Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Impact of Work from Home on Work Stress Symptoms in Employees X of North Sulawesi Province I Wayan Gede Suarjana; Suehartono Syam; Bastian Rikardo Parhusip; Richard Andreas Palilingan; Dewo Agung Nugroho Narosaputra; Siti Fathimah; Anne Indiarti Banjar Nahor
International Journal of Science and Society Vol 4 No 1 (2022): International Journal of Science and Society (IJSOC)
Publisher : GoAcademica Research & Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/ijsoc.v4i1.434

Abstract

Work stress is an imbalance of task demands with a person's work ability that creates tension through physical and emotional responses. The purpose of this study was to find out the impact of Work from Home on the symptoms of worker work stress. The research method used is quantitatively descriptive with cross-sectional design. The sample in this study was 63 employees who had filled out research instruments. The research intrusion used is an online questionnaire filled out through Google Form through the WhatsApp Group platform. Variable Work from Home uses two indicators, namely the work environment factor and workload. Using a statistical analysis of multiple linear regression statistics, researchers stated that the work environment had no significant effect on employee work stress symptoms and that work had a positive and significant effect on employee work stress symptoms during Work from Home.
STEREOTYPE DIRI DARI PENYINTAS COVID-19 DI KABUPATEN MINAHASA Stevanus G. W. Moningkey; Melkian Naharia; Dewo A.N. Narosaputra
PSIKOPEDIA Vol. 1 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.728 KB) | DOI: 10.53682/pj.v1i1.1753

Abstract

Stereotype merupakan persepsi negatif atau positif dari seseorang kepada individu atau kelompok lain, apa yang dirasakan dan dialami seseorang tersebut yang membentuk pandangan serta sikap seseorang tersebut. Subjek dalm penelitian hanya berjumblh 1 orang saja, pengambilan pada sampel penelitian merupakan purposive sampling. Metode dalam pengumpulan data dalam penelian ini adalah wawancara semi terstruktur, observasi dan dokumentasi. Tujuan yang dilakukan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Stereotype Diri dari Penyintas Covid-19. Dalam penelitian ini didapati bahwa adanya stereotype negatif dan positif pada penyintas Covid-19, diakibatkan oleh perlakuan yang diterimanya baik oleh keluarga, lingkungan kerja, maupun lingkungan sekitar.
HUBUNGAN ANTARA REGULASI DIRI DENGAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA Syella T. Aring; Meike E. Hartati; Dewo A. N. Narosaputra
PSIKOPEDIA Vol. 2 No. 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.485 KB) | DOI: 10.36582/pj.v2i1.2102

Abstract

Salah satu kendala yang dihadapi siswa dalam dunia pendidikan yaitu kecenderungan siswa melakukan penundaan dalam mengerjakan tugas, di sisi lain untuk mencapai tujuan akademik siswa harus mampu memiliki regulasi diri yang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan yang negatif antara regulasi diri dengan prokrastinasi akademik pada siswa kelas X di SMA Negeri 1 Remboken. Penelitian ini memakai metode analisis regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS 20. Subjek dalam penelitian ini adalah Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Remboken yang berjumlah 110 siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan dengan teknik simple random sampling. Hasil penelitian menyatakan terdapat hubungan yang negatif antara variabel regulasi diri (X) terhadap variabel prokrastinasi akademik (Y) dengan nilai berdasarkan pengujian hipotesis diperoleh persamaan regresi sederhana Y = 97,869 - 0.476X. Nilai signifikansi (sig) = 0,000 < 0,05 dan R square = 0.395 atau 39,5%, yang berarti jika semakin tinggi regulasi diri maka akan semakin rendah kecenderungan melakukan prokrastinasi akademik sebaliknya semakin rendah regulasi diri maka akan semakin tinggi kecenderungan melakukan prokrastinasi akademik pada siswa kelas X SMA Negeri 1 Remboken.
PERBEDAAN STRES SAAT BELAJAR DARING PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 LANGOWAN BERDASARKAN KATEGORI USIA DAN JENIS KELAMIN Pamela J. Assa; Melkian Naharia; Dewo A. N. Narosaputra
PSIKOPEDIA Vol. 2 No. 3 (2021): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.396 KB) | DOI: 10.36582/pj.v2i3.3537

Abstract

Perubahan metode pembelajaran menjadi daring dan harus beradaptasi dengan kebiasaan baru, bukan hal yang mudah untuk dilakukan oleh para siswa. Hal tersebut tentunya dapat menjadi sumber stres bagi siswa. Stres belajar diartikan sebagai tekanan-tekanan yang dihadapi anak berkaitan dengan sekolah, dipersepsikan secara negatif, dan berdampak pada kesehatan fisik, psikis, dan performansi belajarnya. Begitu juga dengan stres siswa saat belajar daring. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dan jenis penelitian komparatif, dimana variabel dalam penelitian terdapat dua jenis variabel yaitu, Variabel Bebas (X): Usia dan Jenis Kelamin dan Variabel Terikat (Y): Komitmen Organisasi dan untuk mengetahui perbandingan stres saat belajar daring pada siswa berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin maka peneliti menggunakan uji independent t-test. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 96 orang. Hasil penelitian diperoleh tingkat stres siswa saat belajar daring termasuk dalam kategori sedang cenderung tinggi, berdasarkan kategori usia menunjukan perbedaan stres saat belajar daring yang signifikan dan berdasarkan Jenis kelamin menunjukkan tidak ada perbedaan stres saat belajar daring.
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI PSIKOLOGI UNIMA Giovanni Soben; Deetje J. Solang; Dewo A. N. Narosaputra
PSIKOPEDIA Vol. 2 No. 3 (2021): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.9 KB) | DOI: 10.36582/pj.v2i3.3546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara dukungan sosial teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif regresi linear sederhana. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah mahasiswa psikologi Universitas Negeri Manado Angkatan 2018, 2019, dan 2020 dengan total keseluruhan berjumlah 384 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian menggunakan tekhnik Proportionate Stratified Random Sampling dan diperoleh 77 sampel. Pengambilan data menggunakan Skala menggunakan Skala Student Social Support Scale dan Skala menggunakan Tuckman Procrastination Scale. Uji hipotesis diperoleh nilai t hitung= -2,609 > 1,995 = t tabel, dan sig = 0,011 < 5%,. Hasil tersebut menunjukkan bahwa variabel dukungan sosial teman sebaya berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Nilai negatif menunjukkan keeratan yang berlawanan, yaitu semakin meningkatnya nilai dari variabel dukungan sosial teman sebaya maka nilai dari variable prokrastinasi akademik akan semakin menurun. Koefisien Determinasi (R2) diperoleh nilai = 0,83 = 8,3% ini berarti variabel bebas dukungan sosial teman sebaya mempengaruhi variabel dependen prokrastinasi akademik pada mahasiswa sebesar 8,3% dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak masuk dalam penelitian ini.
RESILIENSI REMAJA AWAL PASCA PERCERAIAN ORANG TUA DI KELURAHAN PAKOWA KECAMATAN WANEA KOTA MANADO Abriela A. Manoppo Manoppo; Deetje J. Solang; Dewo A. N. Narosaputra
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v3i1.5636

Abstract

Perceraian merupakan terputusnya keluarga karena salah satu atau kedua pasangan memutuskan untuk saling meninggalkan sehingga mereka berhenti melakukan kewajibannya sebagai suami istri. Perceraian dalam hal ini juga dapat mengakibatkan perubahan struktur dan relasi dalam keluarga yang artinya pasca perceraian anak hanya dapat tinggal bersama salah satu orang tuanya saja.Sedangkan Resiliensi merupakan kemampuan untuk mengatasi dan beradaptasi ketika menghadapi kejadian yang berat atau masalah yang terjadi dalam kehidupan. Dalam penelitian ini subjek merupakan remaja awal yang merupakan korban perceraian orang tua dimana terjadi konflik dalam rumah tangga pada pertengahan tahun 2019 dimana orang tua subjek memutuskan untuk berpisah dan saling meninggalkan. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus, pada 1 subjek yang berusia 13 tahun. Dengan sumber data yang digunakan berupa sumber data primer dan data sekunder, sedangkan teknik yang digunakan dalam memperoleh data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Proses analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu remaja mampu mengembangkan ke enam aspek resiliensi yaitu Regulasi Emosi, Pengendalian Impuls, Optimisme, Empati, Efikasi Diri dan Reaching Out, sedangkan Analisis Penyebab Masalah masih kurang Nampak, namun secara umum subjek sudah bisa dikatakan sebagai remaja yang resilien.
HUBUNGAN GRATITUDE (KEBERSYUKURAN) DENGAN STRES KERJA PADA KARYAWAN TRANSMART STAR SQUARE MANADO Rafli P. Siru; Deetje J. Solang; Dewo A. N. Narosaputra
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v3i1.5645

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan gratitude (kebersyukuran) dengan stres kerja pada karyawan transmart star square di manado. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah stress kerja. Variabel independen dalam penelitian ini adalah gratitude. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan subjek penelitian kepada 30 karyawan Transmart Star Square Manado. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa terdapat hubungan negatif antara gratitude dengan stres kerja (R=0.510, p<0,05, F=9.822 p<0,05). Gratitude (kebersyukuran) mempengaruhi 26% terhadap stres kerja dan 74% lainnya di pengaruhi oleh faktor yang lain.
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS LANJUT USIA DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL AL MARHAMAH TARAKAN Femy R. Mia; Deetje J. Solang; Dewo A. N. Narosaputra
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36582/pj.v3i2.5652

Abstract

Psychological well-being is the condition of a person who has the ability to accept himself and his life in the past. This study aims to understand and describe the psychological well-being of the elderly. Elderly is a period when a person experiences various functional declines, both physiological, psychological and social. Psychological well-being as a result of one's evaluation or assessment of himself which is an evaluation of his life experiences. This study uses a phenomenological qualitative research method. Subjects in this study amounted to two people. Sampling in this study was purposive sampling. The method used in collecting this data is observation, structured interviews and documentation. The results of this study indicate that the two advanced subjects after having various obstacles and developments that must be fulfilled can overcome these things if they fulfill the dimensions of psychological well-being. Both subjects were able to fulfill the dimensions related to their psychological well-being. . Each subject was able to accept their condition as elderly parents and overcome their bad experiences in the past.
PENGARUH SOCIAL COMPARISON TERHADAP BODY IMAGE REMAJA AKHIR LAKI-LAKI DI SMAN 1 KAKAS Ferendita S. Manatar; Tellma M. tiwa; Dewo A. N. Narosaputra
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v3i3.5669

Abstract

This study aims to determine the effect of social comparison on body image in late adolescent boys at SMAN 1 Kakas. This research method uses quantitative methods. The subjects of this study were 153 late adolescent boys at SMAN 1 Kakas with a non-probability sampling technique using purposive sampling. The research instruments used in this study were the PACS-R (2014) scale which measures social comparison and BAS-2 (2015) which measures body image. The research results were tested using a simple regression analysis. The results of the analysis show that there is a significant positive effect of social comparison on body image in late adolescent boys at SMAN 1 Kakas with the resulting social comparison effect of 89%. Based on the hypothesis test, it is concluded that H1 is accepted, meaning that Social Comparison has a negative and significant effect on Body Image.
KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS LANJUT USIA DI LEMBAGA KESEJAHTERAAN SOSIAL AL MARHAMAH TARAKAN Femy Mia; Deetje Solang; Dewo Narosaputra
PSIKOPEDIA Vol. 3 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/pj.v3i2.7335

Abstract

Kesejahteraan psikologis adalah kondisi seseorang yang mempunyai kemampuan menerima diri sendiri maupun kehidupannya di masa lalu. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan mengenai kesejahteraan psikologis lanjut usia. Lanjut usia merupakan masa dimana seseorang mengalami berbagai kemunduran fungsi, baik fisiologis, psikologis, maupun sosial. Kesejahteraan psikologis sebagai hasil evaluasi atau penilaian seseorang terhadap dirinya yang merupakan evaluasi atas pengalaman-pengalaman hidupnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologis. Subjek dalam penelitian ini berjumlah dua orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini purposive sampling. Metode yang di gunakan dalam pengambilan data ini adalah observasi, wawancara terstrukur dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kedua subjek lanjut usai dengan berbagai hambatan dan perkembangan yang harus di penuhi dapat mengatasi hal-hal tersebut apabila memenuhi dimensi-dimensi dari kesejahteraan psikologis. Kedua subyek mampu memenuhi dimensi-dimensi yang terkait dengan kesejahteraan psikologisnya tersebut. . Setiap subjek mampu menerima kondisinya sebagai orang tua lanjut usia dan mengatasi pengalaman buruknya di masa lalu.