Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

MANAJEMEN STRES DENGAN LATIHAN BERPIKIR POSITIF DI MASA PANDEMI COVID-19 Exda Hanung Lidiana; Norman Wijaya Gati; Fida' Husain
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2021): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v5i1.705

Abstract

The Covid-19 pandemic affects many aspects of people's lives, both in health, socially and economically where it can cause stress. Positive thinking training through health education is one way to reduce stress. Positive Thinking Therapy is a source of strength and a source of freedom. It is called a source of strength because it helps someone think of a solution until they get it. That way a person becomes more proficient, trusting, and stronger. It is called the source of freedom because with it a person will be free from suffering and confinement of negative thoughts and their effects on the physical. Stress was measured using the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS). The method of activities carried out is the health education method, efforts to overcome stress with positive thinking exercises during the Covid-19 pandemic in Palur Wetan, Rt 01/05, Palur, Mojolaban, Sukoharjo, and was carried out for 1 month in November 2020. Results of the evaluation after counseling is carried out, namely most participants understand the problems or disturbances experienced and how the exercises can be carried out. There was a change and an increase in the participants' knowledge from not knowing to knowing.
UPAYA PENINGKATAN IMUNITAS TUBUH DALAM PENCEGAHAN COVID-19 Exda Hanung Lidiana; Norman Wijaya Gati; Sri Hartutik
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): MEI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v7i1.853

Abstract

The specific immune system has the ability to recognize objects that are considered foreign to itself. The first foreign object that appears in the body is immediately recognized by the specific immune system, which will sensitize the immune system. The immune system has three main functions, namely the function of being able to recognize and distinguish various molecular targets and also have a specific response, the ability to distinguish between self-antigens and foreign antigens, and the ability through previous experience of contact with pathogens. foreign substances react faster and faster than the first contact. The method used is the health education method, efforts to increase body immunity in preventing COVID-19 in Jati Village, Jaten District, Karanganyar Regency, and carried out in March 2021. The results of the evaluation after the counseling were that most of the participants understood the problems they were experiencing. There was a change and an increase in the knowledge of the participants from the respondents' knowledge level of good (41%), sufficient (56%) and less (3%) then after counseling there was a change in the level of knowledge from good to (71%) and sufficient knowledge level (29%)
ADVERSE EVENTS AFTER IMMUNIZATION (AEFI) POST COVID-19 VACCINATION IN THE WORK AREA OF THE HEALTH DEPARTMENT OF SURAKARTA Sri Hartutik; Exda Hanung Lidiana
Gaster Vol 21 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gaster.v21i1.1041

Abstract

Background COVID-19 pandemic was designated as a health disaster by the government of the Republic Indonesia Number 11 of 2020 concerning the Determination of a Public Health Emergency of Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) on March 31, 2020. In tackling Covid 19, the Government has issued several policies, one of the policies that has been implemented the provision of the national covid 19 vaccination. AEFI is a follow-up event after immunization, all medical events or reactions that occur after the patient is injected with the vaccine. Objective To find out the description of post-immunization follow-up events (Aefi) after the Covid 19 vaccination in the Ministry of Health Surakarta. Methods The quantitative descriptive research method uses a simple random sampling technique with inclusion criteria. Age>18 years, has been vaccinated covid 19 for 2x and has symptoms of Aefi. Results respondents who experienced AEFI after the Covid 19 Vaccine were mostly Young Adult Age, Female gender, marital status married, history of disease/comorbid most of the respondents who experienced AEFI was mild hypertension. Conclusion Most of the AEFI symptoms felt by respondents were fever and the type of Aefi of respondents was mostly non-serious/mild.
Pengaruh Terapi Hipnosis Lima Jari terhadap Penurunan Ansietas pada Mahasiswa Universitas 'Aisyiyah Surakarta dalam Menghadapi Vaksin Booster Exda Hanung Lidiana; Fitria Eka Resti Wijayanti; Krisnanda Aditya Pradana
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 3 No 1 (2022): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v3i1.932

Abstract

Latar belakang: Ansietas merupakan salah satu faktor yang menyebabkan psikosomatis pada klien sehingga menimbulkan perasaan tidak nyaman atau kekhawatiran. Vaksin booster merupakan program pemerintah untuk meningkatkan imunitas tubuh. Dalam pemberian vaksin masih banyak masyarakat yang takut akan gejala yang ditimbulkan setelah vaksin, hal ini juga dirasakan pada beberapa mahasiswa pada saat wawancara. Mayoritas takut terjadi kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI). Terapi hipnotis lima jari sendiri merupakan suatu terapi untuk membantu mengubah persepsi ansietas dengan menerima saran dalam keadaan rileks dengan menggerakan jari-jarinya sesuai perintah. Tujuan: Menganalisa Pengaruh Terapi Hipnosis Lima Jari Terhadap Penurunan Ansietas pada Mahasiswa Universitas '˜Aisyiyah Surakarta Dalam Menghadapi Vaksin Booster. Metode: Desain penelitian menggunakan quasi eksperimental design: one group pre test and post test design dimana kelompok eksperimen diberikan perlakuan berupa terapi hipnosis lima jari. Jumlah sampel 107 responden. Penelitian pada bulan Maret-Mei 2022. Hasil: Hasil analisa uji Wilcoxon menunjukan nilai P value = 0,000 sehingga P value < 0,05 maka Ho di tolak dan Ha di terima bahwa terdapat pengaruh terapi hipnosis lima jari terhadap penurunan ansietas. Kesimpulan: Terdapat pengaruh terapi hipnosis lima jari terhadap penurunan ansietas pada mahasiswa Universitas 'Aisyiyah Surakarta dalam menghadapi vaksin booster. Dalam praktik keperawatan dapat digunakan untuk menurunkan ansietas pasien. Untuk peneliti selanjutnya bisa mengembangkan terkait faktor timbulnya ansietas.
Hubungan Waktu Tunggu Pasien dengan Tingkat Kepuasan Pasien di Klinik Mitra Sehat Karanganyar Fitria Eka Ressti Wijayanti; Exda Hanung Lidiana; Agung Widiastuti
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 4 No 1 (2023): JULI
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v4i1.1195

Abstract

Latar Belakang: Waktu tunggu merupakan kondisi yang dapat mempengaruhi kepuasan pasien, jika waktu tunggu tidak berharga maka akan berdampak pada ketidakpuasan pasien. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan antara waktu tunggu dan tingkat kepuasan pasien. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 pasien, menggunakan total sampling. Hasil: Waktu tunggu pasien di klinik Mitra Sehat Karanganyar adalah <45 menit untuk 18 responden, dan >46 menit untuk 2 responden, sudah memiliki waktu tunggu yang cepat dan pada tingkat kepuasan pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dengan hasil yang memuaskan sebanyak 18 responden (90%), dan tidak puas sebanyak 2 responden (10%), Bisa dikatakan puas. Nilai p adalah 0,005 < (0,05), yang berarti ada hubungan yang signifikan antara waktu tunggu dan kepuasan pasien. Kesimpulan: Kepuasan pasien dipengaruhi oleh waktu tunggu pasien. Memiliki komitmen dan kedisiplinan waktu dalam memberikan pelayanan kesehatan sangatlah penting agar menghindari pasien menunggu lama serta meningkatkan kepuasan pasien.
MANAJEMEN MUTU PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT PEMERINTAH : QUALITY MANAGEMENT OF SERVICE ON PATIENT SATISFACTION IN GOVERNMENT HOSPITAL EMERGENCY INSTALLATIONS Hanung Lidiana, Exda; Aditya Pradana, Krisnanda; Fitria Eka Resti Wijayanti
Intan Husada : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol. 12 No. 01 (2024): Vol. 12 No.1 , Januari 2024
Publisher : Politeknik Insan Husada Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52236/ih.v12i1.355

Abstract

Mutu pelayanan adalah sebuah konsep manajemen yang berfokus pada konsumen yang inovatif dan partisipatif yang mempengaruhi setiap individu dalam organisasi dan mutu dapat bertahan melalui transformasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan manajemen mutu pelayanan terhadap kepuasan pasien di instalasi gawat darurat rumah sakit pemerintah. Jenis penelitian ini deskriptif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien instalasi gawat darurat rumah sakit pemerintah. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 100 responden. Teknik pengumpulan data dengan kuesioner dengan skala ordinal. Teknik analisis dengan uji korelasi pearsonmenggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden mayoritas usia lebih dari 50 tahun, jenis kelamin perempuan, pekerjaan ibu rumah tangga dan tingkat pendidikan SMA. Mutu pelayanan kesehatan pasien mayoritas bermutu, nilai terendah terdapat pada dimensi responsiveness hal ini dirasakan karena respon tepat waktu dalam melakukan pelayanan kurang. Tingkat kepuasan pasien dalam kategori puas. Pasien mengatakan puas sehingga dikatakan bahwa pada umumnya sebagian pasien merasakan pelayanan wilayah sudah sesuai dengan harapan pasien. Terdapat hubungan manajemen mutu pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien. Hasil penelitian diharapkan memberikan informasi kepada rumah sakit sebagai acuan dalam peningkatan mutu pelayanan terhadap pasien dalam upaya meningkatkan kepuasan pasien.
Penerapan Senam Diabetes Terhadap Kadar Gula Darah Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Kelurahan Jagalan Meida Intan; Exda Hanung Lidiana
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 2 No. 9 (2023)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit yang ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah yang tinggi dan dikeluarkan melalui urin, sehingga urin mengandung gula/manis sehingga disebut kencing manis. Senam diabetes menjadi penatalaksanaan non-farmakologis yang sesuai untuk lansia karena menunjukkan hasil penurunan yang signifikan. Tujuan: mengetahui hasil implementasi Senam Diabetes terhadap perubahan kadar gula darah pada lansia penderita diabetes mellitus. Metode: Penerapan ini menggunakan metode berupa studi kasus dengan sampel dua orang responden yang masing-masing menderita Diabetes Mellitus Tipe II. Dengan alat ukur glucometer dan lembar observasi. Hasil: Penatalaksanaan diabetes pada lansia dengan Senam diabetes yang diberikan selama 3 hari berturut – turut dengan waktus selama 55 menit perhari dan didapatkan hasil mengalami penurunan dengan hasil pada Ny. W 174 mg/dL dalam kategori normal sedangkan pada Tn. S dengan hasil akhir 131 mg/dL dalam kategori normal Kesimpulan: Senam diabetes pada lansia dapat menurunkan kadar gula darah pada lansia penderita Diabetes Mellitus Tipe II.
Nurses' Knowledge in Implementing Standard Operating Procedures on Patient Safety in Regional Public Hospitals Suminar, Saka; Rusnita, Rusnita; Wisma Sari, Sinta; Hanung Lidiana, Exda; Rino Vanchapo, Antonius; Saleh Dunggio, Abdul Rivai; Rosida, Rosida
International Journal of Health Sciences Vol. 1 No. 2 (2023): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.457 KB) | DOI: 10.59585/ijhs.v1i2.57

Abstract

Patient safety has become a global issue that is very important to be implemented by every hospital, and should be a top priority to be implemented and it is related to the quality and image of the hospital. With the development of science and technology in health services, especially in hospitals, it makes health service procedures more complex and has the potential for unexpected events or adverse events. The purpose of this study was to determine the relationship between nurses' knowledge in implementing Standard Operating Procedures on safety from the impact of falling patients in the treatment room of the Regional General Hospital. The research method used in this study is quantitative with an analytic survey research design using a cross sectional approach, which is a type of research for each research subject only once and measurements are made of the character status or subject variables at the time of the examination. Based on the results of the analysis, univariate analysis has been carried out on each variable to produce a frequency distribution and bivariate analysis to see the relationship between the independent variable and the dependent variable. Where the statistical test used is the Chi-Square test and the alternative test is Fisher's Exact. The conclusion is that there is a relationship between the level of nurse knowledge, nurse attitudes, nurse skills and nurse compliance with Standard Operating Procedures in the Regional General Hospital room.