Penelitian ini menguji efektivitas pembelajaran berdiferensiasi melalui Lesson Study berbasis Transcript Based Lesson Analysis (TBLA) dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian melibatkan 36 siswa kelas XI dan guru Biologi serta Ekonomi di SMA Negeri 1 Ciamis. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi, rekaman TBLA, dan wawancara. Survei awal menunjukkan tantangan inklusivitas: pengelompokan berdasarkan gaya belajar membuat 47,22% siswa merasa "dibedakan". Intervensi kemudian dilakukan melalui enam siklus Plan-Do-See menggunakan desain sharing dan jumping task. Hasil analisis TBLA menunjukkan pergeseran signifikan pada dinamika kelas; dominasi pembicaraan guru turun drastis dari 68% menjadi 28%, sementara partisipasi verbal siswa meningkat dari 32% menjadi 72%. Analisis transkrip membuktikan munculnya peer scaffolding, di mana siswa secara alami saling membantu memahami konsep. Triangulasi data menegaskan bahwa diferensiasi berbasis struktur tugas berhasil menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mereduksi persepsi eksklusivitas akibat pengelompokan kaku. Kesimpulannya, Lesson Study berbasis TBLA terbukti efektif dalam mengembangkan praktik pembelajaran berdiferensiasi yang reflektif, kolaboratif, dan inklusif.