Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Efek Suhu Lingkungan Terhadap Fisiologi Tubuh pada saat Melakukan Latihan Olahraga Mintarto, Edy; Fattahilah, Muhammad
Journal of Sport and Exercise Science Vol. 2 No. 1 (2019): March
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jses.v2n1.p9-13

Abstract

Peningkatan suhu lingkungan berpengaruh terhadap performa tubuh pada saat melakukan aktifitas olahraga. Suhu lingkungan yang terlalu rendah (10 o+1 oC) dan terlalu tinggi (37 oC) mampu meningkatkan kadar asam laktat lebih tinggi, serta proses oxygen intake (VO2Max) yang kurang optimal. Pada suhu ruangan tinggi, tubuh mengalami peningkatan suhu tubuh lebih tinggi dan dan tekanan terhadap kardiovaskuler lebih tinggi sehingga mengakibatkan proses dehidrasi lebih tinggi sebagai bentuk perlawanan terhadap peningkatan suhu tersebut. Proses review dilakukan untuk mengetahui dari berbagai sumber dan mengumpulkan data-data yang memiliki keterkaitan dengan kondisi lingkungan dan tubuh saat latihan. Indikator yang banyak disebut dalam penelitian ialah kondisi kandungan pada cairan ludah, suhu tubuh, komposisi cairan tubuh dan tingkatan kandungan asam laktat. Suhu lingkungan optimal yang dianjurkan pada saat melakukan aktifitas olahraga yaitu berada pada kisaran 20 o-23o Celcius.
The Effect of Exercise with Ladder Drill Slaloms and Carioca on Speed and Agility Alviana, Silva Icha; Mintarto, Edy; Hariyanto, Agus
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 2 No. 1 (2020): January 2020
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v2i1.2039

Abstract

The purpose of this study is to analyze about: (1) the effect of slaloms ladder drill exercises on speed and agility; (2) the effect of carioca ladder drill training on speed and agility; (3) the difference between the effect of the Carioca ladder drill and the Carioca ladder drill on speed; (4) differences in the influence of carioca ladder drill and carioca ladder drill on agility. This type of research is quantitative with quasi-experimental methods. The research design used is maching only design and data analysis using t-test and ANOVA. Retrieval of data using a sprint 30 meters to measure speed and agility t-test to measure agility at the time of the pretest and posttest. The results showed that the difference between the pretest and posttest of each group were: (1) experimental group I for speed = 0.577 and agility = 0.663 (2) experimental group II for speed = 0.81 and agility = 0.757 (3) control group for speed = 0.122 and (4) control group for agility = 0.029. Based on the above analysis, it can be concluded that there is an increase in speed and agility for each group after being given the Ladoca drill ladder drill and carioca ladder drill seen from the t-test. In addition, through the ANOVA test, there are differences in speed in the two types of exercise. Carioca drill ladder increases speed compared to slaloms. While in agility there is no difference between ladder drill slaloms and carioca, but both groups have a better influence than the control group.
Pengaruh Latihan Box Drill Dan Jump Drill Terhadap Kelincahan Dan Kecepatan Kusminto, Priyo Teguh; Kusnanik, Nining W; Mintarto, Edy
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i1.1690

Abstract

Latihan merupakan suatu proses yang sistematis dari berlatih atau bekerja yang dilakukan secara berulang-ulang, semakin hari, semakin bertambah beban latihan atau pekerjaannya. Tehnik kelincahan dan kecepatan merupakan teknik latihan yang digunakan oleh atlet semua jenis olahraga. Untuk mengembangkan kelincahan dan kecepatan maka diperlukan latihan Box Drill dan Jump Drill. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tentang: (1) pengaruh latihan  box drill terhadap kelincahan; (2) pengaruh latihan box drill terhadap kecepatan; (3) pengaruh latihan  jump drill terhadap kelincahan; (4) pengaruh latihan jump drill terhadap kecepatan; (5) perbedaan pengaruh latihan  box drill dan jump drill terhadap kelincahan; (6) perbedaan pengaruh latihan  box drill dan jump drill terhadap kecepatan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen semu. Rancangan penelitian ini menggunakan matching-only design, dan analisis data menggunakan Anova. Proses pengambilan data dilakukan dengan T-test untuk kelincahan tes lari 30 meter untuk kecepatan pada saat pretest dan posttest. Hasil penelitian berdasarkan Uji T menunjukkan bahwa nilai T-hitung antara pretest dan posttest dari masing-masing kelompok yaitu: (1) Kelompok eksperimen I untuk kelincahan 15,389 dan kecepatan 11,665 (2) Kelompok eksperimen II untuk kelincahan 15,353dan kecepatan 9,737 (3) Kelompok kontrol untuk kelincahan 7,860 dan kecepatan 6,113. Berdasarkan analisa di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan kelincahan dan kecepatan untuk masing-masing kelompok eksperimen dan kelompok kontrol setelah diberi latihan  box drill dan jump drill dilihat dari hasil uji-t. Selain itu terdapat perbedaan pengaruh melalui uji Anova, dimana latihan jump drill memberikan pengaruh yang lebih baik dari latihan box drill dalam meningkatkan kelincahan dan kecepatan.
NEUROMUSCULAR TAPING TEKNIK KOMPRESI MENINGKATKAN EXPLOSIVE POWER DAN MAXIMUM SPEED LARI 100 METER Utami, Tri Setyo; Purwanto, Bambang; Mintarto, Edy
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 8, No 3 (2020): EDITION NOVEMBER 2020
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v8i3.1304

Abstract

Sprint 100 meter that has sprint phase such as acceleration, maximum speed, and deceleration which can improvement performance in sprinting ability. The aim of this study to showing effect of neuromuscular taping compression technique on explosive power and sprint 100 meter to provide increased muscle functional ability, tendon efficiency, and joint stability by stimulating the nerves. This study is an experimental research field with a pre-test and post-test control group design. Twenty-two samples were selected from the population of East Java sprint athletes based on the consecutive sampling technique which was divided into two groups randomly. Neuromuscular compression technique are given Intervention in the gastrocnemius area on treatment group after pre-test. The explosive power are using tandem vertical jump test measurenment and infared electrics time respectively.The paired sample T-test are showing increases in expolsive power in the gastrocnemius and sprint 100 meter maximum phases (p