Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PENERAPAN PAKET TEKNOLOGI TEPAT GUNA DAN PEMANFAATAN LIMBAH UNTUK DIVERSIFIKASI PRODUK OLAHAN KELAPA Parhusip, Bastian
Abdi Techno Jurnal AbdiTechno, Vol. 4, Nomor 1, Januari 2024
Publisher : Departemen Teknologi Pertanian Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70124/abditechno.v4i1.1115

Abstract

Coconut has wide usability because apart from being a raw material for the food and non-food industries it is also ahousehold consumption. The utilization of coconut is not only as cooking oil but there are several other processed coconut products that are trading currencies in the international market, among others, shredded coconut, fresh coconut milk, shell charcoal, coconut sugar and virgin coconut oil or known as Virgin Coconut Oil (VCO). Pondos Village is located inWest Amurang District, South Minahasa Regency, North Sulawesi. This area has coconut plantation yields reaching20,000 grains / month. Through village-owned enterprises, the Pondos village government formed an IKM calledMapalus. This IKM has several problems including 1) coconut peeling is still manual using hands, the number of coconuts peeled every day ranges from 400-600 coconuts (12 hours of work), 2) coconut milk squeezing is still manualusing hands, 3) the coconut milk produced is not homogeneous so the quality is low, 4) the product has no laboratorytests on the chemical composition of coconut oil, 5) the results of coconut waste are not utilized, 6) There is noverification of processed coconut products. Based on the results of PKM activities held by the team, to increase productivity, quality of coconut processing and processing of coconut waste products, there are several activities carried out including: 1) the availability of a coconut peeling machine that can produce a minimum of 9600 coconuts in 8 hours of work every day, 2) There is coconutmilk squeezing equipment to facilitate the process of making processed coconut oil; 3) The existence of a centrifugationdevice to homogenize coconut milk and facilitate the separation of cream and skim; 4) Laboratory testing of the chemicalcomposition of coconut oil; 5) provision of marketing management training. The results of this activity increase theproductivity and economy of the community, especially IKM Mapalus Pondos
Penerapan Ergo-Mechanical Design Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja CV. Victorina Suarjana, I Wayan Gede; Pomalingo, Moh. Fikri; Parhusip, Bastian Rikardo
Jurnal Abdimas Jatibara Vol 1, No 1 (2022): Jatibara Vol.1 No.1, Agustus 2022
Publisher : STIKES Yayasan RS.Dr.Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29241/jaj.v1i1.1121

Abstract

Dalam melakukan aktivitas proses produksi dijumpai beberapa sistem fasilitas kerja, serta kondisi kerja yang tidak sesuai dengan aspek ergonomic pada area kerja operator yang mengakibatkan rasa kurang nyaman pada saat bekerja. Tujuan pelaksanaan program kemitraan masyarakat ini maka prioritas yang harus ditangani bersama mitra adalah perlu melakukan penerapan ergo-mechanical design yang dapat memberikan perbaikan dari sisi kesehatan kerja dan kualitas produk yang dihasilkan. Hal ini dapat memberikan peningkatan daya saing produk.  Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan metode sosialisasi dan pembinaan terhadap proses kerja agar lebih efektif melalui perencanaan stasiun kerja agar sesuai dengan karakter pekerja, kapasitas, alat dan ruang serta lingkungan kerja, dilakukan penataan ruang kerja ergonomis, serta melakukan pengadaan fasilitas kerja berupa meja kerja dan lemari penyimpanan bahan dan alat-alat kerja untuk menunjang peningkatan kualitas dan perlindungan hasil produksi.   Hasil dari sosialisasi yang dilakukan pekerja dan pemilik usaha semakin mengerti tentang pentingnya memiliki ruang kerja yang ergonomic dimana dapat meningkatkan hasil produksi dan meningkatkan produktivitas kerja, juga dapat menghindari kelelahan fisik dan mental pekerja serta mencegah terjadinya penyakit akibat kerja dan kecelakaan akibat kerja saat bekerja.  Pelatihan design dilakukan untuk menunjang proses produksi, sebelum adanya pelatihan design ini, proses design produksi di CV. Victorina masih menggunakan gambar konvensional atau manual. pekerja mampu mengetahui dan menerapkan ergonomic dan design menggunakan solidwork dalam proses design produk yang dihasilkan berdasarkan kaidah design dan kaidah ergonomic yaitu menggunakan acuan antropometri orang Indonesia sehingga kualitas kesehatan dan kualitas produksi yang bersaing 
Penerapan Project Based Learning dengan Lesson Study untuk Meningkatkan Hasil Belajar Teknik Pemesinan Bastian Rikardo Parhusip; Bernadus Sentot Wijanarka
Jurnal Dinamika Vokasional Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2018): April
Publisher : Department of Mechanical Engineering Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/dinamika.v3i1.19117

Abstract

This study aims to: (1) promote students to become active and skillful, (2) improve students' knowledge, and (3) improve students' skills through the implementation of project-based learning (PjBL) by lesson study on milling machining subject. This research used quasi-experiment research method with one group pretest-posttest design. To test the hypothesis, data were analyzed using paired sample t-test incorporating Wilcoxon test technique aided with SPSS 20. The results show that: (1) lesson study promotes active and skilled students. It is observed that student activeness is above 90% ("very active" category), (2) the lesson study improves students' knowledge. The wilcoxon calculation showed that p or Sig. (2-tailed) was 0,000, which was smaller than the specified significance level of 0.05 (p or Sig. (2tailed) <0.05), (3) the PjBL also improves student skills, which is shown by the same Wilcoxon calculation resultPenelitian ini bertujuan untuk: (1) mewujudkan peserta didik yang aktif dan terampil, (2) meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta didik melalui penerapan project based learning (PjBL) dengan lesson study pada mata pelajaran Teknik Pemesinan Frais. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Experiment dengan desain One group pretest-postest design. Teknik analisis data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah uji pired test dengan menggunakan teknik wilcoxon test dengan bantuan program SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) kegiatan lesson study dapat mewujudkan peserta didik yang aktif dan terampil. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa keaktifan siswa berada di atas 90% dan masuk dalam kategori sangat aktif, (2) penerapan PjBL dengan lesson study terbukti dapat meningkatkan hasil belajar pengetahuan siswa dan meningkatkan keterampilan siswa. Hal ini ditunjukkan dengan nilai p atau Sig. (2-tailed) baik pada pengetahuan maupun ketrampilan adalah 0.000, lebih kecil dari taraf signifikansi yang sudah ditentukan yaitu 0.05 (p atau Sig. (2tailed) < 0.05).
Penerapan Green Ergonomics melalui Transformasi Limbah Serutan Kayu Menjadi Papan Partikel Ekonomis pada Kelompok Pengerajin Kayu Woloan Tomohon Sulawesi Utara Suarjana, I Wayan Gede; Parhusip, Bastian Rikardo; Pomalingo, Moh. Fikri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i12.17552

Abstract

ABSTRAK Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah serutan kayu yang melimpah di kelompok pengrajin kayu Woloan, Tomohon, Sulawesi Utara, dengan menerapkan prinsip-prinsip green ergonomics. Program ini mengaplikasikan teknologi pengolahan kayu yang hemat energi dan ramah lingkungan untuk mengubah limbah serutan kayu menjadi papan partikel yang bernilai ekonomis. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan dan pemilahan limbah serutan kayu, desain produk yang mempertimbangkan karakteristik limbah, proses produksi yang efisien, serta finishing menggunakan bahan ramah lingkungan. Selain itu, pelatihan dan workshop ergonomi diadakan untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas pekerja. Pengadaan alat press dengan sistem hidrolik juga dilakukan untuk meningkatkan kapasitas produksi. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan limbah serutan kayu dapat menghasilkan produk papan partikel berkualitas tinggi yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis. Pelatihan ergonomi berhasil mengurangi keluhan muskuloskeletal dan meningkatkan produktivitas pekerja. Pemasaran produk melalui media sosial dan platform e-commerce berhasil meningkatkan penjualan dan memperkenalkan produk ramah lingkungan kepada konsumen. Program ini tidak hanya memberikan solusi terhadap masalah limbah kayu, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan produk bernilai ekonomis dan peningkatan kesehatan pekerja. Kata Kunci: Green Ergonomics, Limbah Serutan Kayu, Papan Partikel Ekonomis, Pengerajin Kayu Woloan, Teknologi Ramah Lingkungan  ABSTRACT This community service project aims to utilize the abundant wood shavings waste in the Woloan Woodcraft group, Tomohon, North Sulawesi, by applying green ergonomics principles. The program employs energy-efficient and environmentally friendly wood processing technology to transform wood shavings into economically valuable particle boards. The methods include collecting and sorting wood shavings, designing products that consider the characteristics of the waste, efficient production processes, and finishing with eco-friendly materials. Ergonomics training and workshops are also conducted to improve worker health and productivity. A press machine with a hydraulic system is also procured to increase production capacity. The results indicate that wood shavings waste can produce high-quality, eco-friendly, and economically valuable particle boards. Ergonomics training successfully reduced musculoskeletal complaints and increased worker productivity. Marketing the products through social media and e-commerce platforms boosted sales and introduced eco-friendly products to consumers. This program provides solutions to wood waste issues and contributes to community welfare by creating economically valuable products and improving worker health. Keywords: Green Ergonomics, Wood Shavings Waste, Economical Particle Boards, Woloan Woodcraft, Eco-Friendly Technology