Articles
Embedded Librarian: Kolaborasi Pustakawan di Era Informasi
Jazimatul Husna
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 4 (2019): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (706.224 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.3.4.353-362
Penelitian ini membahas dan menjelaskan peran baru untuk pustakawan yang sedang dibahas oleh peneliti dunia di bidang ilmu perpustakaan dan Ilmu Informasi. Pustakawan dapat bekerja dalam kolaborasi dengan para pakar domain di bidang akademik, industri, dan juga di bidang lain untuk melayani kebutuhan informasi mereka dan menghemat waktu mereka. Penelitian ini berbicara tentang berbagai bidang kepustakawanan tertanam. Tanggung jawab mencari informasi dibagikan kepada pustakawan. berkolaborasi dan berpikir dalam konteks makro. Pustakawan bisa menampilkan diri dalam profesinya dengan ranah yang lebih luas untuk membantu orang di luar profesi pustakawan.
Kontribusi Perpustakaan dalam Mendorong Ratifikasi Traktat Marrakesh Penyandang Disabilitas Netra di Indonesia
Jazimatul Husna
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 4, No 1 (2020): Maret
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (303.021 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.4.1.71-79
Di Indonesia banyak penyandang disabilitas yang kesulitan dalam mengakses pendidikan dan pemenuhan atas kebutuhan informasi yang di butuhkan oleh mereka, Salah satunya adalah perpustakaan. Tidak banyak perpustakaan yang ramah dan accessable untuk penyandang disabilitas. Dalam Traktat Marrakesh perpustakaan dapat memberikan kontribusi dan memfasilitasi hak memperoleh informasi dan pendidikan mereka, memfasilitasi kebebasan berekspresi mereka, termasuk kebebasan untuk mencari, menerima dan menyampaikan informasi dan ide-ide dari semua jenis atas dasar kesetaraan dengan orang lain , termasuk melalui semua bentuk komunikasi pilihan mereka.Hal ini dapat dilihat dari minimnya sumber bacaan yang berhuruf Braille, atau dengan format lain seperti audiobook. pada penelitian ini peneliti ingin memfokuskan pada pembahasan Kontribusi Perpustakaan Dalam Mendorong Ratifikasi Traktat Marrakesh Penyandang Disabilitas Netra Di Indonesia, peneliti tertarik mengangkat tema tersebut karena pada poin penting dalam Traktat Marrakesh memberikan izin bagi organisasi dan perpustakaan untuk berbagi koleksi dan judul yang dapat mereka akses dengan komunitas berbahasa lain di seluruh dunia
Peran Pustakawan Sebagai Kreator Konten Digital
Jazimatul Husna
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 2 (2019): Juni
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (366.093 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.3.2.173-184
Penelitian ini membahas perubahan peran pustakawan sebagai perantara informasi karena pengenalan bentuk-bentuk baru dari konten digital yang dibawa oleh teknologi informasi dan komunikasi modern. Fokus utama adalah pada cara di mana perubahan ini telah mempengaruhi tanggung jawab moral pustakawan. peneliti ingin memfokuskan pada Peran Pustakawan Sebagai Kreator Konten Digital, konten yang dimaksud adalah konten digital disebarluaskan di internet melalui media sosial. penelitian ini mengidentifikasi beberapa kecenderungan dalam penciptaan dan penggunaan konten digital dan mengeksplorasi implikasi etis dari tanggung jawab pustakawan dalam merealisasikan tugas tersebut. Untuk mewujudkan peran pustakawan sebagai kreator konten Digital, pustakawan sebaiknya menggunakan langkah baru, dengan melakukan pemiloihan dan pembuatatan akun di media sosial, membuat konten dan melakukan promosi. Dari beberapa apilihan media sosial, pustakawan menggunakan empat media soaial yang paling popular, yaitu istagram, twitter, facebook dan whatsApp. Pendekatan dan metode penelitian kali ini, menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, Peneliti mengumpulkan data-data penelitian memalui membaca dan mencatat serta mengolah bahan pustaka.
Pengaruh Perilaku Asertif Pustakawan dalam Keberhasilan Program Liaison Librarian di Perpustakaan
Jazimatul Husna
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 2, No 4 (2018): Desember
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (83.652 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.2.4.437-449
Perpustakaan sebagai lokomotif ilmu pengetahuan, harus cermat menyikapi dan merespon perubahan tersebut dengan meyiapkan agenda-agenda yang relevan dengan kondisi kekinian dan trend perkembangan keilmuan kepustakawanan yang akan datang. Pustakawan yang dimaksud adalah pustakawan yang mempunyai perilaku asertif. Pustakawan yang mempunyai perilaku asertif sangat berguna dalam berinteraksi dengan pengguna perpustakaan dalam mencarí informasi. Pemustaka yang tentunya memiliki kebutuhan informasi yang berbeda beda. Karena orientasi perpustakaan merupakan kepuasan pengguna (user oriented). Program liaison librarian suatu program yang sangat menarik, dimana pustakawan harus secara aktif dapat memaksimalkan dalam menjalin komunikasi dengan semua pengguna di perpustakaan, dapat melakukan diskusi dan harus menyediakan waktubisa memberikan konsultasi mengenai segala kebutuhan pemustaka terhadap kebutuhan informasi dan sumber-sumber informasi lainya.
Implementasi MOOCs di Pendidikan Ilmu Perpustakaan dan Informasi (Sebuah Peluang dan Tantangan di Indonesia)
Jazimatul Husna
Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi Vol 3, No 3 (2019): September
Publisher : Program Studi Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (548.09 KB)
|
DOI: 10.14710/anuva.3.3.247-256
Massive Open Online Courses (MOOCs) merupakan salah satu buah dari revolusi bidang pendidikan tinggi Abad 21. MOOCs Sudah berkembang dan di gunakan di banyak Negara, Khususna Eropa dan Amerika. Namun belum banyak digunakan di Asia, khususnya di Indonesia. MOOCs hadir dengan memberikan model pembelajaran baru dan kesempatan untuk calon mahasiswa di fakultas dan dan universitas untuk dapat bergerak aktif dalam belajar. MOOCs telah merambah dibanyak bidang studi termasuk dalam Ilmu Perpustakaan dan Informasi (IPI). Dalam tulisan ini, penulis akan menjelaskan Pengertian dan konsep MOOCs, implementas, Peluang dan Tantangan, dan Model kursus yang ditawarkan dalam Ilmu Perpustakaan dan Informasi dan bagaimana cara terbaik MOOCs dapat digunakan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Ilmu Perpustakaan dan Informasi dengan melihat kemungkinan cara kerja dan dampaknya terhadap pendidikan Ilmu Perpustakaan dan Informasi di Indonesia.
PENGARUH SIKAP PUSTAKAWAN TERHADAP TINGKAT KUNJUNGAN SISWA DI PERPUSTAKAAN SMA N 7 SEMARANG
Siti Mutmainah;
Jazimatul Husna
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Sikap Pustakawan terhadap Tingkat Kunjungan Siswa di Perpustakaan SMA Negeri 7 Semarang”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket. Angket disebarkan kepada 10% jumlah populasi, yaitu sebanyak 75. Penghitungan data dalam penelitian ini digunakan aplikasi bantu SPSS 21. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh sikap pustakawan terhadap tingkat kunjungan siswa di SMA Negeri 7 Semarang. Hasil penelitian menjelaskan bahwa: Sikap pustakawan mempunyai pengaruh terhadap tingkat kunjungan siswa. Hal ini ditunjukkan dengan beberapa aspek seperti sikap ramah pustakawan, pustakawan memahami pengguna perpustakaan, pemenuhan kebutuhan siswa dan sikap pustakawan menjadi alasan siswa berkunjung ke perpustakaan yang dapat memberikan kontribusi sebesar 38%. Dari analisis statistik dapat diketahui bahwa sikap pustakawan (variabel X) terhadap tingkat kunjungan siswa (variabel Y) dapat diperoleh melalui persamaan Y’=0,634+1,061. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa sikap pustakawan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kunjungan siswa. Hal ini terbukti dari hasil hipotesis yang menunjukkan bahwa thitung= 6,684 dan ttabel = 0,1000. Dari hasil tersebut thitung lebih besar dari ttabel. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, yang artinya ada pengaruh yang signifikan antara variabel sikap pustakawan dengan variabel tingkat kunjungan siswa.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN MODEL PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS DENGAN TEMA “MY FAMILY” PADA PAUD (USIA KELOMPOK BERMAIN) ANAK CERDAS UNGARAN
Girindra Putri Ardana Reswari;
Lenggahing Asri Dwi Eko Saputri;
Jazimatul Husna
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (262.423 KB)
Pembelajaran Bahasa Inggris sejak usia dini (English for Young Learner) saat ini tengah gencar dikampanyekan. Bahasa Inggris mulai diperkenalkan pada usia pendidikan terawal yakni pada tingkatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Permasalahan yang ada pada penelitian ini adalah kesulitan guru dalam membuat materi ajar yang sesuai dengan usia anak didik khususnya pada masa Kelompok Bermain (KB). Hal ini dikarenakan pada usia Kelompok Bermain, kemampuan verbal dan motorik anak-anak masih terbatas. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah ini untuk membantu guru dalam menyusun model ajar kreatif, interaktif, dan inovatif bagi siswa untuk meningkatkan minat belajar Bahasa Inggris siswa pada usia Kelompok Bermain sesuai dengan kemampuan siswa dengan tidak melupakan esensi pembelajaran anak di usia dini yang menyenangkan seperti belajar sambil bermain. Metode penelitian yang diterapkan pada penelitian ini adalah qualitative-interpretative dengan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara serta teknik pendampingan pembuatan model ajar. Hasil penelitian mengacu pada kurikulum PAUD dan esensi pembelajaran PAUD yaitu bermain sambil belajar. Pemberian contoh pembuatan media pengajaran Bahasa Inggris pada Usia Kelompok Bermain di PAUD Anak Cerdas Ungaran memakai tema My Family dengan menggunakan metode menggambar dan mencocokan kartu.
DIGIALISASI DOKUMEN DAN PERAWATAN KOLEKSI BENDA BERHARGA WARGA DESA BANJARMULYA PEMALANG
Jazimatul Husna Husna;
Ima Wijayanti
Jurnal Pengabdian Vokasi Vol 1, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (164.088 KB)
AbstrakPeneliti kali ini memberikan pendampingan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Digialisasi Dokumen Dan Perawatan Koleksi Benda Berharga Warga Desa Banjarmulya Pemalang”. Penelitian ini berangkat dari kondisi tentang pemahaman dokumen masih rendah dan menyebabkan banyak masyarakat yang belum sadar akan arti penting sebuah dokumen. Pendigitalisasian dokumen dan arsip pribadi maupun keluarga mendorong tumbuhnya kesadaran dan perilaku masyarakat. Peneliti menggunakan Action research atau penelitian tindakan. dengan metode kolaboratif yang melibatkan masyarakat dalam peristiwa penelitian atau permasalahan penelitian yang terjadi di masyarakat secara mendalam. Hasil penelitian ini. Masyarakat diberikan pengetahuan cara penyimpanan dokumen pribadi maupun keluarga yang baik agar dokumen tidak hilang atau rusak. Masyarakat diajarkan untuk mengubah format dokumen dari kertas menjadi dokumen digital yaitu dengan cara melakukan Scann. Dokumen yang disimpan dalam bentuk digital lebih aman cukup disimpan pada sebuah Flashdisk atau media penyimpanan elektronik lainnya. Kata Kunci: Digitalisasi, Dokumen, Perawatan, Benda Berharga, Desa BanjarmulyaAbstractThis researcher provided assistance in community service activities entitled "Initializing Documents and Maintenance of Collections of Valuable Objects for the People of Banjarmulya Village, Pemalang". This research departs from the condition of understanding documents is still low and causes many people who are not yet aware of the importance of a document. The digitization of personal and family documents and records encourages the growth of public awareness and behavior. Researchers use Action research or action research. with collaborative methods that involve the community in research events or research problems that occur in the community in depth. The results of this study. The community is given the knowledge of how to store both personal and family documents so that the documents are not lost or damaged. The community is taught to change the format of documents from paper to digital documents by doing Scann. Documents that are stored in digital form are safer enough to be saved on a Flashdisk or other electronic storage media. Keywords: Digitalization, Documents, Maintenance, Valuables, Banjarmulya Village
ANALISIS KUALITAS INFORMASI AKUN INSTAGRAM ONLINE SHOP @DRESSCODESMG SEMARANG
Septa Diah Wulandari;
Jazimatul Husna
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berjudul “Analisis Kualitas Informasi Akun InstagramOnline Shop@dresscodesmg Semarang”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui presepsi followers mengenai kualitas informasi akun Instagram @dresscodesmg. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif deskriptif. Adapun teknik yang digunakan dalam pemilihan informan teknik snowball sampling. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas informasi pada postingan akun Instagram @dresscodesmg sudah dapat dipercaya tetapi belum konsisten, karena tidak ada keseragaman dalam memberikan informasi pada caption atau keterangan. Untuk kelengkapannya informan menyatakan belum lengkap, karena terkadang harga tidak dicantumkan. Kurang update, karena informasi baju-baju terbaru tidak diposting setiap hari. Tampilan informasinya kurang menarik karena terdapat dua model baju pada satu postingan.
PENERAPAN VIDEO GAMES EDUKATIF PERPUSTAKAAN UNTUK MENARIK SISWA BERKUNJUNG KE PERPUSTAKAAN SEKOLAH SMA ISLAM HIDAYATULLAH BANYUMANIK SEMARANG (SEBUAH PENELITIAN ACTION RESEARCH)
Refina Putri;
Jazimatul Husna
Jurnal Ilmu Perpustakaan Vol 5, No 3 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini berjudul “Penerapan Video Games Edukatif Perpustakaan untuk Menarik Siswa Berkunjung ke Perpustakaan Sekolah SMA Islam Hidayatullah Banyumanik Semarang (Sebuah Penelitian Action Research)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan video games edukatif perpustakaan untuk menarik siswa berkunjung perpustakaan sekolah SMA Islam Hidayatullah Banyumanik Semarang dan ingin mengetahui kemungkinan diterapkan serta mengetahui kemungkinan kendala. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif, dengan berpedoman buku yang ditulis Sykes mengenai penelitian kaji tindak di perpustakaan sekolah. Metode pengumpulan data yang digunakan di penelitian ini adalah wawancara, observasi dan studi pustaka. Dasar teori yang digunakan sebagai pedoman penelitian ini adalah saran membangun revolusi ‘Gaming In Library’ dari Kelly Czarnecki. Hasil penelitian menunjukan bahwa informan secara positif mendukung kehadiran video games edukatif perpustakaan di layanan komputer perpustakaan SMA Islam Hidayatullah.