Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

HUBUNGAN POLA PEMBERIAN MP ASI DENGAN KEJADIAN BAWAH GARIS MERAH (BGM) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS SUMBERJAYA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2016 Ayu Idaningsih
Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Kampus STIKES YPIB Majalengka
Publisher : STIKES YPIB Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51997/jk.v5i2.23

Abstract

Kasus balita BGM erat kaitannya dengan status gizi anak. Gangguan gizi pada bayi dan anak adalah kondisi tidak tercukupinya jumlah zat gizi pada makanan yang dikonsumsi oleh seorang bayi atau anak. Puskesmas dengan jumlah kasus balita BGM di Kabupaten Majalengka tahun 2015 paling tinggi terdapat di UPTD Puskesmas Sumberjaya yaitu sebesar 4,08%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) dengan kejadian Bawah Garis Merah (BGM) di wilayah kerja UPTD Puskesmas Sumberjaya Kabupaten Majalengka Tahun 2016.Jenis penelitian ini menggunakan penelitian analitik dengan menggunakan pendekatan atau desain case control. Sampel pada penelitian ini menggunakan perbandingan 1 : 2 yaitu kasus sebanyak 14 anak BGM dan kontrol sebanyak 28 anak non BGM. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari setengah (33,3%) anak mengalami BGM, kurang dari setengah (38,1%) anak dengan pola pemberian MP-ASI tidak tepat dan ada hubungan yang bermakna antara pola pemberian MP ASI dengan kejadian Bawah Garis Merah (BGM) di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sumberjaya Kabupaten Majalengka Tahun 2016 (r value = 0,013 dan OR = 5,4).Upaya untuk mencegah dan menekan angka kejadian Bawah Garis Merah (BGM) yaitu dengan meningkatkan penyuluhan petugas kesehatan kepada ibu tentang MP ASI, membangun kerja sama antara petugas kesehatan dan kader untuk menyelenggarakan kegiatan posyandu dengan rutin serta melaksanakan kegiatan kunjungan ke rumah ibu untuk memberikan informasi dan motivasi dalam pemberian MP ASI kepada anaknya dengan tepat.
Pengaruh Efektivitas Senam Dismenore Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri di SMK YPIB Majalengka Kabupaten Majalengka Tahun 2019 Ayu Idaningsih; Fitri Oktarini
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.758 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i2.923

Abstract

Dismenore (dysmenorrhea) adalah rasa nyeri yang dialami ketika menstruasi yang disebabkan oleh otot uterus yang mengalami kejang. Salah satu upaya untuk menurunkan intensitas dismenore dapat dilakukan dengan senam dismenore. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh efektivitas senam dismenore terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di SMK YPIB Majalengka Kabupaten Majalengka Tahun 2019 Jenis penelitiannya yaitu penelitian eksperimen dengan desain Pretest-Postest Control Group Design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang siswi kelas X dan XI di SMK YPIB Majalengka yaitu 15 kelompok eksperimen dan 15 kelompok kontrol. Penelitiannya dilakukan pada tanggal 15 April-15 Mei 2019. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi, uji normalitas dan analisis bivariat dengan uji t berpasangan. Hasil penelitian menyatakan bahwa sebelum senam dismenore lebih dari setengah (66,7%) remaja putri mengalami intensitas nyerinya sedang dan sesudah senam dismenore lebih dari setengah (77,3%) remaja putri mengalami intensitas nyerinya ringan saat dismenore. Senam dismenore efektivitas terhadap penurunan intensitas nyeri dismenore pada remaja putri di SMK YPIB Majalengka Kabupaten Majalengka Tahun 2019. Besarnya penurunan intensitas nyeri sebelum dan sesudah senam dismenore sebesar 1,8. Bagi pihak SMK YPIB Majalengka perlu meningkatkan informasi tentang kesehatan reproduksi pada remaja terutama tentang dismenore melalui beberapa kegiatan seperti penyuluhan bekerja sama dengan dinas kesehatan atau puskesmas terdekat, diskusi remaja seputar menstruasi, memanfaatkan sarana informasi seperti mading untuk menyebarkan wawasan kepada siswa tentang pencegahan dan penanganan menstruasi, serta mengoptimalkan peran Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dalam menangani siswi yang mengalami nyeri menstruasi Kata kunci: Dismenore, Intensitas Nyeri, Senam Dismenore
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MADU DAN PISANG AMBON TERHADAP ANEMIA PADA MAHASISWI PRODI DIPLOMA III KEBIDANAN STIKes YPIB MAJALENGKA Ayu Idaningsih; Siti Purnama Mustikasari
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 1 No 1 (2020): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v1i1.189

Abstract

Anemia pada remaja merupakan masalah utama yang terjadi di seluruh dunia. Salah satu penanganan non farmakologis anemia dengan pemberian madu dan pisang ambon. Berdasarkan hasil studi pendahuluan sebanyak 3 dari 6 orang mahasiswi mengalami anemia ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian madu dan pisang ambon terhadap anemia pada mahasiswi Program Studi D III Kebidanan STIKes YPIB Majalengka tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan pre eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Populasinya seluruh mahasiswa tingkat I dan II Prodi D III Kebidanan STIKes YPIB Majalengka sebanyak 54 orang dan sampelnya sebanyak 15 orang dengan teknik purposive sampling dilakukan bulan April-Juni 2020. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis univariat menggunakan distribusi tendensi sentral dan analisis bivariatnya menggunakan uji t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kadar hemoglobin pada mahasiswi sebelum pemberian madu dan pisang ambon sebesar 11,45 gr% dan sesudah pemberian madu dan pisang ambon sebesar 12,15 gr%. Pemberian madu dan pisang ambon efektif terhadap anemia pada mahasiswi Prodi Diploma III Kebidanan STIKes YPIB Majalengka tahun 2020 (ρ = 0,000). Kesimpulan pemberian madu dan pisang ambon efektif terhadap anemia pada mahasiswi Program Studi Diploma III Kebidanan STIKes YPIB Majalengka tahun 2020.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI POSYANDU BLOK CIPEUCANG II DESA TALAGAWETAN UPTD PUSKEMAS TALAGA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2021 Yeti Yuwansyah; Ayu Idaningsih; Farida Fitriani
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 2 No 01 (2021): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v2i01.356

Abstract

Kesehatan anak merupakan salah satu prioritas dalam pembangunan kesehatan suatu bangsa, terutama di masa pandemi Covid-19.  Blok Cipeucang II Desa Talagawetan UPTD Puskemas Talaga Kabupaten pada tahun 2020 merupakan salah satu blok dengan balita yang mengalami gizi burk paling tinggi yaitu sebanyak 4 balita (4,9%) dan balita yang gizi kurang sebanyak 14 balita (17,2%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan status gizi balita pada masa pandemi Covid-19 di Posyandu Blok Cipeucang II Desa Talagawetan UPTD Puskemas Talaga Kabupaten Majalengka tahun 2021. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampelnya adalah seluruh ibu yang mempunyai anak balita di Posyandu Blok Cipeucang Desa Talagawetan UPTD Puskemas Talaga Kabupaten Majalengka sebanyak 90 orang (total sampling). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan April-Mei 2021. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariatnya dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil (21,1%) status gizi balita pada masa pandemi Covid-19 adalah gizi kurang dan kurang dari setengah (33,3%) ibu balita adalah berpengetahuan kurang baik. Ada hubungan pengetahuan Ibu dengan Status Gizi Balita pada Masa Pandemi Covid-19 di Posyandu Blok Cipeucang II Desa Talagawetan UPTD Puskemas Talaga Kabupaten Majalengka tahun 2021 (r value = 0,037). Upaya untuk mencegah gangguan gizi pada balita, maka petugas kesehatan bekerja sama dengan kader untuk melaksanakan kegiatan posyandu secara rutin setiap bulan, memotivasi ibu untuk membawa anaknya ditimbang ke posyandu, memberikan penyuluhan kepada ibu untuk memberikan makanan kepada anak sesuai jumlah, jadwal dan jenisnya.
ANALISIS MASALAH PSIKOLOGIS PADA IBU HAMIL DI MASA PANDEMI COVID-19 DI DESA HAURSEAH WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS ARGAPURA KABUPATEN MAJALENGKA TAHUN 2021 Ayu Idaningsih; Yeti Yuwansyah; Dede Nurliana
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi Covid-19 berdampak menyebar secara luas di masyarakat termasuk pada ibu hamil yang mengakibatkan masalah psikologis seperti depresi, cemas dan stress. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis masalah psikologis pada ibu hamil di masa pandemi Covid-19 di Desa Haurseah Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Argapura Kabupaten Majalengka Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian desktiptif kuantitatif. Sampel pada penelitian ini adalah semua ibu hamil di Desa Haurseah Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Argapura Kabupaten Majalengka bulan Mei-Juni 2021 sebanyak 37 orang (total populasi). Penelitian dilaksanakan di Desa Haurseah Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Argapura Kabupaten Majalengka pada bulan Mei-Juni 2021. Pengumpulan datanya menggunakan kuesioner dengan protokol kesehatan Covid-19. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kecil (5,4%) psikologis ibu hamil di masa pandemi Covid-19 berdasarkan dimensi depresi mengalami depresi berat. Kurang dari setengah (27,0%) psikologis ibu hamil di masa pandemi Covid-19 berdasarkan dimensi cemas mengalami cemas berat. Sebagian kecil (5,4%) psikologis ibu hamil di masa pandemi Covid-19 berdasarkan dimensi depresi mengalami stres berat. Bagi petugas kesehatan untuk memberikan  motivasi dan penyuluhan kepada ibu hamil tentang pencegahan Covid-19 di masa pandemi agar proses kehamilannya berjalan dengan lancar dan ibu hamil agar melaksanakan protokol kesehatan Covid-19 selama proses kehamilan terutama ketika keluar rumah, mengurangi beban pekerjaan yang teralu berat, dan berkonsultasi dengan petugas kesehatan untuk mendapatkan informasi yang adekuat.
THE EFFECT OF THE USE OF BIRTHING BALL ON PAIN REDUCTION IN WOMEN IN PMB YUYU YULIYATI, S. ST Ayu Idaningsih; Yuyun Wahyu; Mitha Annisa Royani
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 1 No. 11 (2022): IJOMS: Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.697 KB) | DOI: 10.55324/ijoms.v1i11.224

Abstract

Introduction. Pain in labor can be overcome pharmacologic and non-pharmacologic to prevent excessive pain. One effort to reduce pain in labor is to use the birthing ball technique. Destinations. This study aims to determine the effect of using the birthing ball technique on reducing pain in labor. Methods. In this study, the researcher used a pre-experimental research design using a one-shot case study design. The sample of this study was 15 people according to the interpretation of childbirth carried out in March - May 2022 at PMB Yuyu Yuliyati S.ST. Univariate and bivariate analysis in this study used computer assistance with a software program (SPSS). Results and Conclusions. The results showed that the pain scale before the birthing ball was done on average 6.93 and after the birthing ball was done the average was 4.60. This shows the effect of the use of birthing balls on reducing pain in mothers giving birth at PMB Yuyu Yuliyati, S. ST with (p-value = 0.00).. In this study, it was proven that the use of birthing balls in laboring mothers had an effect on reducing pain, so the use of birthing balls could be used as complementary midwifery care in the labor process as an effort to reduce pain during labor and can add knowledge and insight and can be used as a reference for further research .
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Premenarche Pada Siswi SD Kelas 4-6 Terhadap Kesiapan Menghadapi Menarche Yeti Yuwansyah; Ayu Idaningsih; Sitka Aulia
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.223

Abstract

Setiap remaja putri harus mempersiapkan diri dalam menghadapi menarche, jka tidak di persiapkan dengan baik maka akan cenderung membuat remaja memiliki sikap yang negatif sehingga tidak siap dalam menghadapi menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan premenarche pada siswi SD terhadap kesiapan menghadapi menarche. Penelitian ini merupakan penelitian pre eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasinya siswi  kelas 4-6 di SD sebanyak 73 orang dengan sampel sebanyak 62 orang melalui proportionate stratified random sampling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan lembar pertanyaan kuesioner. Rata-rata kesiapan siswi kelas 4-6 menghadapi menarche sebelum pendidikan kesehatan sebesar 28.34, meningkat menjadi 31.16 setelah pendidikan kesehatan. Terdapat pengaruh pengaruh pendidikan kesehatan premenarche pada siswi SD kelas 4-6 terhadap kesiapan menghadapi menarche, p value = 0,000.  Diharapkan phak sekolah dapat memberikan informasi tentang menstruasi sedini mungkin dimulai dan melakukan kerjasama dengan tenaga kesehatan untuk pendidikan kesehatan.
Hubungan Pengetahuan Terapi Komplementer Terhadap Ketidaknyamanan Fisik Pada Ibu Hamil Trimester III Lia Natalia; Ayu Idaningsih; Syifa Novita; Yayu Nurjamilah
Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Akademi Kebidanan Bunga Husada Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54100/bemj.v8i1.282

Abstract

Perubahan dalam kehamilan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dalam kehamilan seperti mual muntah, nyeri punggung, sakit ulu hati, sering kencing, sakit kepala, cemas dan ketidaknyaman tersebut dapat ditangani dengan terapi komplementer. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan terapi komplementer terhadap ketidaknyamanan fisik pada ibu hamil trimester III. Jenis Penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III sebanyak 35 orang. Karena jumlah populasi relatif sedikit atau kurang dari 100 maka sampel pada penelitian ini menggunakan total populasi yaitu sebanyak 35 ibu hamil trimester III. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi square. Lebih dari setengah (60,0%) ibu hamil trimester III memiliki pengetahuan cukup tentang terapi kompelementer. Lebih dari setengah (77,1%) ibu hamil trimester III mengalami ketidaknyamanan fisik dengan kategori sedang. Terdapat hubungan pengetahuan terapi komplementer dengan ketidaknyamanan fisik pada ibu hamil trimester III (p = 0,008). Perlunya bidan memberikan penyuluhan atau konseling kepada ibu hamil trimester III mengenai terapi komplementer serta memberikan demo kepada ibu hamil agar ibu lebih memahami cara penerapan terapi komplementer untuk mengatasi ketidaknyamanan fisik. Untuk ibu hamil diharapkan dapat menerapkan terapi komplementer secara mandiri.
Identification of Sanitation and Hygiene Risk Factors on the Incidence of Stunting in Indonesia: A Scoping Review Heni, Heni; Idaningsih, Ayu; Wianti, Arni; Setyawati, Anita
Multidiscience : Journal of Multidisciplinary Science Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : CV. Strata Persada Academia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59631/multidiscience.v2i1.302

Abstract

Stunting is a critical public health challenge in Indonesia, where over 30% of children under five are affected. This scoping review aims to identify sanitation and hygiene (WASH) risk factors associated with stunting prevalence in Indonesia over the past decade. Using the Joanna Briggs Institute methodology and PRISMA-ScR guidelines, relevant studies were systematically identified, analyzed, and synthesized. Findings reveal a strong link between stunting and inadequate WASH conditions, including limited access to clean water, poor sanitation infrastructure, and inconsistent hygiene practices like handwashing with soap. Key challenges include the prevalence of open defecation, improper waste management, and reliance on unimproved water sources, particularly in low-income households. These conditions contribute to chronic diarrhea and environmental contamination, exacerbating stunting risks. Women are pivotal in mitigating these risks through improved hygiene, nutrition, and parenting practices. To combat stunting effectively, targeted interventions should focus on expanding access to clean water, enhancing sanitation infrastructure, and fostering behavioral changes in hygiene practices. Community-based programs and policies emphasizing women’s education and empowerment, alongside integrated WASH initiatives, are crucial for sustainable reductions in stunting prevalence and promoting child health in Indonesia.
Effectiveness of Egg White Detoxe on Perineal Wound Healing in Post Labor Women Idaningsih, Ayu; II, Yuyun Wahyu; Pratiwi, Nenden Meisandi; Hanib, Nurul Hazwani
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 24 No. 03 (2023): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464)
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/eksakta/vol23-iss03/406

Abstract

One of the ways perineal wounds can be cured is with good nutrition, especially those high in protein. This study aimed to determine the effectiveness of boiled egg whites for perineal wound healing in postpartum mothers. This type of quantitative research uses a pre-experimental design with a one shot case study. The research was conducted at PMB Hj. Dewi Mulyati, S.ST in 2020-2021 with a population of postpartum women who experienced grade II perineal injuries and a sample of 15 people using an accidental sampling technique. The instrument uses an observation sheet and SOP for boiled egg whites. Univariate data analysis using distribution of central tendency in the form of mean, median, and standard deviation and bivariate data analysis using sample t-test showed the average perineal wound healing time after administration of boiled egg white. The results of this study were faster than in general, namely the healing time for perineal sutures lasted 6-10 days and no more than 14 days. It is hoped that health workers can practice and teach this technique to mothers to accelerate healing of perineal wounds and the results of this study can be an alternative innovation of natural treatment options.