Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Herbarium Untuk Meningkatkan Literasi Sains Peserta Didik Sekolah Dasar Di Desa Pajaran Kabupaten Madiun Cicilia Novi Primiani; Pujiati Pujiati; Darmadi Darmadi; Sudarmiani Sudarmiani; Sanusi Sanusi
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i3.10520

Abstract

Background: Literasi merupakan hal mendasar yang harus dimiliki peserta didik agar dapat menghadapi tantangan di era globalisasi. Budaya literasi ini perlu di terapkan sejak dini di berbagai lingkungan baik itu keluraga, masyarakat maupun di sekolah. Salah satu literasi yang dapat dikembangkan di level sekolah khususnya sekolah dasar adalah literasi sains. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan dan kemampuan literasi saina peserta didik di SDN Pajaran Kabupaten Madiun.melalui pelatihan pembuatan herbarium. Metode: Mitra yang terlibat dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah SDN pajaran, kabupaten Madiun. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahapan observasi, sosialisasi, pelatihan, pembelajaran dan evaluasi program. Hasil: Pelaksanaan kegiatan peduli lingkungan dengan pelatihan pembuatan herbarium di SDN Pajaran Kabupaten Madiun merupakan salah satu bentuk kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan literasi sains peserta didik. Adapun temuan-temuan yang diperoleh antara lain peningkatan keaktifan, motivasi, sikap peduli lingkungan, literasi sains, pengalaman pembuatan project dalam model PJBL. Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu pelatihan pembuatan herbarium dapat meningkatkan literasi sains peserta didik di SDN Pajaran Kabupaten Madiun. Motivasi belajar IPA meningkat 40%, Sikap peduli lingkungan meningkat 20% serta kemampuan literasi sains meningkat 35%.
Analisis Kemampuan Menyelesaikan Masalah Matematika Siswa Kelas VII MTs Bodronoyo Jiwan Berdasarkan Gender Salimah Yuniasih; Sanusi Sanusi; Fatriya Adamura
SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA) Vol 3, No 3 (2024): Tantangan dan Peluang dalam Menghadapi Revolusi Digital Dunia Pendidikan: Perspe
Publisher : SEMINAR NASIONAL SOSIAL, SAINS, PENDIDIKAN, HUMANIORA (SENASSDRA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis-jenis penyelesaian masalah yang digunakan oleh siswa kelas VII MTs Bodronoyo Jiwan dalam mengerjakan soal soal matematika yang melibatkan bilangan bulat, dianalisis berdasarkan gender. Menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, penelitian ini dilakukan di MTs Bodronoyo Jiwan Madiun pada semester genap tahun ajaran 2023/2024. Subjek yang diambil empat siswa terdiri dua siswa laki-laki dan dua siswa perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan kemampuan penyelesaian masalah antara siswa laki-laki dan siswa perempuan . Siswa perempuan menunjukkan kemampuan lebih tinggi daripada siswa laki-lakj. Perbedaan ini yang menjadikan alasan pentingnya mempertimbangkan perbedaan gender dalam belajar.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Siswa Smpn 1 Jiwan Dalam Memecahkan Materi Aritmatika Sosial Berbasis Etnomatematika Supratiwi Nursatamala; Sanusi Sanusi; Vera Dewi Susanti
Prosiding Konferensi Ilmiah Dasar Vol 3 (2022): Peran PGSD dalam mempersiapkan kurikulum merdeka pada era 5.0
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan penalaran adalah kemampuan menyajikan pernyataan matematika secara tertulis, menyusun argumen, memberikan bukti/solusi dan menarik kesimpulan. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan penalaran siswa SMP dalam memecahkan aritmatika sosial berbasis etnomatematika. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah kelas VII SMPN 1 Jiwan. Dalam penelitian ini menggunakan instrumen lembar tes kemampuan penalaran matematis yaitu lembar soal tes uraianvdan pedoman wawancara. Analisis data menggunakan triangulasi metode. Adapun indikator penalaran yaitu (1) kemampuan menyajikan pernyataan matematika secara tertulis (2) kemampuan menyusun argumen (3) kemampuan memberikan bukti/solusi, (4) kemampuan menarik kesimpulan. Kesimpulan hasil dari penelitian ini (1) siswa yang mempunyai kemampuan penalaran matematika tinggi memenuhi keempat indikator penalaran, (2) siswa yang mempunyai kemampuan penalaran matematika sedang memenuhi tiga indikator penalaran yakni kemampuan menyajikan pernyataan matematika secara tertulis, kemampuan menyusun argumenĀ  dan kemampuan menarik kesimpulan, (3) siswa yang mempunyai kemampuan penalaran matematika rendah memenuhi satu indikator penalaran.
Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Think Pair Share pada Kelas VIII D SMP Negeri 1 Takeran Nadia Octavia Trisnaningtyas; Sanusi Sanusi; Sri Handayani
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dengan menerapkan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) pada materi statistika. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan tes. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII D SMP Negeri 1 Takeran yang berjumlah 24 siswa. Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan, rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I menunjukkan nilai rata-rata 77,58 yang meningkat menjadi 85,75 pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian ini menunjukkan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa
Upaya Peningkatan Prestasi Belajar Siswa Melalui Model Snowball Throwing pada Kelas VIII E SMPN 1 Takeran Jam Jalani Nur Alami; Sanusi Sanusi; Sri Handayani
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6375

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar matematika siswa dengan menerapkan model Snowball Throwing pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini melibatkan 27 siswa, dan hasilnya menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Snowball Throwing dapat efektif meningkatkan prestasi belajar siswa. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa penerapan model Snowball Throwing dalam proses pembelajaran berhasil meningkatkan prestasi belajar siswa kelas VIII E di SMP Negeri 1 Takeran pada tahun ajaran 2023/2024. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya upaya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di SMP Negeri 1 Takeran dengan menggunakan model Snowball Throwing. Model ini dapat menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, mendorong partisipasi aktif dan keterlibatan langsung siswa dalam pembelajaran, serta mengurangi kejenuhan dan persepsi bahwa matematika adalah mata pelajaran yang membosankan. Selain itu, model ini juga dapat meningkatkan interaksi antar siswa dan fokus dalam pembelajaran, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan prestasi belajar siswa.
Pengaruh Gaya Belajar dan Kecerdasan Emosional Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika di SMP Negeri 1 Kartoharjo Regitha Aliffia Munawar; Darmadi Darmadi; Sanusi Sanusi
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6448

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya belajar dan kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada pokok bahasan system persamaan linear dua variable. Penelitian kuantitatif dengan metode survei. Sampel dalam penelitian ini adalah peserta didik SMP Negeri Kartoharjo kelas VII sebanyak 45 peserta didik dengan teknik random sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket gaya belajar, angket kecerdasan emosional, dan tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Berdasarkan hasil Anava dua jalur dengan sel tak sama diperoleh hasil sebagai berikut: (1) Terdapat pengaruh gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada peserta didik. Gaya belajar auditorial visual memiliki kemampuan pemecahan masalah lebih baik dari gaya belajar auditorial dan lebih baik dari gaya belajar kinesstetik. (2) Terdapat pengaruh kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada peserta didik. Semakin tinggi kecerdasan emosional yang dimiliki oleh peserta didik maka semakin tinggi pula kemampuan pemecahan masalah peserta didik. (3) Tidak terdapat pengaruh interaksi antara gaya belajar dan kecerdasan emosional terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika pada peserta didik.
Implementasi Model Pembelajaran Team Game Tournament untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik Kelas V SD Negeri 1 Bareng Rizqi Nur Yahya; Sanusi Sanusi; Hartutik Lilik Suprihatin
EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2023): Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : LP. Ma'arif Janggan Magetan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62775/edukasia.v4i2.375

Abstract

Berdasarkan kegiatan observasi yang dilakukan dijumpai peserta didik yang pasif dan hanya menderngarkan penjelasan dari guru. Kurangnya antusias peserta didik dalam pembelajaran, hal lain terdapat dilihat dari soal yang diberikan kurangnya kemampuan pengembangan jawaban pada soal uraian, kurangnya analisa dalam pemahaman soal. Penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan analisis kualitatif dan kuantifatif. Penelitian ini juga berkolaborasi dengan guru kelas V berperan sebagai observer. Subjek pada penelitian ini kelas V SD Negeri 1 Bareng Kabupaten Ponorogo dengan jumlah 10 peserta didik terdiri dari 4 perempuan dan 6 laki-laki. Penelitian ini dilakukan dengan dengan dua siklus yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila apabila rata-rata nilai peserta didik mencapai KKM 75 pada posttest sebanyak 80%. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Penelitian bertujuan untuk mengetahui kemampuan berpikir kreatif peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Team Game Tournament (TGT) kelas V SD Negeri 1 Bareng Kabupaten Ponorogo dan diukur melalui masing-masing indikator berpikir kreatif (fluency, flexybility, originality dan elaboration. Nilai ketuntasan pra siklus 30%, pada siklus I 30% dan pada siklus II 80%. Ketercapaian indikator berpikir kreatif pada siklus I berpikir lancar 76% pada siklus II 90%. Berpikir luwes 70% dan siklus II memperoleh sebesar 90%. Berpikir orisinal siklus I 52% dan siklus II 78%. Berpikir elaborasi siklus I 54% dan siklus II 84%.