Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Komik Literasi Berbasis Kearifan Lokal: Media Pengembangan Karakter dalam Membangun Profil Pelajar Pancasila pada Anak Usia Dini: Literacy Comics Based on Local Wisdom: Character Development Media in Building Pancasila Student Profiles in Early Childhood Ni'mah, Roudlotun; Ahmad Farid Utsman
Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijec.v6i1.2951

Abstract

The aim of this research is to develop literacy comic learning media based on local wisdom of Tuban culture for group B children at RA Mambaul Islam in order to instill children's character values to build a Pancasila student profile. The type of method used by researchers is R&D (Research and Development) with the ADDIE development model. The validity test was assessed based on media experts, material experts, language experts, RA Mambaul Islam teachers, and 15 parents of group B RA Mambaul Islam students. The results of the percentage of media experts were 85% in the valid category, the percentage of material experts was 91% in the very valid category, and the percentage of language experts was 76% in the valid category. The test results for RA Mambaul Islam teachers were 88% with a very valid category and 15 parents of group B RA Mambaul Islam students had a percentage of 90% with a very valid category. From these results, it can be concluded that literacy comics based on local wisdom of Tuban culture in education instilling children's character values to build Pancasila student profiles in early childhood are valid and suitable for use in children's learning at RA Mambaul Islam.   ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran komik literasi berbasis kearifan lokal budaya tuban untuk anak kelompok B di RA Mambaul Islam  guna menanamkan nilai karakter anak untuk membangun profil pelajar Pancasila. Jenis metode yang digunakan peneliti adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE. Uji validitas dinilai berdasarkan dari ahli media, ahli materi, ahli bahasa, guru RA Mambaul Islam, dan 15 orang tua siswa kelompok B RA Mambaul Islam. Hasil presentase ahli media sebesar 85% dengan kategori valid, presentase ahli materi sebesar 91% dengan kategori sangat valid, dan presentase ahli bahasa sebesar 76% dengan kategori valid. Hasil uji coba terhadapat guru RA Mambaul Islam sebesar 88% dengan kategori sangat valid dan 15 orang tua siswa kelompok B RA Mambaul Islam sebesar presentase 90% dengan kategori sangat valid. Dari hasil tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa komik literasi berbasis kearifan lokal budaya tuban dalam edukasi menanamkan nilai karakter anak untuk membangun profil pelajar Pancasila pada anak usia dini valid dan layak digunakan dalam pembelajaran anak di RA Mambaul Islam.
Moderasi Beragama di Kawasan Pedesaan Zaini Miftah; Roudlotun Ni’mah
Cendekia Vol. 15 No. 01 (2023): Cendekia 2023
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Billfath

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37850/cendekia.v15i01.421

Abstract

Religion plays an important role in social life to regulate human life and direct it to goodness in the world. This study aims to gain an understanding and description of religious moderation and religious harmony in rural areas, specifically the village of Legowetan. This study uses a phenomenological qualitative research method. Documentation, interviews, and observations are used as data collection techniques. This study resulted in: (1) Patterns of social interaction in Legowetan Village that are associative, such as adaptation, cooperation, and assimilation. (2) From the results of observations in the field, there are at least four indicators of the model of religious moderation carried out in the village of Legowetan, namely tolerance, non-violence, acceptance of tradition, and national commitment. These four models can be observed in the activities carried out by the Legowetan village community, namely religious activities, village activities, and artistic activities.
Peran Pembiasaan Ikrar Janji Pulang Terhadap Pembentukan Kedisiplinan Anak Usia 4-5 Tahun  Di Tk Pkk Kumpulrejo Kapas Bojonegoro Rika Nur Laili; Roudlotun Ni’mah; Siti Labiba Kusna
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.34

Abstract

Kedisiplinan pada anak usia dini merupakan aspek penting dalam pendidikan karakter yang perlu dibentuk melalui pendekatan yang menyenangkan dan konsisten. Di TK PKK Kumpulrejo Kapas Bojonegoro, diterapkan pembiasaan ikrar janji pulang sekolah sebagai strategi membentuk rutinitas positif. Kegiatan ini melatih anak untuk menjalankan tanggung jawab sederhana setelah pulang sekolah, seperti mengganti pakaian, mencuci tangan, tidur siang, dan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kegiatan tersebut dalam membentuk perilaku disiplin anak usia 4–5 tahun, baik di sekolah maupun di rumah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi 10 anak kelompok A TK PKK Kumpulrejo, guru, kepala sekolah, dan orang tua. Penelitian dilaksanakan pada Mei hingga Juni 2025 dan dianalisis menggunakan teknik analisis tematik, melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa pembiasaan ikrar janji pulang sekolah berkontribusi positif terhadap pembentukan kedisiplinan anak. Anak menjadi lebih tertib, mandiri, dan bertanggung jawab. Keberhasilan program didukung oleh peran aktif guru, kerja sama antar pendidik, dan keterlibatan orang tua, meskipun terdapat kendala seperti kurangnya pemahaman anak dan minimnya pendampingan di rumah.
Hubungan Keterlibatan Anak Dalam Tugas Rumah Tangga Terhadap Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Di Ra Al-Ghozali Desa Bubulan Kecamatan Bubulan Bojonegoro Rizki Novita Khusmayazaenal; Roudlotun Ni’mah; M. Tsaqibul Fikri
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.36

Abstract

Perkembangan teknologi di era globalisasi menyebabkan anak usia dini lebih banyak menggunakan gadget dibanding melakukan aktivitas nyata seperti tugas rumah tangga yang seharusnya menumbuhkan karakter dan kemandirian. Hasil observasi awal menunjukkan bahwa banyak anak usia 5–6 tahun belum terbiasa melakukan tugas sederhana secara mandiri, masih bergantung pada orang tua, dan belum mampu memenuhi kebutuhan dirinya sendiri di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keterlibatan anak dalam tugas rumah tangga dengan kemandirian anak usia 5–6 tahun di RA Al-Ghozali Desa Bubulan, Kecamatan Bubulan, Bojonegoro. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel 16 anak menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui angket dan observasi, lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 20, setelah sebelumnya dilakukan uji normalitas dan linearitas. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan anak dalam tugas rumah tangga berada pada kategori rendah (56,25%) dan sedang (43,75%), sedangkan kemandirian anak juga terbagi rata dalam kategori rendah dan sedang (masing-masing 50%). Hasil korelasi menunjukkan nilai koefisien 0,884 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05), menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara keterlibatan dalam tugas rumah tangga dan kemandirian anak.  
Eksperimen Kegiatan Mencanting Untuk Meningkatkan Keterampilan Membatik Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di Ta Al-Hikmah Sidorejo Kedungadem Bojonegoro Alif Ilyasha Kurniawati; M.Tsaqibul Fikri; Roudlotun Ni’mah
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kegiatan mencanting dalam meningkatkan keterampilan membatik pada anak usia 5–6 tahun di TA Al-Hikmah Sidorejo, Kedungadem, Bojonegoro. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pelestarian budaya membatik sekaligus pengembangan motorik halus anak usia dini melalui media yang aman dan menyenangkan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one-group pretest-posttest, melibatkan 14 siswa sebagai subjek. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan membatik yang mencakup indikator memegang canting, kontrol gerakan tangan, mengikuti pola, konsentrasi, dan kreativitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata anak dari 44,50 (pretest) menjadi 57,50 (posttest), dengan hasil uji statistik menunjukkan distribusi normal dan nilai signifikansi <0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa kegiatan mencanting yang dimodifikasi dengan pewarna cair dapat menjadi media pembelajaran efektif untuk meningkatkan keterampilan membatik anak usia dini. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya integrasi kegiatan seni budaya lokal ke dalam kurikulum PAUD sebagai upaya pelestarian budaya sekaligus pengembangan potensi anak secara holistik.
Penerapan Media Pembelajaran Smart Doll Berbasis Budaya Dalam Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun Di Kb Tapas Sahlaniyah Kedungrejo Sumberrejo Bojonegoro Roisatul Ummah; Roudlotun Ni’mah; M. Tasqibul Fikri
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan media pembelajaran Smart Doll berbasis budaya dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 3–4 tahun di KB Tapas Sahlaniyah, Kedungrejo, Bojonegoro. Latar belakang penelitian ini adalah minimnya penggunaan media pembelajaran berbasis budaya di lembaga PAUD, padahal media tersebut berpotensi mengenalkan nilai-nilai lokal sekaligus melatih keterampilan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian berjumlah 30 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Smart Doll yang dirancang menyerupai boneka beruang dengan pakaian adat Bojonegoro dan kantong berisi kertas origami mampu meningkatkan kemampuan motorik halus anak, seperti mengancingkan baju, melipat, menempel, dan menggunting. Anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi, kemandirian, dan peningkatan koordinasi tangan-mata. Faktor pendukung keberhasilan meliputi lingkungan belajar yang inklusif, kegiatan yang variatif, dan keterlibatan orang tua. Hambatan yang ditemukan antara lain keterbatasan jumlah media dan kebiasaan anak bermain gawai secara berlebihan. Kesimpulannya, media Smart Doll berbasis budaya efektif dalam menstimulasi motorik halus sekaligus menanamkan kecintaan terhadap budaya lokal.
IMPLEMENTASI METODE EURITMIKA DALCROZE PADA EKSTRAKURIKULER DRUMBAND UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN MUSIKAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK KEMALA BHAYANGKARI 74 SOKO TUBAN Suliswari Suliswari; M. Tsaqibul Fikri; Roudlotun Ni’mah
MUARA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan & Sosial Humaniora Vol. 1 No. 3 (2025): MURADIK
Publisher : CV MUARA EDUKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64365/muradik.v1i3.50

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi metode Euritmika Dalcroze dalam kegiatan ekstrakurikuler drumband untuk meningkatkan kecerdasan musikal anak usia 5–6 tahun di TK Kemala Bhayangkari 74 Soko Tuban. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini diterapkan melalui tahapan edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung yang menggabungkan gerakan ritmis, improvisasi, dan respons musikal anak terhadap alat musik drumband. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, fasilitas yang memadai, dan antusiasme anak. Faktor penghambat mencakup keterbatasan alat musik dan perbedaan kemampuan anak dalam mengikuti irama. Penelitian menyimpulkan bahwa metode Euritmika Dalcroze efektif dalam menstimulasi kepekaan auditori, koordinasi motorik, dan daya ingat musikal anak, sehingga layak diterapkan dalam pendidikan musik anak usia dini.
Efektivitas Ensiklopedia Junior dalam Meningkatkan Pemahaman dan Kepedulian terhadap Budaya Lokal pada Anak Usia Dini Endang Puspitasari; Roudlotun Ni’mah; M. Tsaqibul Fikri
Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 13, No 2 (2025): Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jkc.v13i2.103558

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas media Ensiklopedia Junior Karesidenan Bojonegoro dalam menanamkan cinta budaya lokal pada anak usia dini. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu tipe One Group Pretest-Posttest Design, penelitian ini melibatkan 15 anak di RA Manbaul Islam, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban. Instrumen yang digunakan meliputi tes pretest dan posttest serta lembar observasi yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak. Aspek budaya lokal yang diukur meliputi makanan khas daerah, jenis batik lokal, tempat wisata, dan tarian tradisional. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan antara skor pretest dan posttest berdasarkan analisis statistik deskriptif dan uji paired sample t-test (nilai signifikansi 0.000 < 0.05). Selain itu, observasi menunjukkan bahwa anak sangat antusias dan aktif dalam proses pembelajaran menggunakan media ensiklopedia. Temuan ini menunjukkan bahwa media pembelajaran yang interaktif, visual, dan kontekstual sangat efektif dalam meningkatkan pengetahuan budaya lokal anak sejak dini serta mampu menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
PENGUATAN LITERASI BUDAYA LOKAL BAGI GURU RA DI KECAMATAN SOKO TUBAN Roudlotun Ni&#039;mah; Endang Puspitasari; Ahmad Muthi&#039; Uddin; Putri Nedike Hernayanti
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 02 (2025): Desember
Publisher : Universitas Islam Tribakti (UIT) Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jnnva381

Abstract

This community service initiative addresses the limited integration of local cultural content in early childhood education. The primary objective is to enhance cultural literacy among young children by empowering PAUD (early childhood education) teachers in Kecamatan Soko through the utilization of a localized cultural encyclopedia as an innovative learning medium. The method employed was a participatory approach involving socialization and training sessions, where teachers were actively engaged in utilizing and integrating the encyclopedia into their lesson plans and classroom activities. The results indicate a significant increase in teacher understanding and enthusiasm for incorporating local culture into their teaching practices. This initiative not only strengthens teachers' capacities but also fosters the development of cultural awareness and appreciation among early learners.