Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN LEACHATE PADA PROSES PENGOMPOSAN DOMESTIC BIOWASTE SECARA ANAEROB Budianto, Gregorius Prima Indra; Primadevi, Susan; Nugroho, Rahmat Budi
Techno Jurnal Ilmu Teknik Vol 16, No 2 (2015): Jurnal Techno Volume 16 No 2 Oktober 2015
Publisher : UMP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengomposan domestic biowaste dan leachate dijalankan dalam kondisi anaerob dengan sistem batch. Proses dijalankan dalam 3 set komposter dengan volume yang sama namun perbandingan komposisi bahan baku yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji proses pengolahan domestic biowaste dan leachate dalam proses pengomposan. Hasil yang diperoleh, penambahan leachate dapat mempercepat proses pengomposan karena leachate mengandung sejumlah mikroorganisme yang dibutuhkan dalam proses pengomposan. Selain itu, leachate juga mengandung senyawa xenobiotik. Oleh karena itu penggunaan leachate dengan kadar 50% memberikan hasil lebih efektif jika dibandingkan dengan penggunannya dengan kadar 100%.Kata kunci: leachate, domestic biowaste, pengomposan, anaerob
Pengaruh Penambahan Vermiculite Termodifikasi Cu2+ sebagai Media Imobilisasi Bakteri Anaerob pada Produksi Biogas terhadap Parameter Kinetika Gregorius Prima Indra Budianto; Wisnu Arfian Anditya Sudjarwo
Eksergi Vol 14, No 2 (2017): Eksergi Volume 14 No 2 2017
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v14i2.2138

Abstract

Modifikasi vermiculite dilakukan untuk meningkatkan afinitasnya sebagai media imobilisasi bakteri anaerob. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh vermiculite termodifikasi Cu2+ dalam proses produksi biogas terhadap parameter kinetika. Penelitian ini dilakukan menggunakan tiga digester, yaitu digester tanpa penambahan vermiculite termodifikasi Cu2+, digester dengan penambahan vermiculite termodifikasi Cu2+ 0,01 mg/L dan digester dengan penambahan vermiculite termodifikasi Cu2+ 0,5 mg/L. Hasil yang diperoleh adalah semua digester dengan penambahan vermiculite termodifikasi Cu2+ sebanyak 40 g memberikan peningkatan pada nilai laju pertumbuhan spesifik bakteri asidogen  dibandingkan dengan digester tanpa penambahan vermiculite termodifikasi yaitu sebesar 48 %. Penurunan laju pentumbuhan spesifik bakteri metanogen hanya terjadi pada digester dengan penambahan vermiculite termodifikasi Cu2+ 0,5 mg/L hingga  88,87 %.
Modifikasi Zeolit Alam Menjadi ZSM-5 Sebagai Penjerap CO2 Gregorius Prima Indra Budianto
Eksergi Vol 18, No 2 (2021)
Publisher : Prodi Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/e.v18i2.4725

Abstract

Biogas is a product of the bio-decomposition process in anaerobic conditions. Methane (CH4) and carbon dioxide (CO2) are the compounds of biogas that act in determining the quality of biogas. When the CH4 level is high, the biogas will have a high caloric value; conversely, the increased CO2 levels result in low biogas heating value. One effort to purify biogas is the adsorption process using natural zeolite. Natural zeolite should be modified into ZSM-5 because it has a greater pore diameter than natural zeolite. It is expected that the increase of the efficiency of CO2 adsorption is more significant than natural zeolite. ZSM-5, which is altered from natural zeolite, will be compared to the effectiveness of CO2 adsorption compared to natural zeolite
Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci Tangan Penunjang PHBS bagi Kader PKK Wilayah Kadipiro Banjarsari Surakarta Reslely Harjanti; Vivin Nopiyanti; Siti Aisiyah; Yari Mukti Wibowo; Gregorius Prima Indra Budianto
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 9: Februari 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v1i9.1281

Abstract

Tidak semua anggota masyarakat paham pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) contohnya cuci tangan sebagai salah satu upaya dalam pencegahan penularan virus corona. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam pencegahan penularan/ penyebaran virus corona dengan memberikan edukasi serta diseminasi pembuatan sabun cuci tangan kepada kader PKK di lingkungan Sukomulyo Kadipiro Banjarsari Surakarta. Kegiatan pengabdian dimulai dari perijinan kepada ketua RT dan Lurah Kadipiro. Selanjutnya dilakukan pretest untuk mengetahui tingkat pengetahuan peserta terkait PHBS serta pembuatan sabun cuci tangan. Selanjutnya dilakukan pelatihan pembuatan sabun cuci tangan. Tahapan akhir adalah evaluasi postest melalui kuesioner yang dibagikan kepada peserta dan hasilnya dibandingkan dengan hasil pretest dan diuji statistik. Hasil kegiatan berupa produk sabun cuci tangan dikemas dalam wadah yang menarik dapat dikembangkan untuk usaha mandiri warga. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa peserta pelatihan memahami proses pembuatan sabun cuci tangan ditandai ada perbedaan signifikan (alfa<0.05) pada uji statistik.
The Influence of Zeolite Addition into Anaerobic Vinasse Treatment Process in Microaerated Batch Reactor: Pengaruh Penambahan Zeolit Pada Pengolahan Limbah Vinasse secara Anaerob dalam Reaktor Batch Dengan Mikroaerasi Umul Lailatul Jannah; Gregorius Prima Indra Budianto
Jurnal Kimia dan Rekayasa Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Kimia dan Rekayasa Edisi Juli 2020
Publisher : Program Studi S1 Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Setia Budi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.899 KB) | DOI: 10.31001/jkireka.v1i1.10

Abstract

Microaeration and cell immobilization are two ways to improve the performance of vinasse anaerobic treatment. Several variations of vinasse anaerobic process were conducted to approach the effectivity of microaeration and cell immobilization addition in 200 ppm vinasse anaerobic treatment process. The variation of (R1) microaeration addition; (R2) zeolite addition as cell immobilizer; (R3) combination microaeration and zeolite addition and (R4) blank reactor – anaerobic reactor without microaeration and zeolite addition. The process was conducted in batch mode, pH in 7. During the process, gas volume was calculated by water replacement concept and sampling was done for analytical such as Volatile Solids (VS) and methane concentration. The result, combination between microaeration and zeolite addition was obtained the lag phase to be shorter while the biogas productivity and VS degradation rate were obtained the insignificant difference value with reactor with zeolite addition and reactor with microaeration addition respectively. Abstrak Beberapa variasi proses dilakukan untuk menakar sejauh mana efektifitas mikroaerasi dan imobilisasai sel pada proses pengolahan limbah vinasse 200 ppm secara anaerob, variasi tersebut diantaranya (R1) reactor dengan mikroaerasi, (R2) reactor dengan penambahan zeolite, (R3) reactor dengan penambahan mikoraerasi dan zeolite (R4) reactor control – tanpa penambahan mikroaerasi dan zeolite. Proses dijalankan pada kondisi pH 7, mode batch. Selama proses, pengukuran volume biogas dilakukan dengan konsep water replacement dan pengambilan sampel dilakukan untuk kebutuhan analisis Volatile Solids (VS) dan kadar metana. Hasilnya, penambahan zeolite pada reactor dengan mikroaerasi menghasilkan masa aklimatisasi tersingkat sedangkan produktivitas dan laju penunuran VS tidak berbeda signifikan masing-masing dari reactor dengan zeolite dan reactor dengan mikroaerasi.
PROGRAM KEMANDIRIAN MASYARAKAT (PKM) DI CV BINTANG JAYA SUKOHARJO Sunardi, Sunardi; Mahayana, Argoto; Budianto, Gregorius Prima Indra; Sumardiyono, Sumardiyono; Ifandari, Ifandari; Atmoko, Waluyo Budi; Hidayati, Nur; Soebiyanto, Soebiyanto
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 1 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitra dalam kegiatan Program Kemandiran Masyarakat adalah CV Bintang Jaya yang terletak di Jl. Nori 10B Ngepakan, Joho, Sukoharjo. Mitra adalah produsen instan kunyit dengan merek dagang SI PINTAR. Mitra memiliki satu keistimewaan yakni instan kunyit dengan 4 macam rasa. Produk memiliki manfaat, namun instan kunyit hasil produksi mitra belum cukup dikenal masyarakat. Proses produksi dilakukan dalam skala rumahan dimana mitra belum sepenuhnya menerapkan standar produksi berdasarkan kriteria Cara Produksi Pangan yang Baik – Industri Rumah Tangga Pangan (CPPB-IRTP). Masalah yang dihadapi mitra yaitu: 1) Alat produksi tidak higienis; dan 2) Belum mempunyai ijin PIRT. Solusi yang akan dilakukan dari kegiatan ini adalah: 1) intoduksi alat parut dan peras; 2) pengurusan perijinan P-IRT. Metode yang akan dilakukan untuk merealisasikan tujuan dari program pelaksanaan PKM yaitu melalui: 1) Pengadaan mesin parut dan peras yang terbuat dari stainless; 2) Pendampingan pengurusan perijinan P-IRT. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan pengabdian terkait aspek produksi ialah adanya peningkatan pengetahuan pemilik dan karyawan tentang CPPB-IRTP dan perbaikan tempat produksi yang lebih bersih dan layak. Terkait aspek produksi, terdapat peningkatan jumlah produksi dan perolehan ijin P-IRT dari Dinas Kesehatan.