Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan Pada Badan Keuangan Dan Asset Daerah (BKAD) Kabupaten Enrekang Nurleli Fitriyani; Samirah Dunakhir; Nur Afiah
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 2 No. 4 (2024): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v2i4.151

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja keuangan pada badan keuangan dan asset daerah Kabupaten Enrekang. Populasi penelitian ini adalah berupa laporan keuangan pada Badan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Enrekang, sedangkan sampel adalah laporan realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah pada Badan Keuangan dan Asset Daerah Kabupaten Enrekang tahun anggaran 2020-2022. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat efektivitas anggaran belanja daerah BKAD Kabupaten Enrekang tahun anggaran 2020-2022 termasuk kategori efektif yang mengindikasikan bahwa pemerintah sudah cukup baik dalam merealisasikan belanja daerahnya walaupun ada kenaikan dan penurunan tingkat anggaran, tingkat efisiensi anggaran belanja termasuk dalam kategori kurang efisien yang mengindikasikan bahwa pemerintah daerah belum mampu meminimalisir terjadinya pemborosan dan tidak memaksimalkan pengelolaan dalam penggunaan sumber daya, tingkat pertumbuhan keuangan daerah termasuk dalam kategori positif yang mengindikasikan bahwa pemerintah sudah cukup baik dalam merealisasikan pendapatan daerah, tingkat kemandirian keuangan daerah termasuk dalam kategori pola hubungan yang instruktif yang mengindikasikan bahwa pemerintah belum mampu melaksakan otonomi daerah secara finansial, tingkat ketergantungan keuangan daerah termasuk dalam kategori tinggi yang mengindikasikan bahwa pemerintah daerah belum bisa mengoptimalkan potensi sumber pendapatan yang ada.
Analisis Pemahaman Konsep IPA Siswa Kelas V SDN 127 Bila Kecamatan Amali Kabupaten Bone Pada Topik Perubahan Wujud Benda Sudarto Sudarto; Mujahidah Mujahidah; Nur Afiah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 03, September 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.14265

Abstract

This study aims to describe the understanding of fifth-grade students' science concepts at SDN 127 Bila, Amali District, Bone Regency, on the topic of changes in state of matter. The research focuses on students' understanding of the concept of changes in state of matter, the difficulties encountered, and the use of learning media to support understanding. The research method used was descriptive qualitative, with data collection techniques through interviews, and tests. The results showed that most students were able to understand basic concepts of changes in state of matter, such as melting, freezing, and evaporation, through concrete examples from everyday life. However, students still had difficulty distinguishing more complex concepts, such as sublimation and evaporation, due to their lack of direct encounters with examples. Furthermore, the use of concrete media, such as ice cubes, candles, and camphor, has been shown to help students understand the material more easily, although its effectiveness still needs to be improved through a variety of media and learning methods. Based on these findings, it is recommended that teachers more frequently present simple experiments and media visualizations to strengthen student understanding, while further research can examine the effectiveness of experiment-based science learning strategies in improving understanding of more complex concepts.
Analisis Efisiensi Pengelolaan Anggaran Pada Kantor Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Makassar. Fitra Hartati G; Nuraisyiah Nuraisyiah; Nur Afiah
JIBEMA: Jurnal Ilmu Bisnis, Ekonomi, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): July
Publisher : CV. Muris Global Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62421/jibema.v4i1.692

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi pengelolaan anggaran pada Kantor Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan di Kota Makassar berdasarkan pendekatan Value for Money (VfM) yang berfokus pada aspek efisiensi. Variabel penelitian ini adalah efisiensi pengelolaan anggaran sebagai variabel tunggal yang diukur menggunakan rasio efisiensi melalui perbandingan antara realisasi anggaran dan anggaran yang telah ditetapkan. Data penelitian berupa Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) tahun 2023–2024, sedangkan pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, wawancara, dan studi kepustakaan. Analisis data menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio efisiensi pengelolaan anggaran pada tahun 2023 sebesar 97,03%, sedangkan pada tahun 2024 sebesar 98,08%, dengan rata-rata rasio efisiensi sebesar 97,56%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan anggaran belum sepenuhnya optimal karena tingkat efisiensi masih berada pada kategori kurang efisien hingga cukup efisien berdasarkan kriteria yang digunakan dalam penelitian. Meskipun realisasi anggaran lebih rendah dibandingkan anggaran yang ditetapkan sehingga menunjukkan adanya penghematan anggaran, pencapaian efisiensi belum sepenuhnya mencerminkan optimalisasi penggunaan sumber daya. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan dalam perencanaan, pelaksanaan, serta pengendalian anggaran agar pengelolaan anggaran pada Kantor Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan dapat terlaksana secara lebih efisien dan akuntabel.
Penerapan Metode First In First Out (Fifo) Dalam Pengelolaan Persediaan Material Pada Bagian Logistik PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan Nurjanna Nurjanna; Samsinar Samsinar; Nur Afiah
Bata Ilyas Journal of Accounting Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/bijac.v7i3.12375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode First In First Out (FIFO) dalam pengelolaan persediaan material pada bagian logistik PT PLN (Persero) UP3 Makassar Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode FIFO telah diterapkan pada proses penerimaan, penyimpanan, pencatatan, dan pengeluaran material sehingga mendukung pengendalian persediaan, menjaga kualitas material, serta mengurangi risiko penumpukan barang. Namun, penerapannya belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan kendala berupa keterbatasan kapasitas gudang, penataan material yang belum sepenuhnya mengikuti urutan kedatangan, dan pencatatan beberapa jenis material yang belum maksimal.  This study aims to analyze the application of the First In First Out (FIFO) method in managing material inventory in the logistics department of PT PLN (Persero) UP3 South Makassar. The study uses a qualitative descriptive approach with data collection techniques through interviews and documentation, while data analysis is carried out using the Miles and Huberman model which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the FIFO method has been applied to the process of receiving, storing, recording, and issuing materials so as to support inventory control, maintain material quality, and reduce the risk of stockpiling. However, its implementation is not yet fully optimal because there are still obstacles such as limited warehouse capacity, material arrangement that does not fully follow the order of arrival, and recording of several types of materials that are not optimal.