Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

DAMPAK PEMBELAJARAN INKUIRI BERJENJANG DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS ARGUMENTATIF CALON GURU Probosari, Riezky Maya; Ramli, Murni; Sajidan, Mr.
Jurnal Pengajaran Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 20, No 2 (2015): Jurnal Pengajaran MIPA - Oktober 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v20i2.579

Abstract

The purpose of this study was to evaluate biology teacher candidates’s argumentative writing skill after they participated in hierarchy of inquiry learning.  The participants of this  action research are the 4th semester students of  Biology Teacher Education Program Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret University  who took the course of Plant Embryology.  Data were analyzed descriptively through interviews with experts, classroom observations, and student portfolios. The argumentative writing was measured using Toulmin’s Argument Pattern (TAP) with four kinds of argument elements, which include data, warrants, backings, and claims. The results showed that the argumentative writing skill was increased, in every aspect and levels of inquiry.  Biology teacher candidates who had well-experienced in the hierarchy of inquiry outperformed argumentative writing skill, thus it can be concluded that   Hierarchy of Inquiry Learning is suitable in fostering teacher candidates to do some inquiry activities, and positively impacted  argumentative writing skill. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi kemampuan menulis argumentatif calon guru biologi meningkat  setelah mereka mendapatkan pembelajaran inkuiri berjenjang.  Partisipan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah mahasiswa semester 4 di Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta yang menempuh mata kuliah Embriologi Tumbuhan.  Data dianalisis secara deskriptif melalui wawancara, pengamatan kelas dan portofolio.  Kemampuan menulis  diukur menggunakan Toulmin’s Argument Pattern (TAP) yang meliputi empat komponen, yaitu data, warrants, backings, dan claims.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada akhir siklus kedua terjadi peningkatan skor keterampilan berpikir argumentatif pada setiap aspeknya  di semua tingkatan jenjang inkuiri.  Calon guru biologi yang telah berpengalaman dalam inkuiri berjenjang menunjukkan kemampuan menulis argumentasi yang lebih baik sehingga disimpulkan bahwa  pembelajaran dengan inkuiri berjenjang sesuai diterapkan untuk mendukung berbagai aktivitas inkuiri  dan  meningkatkan kemampuan menulis argumentatif. Kata kunci: calon guru biologi, inkuiri berjenjang, tulisan argumentatif
Profil Keterampilan Argumentasi Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UNS pada Mata Kuliah Anatomi Tumbuhan PROBOSARI, RIEZKY MAYA; RAMLI, MURNI; HARLITA, HARLITA; INDROWATI, METI; SAJIDAN, SAJIDAN
Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Vol 9, No 1 (2016): Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi
Publisher : Department of Biology Education Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret Un

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/bioedukasi-uns.v9i1.3880

Abstract

Lemahnya argumentasi ilmiah mahasiswa dalam pembelajaran telah banyak menjadi perhatian,  terutama   dalam hal mengevaluasi dan mengkonstrak permasalahan dan solusinya.   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana profil keterampilan argumentasi ilmiah mahasiswa pada mata kuliah Anatomi Tumbuhan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mendapatkan gambaran keterampilan argumentasi mahasiswa semester 3 di Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS melalui tugas tertulis yang diberikan.  Penilaian argumentasi mahasiswa mengacu pada Toulmin’s Argumentation Pattern (TAP) yang memuat komponen claim, evidence, reasoning dan rebuttal.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan argumentasi ilmiah mahasiswa Pendidikan Biologi FKIP UNS masih tergolong rendah, dibuktikan dengan skor rerata claim sebesar 52%, evidence sebesar 42%, reasoning sebesar 15% dan rebuttal sebesar 10%.  Temuan ini akan dijadikan dasar bagi penelitian lanjutan mengenai model dan strategi pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan kemampuan argumentasi dan penalaran ilmiah terutama bagi calon guru biologi.
DAMPAK PEMBELAJARAN INKUIRI BERJENJANG DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS ARGUMENTATIF CALON GURU Probosari, Riezky Maya; Ramli, Murni; Sajidan, Sajidan
Jurnal Pengajaran MIPA Vol 20, No 2 (2015): JPMIPA: Volume 20, Issue 2, 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Science Education, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18269/jpmipa.v20i2.36238

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi kemampuan menulis argumentatif calon guru biologi meningkat setelah mereka mendapatkan pembelajaran inkuiri berjenjang. Partisipan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah mahasiswa semester 4 di Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta yang menempuh mata kuliah Embriologi Tumbuhan. Data dianalisis secara deskriptif melalui wawancara, pengamatan kelas dan portofolio. Kemampuan menulis diukur menggunakan Toulmin’s Argument Pattern (TAP) yang meliputi empat komponen, yaitu data, warrants, backings, dan claims. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada akhir siklus kedua terjadi peningkatan skor keterampilan berpikir argumentatif pada setiap aspeknya di semua tingkatan jenjang inkuiri. Calon guru biologi yang telah berpengalaman dalam inkuiri berjenjang menunjukkan kemampuan menulis argumentasi yang lebih baik sehingga disimpulkan bahwa pembelajaran dengan inkuiri berjenjang sesuai diterapkan untuk mendukung berbagai aktivitas inkuiri dan meningkatkan kemampuan menulis argumentatif. ABSTRACTThe purpose of this study was to evaluate biology teacher candidates’s argumentative writing skill after they participated in hierarchy of inquiry learning. The participants of this action research are the 4th semester students of Biology Teacher Education Program Faculty of Teacher Training and Education Sebelas Maret University who took the course of Plant Embryology. Data were analyzed descriptively through interviews with experts, classroom observations, and student portfolios. The argumentative writing was measured using Toulmin’s Argument Pattern (TAP) with four kinds of argument elements, which include data, warrants, backings, and claims. The results showed that the argumentative writing skill was increased, in every aspect and levels of inquiry. Biology teacher candidates who had well-experienced in the hierarchy of inquiry outperformed argumentative writing skill, thus it can be concluded that Hierarchy of Inquiry Learning is suitable in fostering teacher candidates to do some inquiry activities, and positively impacted argumentative writing skill.
Project Activities Strengthening the Profile of Pancasila Students with Learning Based on Local Cultural Wisdom Utami, Budi; Probosari, Riezky Maya; Indriyanti, Nurma Yunita; Fakhrudin, Isma Aziz; Khasanah, Annisa Nur; Supurwoko, Supurwoko; Wardani, Putri Kusuma
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 9, No 2: FEBRUARY 2024
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v9i2.25361

Abstract

This research aims to determine the implementation of project activities to strengthen the Pancasila Student Profile at State Junior High School 1 (SMP Negeri 1) Surakarta, Central Java, Indonesia, and the impact of its implementation on students. The profile of Pancasila students is: 1) Believer, devoted to God Almighty and has noble character, 2) Independent, 3) cooperation, 4) Global diversity, 5) Critical reasoning, 6) Creative based on local wisdom by making Batik, namely Batik Jumputan and Written Batik, in Solo (Surakarta), Central Java, Indonesia. The research population was in one of the junior high schools in Surakarta (SMP Negeri 1 Surakarta). The Pancasila Student Profile can be identified as starting to develop, currently developing according to expectations, and very developing. From the observations, it is known that the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students (P5) at SMP Negeri 1 Surakarta has developed according to expectations by 60% and has developed very well at 40%. However, there is still a weakness, namely that the assessment of the aspects of the Project for Strengthening the Profile of Pancasila Students (P5) as a group is not yet known individually so the aspects that stand out individually are not yet known.
Empowering Teachers in Implementing the Project to Strengthen Students' Pancasila Profile Using STEAM-based Learning for Optimizing Sustainable Development Goals (SDGs) in Junior High School Utami, Budi; Indriyanti, Nurma Yunita; Probosari, Riezky Maya; Supurwoko, Supurwoko; Fakhrudin, Isma Aziz; Khasanah, Annisa Nur; Hudha, Muhammad Nur
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i2.190

Abstract

Teachers play a crucial role in preparing quality human resources. One Junior High School in Sragen has implemented the Kurikulum Merdeka (Merdeka Curriculum). Based on interviews, teachers are still experiencing challenges in developing learning instruments and implementing the Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) model and the Project to Strengthen Students' Pancasila Profile. This community service team, Research Group Innovation in Science Classroom (ISC) provided training for teachers on the implementation of STEAM in the Merdeka Curriculum. The training included planning, implementation, mentoring, evaluation, and reporting. This Community Service Program has improved teachers' skills in implementing the Merdeka Curriculum and supporting the Sustainable Development Goals.
Pemberdayaan Guru Melalui Backward Design Lesson Plan Sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka Probosari, Riezky Maya; Indriyanti, Nurma Yunita; Utami, Budi; Fakhrudin, Isma Aziz; Khasanah, Annisa Nur
Masyarakat Berdaya dan Inovasi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/mayadani.v5i1.196

Abstract

Kurikulum Merdeka telah diimplementasikan pada semua jenjang pendidikan dasar sampai menengah di Indonesia sejak tahun ajaran 2022/2023, namun demikian, masih banyak guru mata pelajaran yang menyampaikan kendala dalam pelaksanaannya, terutama untuk memastikan apakah mereka sudah mengambil langkah yang tepat dalam implementasinya. Sebagai pengajar, perangkat pembelajaran menjadi dasar pelaksanaan pembelajaran di kelas, sehingga alur tujuan yang ingin dicapai dan dievaluasi harus diidentifikasi dengan jelas. Hasil observasi menunjukkan masih banyak miskonsepsi mengenai modul ajar berbasis Kurikulum Merdeka sehingga pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk memberdayakan keterampilan guru melalui backward design lesson plan sebagai implementasi Kurikulum Merdeka. Backward design merupakan suatu metode perencanaan pelajaran yang berakar dari tujuan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dan tidak sekedar berfokus pada standar nasional.   Kegiatan pengabdian dilaksanakan di SMPN 3 Cepogo Satu Atap, Boyolali, Jawa Tengah.  Jumlah peserta pengabdian adalah 21 guru.  Hasil dari kegiatan pendampingan ini adalah guru membuat perangkat pembelajaran sesuai alur backward design dan mengimplementasikannya di mata pelajarannya sesuai dengan semangat kurikulum Merdeka.
Hubungan Kesadaran Metakognisi dan Literasi Digital dengan Hasil Belajar IPA Siswa SMP Kelas VIII Annisa, Kansa Nur; Probosari, Riezky Maya; Yamtinah, Sri
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 9, No 11: NOVEMBER 2024
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v9i11.16063

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kesadaran metakognisi dan literasi digital dengan hasil belajar IPA. Penelitian merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian menggunakan seluruh populasi yang berjumlah 232 siswa kelas VIII. Data diambil menggunakan instrumen angket kesadaran metakognisi dan literasi digital serta dokumentasi hasil belajar IPA. Data angket hasil penelitian diubah dengan Meassurement Sucssesive Interval. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara kesadaran metakognisi dan hasil belajar IPA, literasi digital dengan hasil belajar IPA, serta kesadaran metakognisi dan literasi digital dengan hasil belajar IPA. Nilai koefisien korelasi secara berurutan sebesar 0,260; 0,278; 0,322. Koefisien determinasi sebesar 10,4%.
Low Carbon Virtual Lab (LCVL) on electricity to empower sustainability literacy of junior high school students Nisa', Salsabila Kholifahtun; Hudha, Muhammad Nur; Indriyanti, Nurma Yunita; Probosari, Riezky Maya; Mahardiani, Lina; Gunawan, Kadek Dwi Hendratma
Momentum: Physics Education Journal Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/mpej.v9i1.11178

Abstract

Electricity is a conceptual and complicated physics subject, hence technological integration is required to help understanding. Using the ADDIE development research approach, this study will investigate how the design, practicality, and characteristics of Low Carbon Virtual Lab (LCVL) media might empower students' sustainability literacy. The LCVL was built using low carbon education values and sustainability literacy indicators to test student abilities through quizzes and discussion topics. The feasibility of LCVL was rated as very good. Material experts scored 96.59%, media experts scored 86.98%, and language experts scored 95.60% (very feasible). The teacher and student response test to LCVL also yielded an overall average, with student responses of 91% and instructor responses of 82.41%. LCVL possesses the following characteristics: (1) an interactive digital simulation media, (2) packed in the form of a website link, (3) user-friendly, (4) utilized to empower students' sustainability literacy, and (5) the concept of electrical material supplied is combined with low carbon education. Thus, LCVL is appropriate for use in the learning process to improve students' sustainability literacy.
Teacher Empowerment in the Implementation of Low Carbon Education to Increase Students' Environmental Awareness Probosari, Riezky Maya; Hudha, Muhammad Nur; Wati, Icha Kurnia; Khasanah, Annisa Nur; Supurwoko, Supurwoko
Teaching, Learning, and Development Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/telad.v3i2.97

Abstract

Environmental problems due to excessive carbon emissions are increasing, while student awareness of this issue is still low. Science learning has great potential in instilling sustainability values. Therefore, this service aims to empower teachers in one of the junior high schools in Central Java in designing and implementing Low Carbon Education (LCE) based learning. The short-term goal of this activity is to improve teachers' understanding of the concept of low carbon and its application in learning. In the long term, teachers are expected to be able to develop learning innovations that are more contextualized and can apply students' low carbon lifestyle in their daily lives. The methods used include socialization of the LCE concept, development of low carbon-based learning tools, implementation in the form of simple experiments and environmental projects, and program evaluation. The results show an increase in teachers' understanding of LCE and the emergence of applicable environment-based learning projects. The main contribution of this program is the availability of a model for teacher capacity building in implementing LCE that can be replicated in other education units, while contributing to climate change mitigation efforts through education.
Enhancing science computational thinking skills through STEM-problem-based learning with the OLabs virtual laboratory Rahmaningsih, Adiar; Probosari, Riezky Maya; Khasanah, Annisa Nur; Supurwoko, Supurwoko; Hudha, Muhammad Nur
Indonesian Journal of Science and Mathematics Education Vol. 8 No. 3 (2025): Indonesian Journal of Science and Mathematics Education
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ijsme.v8i3.29422

Abstract

This study aims to investigate the impact of the STEM–Problem–Based Learning (PBL) model, combined with the OLabs virtual laboratory, on the computational thinking skills of eighth-grade students in science education. The research used a quasi-experimental pretest–posttest control group design with a population of all eighth-grade students at SMP Negeri 1 Sukoharjo in the 2024/2025 academic year. Cluster random sampling was applied, resulting in class VIII C as the experimental class and VIII B as the control class. Data were collected using a computational thinking skills test, and hypothesis testing was conducted through the Independent Sample T-Test at a 0.05 significance level. The results showed a significant effect of the STEM–PBL model, as indicated by a significance value of 0.001 < 0.05 and a higher score improvement in the experimental class. These findings confirm that integrating STEM–PBL with the OLabs virtual laboratory effectively improves students’ computational thinking skills. This study implies the importance of implementing STEM-based problem-solving and virtual experimentation to enhance students’ computational thinking in science learning.