Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Hubungan Religiusitas dan Persahabatan dengan Kebahagiaan pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Gajah Putih Takengon Russy Ranggayoni; Abdul Munir; Cut Meutia
Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi Vol 2, No 1 (2020): Tabularasa: Jurnal Ilmiah Magister Psikologi, Januari
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/tabularasa.v2i1.287

Abstract

This research aim to know the correlation between religiosity and friendship with happiness on students. The proposed hypothesis is there a correlation between religiosity and friendship with happiness on students. This research was conducted to 100 students faculty of Islamic studies state Islamic high school. The methods used in this research is quantitative methods with the use of sampling techniques proportionate random sampling. The form of the scale in this research using a likert scale with a coefficient of reliability on the religiosity of 0,707, on the friendship of 0,740, and on happiness on students of 0,723. The analysis data used is analysis multiple regression and partial correlation. Based on the results of research it was concluded that there is a significant correlation between religiosity and friendship with happiness on students, indicated by the coefficient r = 0,686; with p = 0,00 means (p0,01) this means that the higher the religiosity and friendship then the higher the happinesson students. Based on the empirical mean and hypothetical mean of the religiosity variables in this research is (75.77055.00), the friendship variables is (78.02062.50) and the happiness on students variables is (75.06057.50) are known subject has high religiosity, friendship and happiness.
PROFESIONALISME GURU PAUD MUSARA ATE UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Russy Ranggayoni, M.Psi
Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021): Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.891 KB) | DOI: 10.47766/seulanga.v2i2.166

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara deskriftif kualitatif profesionalisme guru paud dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru sebagai suatu profesi dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 1 ayat (1) tentang guru dan dosen adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru paud Musara Ate yang berjumlah 5 orang guru, yang sekaligus dijadikan sampel pada penelitian (total sampling). Tehnik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan reduksi data, kategorisasi, sintesisasi, penyusunan hipotesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profesionalisme guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Manfaat penelitian ini adalah membina guru dan anggota sekolah agar dapat meningkatkan mutu pendidikan melalui profesionalisme guru. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa profesionalisme guru dalam meningkatkan mutu pendidikan sudah sangat baik, karena guru telah mampu melaksanakan tugasnya dan melayani peserta didik dengan baik. Agar dapat memberikan layanan yang memuaskan masyarakat, guru harus selalu dapat menyesuaikan kemampuan dengan keinginan masyarakat, dalam hal ini peserta didik dan para orang tuanya. Keinginan dan permintaan ini selalu berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat yang biasanya dipengaruhi oleh perkembangan ilmu dan teknologi. Oleh karena itu, guru selalu dituntut untuk secara terus menerus meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya. Kata Kunci: Profesionalisme Guru, Mutu Pendidikan
Profesionalisme Guru PAUD Musara Ate untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan Russy Ranggayoni
Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak Vol. 2 No. 2 (2021): Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (138.942 KB) | DOI: 10.47766/seulanga.v2i2.166

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran secara deskriftif kualitatif profesionalisme guru paud dalam meningkatkan mutu pendidikan. Guru sebagai suatu profesi dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Pasal 1 ayat (1) tentang guru dan dosen adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh guru paud Musara Ate yang berjumlah 5 orang guru, yang sekaligus dijadikan sampel pada penelitian (total sampling). Tehnik analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan reduksi data, kategorisasi, sintesisasi, penyusunan hipotesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profesionalisme guru dalam meningkatkan mutu pendidikan. Manfaat penelitian ini adalah membina guru dan anggota sekolah agar dapat meningkatkan mutu pendidikan melalui profesionalisme guru. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa profesionalisme guru dalam meningkatkan mutu pendidikan sudah sangat baik, karena guru telah mampu melaksanakan tugasnya dan melayani peserta didik dengan baik. Agar dapat memberikan layanan yang memuaskan masyarakat, guru harus selalu dapat menyesuaikan kemampuan dengan keinginan masyarakat, dalam hal ini peserta didik dan para orang tuanya. Keinginan dan permintaan ini selalu berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat yang biasanya dipengaruhi oleh perkembangan ilmu dan teknologi. Oleh karena itu, guru selalu dituntut untuk secara terus menerus meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya. Kata Kunci: Profesionalisme Guru, Mutu Pendidikan
Sosialisasi Pencegahan Bahaya Bullying pada Siswa SMPN I Kuta Makmur Russy Ranggayoni; Yusra; Nisrina; Rahmiaty
Catimore: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Catimore: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/cpkm.v2i2.140

Abstract

Bullying behavior is an issue that is often discussed today. This behavior is often found in environments that are not supposed to be, such as in the school and family environment. Bullying behavior is an aggressive or violent action that can lead to conflict between the perpetrator and the victim. This community service activity is an act of outreach that aims to provide education and to prevent the students so they don't commit acts of bullying within the school environment or outside the school environment. The method used in this activity is in the form of giving material in the form of lectures and questions and answers. The results of socialization activities show that students are very motivated in the activity process and can understand the material and information conveyed by the speakers. The implication of this activity is that students are aware of the negative impact of bullying behavior and are responsible for efforts to prevent this behavior in their daily environment.
An Effort of Improving Gross Motor Abilities Through Tarek Pukat Dance in Early Children at Diana Assaffa Islamic Kindergarten Lhokseumawe Hasanah, Rakiyatul; Nurhayati, Nurhayati; Yusra, Yusra; Ranggayoni, Russy
Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak Vol. 5 No. 1 (2024): Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/seulanga.v5i1.2589

Abstract

This study aims to improve the gross motor skills of early childhood through the traditional Tarek Pukat dance at TKIT Diana Assaffa Islamic Kindergarten, Lhokseumawe. The research employs a qualitative approach with the Classroom Action Research (CAR) design based on the Kurt Lewin model, consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. Data were collected through interviews, observation, and documentation, and analyzed using descriptive qualitative techniques. The subjects were sixteen children aged 5–6 years in Group B. The findings reveal a significant improvement in children’s gross motor abilities after participating in Tarek Pukat dance activities. In Cycle I, only 31.25% of children reached the expected developmental level, while 12.5% had not yet developed. However, in Cycle II, 81.25% of the children achieved developmental success, with 43.75% categorized as “developed very well.” The improvement demonstrates that Tarek Pukat dance effectively enhances balance, coordination, and rhythmic movement in early learners. The study concludes that integrating local cultural elements, such as traditional dance, into early childhood education provides both developmental and cultural benefits, enriching children’s physical growth while fostering appreciation for local heritage.
Meningkatkan Kreativitas Seni Rupa Anak Usia Dini Melalui Media Playdough di RA Ceding Ayu Ranggayoni, Russy; Yusra, Yusra
CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Vol. 7 No. 6 (2024): Volume 7 Number 6, November 2024
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kreativitas membentuk seni rupa di RA Ceding Ayu belum berkembang, karena pembelajaran yang digunakan oleh guru adalah menggambar, mewarnai, dan mengunting. Selain itu media yang digunakan kurang menarik karena menggunakan bahan bekas seperti kardus dan koran yang sering di pakai berulang kali. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kreativitas seni rupa anak perlu media pembelajaran yang menarik, salah satunya dengan menggunakan media playdough. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas seni rupa anak usia dini melalui penggunaan media playdough. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas pada anak usia 5-6 tahun (Kelompok B1) yang terdiri dari 15 anak. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi. Setelah data diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistika deskriptif dengan teknik persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas seni rupa anak dapat ditingkatkan melalui media playdough. Pada kegiatan pra-siklus, tidak ada anak yang berkembang sesuai harapan atau sangat baik. Pada Siklus I, 13% anak belum berkembang, 53% mulai berkembang, 27% berkembang sesuai harapan, dan 7% berkembang sangat baik. Pada Siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan 53% anak berkembang sangat baik, 40% berkembang sesuai harapan, 7% mulai berkembang, dan tidak ada anak yang belum berkembang.   Creativity in creating fine arts at RA Ceding Ayu has not yet developed, because the lessons used by teachers are drawing, coloring, and editing. Apart from that, the media used is less attractive because it uses used materials such as cardboard and newspapers, which are often used repeatedly. Therefore, to increase children's fine arts creativity, they need interesting learning media, one of which is using playdough media. This research aims to increase the fine arts creativity of young children through the use of playdough media. The research method used was Classroom Action Research on children aged 5-6 years (Group B1), consisting of 15 children. The data collection technique in this research is observation. After the data was obtained, it was analyzed using descriptive statistics with percentage techniques. The research results show that children's fine arts creativity can be increased through playdough media. In pre-cycle activities, no child developed as expected or very well. In Cycle I, 13% of children were not yet developing, 53% were starting to develop, 27% were developing as expected, and 7% were developing very well. In Cycle II, there was a significant increase, with 53% of children developing very well, 40% developing as expected, 7% starting to develop, and there were no children who had not yet developed.
Behind the Classroom Door: Uncovering Teacher Competence in the Kindergarten Learning Process Junianti, Fitri; Sari, Mutia; Ranggayoni, Russy; Yusra, Yusra; Futhira, Nadia
Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak Vol. 6 No. 1 (2025): Seulanga : Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : Jurusan Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/seulanga.v6i1.6084

Abstract

This study aims to analyse teacher competence in the learning process at Sambinoe Kindergarten, Aceh Jaya District. The research used a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews with three teachers as the main informants. The results showed that teachers have four main competencies, namely pedagogical, professional, social, and personality competencies. However, the application of these competencies has not been fully optimized. Pedagogical competence can be seen from teachers' understanding of children's characteristics and fun learning designs, but the use of learning media and the preparation of lesson plans are still very minimal so that learning becomes less effective and less interesting. Teachers' professional competence is supported by participation in training and seminars, although self-development still relies heavily on individual motivation. Social competence is reflected in teachers' ability to communicate with students, parents and the community, and to introduce local cultural values. Personality competence is reflected in teachers' efforts to be role models and maintain ethics. Overall, teachers' competencies, especially in lesson planning, media innovation and self-development, are improving.
Penggunaan Media Gambar Berseri dalam Mengembangkan Keterampilan Berbicara di Taman Kanak-Kanak Ranggayoni, Russy
Jumper: Journal of Educational Multidisciplinary Research Vol 3 No 1 (2024): Jumper: Journal of Educational Multidisciplinary Research
Publisher : LSM Catimore dan Sahabat Jl. Paya Ilang/Pertamina Desa Lemah Burbana, Takengon, Aceh Tengah 24552

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56921/jumper.v3i1.197

Abstract

This research aims to find out how the use of serial image media develops speaking skills at the Mekar Sari Private Kindergarten. The research method used in this research is classroom action research. The subjects of this research were children aged 4 - 5 years (Group A) in the Mekar Sari Private Kindergarten, totaling 14 children. Data collection techniques in this research used observation, interviews and documentation. The research results show that the use of serial image media in developing children's speaking skills is very effective. This was proven in the pre-cycle activities, there were no children who developed according to expectations and developed very well, in Cycle I the children who had not yet developed (BB) were 13% and were starting to develop (MB) 53%, while those who developed according to expectations (BSH) were 27%. and 7% very well developed (BSB). In the second cycle there was a significant increase, namely developing very well (BSB) 53% and developing according to expectations (BSH) 40%, starting to develop (MB) 7% and there were no more children who had not yet developed (BB).
Sosialisasi Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual Di Perguruan Tinggi Ranggayoni, Russy; Yusra, Yusra; Safitri, Maya; Erlidawati, Erlidawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 8 (2025): Oktober
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i8.3248

Abstract

Fenomena kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi menjadi isu krusial yang menuntut perhatian serius karena berdampak langsung terhadap keamanan, kesejahteraan psikologis, serta kualitas kehidupan akademik sivitas perguruan tinggi. Minimnya pemahaman mengenai bentuk, faktor penyebab, dan prosedur penanganan kasus kekerasan seksual menyebabkan upaya pencegahan di tingkat kampus belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai strategi edukatif melalui sosialisasi dan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan serta kesadaran civitas akademika mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual sesuai dengan ketentuan Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi partisipatif, dan penyebaran media edukatif kepada mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pemahaman peserta mengenai definisi, bentuk, serta mekanisme pelaporan kekerasan seksual di kampus. Selain itu, muncul komitmen kolektif untuk mewujudkan lingkungan akademik yang aman, inklusif, dan berkeadilan gender. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pencegahan kekerasan seksual di perguruan tinggi serta memperkuat budaya akademik yang menghormati martabat manusia.
PELATIHAN MENJADI GURU YANG AKTIF, KREATIF DAN MENGINSPIRASI DI TK IT VINCA ROSEA TAHFIZH INTERNATIONAL Yusra; Russy Ranggayoni; Rahmiaty; Nisrina
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 02 (2024): APRIL 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya menjadi guru yang aktif, kreatif, dan inspiratif menuntut perguruan tinggi berperan aktif dalam melaksanakan pengabdian untuk berperan aktif dalam menyebarluaskan teori-teori terbarukan menjadi guru yang aktif, kreatif, dan inspiratif. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru anak usia dini agar menjadi guru yang aktif, kreatif, dan inspiratif. Kegiatan ini sejalan dengan Tri Dharma perguruan tinggi untuk memberikan kesempatan untuk menyebarkan pengetahuan yang terbarukan untuk menjadi guru yang aktif, kreatif, dan inspiratif yang dilaksanakan di TK IT Vinca Rosea Tahfizh Internasional di kota Lhokseumawe. Kegiatan ini dilaksanakan melalui teori dan praktek sehingga hasil pengabdian ini dapat menambah keterampilan guru menjadi lebih aktif, kreatif dan inspiratif.