Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Strategi Practice Rehearsal Pairs Terhadap Perilaku Prososial Anak Usia 4-5 Tahun Siti Afifatun; Roudlotun Ni'mah; Tsaqibul Fikri
PG-PAUD Trunojoyo Vol 9, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v9i1.11863

Abstract

Pada masa pandemi Covid-19, dengan dibatasinya proses pembelajaran anak membuat perilaku prososialnya menurun disebabkan kurangnya interaksi dengan teman sebayanya. Hal tersebut kemudian mendorong guru untuk menemukan strategi baru yaitu strategi practice rehearsal pairs. Strategi practice rehearsal pairs (praktik berpasangan) ini merupakan strategi sederhana yang digunakan untuk mempraktikkan sebuah keterampilan atau prosedur dengan teman belajar. Penelitian ini dilakukan di TK Al-Falahiyah Banjarsari Trucuk, dengan pendekatan penelitian kualitatif metode deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini di antaranya wawancara, observasi, dan, dokumentasi. Analisis data menggunakan Triangulasi. Berdasarkan hasil observasi penelitian yang telah dilakukan, didapatkan kesimpulan yang menunjukkan perkembangan perilaku prososial anak melalui strategi practice rehearsal pairs. Hasil dari metode practice reherarsal pairs cocok digunakan untuk mendorong anak bersosial dengan teman-temannya. Berdasarkan hasil penelitian ini juga dapat digambarkan bahwa adanya pembiasaan berpasangan membuat interaksi/komunikasi dua arah juga lebih terukur.
PENGENALAN ANGKA ANAK MELALUI MEDIA BALOK WARNA DI RA NURUL UMMAH Roudlotun Ni’mah; Siti Muntamah
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2021): September
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.757 KB) | DOI: 10.32665/abata.v1i1.235

Abstract

This study aims to determine the implementation of the introduction of children's numbers through beam media at RA Nurul Ummah Kenep Balen, Bojonegoro Regency. This study uses a qualitative approach. Data was collected by using interview, observation, and documentation techniques. Data analysis techniques include the method of induction and descriptive/interpretive analysis, data presentation, and conclusion drawing, checking the validity of the research by extending the participation of researchers, triangulation techniques. The results showed that the introduction of children's numbers through the media of color blocks can increase the knowledge of numbers for children, and for teachers it is easier for students to understand numbers. The supporting factors are the existence of a program that has become a mandatory activity set by the school as one of the subjects, the support from the school to provide educational learning facilities in the form of color blocks, the ability of active and creative teachers to use media facilities, while the inhibiting factors are students who still cannot distinguish the color of the blocks, students are late when entering. Efforts to recognize numbers that need to be done are careful preparation for teachers before doing learning, both learning administration, teaching preparation, and learning media, especially in counting using color block media, and the presence of complementary media from color block media.
Pengaruh Media Pembelajaraan “Pom Pom Activity” Terhadap Kemampuan Mengenal Warna Pada Kelompok Bermain Endang Puspitasari; Roudlotun Ni'mah; Lilik Rusdiana Efidah
Journal Of Early Childhood Education And Research Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : FKIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jecer.v3i1.30322

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain pom pom activity terhadap perkembangan kognitif pada anak usia 3-4 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah Pre-eksperimental dengan desain One Grup Pretest-Posttest. Penggunaan media pom pom activity dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran. Aspek perkembangan yang dapat dikembangkan melalui pom pom activity yaitu aspek perkembangan kognitif anak. Penelitian ini dilaksanakan di kelompok bermain Tanwirul Qulub Kepohbaru, Bojonegoro. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 18 anak yang ada pada Kelompok bermain Tanwirul Qulub Kepohbaru Bojonegoro. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Eksperimen, Metode yang digunakan adalah metode pre-Eksperimental Design,yang berbentuk One Grup Pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakanan analisis uji non parametric dan uji regresi sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media Pom Pom activity berpengaruh terhadap kemampuan mengenal warna anak usia 3-4 tahun. Sebelum diberi aktivitas bermain media pom pom ativity dan sesudah diberi aktivitas bermain media pom pom activity
Kebijakan Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam: Kurikulum dan Pendekatan Humanistik di Era Digital Fahmi Khumaini; Farida Isroani; Roudlotun Ni’mah; Ifa Khoiria Ningrum; Hamam Thohari
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnalrisalah.v8i2.291

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kebijakan kurikulum pendidikan Islam berdasarkan pendekatan kurikulum dan humanistik yang terjadi pada era digital sekarang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka. Hasil penelitian menunjukan bahwa tujuan pendidikan Islam jika ditelaah secara kritis adalah berusaha untuk menciptakan kebahagiaan di dunia dan di akhirat, melayani kebutuhan umat Islam, menjaga keutuhan umat Islam dan menanamkan moralitas dan sebagainya. Jelas bahwa rumusan tujuan pendidikan Islam masih bersifat umum dan tidak sesuai dengan realitas masyarakat dan perkembangan zaman. Di era globalisasi saat ini, tujuan pendidikan harus direorientasi. Memperjelas orientasi ini tidak berarti menghilangkan semangat tujuan pendidikan Islam yang semula diidealkan. Untuk itu, tujuan pendidikan dan kurikulum harus diarahkan menjadi satu kesatuan yang utuh untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan. Bagian penting dari sistem kurikulum adalah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi.
PENERAPAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING PAUD Roudlotun Ni’mah; Farida Isroani; Muflihaini
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUDAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Mei: PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN, BAHASA, SASTRA, SENI, DAN BUDAYA
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.227 KB) | DOI: 10.55606/mateandrau.v1i1.98

Abstract

Counseling guidance services in children in PAUD as assistance provided to children in developing optimal aspects of development with the aim that children become responsible and independent in solving problems. The stages of the implementation of counseling guidance services in early childhood include planning, implementation, evaluation, and follow-up. This type of research is a type of field research or case study. And it's qualitatively deskritive. Data collection techniques are carried out by interviewing to find out the school's point of view on the implementation of counseling guidance services in early childhood education while additional data in the form of observation and documentation. The result of this study is the implementation of counseling guidance services in early childhood education n has been going well, which is illustrated from the planning that includes the identification of learners' problems through the child's personal data form. Implementation includes data collection, information, extension, placement and devaluation services. Evaluation includes conformity between the program and implementation, compliance with the program, obstacles, responses of children, teachers and parents and changes in progress in the provision of guidance also running as a whole. Follow-up includes other methods performed if an action that has been performed has not been successful. Counseling guidance services include nonprofessional counseling guidance services, because those who become counseling guidance teachers are classroom teachers appointed by the principal as BK teachers.
PENDIDIKAN KARAKTER BERBASIS KEARIFAN LOKAL PADA SEKOLAH BERASRAMA DI BOJONEGORO Roudlotun Ni’mah; Siti Labiba Kusna; Eshthih Fithriyana
MIYAH : Jurnal Studi Islam Vol. 14 No. 2 (2018)
Publisher : Institut Keislaman Abdullah Faqih Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.585 KB) | DOI: 10.33754/miyah.v14i2.151

Abstract

Abstract: This research is a multicasts study that discusses local wisdom-based character education. Taking the noble values of culture is now fading away eroded by increasingly complex civilizations. The problem of fading cultural values can be seen with the rise of acts of violence and crime that can only be done by adults but also children. This research was conducted in two Islamic boarding schools that applied local wisdom-based character education, namely the At-Tanwir Islamic Boarding School and the Ar-Rosyid Islamic Boarding School. Research and apply the effectiveness of the application of education based on local wisdom to the character of students. Based on the results of the analysis of interview data, observations and qualitative and quantitative research this study found that the two Islamic boarding schools have provided local wisdom-based character education optimally. The study also found that local wisdom-based character education is very optimal in boarding schools such as Islamic boarding schools.Keywords: character building, local wisdom
Peran Permainan Tradisional dalam Meningkatkan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Di RA Al Fattah Pacing Parengan Tuban Ahmad Farid Utsman; Roudlotun Ni'mah; Rohana Rohana
Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2018): Oktober
Publisher : Fakultas Tarbiyah - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36840/ulya.v3i2.156

Abstract

Physical motor development is one of the most important factors in the overall development of individuals. The effectiveness of the application of traditional games (crank) in stimulating the gross motor nerves of children because in traditional games the child will use his physical abilities in playing. In addition, traditional games (crankshaft) can be used as cultural heritage, because in order for them to know it turns out traditional crank games are the original game of their ancestors, and this sustainability game must be maintained so that traditional crank games are not extinct and forgotten.This study aims to determine how the role of traditional games in improving gross motor skills in RA Al Fattah Pacing students in Tuban. To answer the big question the author uses qualitative research methodology with data search methods using Observation, Documentation, and Interview. Then the data obtained will be analyzed by data triangulation (source and technique) The results showed that: 1) Traditional games (crankshaft) were instrumental in increasing the gross motor skills of RA Al Fattah Pacing Parengan Tuban students, this can be seen from the indicators of the many achievements of RA students at festivals and related competitions with the gross motoric abilities of children, 2) to improve students' gross motoric skills on an ongoing basis, educators continue to hone the gross motoric skills of students by continuing to make crank line pattern patterns with varied variations.
Pengaruh Moving Classsentra terhadap Kemandirian Anak Usia 4-5 Tahun Roudlotun Ni’mah; Ahmad Farid Utsman; Eva Khoirun nisa
Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2019): April
Publisher : Fakultas Tarbiyah - Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36840/ulya.v4i1.211

Abstract

Kemandirian anak merupakan kemampuan anak untuk melakukan kegiatan dan tugas sehari-hari sendiri atau dengan sedikit bimbingan, sesuai dengan tahap perkembangan dan kemampuan anak.Pembelajaran di sekolah juga dapat mempengaruhi kemandirian seorang anak, bagaimana anak belajar mandiri, percaya diri, didapat dari sekolah.Penelitian ini diangkat atas dasar pemikiran yang menyatakan bahwa adanya pengaruh Moving Class, maka dapat meningkatkan kemandirian anak dalam menjalani kehidupan sehari-hari.Pada sisi inilah penulis mengkaji keberadaan pengaruh moving class di RA Islamiyah Ngasem terhadap kemandirian anak.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat dari masing-masing variabel serta untuk mengetahui pengaruh moving class terhadap kemandirian anak usia dini di RA Islamiyah Ngasem Kecamatan Ngasem. Metodologi penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan pendekatan deskritif. Analisa terhadap pengaruh moving class terhadap kemandirian anak usia 4-5 tahun RA Islamiyah Ngasem, penulis mencoba memaparkan semua data yang diperoleh dari berbagai literatur, wawancara langsung, kemudian data-data yang terkumpul dianalisa berpedoman pada sumber-sumber yang tertulis. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa pengaruh moving class terhadap kemandirian anak mempunyai peranan yang sangat besar, karena moving class mampu membuat anak-anak lebih mandiri. Hasil yang dicapai dari pelaksanaan moving class ini bahwa dengan adanya moving class ini disambut positif oleh masyarakat, khususnya ibu-ibu guru dan anak didik, dan hasilnya bisa dilihat dari perilaku mereka sehari-hari yang mengalami evolusi.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Canva Bagi Guru-Guru MTs di Kalitidu Kabupaten Bojonegoro Sahri; Afta Ramadhan Zayn; Roudlotun Ni’mah
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 3 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/icom.v3i3.2902

Abstract

Pelatihan dan pendampingan pembuatan bahan ajar interaktif berbasis Canva bagi guru ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para guru dalam mengembangkan bahan ajar yang menarik, interaktif, dan mudah digunakan menggunakan platform Canva.  Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di MTs Se Kecamatan Kalitidu. Metod eyang digunakan dalam pengabdian masayrakat ini adalah persiapan, sosialisasi dan penyuluhan, demonstrasi, praktik dan evaluasi program. Hasil dari pelatihan dan pendampingan ini 1) para guru termotivasi untuk membuat bahan ajar interaktif bebrasis canva, 2) para guru dapat membuat bahan ajar seacra inovatif dengan platform yang disediakan oleh google, 3) para guru dapat memiliki kompetensi digital guru dalam menggunakan teknologi yang relevan dengan pembelajaran di era digital saat ini.
PENINGKATAN KEMANDIRIAN EKONOMI KELOMPOK PKK DESA KLEMPUN MELALUI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS PELATIHAN KERAJINAN TAS Roudlotun Ni’mah; Vesti Dwi Cahyaningrum; Farida Isroani
Jurnal DIKMAS Vol. 2 No. 1 (2020): Juni : Jurnal DIKMAS
Publisher : Biro Pengelolaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarat SETIA Ngabang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/dikmas.v2i1.46

Abstract

Gagasan dan realisasi kemandirian ekonomi nasional sampai kini masih jauh dari apa yang diharapkan. Indonesia sendiri terdiri atas kurang lebih 63 ribuan desa dengan sumber daya alam yang berlimpah dan beraneka ragam seperti pertambangan, pariwisata, kehutanan, pertanian, perkebunan dan sebagainya. Indonesia juga memiliki banyak sekali sumber daya manusia produktif yang tersebar di berbagai pelosok nusantara. Dari ribuan desa tersebut, tidak semua sumber daya yang ada terkelola dengan baik. Sedangkan untuk mencapai kemandirian ekonomi nasioal, harus dimulai dari peningkatan pembangunan ekonomi dan penguatan kemandirian ekonomi desa. Faktor yang mempengaruhi keterlambatan pembangunan ekonomi desa antara lain masyarakat kurang peka dalam menemukan potensi lokal dan masih lemahnya kemampuan pemberdayaan potensi lokal pendudukan khususnya di pedesaan. Sehingga, pendapatan warga yang minim menjadikan perekonominya bergantung pada bantuan dari pemerintah atau bantuan lainnya. Berangkat dari permasalahan di atas, maka diadakan program pelatihan dan pendampingan pembuatan kerajianan tas dari bahan plastik bekas, seperti bungkus kopi, bungkus sabun, bungkus snack, dan lainnya. Program ini diaksanakan sebagai upaya untuk menjawab permasalah terkait. Kegiatannya dimulai dari sosialisasi pada ibu-ibu tentang pengadaan kegiatan pelatihan kerajinan tas. Setelah dilaksanan pelatihan, diadakan lomba kerajinan sebagai tindak lanjut agar ketrampilan yang telah diperoleh diasah kembali oleh warga yang mengikuti pelatihan. Selanjutnya dibentuk kelompok usaha agar ketrampilan tersebut dapat terakomodasi dengan baik dan dapat meningkatkan kreativitas bersama. Adanya kegiatan tersebut, kedepannya diharapkan ketrampilan yang telah warga pelajari dapat ditularkan ke warga lainnya serta akan ada peningkatan kemandirian ekonomi desa.