KALBAR Regional Government
MODEL EKSPERIMENTASI FISIKA DIGITAL MENGGUNAKAN MACHINE LEARNING DAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE BERBASIS WEBOTS UNTUK MENINGKATKAN COMPUTATIONAL THINKING Pramuda, Adi; Assegaf, Syarif Lukman Hakim; Matsun, Matsun; Hadiati, Soka
Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Sains (JRIPS) Vol. 5 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jrips.v5i1.10071

Abstract

Sangat mendesak khususnya di Kalimantan Barat melalui pembelajaran dalam program studi pendidikan fisika IKIP PGRI Pontianak yang dapat mengembangkan kemampuan calon guru fisika dalam menggunakan dan mengembangkan laboratorium digital dalam pembelajaran fisika. Hal ini tidak hanya akan membantu mereka mengatasi tantangan yang ada tetapi juga mempersiapkan siswa mereka untuk masa depan di era digital. Masalahnya adalah belum ada studi mendalam terkait model eksperimen fisika digital yang memanfaatkan pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan berbasis webot yang dapat meningkatkan pemikiran komputasional siswa. Penelitian ini memiliki nilai penting untuk mengetahui bentuk model eksperimen fisika digital yang memanfaatkan pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan berbasis webot yang dapat meningkatkan pemikiran komputasional siswa; untuk mengetahui tingkat kelayakan menurut para ahli dari model eksperimen fisika digital yang memanfaatkan pembelajaran mesin dan kecerdasan buatan berbasis webot. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, merujuk pada Borg dan Gall dengan batasan sesuai dengan tujuan penelitian untuk menemukan bentuk model dan validasi ahli. Model yang dikembangkan terdiri dari beberapa sintaks penting, yaitu: memahami antarmuka pengguna, menciptakan lingkungan, menggunakan sensor dan aktuator, mengembangkan program kontrol, menggunakan pembelajaran mesin (dengan fokus pada variasi massa dan material), dan akhirnya menganalisis data dari simulasi dan menafsirkannya untuk mendapatkan pemahaman tentang konsep fisika. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa model yang dikembangkan memenuhi kriteria yang baik.   Kata Kunci: Machine Learning; Artificial Intelligence; Webots; Computational Thinking.    
Pembelajaran Fisika Melalui Eksperimentasi berbasis Mikrokontroler di SMAN 3 Sungai Kakap Melalui Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) matsun, Matsun; Hakim, Sy. Lukman; Boisandi; Hadiati, Soka; Anita; Sukadi, Eti; Fajar Saputri, Dwi; Anggraeni, LIa; Nofita Sari, Ira; Pramuda, Adi
Al-Tafani: Jurnal Inovasi dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2023): November
Publisher : Lembaga Einstein College

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/AL-TAFANI.v1i1.8

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas eksperimentasi berbasis mikrokontroler dalam pembelajaran fisika di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Sungai Kakap. Fisika merupakan mata pelajaran yang sering dianggap sulit oleh banyak siswa, dan salah satu cara untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan efektif adalah dengan menggunakan teknologi modern. Kegiatan PKM telah dilakukan serangkaian kegiatan yang melibatkan siswa SMAN 3 Sungai Kakap. Kegiatan PKM ini mengenalkan penggunaan mikrokontroler sebagai alat untuk melakukan eksperimen fisika yang praktis dan interaktif. Siswa diajarkan untuk merancang dan mengimplementasikan eksperimen fisika dengan bantuan mikrokontroler, yang memungkinkan mereka untuk mengamati, mengukur, dan menganalisis fenomena fisika secara langsung. Kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep fisika, dan membantu mereka mengembangkan keterampilan pemecahan masalah, berpikir kritis, dan berkolaborasi. Selain itu, kegiatan PKM ini juga memberikan manfaat tambahan dengan memperkenalkan teknologi mikrokontroler ardouno uno yang relevan dengan dunia industri dan teknologi saat ini. Adapun alat yang eksprimentasikan adalah alat mengukur massa jenis, medan magnet, radiaoaktifitas dan suhu kelembaban. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa pelatihan dan pendampingan serta untuk mengukur efektifitas dengan mengukur postest dan pritest siswa. Sampel dalam kegiatan ini sebanyak 50 siswa. Hasil evaluasi dari kegiatan PKM ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam prestasi belajar siswa dalam pemahamana konsep dasar  ardouno uno dengan nilai rata-rata pritest 39,40 dan nilai rata-rata postest 69,00 dengan nilai N-Gain 0,48 dengan keteria sedang serta nilai tafsiran N-Gain sebesar 48% dengen keteria kurang efektif. siswa juga mengakui bahwa pendekatan eksperimentasi berbasis mikrokontroler ini telah membantu ssiwa dalam belajar fisika dengan lebih efektif.