Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perilaku Berkendara Sepeda Motor pada Siswa SMP Ditinjau dari Izin dan Persepsi Orang Tua Kusumastutie, Naomi Srie; Rahmita, Destria; Tohom, Frans
Jurnal Keselamatan Transportasi Jalan (Indonesian Journal of Road Safety) Vol. 8 No. 1 (2021): JURNAL KESELAMATAN TRANSPORTASI JALAN (INDONESIAN JOURNAL OF ROAD SAFETY)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46447/ktj.v8i1.298

Abstract

Semakin maraknya fenomena anak di bawah umur yang telah bisa berkendara sepeda motor dewasa ini semakin memprihatinkan. Salah satu faktor yang ditengarai menjadi penyebabnya adalah izin orang tua terhadap anak untuk berkendara. Untuk itu studi ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran perilaku berkendara anak di bawah umur ditinjau dari izin dan persepsi orang tua. Responden studi ini adalah orang tua siswa SMP di 13 sekolah di Kota Tegal. Pemilihan sekolah dilakukan secara purposive sampling, dengan jumlah responden 711 orang. Instrumen pengumpulan data dalam studi ini adalah kuesioner yang disajikan secara online. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil studi ini menunjukkan bahwa terdapat 37% responden yang melaporkan bahwa anaknya sudah bisa mengendarai sepeda motor. Mayoritas responden yang anaknya sudah bisa berkendara sepeda motor mengizinkan anaknya tersebut berkendara (64,3%). Terdapat 5,6% responden yang anaknya belum bisa berkendara sepeda motor berpeluang untuk mengizinkan anaknya tersebut berkendara. Mayoritas responden mempersepsikan bahwa anak di bawah umur sudah bisa berkendara sepeda motor merupakan perilaku yang berbahaya, tidak menguntungkan, dan melanggar peraturan lalu lintas. Diperlukan studi lebih lanjut untuk mengungkap faktor-faktor berperan penting dalam mendorong orang tua untuk mengjinkan anaknya berkendara.
ANALISIS HUBUNGAN HASIL PENILAIAN KESELAMATAN JALAN DENGAN TINGKAT KECELAKAAN PADA RUAS JALAN PANTURA DI KOTA TEGAL Destria Rahmita Mita; Siti Malkhamah; Dewanti Dewanti
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol 1 No 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.801

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu indikator utama kinerja keselamatan infrastruktur jalan. Permasalahan yang muncul adalah kecelakaan lalu lintas yang masih sangat tinggi terjadi di negara berkembang, khususnya di Indonesia. Di beberapa negara maju, upaya dalam maminimalkan jumlah kecelakaan terus dikembangkan, salah satu langkah awalnya adalah melakukan penelitian mengenai hubungan antara tingkat kecelakaan dan kondisi jalan/ lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola hubungan hasil penilaian keselamatan jalan berupa Road Protection Score (RPS) dengan tingkat kecelakaan. Pada penelitian ini, hubungan tingkat kecelakaan dan RPS ditinjau pada studi kasus ruas jalan Nasional Pantura dalam Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Dalam hal ini kondisi infrastruktur jalan dan lingkungan jalan diwakili oleh suatu nilai Road Protection Score (RPS) dan/atau Star Rating yang dikembangkan oleh International Road Assessment Programme (iRAP). Nilai RPS dihasilkan berdasarkan penilaian terhadap elemen-elemen jalan yang disimpulkan dalam suatu formulasi. Hubungan tingkat kecelakaan dan Star Rating di analisis dengan menggunakan teknik korelasi dan uji statistik untuk mengetahui kekuatan serta signifikansi hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang terjadi antara tingkat kecelakaan dan Star Rating adalah sangat lemah. Hasil tersebut mengindikasi kondisi infrastruktur jalan dan lingkungan jalan memiliki dampak yang berbeda-beda terhadap resiko kecelakaan suatu lokasi jalan.
EVALUATION FACTORS OF BOAT ACCIDENTS IN THE MUSI RIVER WATERS, INDONESIA Surnata Surnata; Febriansyah Febriansyah; Ferdinand Pusriansyah; Monica Amanda; Destria Rahmita
Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi) Vol 6 No 3 (2022): Edisi September - Desember 2022
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.236 KB) | DOI: 10.31955/mea.v6i3.2685

Abstract

Musi River is a river placed in South Sumatra, Indonesia. The Musi River is also the biggest river with a median width of 504 meters (the widest is 1350 meters round Kemaro Island, and the shortest 250 meters is positioned around the Musi II River Bridge).The only means of transportation that can reach the area is by boat via the Musi River. People use the Musi River as a transportation route to travel from one place to another around Palembang City or to areas far from Palembang City and use ships to travel in order to shop for daily needs, work and others. However, in the operation of the ship on its way there are still accidents, which often occur are accidents caused by human error, besides that there are often obstacles with natural conditions. For example, waves and on every bank of the Musi river, there are lots of tree plants that interfere with the smooth flow of traffic. Recently, in the Musi River there was an accident other than in Akibarka, the natural condition of the accident was caused by human negligence Two speedboats with the brand Rahendi Putra and Five Brothers collided while in the waters of the Musi River, Palembang, South Sumatra (South Sumatra), Wednesday (30/5/2018). Accidents in the Last Two Years Tuesday on the Awet Muda speedboat revealed new facts. In the last two years, the fast boat company has had two accidents that claimed lives.
ANALISIS HUBUNGAN HASIL PENILAIAN KESELAMATAN JALAN DENGAN TINGKAT KECELAKAAN PADA RUAS JALAN PANTURA DI KOTA TEGAL Destria Rahmita Mita; Siti Malkhamah; Dewanti Dewanti
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v1i1.801

Abstract

Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu indikator utama kinerja keselamatan infrastruktur jalan. Permasalahan yang muncul adalah kecelakaan lalu lintas yang masih sangat tinggi terjadi di negara berkembang, khususnya di Indonesia. Di beberapa negara maju, upaya dalam maminimalkan jumlah kecelakaan terus dikembangkan, salah satu langkah awalnya adalah melakukan penelitian mengenai hubungan antara tingkat kecelakaan dan kondisi jalan/ lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola hubungan hasil penilaian keselamatan jalan berupa Road Protection Score (RPS) dengan tingkat kecelakaan. Pada penelitian ini, hubungan tingkat kecelakaan dan RPS ditinjau pada studi kasus ruas jalan Nasional Pantura dalam Kota Tegal, Provinsi Jawa Tengah. Dalam hal ini kondisi infrastruktur jalan dan lingkungan jalan diwakili oleh suatu nilai Road Protection Score (RPS) dan/atau Star Rating yang dikembangkan oleh International Road Assessment Programme (iRAP). Nilai RPS dihasilkan berdasarkan penilaian terhadap elemen-elemen jalan yang disimpulkan dalam suatu formulasi. Hubungan tingkat kecelakaan dan Star Rating di analisis dengan menggunakan teknik korelasi dan uji statistik untuk mengetahui kekuatan serta signifikansi hubungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan yang terjadi antara tingkat kecelakaan dan Star Rating adalah sangat lemah. Hasil tersebut mengindikasi kondisi infrastruktur jalan dan lingkungan jalan memiliki dampak yang berbeda-beda terhadap resiko kecelakaan suatu lokasi jalan.
Optimalisasi Kebutuhan Fasilitas Integrasi Antarmoda Di Pelabuhan Kariangau Kalimantan Timur Rahmita, Destria; Hardimansyah, Rizki; Amanda, Monica; Ulya, Febriyanti Himmatul; Agustini, Elfita; Atika, Aulia Ika; Faishal Fadhil, Muhammad Afif
IWJ : Inland Waterways Journal Vol. 6 No. 1 (2024): Inland Waterways Journal (IWJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54249/iwj.v6i1.210

Abstract

Secara umum, penyelenggaraan transportasi umum yang memadai memerlukan keterpaduan yang melibatkan lebih dari satu moda. Pelabuhan Kariangau merupakan salah satu Pelabuhan Penyeberangan di Kota Balikpapan yang menjadi tempat pergantian moda dari transportasi air dan transportasi jalan. Pada Pelabuhan Kariangau ini terdapat 21 (dua puluh satu) kapal ferry yang beroperasi dengan 3 (tiga) lintasan penyeberangan. Padalintasan Kariangau – Panajam kapal yang beroperasi berjumlah 19 kapal dengan jarak sejauh6,60 KM, kemudian pada lintasan Balikpapan – Mamuju terdapat 1 kapal yang beroperasi dengan jarak sejauh 291 KM dan 1 kapal beroperasi pada lintasan Balikpapan – Palu denganjarak sejauh 394 KM. Pelabuhan Penyeberangan Kariangau ini beroperasi selama 24 jam, maka dari itu produktivitas pengguna jasa di Pelabuhan Kariangau cukup tinggi. Pengguna jasa angkutan penyeberangan dalam menuju dan meninggalkan Pelabuhan Kariangau, dapatmenggunakan angkutan jalan dan juga angkutan perairan lanjutan. Saat ini angkutan umum yang melayani di pelabuhan Kariangau adalah Bus Trans Balikpapan koridor D Terminal Batu Ampar – Pelabuhan Kariangau. Berdasarkan survei di lapangan, permasalahan mengenai integrasi antarmoda di Pelabuhan Kariangau khususnya pada Bus Trans Balikpapan adalah tidak ditemukananya fasilitas penunjang seperti halte bus, papan informasi tarif dan jadwal keberangkatan Bus Trans Balikpapan serta jalan khusus (trotoar) dan gangway untuk menuju tempat penjemputan. Dengan adanya permasalahan tersebut membuat pengguna jasa khususnya dari lintasan antar provinsi kebingungan dalam melanjutkan perjalanan. Sehingga banyak penumpang turun dari kapal yang duduk di pinggir taman maupun jalan yang mengganggu proses keluar masuk kendaraan dari lapangan parkir siap muat menuju kapal maupun perpindahan kendaraan keluar Pelabuhan.
Tinjauan Pelaksanaan Pengawasan Kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) Di Pelabuhan Penyeberangan Hunimua Provinsi Maluku Amanda, Monica; Lopulalan, P Marcello; Hardimansyah, Rizki; Priyono, Broto; Sari, Desti Yuvita; Kelana, Sri; Ginting, Felixta Basdinari; Rahmita, Destria
IWJ : Inland Waterways Journal Vol. 6 No. 1 (2024): Inland Waterways Journal (IWJ:April)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai, Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54249/iwj.v6i1.213

Abstract

Transportasi merupakan salah satu faktor penting dalam pembangunan Indonesia maka dengan itu transportasi perlu diperhatikan dan di awasi tentang keselamatan dan keamanannya, pada wilayah Pelabuhan penyeberangan Hunimua beroperasi dari maluku Tengah menuju ke pulau seram waipirit Pelabuhan hunimua diawasi oleh Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Maluku yang bertuagas untuk menjaga keamanan dan keselamatan kapal dan penumpang, Pengawasan kendaraan Over dimension over loading di pelabuhan Hunimua merupakan satu langkah yang dilakukan oleh Balai Pengelola Trasnportasi Darat Kelas II Maluku untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya pelanggaran dalam berkendara dan kecelakaan di pelabuhan, terutama pada kendaraan Over dimension over loading. Alat pengukur tidak tersedia di Pelabuhan yang membuat faktor penghambat dalam pelaksanaan Pengawasan Kendaraan Over dimension over loading ialah kurangnya fasilitas pengukur dan penimbangan kendaraan yang belum tersedia untuk melakukan kegiatan pengawasan dilapangan dan kurangnya pemahaman pengemudi dalam berkendara yang meyebabkan kurang maksimal dalam pelaksanaan Pengawasan Kendaraan Over dimension over loading di pelabuhan Hunimua.
Review of Supporting Facilities for Intermodal Integration at Tanjung Kalian Ferry Port, Bangka Belitung Islands Province Rahmita, Destria; Firzatullah, Raden Muhamad; Latuheru, Paulina Mutiara; Amanda, Monica; Zufar, Muhammad
IWTJ : International Water Transport Journal Vol. 5 No. 2 (2023): International Water Transport Journal (IWTJ: October)
Publisher : Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanjung Kalian Ferry Port has 14 ferry boats and 2 Damri buses at the port. Ferries docking at the port with Damri buses result in intermodal integration in supporting transportation services. However, there are several problems in this integration, such as the lack of waiting areas for service users, unavailable information on fares and schedules, and the need for special lanes for buses. This study aims to determine the condition of supporting facilities for intermodal integration and the fulfillment of these facilities. This study uses observation and documentation methods, it was found that currently the supporting facilities for integration are still inadequate. There are no waiting areas available, information on fares and schedules is not yet available, and the sidewalks at the port are inadequate for pedestrians. Therefore, it is recommended to plan the construction of a bus stop with a size of 23m x 7m, add information boards inside the bus stop and post 2, improve the sidewalks inside and in front of the port (each with a width of 1.52 meters and 1.54 meters), and add no parking signs at the pedestrian exit.
Model Pemilihan Moda serta Potensi Penggunaan Angkutan Umum dan Non Motorized Transport pada Masa New Normal Pandemi Covid-19 Pipit Rusmandani; Nurul Fitriani; Destria Rahmita
Jurnal Penelitian Transportasi Darat Vol. 24 No. 1 (2022): Jurnal Penelitian Transportasi Darat
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Formerly by Puslitbang Transportasi Laut, Sungai, Danau, dan Penyeberangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/jptd.v24i1.2101

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator yang berpengaruh dalam pemilihan moda di masa new normal covid-19, mengetahui hubungan antar variabel dalam pemilihan moda di masa new normal covid-19, serta mengetahui persepsi potensi penggunaan angkutan umum, sepeda dan berjalan kaki di Kota Semarang pada masa new normal covid-19. Metode yang digunakan yaitu dengan Analisis Structural Equation Modeling (SEM) PLS. Indikator dalam penelitian ini yaitu pedapatan, kepemilikan kendaraan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, bekerja, pemilihan mobil dan angkutan online mobil untuk beraktivitas di masa new normal, indikator persepsi untuk penggunaan angkutan umum, indikator untuk penggunaan sepeda dan berjalan kaki. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristk sosial ekonomi (KSE) berpengaruh positif terhadap pemilihan moda di masa new normal covid-19 dan perilaku menjaga diri dari covid-19 sedangkan terhadap persepsi penggunaan sepeda dan berjalan kaki berpengaruh negatif (signifikan pada 0,05) Hubungan maksud perjalanan terhadap perilaku perlindungan diri dari covid-19 berpengaruh positif dimana orang melakukan perjalanan berkerja hal yang meraka lakukan yaitu mengindari kerumunan dan menjaga jarak. Pemilihan moda di masa new normal Covid-19 mengindikasikan bahwa model moderate dengan R Square 0,359. Persepsi penggunaan sepeda dan berjalan kaki, perilaku perlindungan diri dari covid-19 memiliki nilai prediktif yang baik sehingga dapat dijadikan untuk mengembangan model dan indikator yang lain yang dapat mempengaruhi variabel tersebut. Hasil Penelitian ini sangat diperlukan untuk dapat memberi masukan terkait dengan penataan kebijakan penyelenggaraan transportasi di Kota Semarang. Kata Kunci: Pandemic Covid-19, Moda Choice, Sustainable Transport
PENGEMBANGAN MEDIA MOTION GRAPHICS EDUKASI KESELAMATAN PENGGUNAN SEPEDA LISTRIK BAGI WANITA DEWASA Fatah, Muhammad Ibnu; Brilianti, Dani Fitria; Rahmita, Destria; Ayu, Brasie Pradana Sela Bunga Riska; Pramudi, Setia Hadi
EDUTECH Vol 24, No 3 (2025): (Online First) October 2025
Publisher : Prodi Teknologi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/e.v24i3.86259

Abstract

The use of electric bicycles in Tegal City is increasing, yet it is not accompanied by adequate awareness of road safety, especially among adult women. There is a need for effective educational media to improve traffic safety understanding, and motion graphic animation offers an engaging solution by combining visual and audio elements. This study used the Research and Development (RD) method with the ADDIE model. Media validation was conducted by subject matter and media experts, and the trial involved 100 adult female electric bicycle users in Tegal City. Validation results showed a score of 88.3% from the material expert and 93.3% from the media expert, both categorized as “Highly Feasible.” Respondents’ feedback reached 86% in the “Highly Attractive” category, and the N-Gain score of 0.77 indicated a significant improvement in understanding. These findings demonstrate that motion graphic animation is effective as a media tool for promoting electric bicycle safety among adult women. It also holds strong potential for further development into more interactive and accessible digital formats. Penggunaan sepeda listrik di Kota Tegal meningkat, namun belum diimbangi dengan kesadaran keselamatan berkendara, terutama di kalangan wanita dewasa. Dibutuhkan media penyuluhan yang efektif untuk meningkatkan pemahaman tentang keselamatan lalu lintas, salah satunya melalui animasi motion graphics yang memadukan elemen visual dan audio secara menarik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (RD) dengan model ADDIE. Validasi kelayakan dilakukan oleh ahli materi dan ahli media, serta uji coba dilakukan pada 100 wanita dewasa pengguna sepeda listrik di Kota Tegal. Hasil validasi menunjukkan nilai 88,3% dari ahli materi dan 93,3% dari ahli media, keduanya dalam kategori “Sangat Layak”. Respon responden terhadap media mencapai 86% (kategori “Sangat Menarik”), dan uji efektivitas melalui N-Gain menunjukkan nilai 0,77. Temuan ini menunjukkan bahwa animasi motion graphics efektif digunakan sebagai media penyuluhan keselamatan berkendara bagi wanita dewasa, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk media digital yang lebih interaktif dan mudah diakses.
Evaluasi Kinerja Pelayanan Terminal Tipe C Belik di Kabupaten Pemalang sebagai Upaya Peningkatan Layanan Transportasi Publik Difanda Arjun Navia; Destria Rahmita; Nurul Fitriani; Setia Hadi Pramudi
Jurnal Civil Engineering Study Vol. 5 No. 02 (2025): Jurnal Civil Engineering Study
Publisher : Civil Engineering of Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/ces.v5i02.1468

Abstract

This research aims to evaluate the performance of Type C Terminal Belik in Pemalang Regency and to formulate improvement strategies. The methods used include user surveys, field observations, and interviews, complemented by an analysis of the Customer Satisfaction Index (CSI) and SWOT. The survey results from 100 respondents indicate that the majority of users are productive-age males working in the informal and private sectors. The CSI value of 59.25% indicates that users' satisfaction is in the 'fairly satisfied' category. The inventory of services shows that although most basic facilities such as waiting rooms, parking areas, and breastfeeding rooms are available, there are still shortcomings in safety, cleanliness, as well as information and complaint media. SWOT analysis produces improvement strategies that include optimizing infrastructure, enhancing human resource capacity, utilizing information technology, and cross-sector partnerships. This research shows that improving the overall and sustainable quality of terminal services is essential to realize terminals as safe, comfortable, and efficient public transportation hubs. Recommendations are provided so that terminal managers can use the results of this evaluation as a basis for service improvement in accordance with the standards set by the government.