Khomsun Nurhalim, Khomsun
Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Learning Management of Nonformal Education Units in Sanggar Kegiatan Belajar Sufyan, Anis; Nurhalim, Khomsun; Shofwan, Imam
Journal of Nonformal Education Vol 5, No 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v5i1.18335

Abstract

Learning in the Semarang Nonformal Education Unit Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) equality education especially the package C program focuses more on students or learning citizens, namely the occurrence of the learning process. The diversity of the backgrounds of the learning community makes participation in the learning process and the learning outcomes of each learning citizen more varied. In the learning process the learning climate created by tutors is more centered on learning centers. The purpose of this study is to describe and analyze Package C learning. This study uses a qualitative approach. Data collection techniques are carried out by observation, interviews, and documentation. Data analysis techniques include data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. Check the validity of the data using source triangulation and methods. The results of the study show that the learning plan of the Package C Program includes: formulating learning objectives, teaching materials, methods, learning resources and establishing assessment of learning outcomes. Implementation involves three steps, namely introduction, core and closing. The learning evaluation that is apllied is summative and formative evaluation.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PENGAWAS SMP/SMA/SMK DI KABUPATEN DEMAK DAN GROBOGAN Faidhani, Achmad; Nurhalim, Khomsun; Widiyanto, Widiyanto
Educational Management Vol 3 No 1 (2014): June 2014
Publisher : Educational Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan kualitas kinerja pengawas sekolah dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi pengawas sekolah, budaya organisasi dan motivasi pengawas sekolah. Oleh karena itu masalah pokok dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh kompetensi pengawas sekolah, budaya organisasi dan motivasi pengawas sekolah terhadap kinerja pengawas. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey dan pendekatan deskriptif analitik. Penelitian ini adalah penelitian populasi, yaitu dilakukan terhadap pengawas sekolah SMP/SMA/SMK di Kabupaten Demak dan Grobogan sebanyak 34 orang. Teknik pengumpulan data melalui angket skala lima kategori Likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi sederhana dan ganda.Peningkatan kualitas kinerja pengawas sekolah dapat dilakukan melalui peningkatan kompetensi pengawas sekolah, budaya organisasi dan motivasi pengawas sekolah. Oleh karena itu masalah pokok dalam penelitian ini adalah seberapa besar pengaruh kompetensi pengawas sekolah, budaya organisasi dan motivasi pengawas sekolah terhadap kinerja pengawas. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi pengawas sekolah, budaya organisasi dan motivasi pengawas sekolah terhadap kinerja pengawas sekolah.Improving the quality of supervisor’s performance can be done by improving the competence of the supervisor, organizational culture and motivation of supervisor. Therefore, the central issue in this study is how much influence the school supervisor competencies, organizational culture and motivation towards instructional supervision conducted by supervisor. This study belongs to the kind of quantitative research using the survey method and descriptive analytic approach. This research is the study population, which made the school superintendent SMP / SMA / SMK Demak and Grobogan in as many as 34 people. The result of research description showed that for the data of supervision by supervisor has high category and tend to be very high category and so does supervisor’s competence, organization culture and supervisor’s motivation. The result of the research has also been able to confirm the precious theories and findings that there is significant relationship among supervisor’s competence, organization culture, and supervisor’s motivation toward supervisor’s performance. Furthermore, these findings support the theories and the previous research findings.
PENYELENGGARAAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PERDESAAN DALAM PENINGKATAN EKONOMI PETANI WANITA (STUDI PELATIHAN PENGGEMUKAN KAMBING DI DESA KALIMANGGIS KABUPATEN BATANG) Muslikhah, Muslikhah; Nurhalim, Khomsun
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyak potensi yang ada di Desa Kalimanggis, yaitu tersedianya bambu yang berlimpah, tenaga swadaya masyarakat, tenaga masyarakat yang produktif belum diberdayakan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat. Guna mengoptimalkan potensi yang ada mengangkat petani perempuan untuk diberdayakan melalui program pelatihan penggemukan kambing yang didanai PNPM Mandiri Perdesaan dengan memanfaatkan potensi lokal. Tujuan dari penelitian ini yaitu: (1) mendeskripsikan perencanaan program PNPM Mandiri Perdesaan; (2) mendeskripsikan pelaksanaan program PNPM Mandiri Perdesaan; (3) mendeskripsikan evaluasi program PNPM Mandiri Perdesaan; (4) mendeskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat dalam penyelenggaraan Program PNPM Mandiri Perdesaan dalam peningkatan ekonomi petani wanita di Desa Kalimanggis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian dilaksanakan di Desa Kalimanggis, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang. Subjek penelitian yang penulis gunakan yaitu pengurus dan peserta pelatihan guna mendapatkan data-data yang relevan. Teknik keabsahan data menggunakan teknik pengamatan dan triangulasi. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian yang diperoleh dari program pelatihan penggemukan kambing, yaitu: 1) perencanaan program terdiri dari identifikasi kebutuhan, tujuan, kurikulum, rekutmen sumber belajar, rekutmen peserta didik, program kerja, penggalian data, sarana dan prasarana, sumber dana program pelatihan penggemukan kambing, 2) pelaksanaan program terdiri dari waktu kegiatan, jangka waktu kegiatan, tempat kegiatan, peserta pelatihan, tutor pelatihan, metode pelatihan, materi pelatihan, media pelatihan yang menunjang pelatihan penggemukan kambing, 3) evaluasi program terdiri dari penilaian dan pendampingan guna memberikan tindak lanjut program, 4) faktor pendukung dan faktor penghambat untuk peningkatan program penggemukan kambing. Berdasarkan hasil penelitian ditarik kesimpulan bahwa dalam program penggemukan kambing sangat diperlukan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program agar tujuan yang ingin dicapai terlaksana. Program penggemukan kambing adalah program yang diajukan secara bottom-up sesuai dengan keinginan masyarakat berjalan dengan baik dan mengalami kemajuanThere are much potential that exists in the village of Kalimanggis. Those are the availability of abundant bamboo, the power of non-government personnel, and the power of productive society which is not empowered optimally yet to the welfare of the society. In order to optimize the available potential, women farmers are raised to be empowered through goat fattening training program funded by Rural PNPM Mandiri by utilizing local potential. The purpose of this study are to: (1) describe the PNPM Mandiri planning program done at the village board of Kalimanggis; (2) describe the implementation of the program of Rural PNPM Mandiri in the village of Kalimanggis; (3) describe the program evaluation of Rural PNPM Mandiri to describe the village of Kalimanggis; (4) describe the supporting and inhibiting factors in the implementation of the National Program for Society Empowerment (PNPM) Mandiri in the economic improvement of women farmers in the village of Kalimanggis. This study used a qualitative descriptive approach; the methods of data collection used were interviews, observation, and documentation. The experiment was conducted in the village of Kalimanggis, Subah District, Batang Regency. Research subjects used by the writer were the board and trainees in order to obtain the relevant data. Data validation techniques used by the writer were observation and triangulation techniques. Data Analysis Techniques used were the data collection, data reduction, data display and conclusion drawing or verification. The results obtained from goat fattening training program, namely: 1) program planning consists of identifying the needs, goals, curriculum, the recruitment of learning resources, the recruitment of students, desk job, data mining, infrastructure, funding sources of goat fattening training programs, 2) implementation of the program consists of activity time, activity periods, the activity place, the trainees, training tutor, training methods, training materials, training media which supports goat fattening training, 3) evaluation of the program consists of assessment and assistance programs to provide follow-up program, 4) supporting and inhibiting factors in improving the goat fattening program. Based on the research results, it can be concluded that the goat fattening program needs planning, implementation, and evaluation of programs to accomplish the goal. Goat fattening program is a program that is proposed in a bottom-up way in accordance with the wishes of the society, runs well and makes progress.
MOTIVASI ORANGTUA DALAM MENGIKUTI PROGRAM BINA KELUARGA BALITA DI KELURAHAN UWUNG JAYA KOTA TANGERANG Khasanah, Nur; Nurhalim, Khomsun
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 5 No 1 (2016)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi intrinsik dan ekstrinsik orangtua dalam mengikuti program Bina Keluarga Balita (BKB) dan faktor penghambatnya. Pendekatan penelitian bersifat metode kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 6 orang, terdiri dari ketua BKB dan 5 orangtua yang mengikuti program BKB. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teori. Teknik analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan motivasi instrinsik orangtua mengikuti program BKB karena adanya kebutuhan untuk memenuhi segala sesuatu yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak, dan motivasi ekstrinsik disebabkan oleh pengaruh lingkungan yang timbul dari luar yaitu timbul dorongan dari tetangga. Faktor penghambat orangtua dalam mengikuti BKB adalah pekerjaan rumah yang tidak bisa ditinggalkan, dan faktor penghambat dari luar adalah sarana dan prasarana yang kurang memadai di dalam kegiatan BKB.   Abstract: This study aimed to describe the intrinsic and extrinsic motivation of parents in the program BKB (BKB) and inhibiting factors. The approach is a method of qualitative research. Subjects numbered 6 consists of one chairman BKB and 5 parents who follow the program BKB (BKB). The collection of data through observation, interviews and documentation. Data validation techniques using triangulation source and triangulation theory. The data analysis technique used is the data collection, data reduction, data presentation and conclusion. The results of this study the intrinsic motivation of parents to follow the program BKB because of the need to fulfill everything that is related to the growth and development of children, and extrinsic motivation is caused by environmental influences arising from the outside that arise encouragement from neighbors. Inhibiting factors of parents in following BKB is a chore that can not be abandoned, and inhibiting factors external infrastructure is inadequate in the activities of BKB.
Pola Asuh Orangtua dalam Pendidikan Agama pada Remaja Muslim Minoritas di Amphoe Rattaphum Thailand Loretha, All Fine; Nurhalim, Khomsun; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 1, No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v1i2.13319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola asuh yang diterapkan orangtua, upaya-upaya yang dilakukan orangtua dan kendala-kendala yang dihadapi orangtua dalam keluarga muslim minoritas. Penelitian dilakukan di Amphoe Rattaphum Provinsi Songhkla Thailand dengan pendekatan kualitatif. Teknik Pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan orangtua menerapkan pola asuh otoriter dan demokratis. Upaya-upaya yang dilakukan para orangtua dengan metode storytelling, suri tauladan, pembelajaran langsung, serta reward and punishment. Hambatan yang dihadapi orangtua meliputi kendala internal dan eksternal.
Pengelolaan Pembelajaran Alphabet Inggris dalam Program Pemberdayaan Masyarakat di Asean Community Center Thailand Aeny, Farah; Nurhalim, Khomsun; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Volume 2, No 1 (2018): Juni 2018
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v2i1.13814

Abstract

This study aims to describe and analyze the management of learning and knowing and supporting an inhibiting factor in the management of learning the English alphabet. The study was conducted at the Asean Community Center Kamphaeng Phet, Rattaphum, Songkhla, Thailand with qualitative descriptive approach and validity of the data with source triangulation techniques, the research subjects learners and facilitators. Data analysis techniques through a phase of data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed the management of learning the English alphabet there are elements of Planning, Implementation, Evaluation. Source of funding activities have been provided as well as an active Participation and support from the community. Learning barriers include inadequate infrastructure, lack of varied instructional guide books, as well as the implementation of learning is not structured for the learning process goes on when the arrival of volunteers. English alphabet learning management already underway in accordance with the expected goals, but you should need any more motivation, increase the use of the method in accordance with the needs of learners.menghormati sesama temannya dan kepada fasilitator. Kata Kunci: Pengelolaan Pembelajaran; Pemberdayaan; Alphabet Inggris.
MODEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN KECAKAPAN HIDUP BERBASIS KEUNGGULAN LOKAL DESA WISATA MANDIRI WANUREJO BOROBUDUR MAGELANG Sutarto, Joko; Mulyono, Sungkowo Edi; Nurhalim, Khomsun; Pratiwi, Hesty
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 35, No 1 (2018): April 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v35i1.15091

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah: (a) menganalis model pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kecakapan hidup berbasis keunggulan lokal desa wisata mandiri di Desa Wanurejo Borobudur Kabupaten Magelang yang diimplementasikan saat ini; dan (b) merumuskan model konseptual pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kecakapan hidup berbasis keunggulan lokal yang ideal dikembangkan, sehingga membawa dampak terhadap penanaman kewirausahaan masyarakat. Penelitian ini dirancang dengan desain penelitian deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Temuan Penelitian menunjukkan: (a) pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kecakapan hidup berbasis keunggulan lokal dilakukan dengan pemberian keterampilan kecakapan hidup berupa kecakapan pemandu wisata, kecakapan seni budaya/tari, dan kecakapan busana jawa/blangkon/wiru jarik; dan (b) model (konseptual) yang ditawarkan berorientasi penyempurnaan model yang telah dilakukan selama ini seperti telah dipaparkan di atas, dengan modifikasi dimulai dari identifikasi masalah dan kebutuhan pelatihan, pendampingan teknis, dan seterusnya pelibatan pelaku usaha mulai tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan kecakapan hidup dan proses pemagangan, pendampingan manajemen, pemasaran, dan penggalian bantuan kegiatan dari pemerintah.