Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Waktu Konversi Negatif Swab PCR Pasien Covid-19 Dengan dan tanpa Penyakit Komorbid pada Rumah Sakit Rujukan di Jawa Timur Budhi Setiawan; Muzaijadah Retno Arimbi; Akhmad Sudibya; Indah Widyaningsih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.998 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i7.9001

Abstract

Pandemi COVID-19 memberikan efek pada semua negara di dunia. Indonesia merupakan salah satu negara yang terdampak dengan pandemi ini. Menurut data per 27 juli 2020 jumlah penderita terkonfirmasi di Indonesia adalah 100.303 kasus. Jawa Timur merupakan penyumbang nomor dua terbanyak kasus di Indonesis setelah DKI Jakarta (Data Tim COVID-19, 2020).Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat juga mencatat bahwa rawat inap enam kali lebih tinggi di antara pasien dengan komorbid daripada mereka yang tidak. Di antara 287.320 (22 persen) kasus dengan data yang cukup tentang kondisi pasien dengan komorbid, yang paling umum adalah penyakit kardiovaskular (32 persen). Tujuan Penelitian Penelitian kami adalah mengkaji apakan ada hubungan cepatnya konversi negatif PCR pada penderita Covid-19 tanpa komorbid dan dengan penderita Covid-19 dengan komorbid. Metode penelitian, Penelitian dilakukan di RSI JemuR Sari Surabaya dan RS Muhamadiyah Gresik bulan April sampai bulan Juli 2020 didapatkan sejumlah 71 orang. Diagnosis digunalan swab nasofaring dengan metode PCR. 42 orang penderita covid-19 tanpa komorbid dan 29 orang dengan komorbid. Hasil penelitian: penderita Covid-19 dengan komorbid mendapatkan hasil konversi PCR negative lebih lama dengan dibandingkan dengan penderita Covid-19 tanpa komorbid.
Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Manggis pada Tikus Tuberkulosis yang Diberi Isoniazid terhadap Kadar Kolesterol Millenia Hardyalensi; Indah Widyaningsih
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.068 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i11.12476

Abstract

Patients with tubeculosis experience a decrease in the amount of cholesterol in the body due to an inflammatory process due to increased free radical formation due to oxidative stress arising as a result of increased phagocytic activity of monocytes and macrophages. Therefore, additional treatment is needed to overcome free radicals and ROS so that inflammation in TB patients does not get worse and cholesterol levels can return to normal. Treatment of isoniazid in TB patients can increase cholesterol levels but does not occur significantly, and the results are still lower than cholesterol levels in healthy individuals. Mangosteen peel extract has a variety of ingredients and one of them is xanthones which can be anti-inflammatory and can inhibit the increase in the formation of free radicals in TB patients. The main objective of this study was to determine the effect of mangosteen peel extract on TB rats given isoniazid on cholesterol levels. This research is a laboratory experimental study with a randomized posttest only method. The research sample used by the previous researcher, Dr. dr. Indah Widyaningsih., M. Kes was the blood serum of white rats (Rattus Norvegicus) aged 2-3 months with a body weight of 200-250 grams. The analytical test used in this study is the Kruskall-Wallis test. The results of the analysis that has been done by researchers, it is known that there is no effect of Mangosteen Skin Extract on Cholesterol Levels in TB rats given Isoniazid