Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Studi Pendahuluan: Perilaku Berkendara Anak Di Bawah Umur Ditinjau Dari Theory Of Planned Behavior Kusumastutie, Naomi Srie
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 6 No. 2 (2019): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v6i2.35

Abstract

Penelitian ini merupakan studi pendahuluan mengenai perilaku berkendara anak di bawah umurditinjau dari Theory of Planned Behavior (TPB). Langkah awal dalam penyusunan kuesioner TPBadalah mengidentifikasi keyakinan-keyakinan yang menonjol (salient beliefs) sebagai dasarpembentukan sikap, norma subjektif, dan persepsi kendali perilaku. Keyakinan-keyakinan yangmenonjol ini menjadi dasar penyusunan soal pada kuesioner, yang hasilnya akan digunakan untukmenyusun model perilaku berkendara pada anak di bawah umur. Pengumpulan data pada penelitianini menggunakan kuesioner terbuka, dengan responden yaitu siswa berusia di bawah 17 tahun diSMPN 1 Kota Tegal, SMAN 1 Kota Tegal, dan SMAN 5 Kota Tegal. Teknik analisis data yang digunakanadalah analisis isi. Behavior beliefs yang didapatkan adalah tidakmerepotkan orang tua, lebihcepatsampai tujuan, ditilang polisi, dan terlibat kecelakaan lalu lintas. Normative beliefs yang didapatkanadalah orang tua dan teman. Control beliefs yang didapatkan adalah adanya kebutuhan, tidakmemiliki SIM, ijin orang tua, dan kepercayaan diri.
Pengukuran Tingkat Kepuasan Kerja Pengemudibus Dengan Menggunakan Job Affective Wellbeing Scale (JAWS) Kusumastutie, Naomi Srie; Jamhari, Syafek
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 6 No. 1 (2019): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v6i1.38

Abstract

Stres pada pengemudi angkutan umum dipengaruhi oleh kondisi kerja yang berimplikasipada kepuasan kerja. Stres kerja ini akan dapat menjadi faktor risiko bagi keselamatanmengemudi pada pengemudi bus. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkatkepuasan kerja pengemudi bus. Alat ukur yang digunakan adalah Job-related AffectiveWellbeing Scale (JAWS). Sebelum digunakan JAWS melalui proses penerjemahan terlebihdahulu. Reliabilitas JAWS hasil terjemahan sebesar 0,89. Hasil penelitian menunjukkanbahwa mayoritas subjek penelitian ini menunjukkan kecenderungan kepuasan kerja yangtinggi (56,1%). Selain itu juga ditemukan tidak ada hubungan antara umur dan kepuasankerja, namun ada hubungan antara pengalaman kerja dan kepuasan kerja, walaupunkoefisien korelasinya relatif lemah yaitu 0,334. Hasil analisa data juga menunjukkan tidakadanya perbedaan kepuasan kerja berdasarkan status pernikahan dan pendapatan bulanan.Namun demikian, terdapat perbedaan kepuasan kerja berdasarkan status kepegawaian,yaitu pengemudi bus dengan status kepegawaian sebagai pegawai tetap memiliki kepuasankerja yang lebih tinggi daripada pegawai kontrak.
Perilaku Berkendara Sepeda Motor Pada Remaja Berusia Di Bawah 17 Tahun Kusumastutie, Naomi Srie
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 5 No. 2 (2018): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v5i2.45

Abstract

Maraknya penggunaan sepeda motor pada remaja berusia di bawah usia untuk memiliki SIM (17tahun) merupakan fenomena yang sangat memprihatinkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuigambaran mengenai perilaku berkendara sepeda motor pada remaja berusia di bawah 17 tahun diKota Tegal. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pmeberian kuesioner kepada siswaberusia di bawah 17 tahun di SMPN 1 Kota Tegal, SMAN 1 Kota Tegal, dan SMAN 5 Kota Tegal.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalahmayoritas responden mengaku telah dapat mengendarai sepeda motor dan hal ini pun lazim terjadi dilingkungan tempat tinggalnya, terdapat kecenderungan usia untuk mengendarai sepeda motor untukpertama kalinya semakin muda, responden laki-laki dan berusia maupun tingkat usia lebih tinggi lebihberikisi, dan responden yang belum bisa mengendari sepeda motor cenderung untuk tidakberkeinginan untuk belajar menegendarainya pada saat ini.
Simulasi Penerapan Chicane Dengan Menggunakan Software Vissim Srie Kusumastutie, Naomi; Rusmandani, Pipit; Kusuma Pradana, Mohamad; Pamungkas, Wisnu; Silvi Ersamaulia, Masayu
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 7 No. 1 (2020): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v7i1.73

Abstract

Chicane merupakan salah satu perangkat traffic calming yang banyak digunakan di negara maju. Penelitian mengenai efektivitas chicane sebagai perangkat traffic calming telah dilakukan oleh peneliti sebelumnya dengan menggunakan simulasi lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk menyediakan alternatif cara simulasi yang lebih efisien dan aman, disamping juga bisa dapat menganalisis Measure of effectiveness (MOE) dengan lebih komprehensif. Dengan menggunakan data sekunder berupa data observasi geometrik jalan, volume kendaraan, komposisi kendaraan, dan kecepatan kendaraan maka dibuatlah model penerapan chicane dengan menggunakan VISSIM. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan yang sejalan dengan penelitian sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa VISSIM dapat digunakan untuk mensimulasikan penerapan traffic calming, dalam hal ini chicane. MOE yang dihasilkan adalah kecepatan setempat, kecepatan tempuh, kepadatan dan tundaan. Dengan demikian terbuka peluang untuk dapat memanfaatkan VISSIM sebagai alat bantu penerapan traffic calming, maupun pengembangan chicane secara khusus.
Perilaku Berkendara Sepeda Motor pada Siswa SMP Ditinjau dari Izin dan Persepsi Orang Tua Kusumastutie, Naomi Srie; Rahmita, Destria; Tohom, Frans
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v8i1.298

Abstract

Semakin maraknya fenomena anak di bawah umur yang telah bisa berkendara sepeda motor dewasa ini semakin memprihatinkan. Salah satu faktor yang ditengarai menjadi penyebabnya adalah izin orang tua terhadap anak untuk berkendara. Untuk itu studi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran perilaku berkendara anak di bawah umur ditinjau dari izin dan persepsi orang tua. Responden studi ini adalah orang tua siswa SMP di 13 sekolah di Kota Tegal. Pemilihan sekolah dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah responden 711 orang. Instrumen pengumpulan data dalam studi ini adalah kuesioner yang disajikan secara online. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil studi ini menunjukkan bahwa terdapat 37% responden yang melaporkan bahwa anaknya sudah bisa mengendarai sepeda motor. Mayoritas responden yang anaknya sudah bisa berkendara sepeda motor mengizinkan anaknya tersebut berkendara (64,3%). Terdapat 5,6% responden yang anaknya belum bisa berkendara sepeda motor berpeluang untuk mengizinkan anaknya tersebut berkendara. Mayoritas responden mempersepsikan bahwa anak di bawah umur sudah bisa berkendara sepeda motor merupakan perilaku yang berbahaya, tidak menguntungkan, dan melanggar peraturan lalu lintas. Diperlukan studi lebih lanjut untuk mengungkap faktor-faktor berperan penting dalam mendorong orang tua untuk mengjinkan anaknya berkendara.
Studi fenomenologi kepuasan kerja pengemudi ojek online Putra, Afif Andhika; Himam, Fathul; Kusumastutie, Naomi Srie
Mediapsi Vol 8 No 1 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.mps.2022.008.01.788

Abstract

Ojek online (online motorcycle taxi) is a form of transportation service in Indonesia. This business absorbs millions of workers. However, there are indications of a lack of job satisfaction among the drivers. The lack of job satisfaction may hinder the drivers' performance and services. In the present research, we explore what job satisfaction means among online motorcycle taxi drivers. We collected the data by interviewing three drivers. We then analyzed the data using the Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) method. The results suggest that the drivers interpret their job satisfaction in terms of freedom, sufficiency, and harmony. Online motorcycle taxi companies can use the current findings when implementing their policy. Ojek online adalah salah satu bentuk layanan transportasi di Indonesia. Bisnis ini menyerap jutaan tenaga kerja. Namun, ada indikasi kurangnya kepuasan kerja di antara para pengemudi. Kurangnya kepuasan kerja dapat menghambat kinerja dan pelayanan pengemudi. Dalam penelitian ini, kami mengeksplorasi apa arti kepuasan kerja di kalangan pengemudi ojek online. Kami mengumpulkan data dengan mewawancarai tiga pengemudi. Kami kemudian menganalisis data menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasilnya menunjukkan bahwa pengemudi menafsirkan kepuasan kerja mereka dalam hal kebebasan, kecukupan, dan keharmonisan. Perusahaan ojek online dapat menggunakan temuan saat ini ketika menerapkan kebijakan mereka.