Utsman Utsman, Utsman
Jurusan PLS FIP UNNES

Published : 26 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PROGRAM PELATIHAN IBU RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS KEGIATAN USAHA PENGOLAHAN PANGAN KUE SEMPRONG (STUDI KASUS PADA UKM NINING DI DESA BLAMBANGAN KABUPATEN MAGELANG) Chairunisha, Leolita; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah ini adalah perencanaan pelatihan, pelaksanaan pelatihan dapat meningkatkan kreativitas kegiatan usaha, faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi. Subjek penelitian 6 orang terdiri dari 1 sebagai pengelola dan instruktur dan 5 warga belajar. Teknik analisis data pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian perencanaan program pelatihan terdiri dari identifikasi kebutuhan disesuaikan penetapan tujuan, kurikulum tidak berasal dari Dinas, sumber belajarnya tutor, identifikasi warga belajar menggunakan persyaratan, sumber dana berasal dari bantuan DINSPERINDAG, strategi tanya jawab, sarana dan prasarana memadai. Pelaksanaan program pelatihan alokasi waktu 6 jam/hari, tempat di UKM NINING, warga belajar 9 orang, instruktur 1, metode 25% teori dan 75% praktek, materi pelatihan sesuai kebutuhan , media alat mendukung, penilaiannya secara formatif dan sumatif, evaluasi pelatihan penilaian dan pendampingan, peningkatan kreativitas kegiatan usaha dengan memberi materi pengolahan pangan. Faktor pendukung bantuan dana dari Dinas PERINDAG, motivasi warga belajar, instruktur berpengalaman dan berkompeten, sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat waktu pelatihan lama, ruang praktek sempit dan bocor, warga belajar tergesa ? gesa mengikuti pembelajaran.The formulation of this problem is the planning of training, training implementation can enhance the creativity of business activity, enabling and inhibiting factors. This study used a qualitative approach, the method of data collection interviews, observation, documentation. 6 study subjects consisted of one as a manager and instructor and 5 people learn. Data analysis techniques of data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions. Results of research planning training program consists of identifying the needs of customized setting of objectives, the curriculum does not come from the Department, tutor learning resources, identification of the citizens learn to use requirements, sources of funds derived from the aid DINSPERINDAG, question-answer strategy, adequate facilities and infrastructure. The implementation of a training program allocation 6 hours / day, place in UKM Nining, residents learned 9 people, the instructor 1, method 25% theory and 75% practice, training materials as needed, media support tools, as formative and summative assessment, evaluation of assessment training and assistance, increased business activity creativity by giving food processing material. Factors supporting grants from the Department of Trade and Industry, motivated learners, instructors are experienced and competent, adequate facilities and infrastructure. Factors inhibiting training time long, narrow practice space and leak, residents learned haste - haste to follow learning.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Aktivitas Belajar Terhadap Kemandirian Anak Rentan Jalanan Semarang Hidayati, Febria Tri; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 3 No 1 (2019): Journal of Nonformal Education and Community Empowerment
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/pls.v3i1.22730

Abstract

The purpose of study to anaysize of pedagogoic competence of tutor, learning activity and independence of street vulnerable children, the influence of pedagogic competence of tutor toward independence of street vulnerable children, the influence of learning activity toward independence of street vulnerable children, the influence of pedagogic competence and learning activity toward children independence vulnerable to the streets. research using quantitative expost-facto method with 33 as sample using propability proportionate random sampling technique. The data collection tool used is a questionnaire. The results obtained that there is the influence of pedagogic competence on independence of street vulnerable children, F test result Fcount = 15,509 > Ftable = 3,30. and T test shows Thitung = 3,938 > Ttable=2,042. there is the influence of learning activities on the independence of street vulnerable children, F test result Fcount = 33.440 > Ftable = 3.30, and T test is thitung = 5,783 > Ttable=2,042. there is the influence of pedagogic competence and learning activities on the independence of street vulnerable children, Test F Fcount = 17,099 > Ftable = 3,30, (T test) tcount = 3,669 > Ttable=2,042.
Learning Management of Early Childhood Education at Mentari Kids Qodriyati, Tri Ulya; Raharjo, Tri Joko; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education Vol 4, No 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v4i1.13574

Abstract

Statement of the problem in this study is how learning management which includes planning, implementation, and evaluation of learning in Mentari Kids Early Childhood Education, Klaten is. The aims of this study are: (a) to analyze and describe plan of learning management, (b) to analyze and describe implementation of learning management, (c) to analyze and describe evaluation of learning management of Mentari Kids Early Childhood Education, Klaten, Central Java. The approach in this research was using qualitative approach. Data collecting technique was done by using interview, observation and documentation. The subject of the research was 9 informants, which consist of 7 primary subjects, i.e 4 teachers, 1 education staff, and 2 guardians of the students. Moreover, 2 secondary subjects are the manager of the institution and principal. Validity of the data was received by the use of data triangulation and triangulation method. The results showed that the planning of curriculum learning was conducted based on top down and bottom up by considering moral and religious values, physical, linguistic, cognitive, emotional, and art. Implementation of learning is conducted based on Daily Action Plan, Weekly Action Plan, Semester Program, Annual Program which uses integrated thematic curriculum model. The learning model is centers or Beyond Centers and Circle Time includes imtaq, natural materials, art and creativity, role play, briquet, and preparation. Learning evaluation was done by observation, anecdotal recording, and portfolio. The evaluation was carried out by diagnostic, formative, summative, until placement evaluation.
Evaluasi Mutu Layanan Pendidikan Kesetaraan pada PKBM Citra Ilmu di Semarang Istiqomah, Nurul; Fakhruddin, Fakhruddin; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education Vol 3, No 2 (2017): August 2017
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v3i2.10950

Abstract

This study aims to describe the evaluation of the quality of equality education services in PKBM Citra Ilmu in Semarang Regency, as well as supporting factors and inhibiting factors. This research uses descriptive qualitative approach. Research subjects are founder, program leader, tutor, and learning residents. The data were collected by: (1) observation, (2) documentation, and (3) interview. Methods of data analysis conducted by: (1) data collection, (2) data reduction, (3) data presentation, and (4) drawing conclusions or verification. The results of this study reveal that: (1) service quality evaluation is able to face the challenge of education service for the future, (2) its supporting factor is accredited by institution and BAN-PNFI program, and the inhibiting factor is lack of proper salary for tutor.
EVALUASI POTENSI KELOMPOK BELAJAR PAKET B UNTUK MENUNJANG WAJIB BELAJAR 9 TAHUN (Studi pada Beberapa Daerah Tingkat II di Jawa Tengah) Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jne.v2i2.5205

Abstract

Tujuan studi evalusi ini untuk mengidentifikasi potensi latar sosial ekonomi-demografi warga belajar, pengelola kegiatan belajar, sarana-prasarana belajar, sistem perekrutan warga belajar dan fasilitator, proses belajar mengajar, dan sistem supervisi, monitoring, evaluasi, serta pelaporan yang dilakukan pada kelompok belajar paket B di Daerah Tingkat  II Jateng.Guna mencari jawaban atas tujuan tersebut, dilakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif pada sejumlah kelompok belajar di beberapa Dati II Jateng dengn  subyek pengelola, tutor, warga belajar, dan penyelenggara. Fokus penelitian ini terarah pada permasalahan yang terkait dengan tujuan penelitian, dan data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif.Hasil penelitian memperlihatkan, bahwa latar sosioekonomi-demografi warga belajar kurang potensial untuk mendukung kegiatan belajar, demikian juga potensi sebagian besar pengelola belajar. Potensi sarana-prasarana belajar terlihat sangat terbatas, dan hal ini berakibat pada proses belajar mengajar yang dilakukan kurang memadai, yang pada akhirnya kualitas hasil belajar belum sesuai dengan harapan. Dalam hal supervisi, monitoring, evaluasi, dan pelaporan secara ringkas dapat dinyatakan tidak sesuai dengan harapan.
PENYELENGGARAAN PAUD BERBASIS PENDIDIKAN AL-QUR’AN (STUDI PADA PAUD-TPQ NURUL HUDA DI JALAN PANCURSARI IV KELURAHAN JANGLI KECAMATAN TEMBALANG KOTA SEMARANG) Handayani, Dwi Saputri; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyelenggaraan PAUD menitikberatkan pada peletakkan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik atau motorik, intelektual, emosional, moral, spiritual, sosial, bahasa, seni, dan kreativitas, sesuai dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini. Salah satu Satuan PAUD Sejenis yang perlu mendapatkan perhatian adalah PAUD berbasis Pendidikan Al-Qur’an. PAUD berbasis Pendidikan Al-Qur’an adalah program dari Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan di bawah naungan Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. PAUD berbasis Pendidikan Al-Qur’an merupakan PAUD yang berbasiskan keagamaan, sehingga peruntukannya bagi anak yang seagama. Tujuan penelitian ini mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian PAUD berbasis Pendidikan Al-Qur’an pada PAUD-TPQ Nurul Huda Kelurahan Jangli Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data berjumlah sepuluh orang yang terdiri dari satu orang kepala lembaga PAUD, satu orang sekretaris, satu orang bendahara, dua orang pendidik, dua orangtua peserta didik, dua peserta didik dari PAUD-TPQ Nurul Huda, dan satu orang staff UPTD Pendidikan Kecamatan Tembalang. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data penelitian meliputi uji kredibilitas data (validitas internal), uji transferability (validitas eksternal), uji depenability (reliabilitas), dan uji comfirmability (obyektifitas). Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkankesimpulan bahwa penyelenggaraan PAUD-TPQ Nurul Huda sudah sesuai dengan pedoman penyelenggaraan PAUD berbasis Pendidikan Al-Qur’an, dan sudah sesuai dengan teori komponen penyelenggaraan.Saran untuk PAUD-TPQ Nurul Huda yaitubila akan melakukan perencanaan hendaknya semua komponen dilibatkan agar semua komponen mempunyai andil yang besar dalam penyelenggaraan PAUD-TPQ Nurul Huda. Tugas dan fungsi komite wali peserta didik perlu lebih dioptimalkan sehingga peran wali peserta didik dalam hal ini orang tua dapat lebih maksimal. Perlu adanya kerjasama yang cukup erat sehingga semua komponen ikut bersama melaksanakan apa yang telah menjadi perencanaan dengan sungguh-sungguh, dan hasil dari evaluasi, pelaporan, dan pembinaan perlu didokumentasikan atau dibuat notulen sehingga koreksi yang diberikan dapat digunakan untuk perbaikan penyelenggaraan PAUD-TPQ Nurul Huda selanjutnya.Implementation of ECD focuses on laying the foundation toward the growth and development of physical or motor, intellectual, emotional, moral, spiritual, social, language, art, and creativity, according to the uniqueness and developmental stages through which early childhood. One of the early childhood unit kind of concern is early childhood education based on the Quran. Based early childhood education of the Qur'an is a program of Kemeterian Education and Culture under the auspices of the Directorate of Early Childhood Education. Based early childhood education of the Qur'an is a religious-based early childhood, so that the allocation for children who are the same religion. The purpose of this study to know how the planning, organizing, implementing, and controlling of early childhood education based on the Quran Nurul Huda ECD-TPQ Jangli Village District Tembalang Semarang. The study used a qualitative approach. Sources of data consisting of ten people from one person's head of early childhood institutions, one secretary, one treasurer, two teachers, two parents of students, two students from early childhood-TPQ Nurul Huda, and one staff person UPTD District Tembalang. The collection of data through observation, interviews, and documentation. Test the validity of research data include test the credibility of the data (internal validity), transferability test (external validity), depenability test (reliability), and test comfirmability (objectivity). Research results and discussion indicate the conclusion that the implementation of ECD-TPQ Nurul Huda is in conformity with the guidelines of the organization of early childhood education based on the Quran, and are in accordance with the theory of operation of the component. Suggestions for ECD-TPQ Nurul Huda will do the planning that is when all the components should be involved so that all the components have a big share in the administration of early childhood-TPQ Nurul Huda. Duties and functions of the committee guardians of students needs to be optimized so that the role of guardians of students in this case the parents can get more leverage. There needs to be a fairly close cooperation so that all the components come together to implement what has been planning in earnest, and the results of the evaluation, reporting, and guidance needs to be documented or made the minutes so that corrections can be used for improving the implementation of ECD-TPQ Nurul Huda further..
PENGARUH PROGRAM PELATIHAN MENJAHIT TERHADAP KEMANDIRIAN ALUMNI PESERTA DIDIK DI PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT CITRA ILMU KABUPATEN SEMARANG Yanama, Rindi; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan program pelatihan menjahit di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) CITRA ILMU, mendeskripsikan  kemandirian alumni peserta didik program pelatihan menjahit, menjelaskan pengaruh dan besar kontribusi program pelatihan menjahit terhadap kemandirian alumni peserta didik. Pendekatan penelitian ekspos fakto. Populasi alumni peserta didik program pelatihan menjahit sebanyak 120 alumni. Sampel penelitian berjumlah 30 alumni, menggunakan teknik random sampling. Ada dua variabel, yaitu variabel bebas program pelatihan menjahit, dan variabel terikat kemandirian alumni peserta didik. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah angket. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif presentase dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian yaitu Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis data statistic diperoleh bentuk regresi liniernya adalah Y = 11,073 + 0,77X. Hasil perhitungan F sebesar 12,170 dan probabilitas (Sig.) 0.002 yang berarti lebih kecil dibandingkan dengan taraf signifikansi 0,05, atau Sig. 0,002<0,05, sehingga dapat disimpulkan keputusan bahwa H0 ditolak dan menerima Ha yang berbunyi “Ada pengaruh yang signifikan antara program pelatihan menjahit terhadap kemandirian alumni peserta didik di PKBM CITRA ILMU”. Hasil R Square sebesar 0,317. Ini berarti besaran kontribusi variable program pelatihan menjahit terhadap kemandirian alumni sebesar 31,70%.This study aimed to describe the implementation of a training program sewing in Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) CITRA ILMU, describing the independence of alumni learners sewing training program, explain the influence and a great contribution to the independence of the sewing training program alumni of learners. Exposed facto research approach. The population of alumni learners sewing training program as much as 120 alumni. These samples included 30 graduates, as used random sampling technique. There are two variables, namely the independent variable sewing training program, and the dependent variable independence alumni of learners. Data collection tool used adalak questionnaire. The data collected were analyzed using descriptive analysis and regression analysis simple percentage. The results of that study results showed that based on the results of the analysis of the statistical data obtained form the linear regression is Y = 11.073 + 0,77X. The results of calculation of 12,170 and the probability F (Sig.) 0002 which is smaller than the significance level of 0.05, or Sig. 0.002 <0.05, so it can be concluded that the decision of Ha H0 is rejected and accepted that reads "There is a significant relationship between tailoring training programs to the independence of alumni students in PKBM CITRA ILMU". The results of R Square of 0.317. This means the contribution of variable sewing training program for alumni of the independence of 31.70%.
PROGRAM PELATIHAN IBU RUMAH TANGGA UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS KEGIATAN USAHA PENGOLAHAN PANGAN KUE SEMPRONG (STUDI KASUS PADA UKM NINING DI DESA BLAMBANGAN KABUPATEN MAGELANG) Chairunisha, Leolita; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 1 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumusan masalah ini adalah perencanaan pelatihan, pelaksanaan pelatihan dapat meningkatkan kreativitas kegiatan usaha, faktor pendukung dan penghambat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data wawancara, observasi, dokumentasi. Subjek penelitian 6 orang terdiri dari 1 sebagai pengelola dan instruktur dan 5 warga belajar. Teknik analisis data pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian perencanaan program pelatihan terdiri dari identifikasi kebutuhan disesuaikan penetapan tujuan, kurikulum tidak berasal dari Dinas, sumber belajarnya tutor, identifikasi warga belajar menggunakan persyaratan, sumber dana berasal dari bantuan DINSPERINDAG, strategi tanya jawab, sarana dan prasarana memadai. Pelaksanaan program pelatihan alokasi waktu 6 jam/hari, tempat di UKM NINING, warga belajar 9 orang, instruktur 1, metode 25% teori dan 75% praktek, materi pelatihan sesuai kebutuhan , media alat mendukung, penilaiannya secara formatif dan sumatif, evaluasi pelatihan penilaian dan pendampingan, peningkatan kreativitas kegiatan usaha dengan memberi materi pengolahan pangan. Faktor pendukung bantuan dana dari Dinas PERINDAG, motivasi warga belajar, instruktur berpengalaman dan berkompeten, sarana dan prasarana yang memadai. Faktor penghambat waktu pelatihan lama, ruang praktek sempit dan bocor, warga belajar tergesa – gesa mengikuti pembelajaran.The formulation of this problem is the planning of training, training implementation can enhance the creativity of business activity, enabling and inhibiting factors. This study used a qualitative approach, the method of data collection interviews, observation, documentation. 6 study subjects consisted of one as a manager and instructor and 5 people learn. Data analysis techniques of data collection, data reduction, data presentation, drawing conclusions. Results of research planning training program consists of identifying the needs of customized setting of objectives, the curriculum does not come from the Department, tutor learning resources, identification of the citizens learn to use requirements, sources of funds derived from the aid DINSPERINDAG, question-answer strategy, adequate facilities and infrastructure. The implementation of a training program allocation 6 hours / day, place in UKM Nining, residents learned 9 people, the instructor 1, method 25% theory and 75% practice, training materials as needed, media support tools, as formative and summative assessment, evaluation of assessment training and assistance, increased business activity creativity by giving food processing material. Factors supporting grants from the Department of Trade and Industry, motivated learners, instructors are experienced and competent, adequate facilities and infrastructure. Factors inhibiting training time long, narrow practice space and leak, residents learned haste - haste to follow learning.
MANAJEMEN PROGRAM PENDIDIKAN KESETARAAN KEJAR PAKET C “HARAPAN BANGSA” DI UPTD SKB UNGARAN KABUPATEN SEMARANG Ciptasari, Dewi Ratna; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan program paket C, pengorganisasian program paket C, pelaksanaan program paket C. Pengawasan program paket C dan evaluasi program paket C di UPTD SKB Ungaran Kabupaten Semarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode diskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari Kepala sekolah, dua tutor, satu tata usaha dan tiga warga belajar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik yang digunakan untuk pengecekan keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber dan triangulasi teori. Hasil penelitian yang diperoleh adalah perencanaan program kejar paket C menggunakan prosedur identifikasi, perumusan tujuan, perekrutan tutor dan WB, penentuan materi dan media. Pengorganisasian program paket C dilakukan dengan pembagian tugas dan tanggungjawab secara proporsional pada masing-masing organisasi pelaksana yang ada di SKB. Pelaksanaan program seminggu tiga kali, yang pembelajarannya umumnya menggunakan metode ceramah, tanyajawab dan praktek. Pengawasan kegiatan program paket C dilakukan secara internal dan eksternal. Evaluasi program paket C dilakukan dengan menggunakan evaluasi formatif dan sumatif.The purpose of this study was to describe the:  program planning package C, organizing package C, program implementation package C, oversight program packages C and, evaluation program package C in UPTD SKB Ungaran Kabupaten Semarang This research used the qualitative approach with the diskriptif method, the techniques of data collection one by observation, interviews, and documentation. Subyeks consisting of the principal, tutors, administrative and 3 learners. Data analysis techniques used in this research include: data collection, data reduction, representation of data, and withdrawal/ verification conclusion. The technique used for checking the validity of the data in this study is a triangulation of sources. The research results obtained are: package C program planning procedures, formulation of objectives, identification of the recruitment of tutors and WB, determination of material and media. Organizing package C is carried out by the division of tasks and responsibilities proportionatelyin each implementing organization that exists in SKB. Implementation of the programme of the week three times , that is the lesson that generally use methods lectures, faqs and practice. Supervision of the activities of the program package C is done internally and externally. Evaluation of the program package C is done using formative and summative evaluation.
PROSES PENGASUHAN TAMAN PENITIPAN ANAK (STUDI PADA TAMAN PENITIPAN ANAK DEWARUCI KIDS KECAMATAN DEMAK KABUPATEN DEMAK) Oktaviana, Mikyarul Elma; Utsman, Utsman
Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengalaman pendidikan dan pengalaman mengasuh, proses pengasuhan dan hasil pengasuhan di Taman Penitipan Anak Dewaruci Kids Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian 4 pengasuh dan 1 kepala sekolah. Keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Teknik analisis data adalah deskriptif kualitatif dengan tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan (1)  Pengalaman mengasuh dan pengalaman pendidikan pengasuh di TPA Dewaruci Kids tergolong cukup memadahi karena sudah mengikuti beberapa pelatihan dan seminar, untuk pengalaman pendidikan sudah memenuhi standar minimal yang ditetapkan oleh satuan PAUD yaitu lulusan minimal SMA sederajat, (2) Proses pengasuhan tergolong cukup memadahi karena mulai dari perencanaan hingga  pelaksanaan terkonsep dengan rapi sesuai dengan NSPK (norma, standar, prosedur, kriteria) penyelenggaraan Taman Penitipan Anak yang ditentukan oleh Dirjen PAUDNI, (3) Hasil pengasuhan tergolong memadahi karena tersedianya sarana prasarana, APE indoor maupun outdoor masih layak pakai, tempat tidur yang nyaman, memperhatikan kandungan makan, pemeriksaan cek kesehatan setiap bulannya, serta sarana pendukung lainnya seperti buku administrasi, rak buku, loker dan komputer yang memadahi.This study aims to describe the experience of education and parenting  experiences, the process of parenting and to describe the results of parenting in Dewarucu children’s day care kabupaten Demak. This research used the qualitative approach with descriptive methods, the techniques of data collection are done with the interview, observation, and documentation. The subject of the research are four caretakers and one headmaster. The validity of the data used is the triangulation of data sources. The technique of data analysis used is descriptive qualitative with the stage as follows: data collection, data reduction, with drawal and presentation conclusions. The resultconclusion of the study are (1) the experience of parenting and caregiver education  in TPA dewaruci is adequate enough because it already follows some trainings and seminars for educational experience already meets the minimum standards set by PAUD the minimum high school graduate on the same level, (2) the process of parenting is quite adequate as starting from the planning to the concept of implementation neatly with NSPK (norm, standards, procedures, criteria) the children's day care is determined by the Director-General of PAUDNI, (3) results of parenting is adequate because of the availability of infrastructure, the APE is still decent indoor and outdoor wear, comfortable beds, pay attention to the content of the meal, an examination of health checks every month, as well as other supporting facilities like administration books, bookshelves, liqueur and computers are adequate.Â