Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Akuntansi

AUDIT QUALIFICATIONS AND GOVERNANCE CHARACTERISTICS: AUSTRALIAN EVIDENCE Rusmin Rusmin
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 16 No. 1 (2012)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memperluas penelitian sebelumnya yang menyelidiki hubungan antara mekanisme pemantauan tata kelola internal dan probabilitas menerima laporan audit yang berkualitas. Elemen tata kelola perusahaan yang dikaji diukur dengan menggunakan lima proksi yaitu: ukuran dewan direksi, independensi dewan direksi, ukuran komite audit, independensi komite audit dan frekuensi pertemuan komite audit. Analisis regresi logistik dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan untuk penelitian ini. Menggunakan sampel dari 121 perusahaan manufaktur Australia yang terdaftar di Bursa Efek Australia (ASX), studi ini menambah semakin banyak literatur yang mendokumentasikan pentingnya dewan komisaris dan peran komite audit dalam pemantauan perilaku manajemen. Studi ini menemukan ukuran dewan komisaris yang lebih kecil tampaknya lebih efektif daripada ukuran dewan komisaris besar. Selain itu, independensi komite audit meningkatkan kualitas pelaporan keuangan untuk menerima opini audit yang jelas. Dalam kaitan dengan variabel kontrol, penelitian ini memberikan bukti bahwa Leverage dan ROI adalah variabel penting dalam menjelaskan kecenderungan auditor untuk memenuhi pendapat mereka. Khususnya, studi ini menemukan hubungan positif (negatif) dan sangat signifikan (pada p <0,01) antara kedua leverage (ROI) dan kemungkinan menerima laporan audit yang berkualitas. Hal ini memiliki implikasi yang signifikan bagi perusahaan yang bergerak menuju struktur tata kelola perusahaan untuk lebih meningkatkan kualitas pelaporan keuangan.Kata kunci: Opini audit yang berkualitas, mekanisme pengawasan tata kelola internal, perusahaan di Australia.
Effects of audit quality, culture value, and firm’ size on earnings reporting quality Rusmin Rusmin
Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia Vol. 18 No. 1 (2014)
Publisher : Accounting Department, Faculty of Business and Economics, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jaai.vol18.iss1.art1

Abstract

Penelitian ini menguji hubungan antara kualitas audit, nilai budaya, ukuran perusahaan dan kualitas laba yang dilaporkan, dengan menggunakan 328 perusahaan transportasi sebagai sampel untuk periode 2004-2009 pada tujuh negara di Asia. Penelitian ini gagal menunjukkan bahwa auditor dalam grup “The Big 4” berfungsi sebagai penghambat praktik manajemen laba. Akan tetapi, bukti empiris menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan di negara-negara yang memiliki skor budaya “penghindaran ketidakpastian” yang tinggi cenderung memiliki tingkat manajemen laba yang rendah dan oleh karena itu laba yang dilaporkan memiliki kualitas yang tinggi. Hasil penelitian ini juga sangat mendukung hipotesis biaya politis yang berpendapat bahwa perusahaan-perusahaan yang lebih besar lebih menjadi perhatian publik dan aksi politik yang ada di dalamnya menunjukkan perilaku manajemen laba yang tidak begitu agresif.Kata Kunci: Kualitas audit, Budaya, Ukuran perusahaan, Kualitas pelaporan laba, Perusahaan transportasi.