Elda Maisy Rahmi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KEJAHATAN GENOSIDA DALAM KASUS ROHINGYA MYANMAR DALAM PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL Elda Maisy Rahmi; Rahmiati Rahmiati
JOURNAL OF LAW AND GOVERNMENT SCIENCE Vol 8, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perlakuan diskriminasi selama ini dialami oleh etnis minoritas Rohingya di Myanmar akibat kebijakan dan tindakan dari Pemerintah Myanmar. Berangkat dari latar belakang tersebut, penulis bermaksud untuk mengetahui pengaturan terhadap perlakuan diskriminatif terhadap suatu etnik tertentu dalam hukum internasional. Secara lebih spesifik, tulisan ini juga bertujuan untuk menganalisis bentuk sanksi hukum internasional kepada Myanmar atas perlakuan diskriminatif tersebut. dan mengetahui dan menganalisa upaya yang dapat dilakukan dalam menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat yaitu genosida terhadap etnis rohingya di Myanmar berdasarkan hukum internasional. Tindakan salah secara internasional maka negara Myanmar telah melanggar kewajiban internasional dalam melindungi kepentingan masyarakat internasional dimana dalam hal tersebut tedapatnya pelanggaran berat atas kewajiban internasional dalam memelihara perdamaian dan keamanan internasional. Sebagai bentuk pertanggungjawaban atas terjadinya pelanggaran HAM maka negara mempunyai tanggungjawab untuk menyelesaikan kasus yang terjadi di negaranya Kata Kunci : HAM Berat yaitu genosida, Penyelesaian Kasus Rohingya , Hukum Internasional Discriminatory treatment has suffered minority ethnic of Rohingya in Myanmar caused by the policy and action of Burmese government. This background inspires the author to identify the relevant international laws applied to discriminatory treatment against a particular ethnic. More specifically, this article is also aimed to analyze the form of international law sanction to be imposed on Myanmar for the discriminatory treatmentin concern. And find out and analyse the efforts that can be made in resolving the cases of severe Human rights violations against is genocida the ethnic rohingya in Myanmar based on international law. That Myanmar government has commited international wrongfull act by neglecting its international obligations in protecting international community’s interest toward international peace and security.Keywords: Gross violation of human rights is genocida, The settlement of the case Rohingya, International Law
IMPLEMENTASI ENGLISH DAILY CONVERSATION BAGI SELURUH MASYARAKAT INDONESIA VIA GROUP DARING SEBAGAI WADAH MENINGKATKAN MINAT DAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS MASYARAKAT INDONESIA Safrizan Safrizan; Herawati Herawati; Periskila Dina Kali Kulla; Sri Mutia; Putra Ilhamsyah; Rafni Fajriati; Rahmat Fajri; Elda Maisy Rahmi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Inggris merupakan bahasa pengantar internasional yang digunakan lebih dari satu miliar orang di dunia,  bahasa Inggris menduduki peringkat ketiga dengan pengguna terbanyak setelah Cina dan Spanyol.  tidak hanya menjadi alat komunikasi secara global bahasa Inggris sangat membantu dalam banyak hal seperti memahami materi perkuliahan,  mencari sumber referensi secara global,  kesempatan besar dalam posisi karir,  memperluas kesempatan untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, mudah berkeliling dunia,  memudahkan dalam memahami teknologi dan masih banyak lainnya (Setiawan, 2020). Di sisi lain Indonesia termasuk negara yang sangat minim dalam penggunaan bahasa Inggris jika dibandingkan beberapa negara tetangga di Asia Tenggara seperti Malaysia,  Philippine, Brunei Darussalam dan Singapura. Ketidakpahaman berbahasa Inggris  dan mahalnya biaya kursus bahasa Inggris di Indonesia akan berakibat terhadap keterbatasan masyarakat Indonesia dalam meningkatkan intelegensi personal dan global,  dalam jangka yang lama akan berimplikasi terhadap lambatnya kemajuan Indonesia di bidang pendidikan. Di era modern seperti ini akses berinteraksi secara global  merupakan hal yang lumrah seiring berkembangnya teknologi (English Linguage Training, 2011).  dengan memanfaatkan teknologi,  kami membentuk grup daring dengan nama “Daily Conversation” untuk belajar bahasa Inggris agar dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia secara gratis.Kata Kunci: Bahasa Inggris, Daily Conversation, IndonesiaEnglish is the international language of instruction used by more than one billion people in the world, English is ranked third with the most users after Chinese and Spanish. Not only being a global communication tool, but English is also very helpful in many ways such as understanding lecture material, finding reference sources globally, great opportunities in career positions, expanding opportunities to continue studies to a higher level, easy to travel the world, makes it easier to understand the technology and many others. On the other hand, Indonesia is a country that has minimal use of English when compared to several neighboring countries in Southeast Asia such as Malaysia, the Philippines, Brunei Darussalam, and Singapore. The inability to speak English and the high cost of English courses in Indonesia will result in limitations for the Indonesian people in increasing personal and global intelligence, and in the long run, it will have implications for Indonesia's slow progress in the field of education. In this modern era, access to interact globally is commonplace along with the development of technology. by utilizing technology, we formed an online group called “Daily Conversation” to learn English so that it can be accessed by all Indonesian people free of charge.Keywords: English, Daily Conversation, Indonesia 
SOSIALISASI PENYULUHAN NARKOBA DIKALANGAN MASYARAKAT KOPELMA DARUSSALAM KOTA BANDA ACEH Elda Maisy Rahmi; Fahri Risky; Muhammad Yusuf; Habibi Habibi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG PENDIDIKAN Vol 4, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya penyalahgunaan narkoba merupakan suatu masalah yang memang harus diatasi dan memerlukan partisipasi dari semua kalangan, terutama pihak keluarga sendiri.  Keluarga merupakan objek utama yang berperan dalam hal ini. Hampir setiap hari terdapat berita mengenai masalah penyalahgunaan narkoba. Penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan kerusakan fisik, mental, emosi maupun sikap dalam masyarakat. Lebih memprihatinkan lagi bahwa narkoba bahkan telah mengancam masa depan anak. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan kepada masyarakat yang ada di kopelma Darussalam. bertujuan untuk  untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan perlawanan terhadap penyalahgunaan narkoba dikalangan anak-anak hingga remaja.Kata Kunci: penyalahgunaan narkoba The rise of drug abuse is a problem that must be overcome and requires participation from all circles, especially the family itself. The family is the main object that plays a role in this. Almost every day there is news about the problem of drug abuse. Drug abuse can cause physical, mental, emotional and behavioral damage in society. It is even more concerning that drugs have even threatened the future of children. This socialization activity was carried out to the community in Kopelma Darussalam. aims to increase awareness of the importance of prevention and resistance to drug abuse among children to adolescents.Keywords: drug abuse