Atma Murni
Master Of Mathematics Study Program, Universitas Riau, Pekanbaru, 28293, Indonesia

Published : 40 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Problem Based Learning Untuk Memfasilitasi Kemampuan Representasi Matematis Peserta Didik Ovemy Delfita; Nahor Murani Hutapea; Atma Murni
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.316

Abstract

The ability of mathematical representation is an ability that students should have in order to assist in interpreting problems into verbal, visual, and symbolic forms. The low ability of students' mathematical representation and learning tools that are made by the teacher has not facilitated enough the ability of mathematical representation the main objective of this study. Researchers developed learning tools consisting of syllabus, lesson plans, and student worksheet using the Problem Based Learning model to improve students' mathematical representation skills. The development model used is the Borg and Gall’s model. The instruments used were validation sheets and student response questionnaires. The data analysis technique used is the analysis of validity and practicality. The result of the percentage of validity shows that the learning device is included in the valid category with an average syllabus percentage of 92.18%, RPP is 93.64% and LKPD is 93.06%. The student response questionnaire analysis showed that the device was included in the very practical category with an average of 92.2%. The tools developed by researchers have met the valid and practical categories to facilitate the mathematical representation abilities of students.
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Kelas VII SMPN Se-Kabupaten Kuantan Singingi Pada Materi Aritmetika Sosial Erpina Ulva; Maimunah Maimunah; Atma Murni
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.356

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis (KPMM) siswa pada materi Aritmetika Sosial. Penelitian ini dilakukan untuk melihat pengaruh dari peenerapan model PBL terhadap KPMM siswa ditinjau dari keseluruhan siswa level tinggi, sedang dan rendah dan ditinjau dari setiap level sekolah yang menjadi sampel penelitian. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pre-test post-test control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri se-Kabupaten Kuantan. Populasi berasal dari sekolah level tinggi, sedang, dan rendah. Sampel dalam penelitian ini adalah SMP Negeri 1 Taluk Kuantan (level tinggi), SMP Negeri 3 Taluk Kuantan (level sedang) dan SMP Negeri 2 Benai (level rendah). Penelitian dilakukan ditiga sekolah tersebut, setiap sekolah ada 1 kelas eksperimen dan 1 kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa signifikan 0,000 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh penerapan PBL terhadap KPMM siswa ditinjau dari keseluruhan siswa yang mana KPMM siswa dengan menggunakan model PBL lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional. Sedangkan jika ditinjau dari level sekolah diperoleh signifikan 0,001 < 0,05 (level tinggi), 0,824 > 0,05 (level sedang) dan 0,140 > 0,05 (level rendah). Hal ini berarti bahwa terdapat pengaruh penerapan PBL terhadap KPMM dilevel tinggi dan pada level sekolah sedang dan rendah tidak terdapat pengaruh yang signifikan
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VII SMP Kabupaten Kuantan Singingi Putri Madhavia; Atma Murni; Sehatta Saragih
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.357

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa. Artikel ini mendeskripsikan pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen yang menggunakan desain pre-test post-test control group design dengan populasi siswa kelas VII SMP Negeri se-Kabupaten Kuantan Singingi Tahun ajaran 2019/2020, yang dibagi ke dalam tiga level sekolah yaitu, sekolah tinggi, sedang dan rendah. Dari masing-masing level sekolah dipilih dua kelas secara acak dan ditetapkan sebagai kelas eksperimen dan kelas kontrol. Instrumen penelitian ini adalah soal tes Kemampuan Komunikasi Matematis. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes. Data dianalis menggunakan uji-t dan anova satu arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penerapan PBL terhadap kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari keseluruhan siswa. Pengaruh penerapan PBL terhadap kemampuan komunikasi matematis ditinjau dari level sekolah menunjukkan bahwa untuk level sekolah tinggi siswa yang lebih baik daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional, sedangkan pada level sekolah sedang dan rendah tidak terdapat pengaruh yang signifikan
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Problem Based Learning untuk Memfasilitasi Kemampuan Literasi Matematis Peserta Didik Rahmat Hidayat; Atma Murni; Yenita Roza
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.373

Abstract

Penulis an ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dialami guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berdasarkan acuan kurikulum 2013 serta kurangnya kemampuan guru dalam memilih model pembelajaran yang disarankan oleh kurikulum 2013. Penulisan ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika dengan model problem based learningyang memenuhi syarat valid dan praktis dalam memfasilitasi kemampuan literasi matematis peserta didik pada materi SPLDV. Subjek pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP N 1 Kampar Kiri Hilir. Model yang digunakan adalah model 4D (define, design, develop, desseminate). Instrumen yang digunakan adalah instrumen validasi perangkat pembelajaran (silabus, RPP, LKPD) serta angket respon peserta didik untuk instrumen keparktisan. Hasil penulis an dan pengembangan menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sudah validdan praktis.Hasil validasi silabus mencapai 94% dengan kategori sangat valid,RPP mencapai 93% dengan kategori sangat valid, LKPD mencapai 85% dengan kategori sangat valid.Artinya perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat diujicobakan. Perangkat pembelajaran ini memenuhi syarat praktis pada uji coba kelompok kecil dengan rata-rata hasil angket respon peserta didik mencapai 89%%berada pada kategori sangat praktis.Artinya perangkat yang telah diujicobakan mudah digunakan dan dapat dipahami oleh peserta didik. Dengan demikian perangkat pembelajaran yang dikembangkansudah memenuhi syarat valid dan praktis untuk memfasilitasi kemampuan literasi matematis peserta didik.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Model Discovery Learning Sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik SMP Kabupaten Kampar Muhammad Abdi; Atma Murni; Sehatta Saragih
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 3 (2021): Volume 5 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i3.407

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis (KPMM) peserta didik dan menerapkan perangkat pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum 2013. Perangkat ini menghasilkan perangkat pembelajaran dengan model discovery learning untuk meningkatkan KPMM peserta didik. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D dengan instrumen validitas berupa lembar validasi silabus, RPP, dan LKPD serta instrumen praktikalitas berupa angket respon peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket dan observasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kevaliditan dan analisis kepraktisan. Dari hasil pengolahan data diperoleh rata-rata hasil validitas silabus yaitu 96,67%; RPP yaitu 92,68%; LKPD yaitu 96,08%. Rata-rata hasil angket respon peserta didik pada uji coba terbatas adalah 94,04% dengan kategori sangat praktis. Dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah valid dan praktis sebagai upaya meningkatkan KPMM peserta didik.
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Interaktif Berbasis Articulate Storyline untuk Memfasilitasi Kemandirian Belajar Siswa pada Materi Transformasi Geometri Kelas IX SMP/MTs Armi Parlusi Putri; Susda Heleni; Atma Murni
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1106

Abstract

This research is a development research (R&D) with the aim of producing an interactive mathematics learning media based on Articulate Storyline that meets the valid and practical requirements to assist grade IX students of SMP/MTs in understanding geometry transformation material and facilitating student learning independence. This development research uses the Borg and Gall development model which consists of ten stages, but in this study only reached stage seven, namely: (1) potential and problems; (2) data collection; (3) product design; (4) design validation; (5) design revision; (6) product trial; and (7) product revision. Researchers explore potentials and problems through interviews, observations, questionnaires, and literature studies. Learning media and guidebooks were validated by three validators. The instrument used was a learning media validation questionnaire and a learning media guide book validation questionnaire. The average value of learning media validation is 3.37 with a very valid category and the average value of guide book validation is 3.52 with a very valid category. The learning media was tested on six students of class IX SMP, the instruments used were student response questionnaires and student learning independence questionnaires. The product trial result was 0.96 with a very practical category and very well facilitated student learning independence of 84.33%.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Memfasilitasi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Peserta Didik Kelas X Jurusan Otomotif SMK pada Materi Matriks. Indira Santi; Nahor Murani Hutapea; Atma Murni
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i2.1178

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dialami guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berdasarkan acuan kurikulum 2013 seperti penyesuaian tahapan model pembelajaran yang digunakan dengan kegiatan belajar. LKPD yang masih jarang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan permasalahan kontekstual seperti masalah otomotif pada peserta didik SMK. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan produk berupa perangkat pembelajaran (silabus, RPP dan LKPD) pada materi matriks SMK kelas X dengan menggunakan model PBL untuk memfasilitasi kemampuan pemecahan masalah kriteria valid dan praktis. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4D (define, design, develop, desseminate) yang dirancang oleh Thiagarajan, Semmel, dan Semmel. Penelitian ini menggunakan instrumen yaitu lembar validasi perangkat pembelajaran (silabus, RPP, dan LKPD). Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran matematika dengan model PBL sudah valid. Hasil validasi silabus 98%, RPP 97%, LKPD 94% dengan kategori sangat valid. Artinya perangkat pembelajaran yang dikembangkan dapat diujicobakan. Perangkat pembelajaran praktis dalam uji coba kelompok kecil dengan rata-rata respon siswa 80% dalam kategori praktis.
METAKOGNISI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA Atma Murni
Jurnal Prinsip Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Prinsip Pendidikan Matematika Mei 2019
Publisher : Prodi. Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (660.899 KB) | DOI: 10.33578/prinsip.v1i2.23

Abstract

Metacognition is the students’ ability in learning that includes about how learning should be done, so that it can determine what already known and not known yet. Metacognition has two components: metacognitive knowledge and metacognitive skills. Metacognitive knowledge relates to declarative knowledge, procedural knowledge, and conditional knowledge. Metacognitive skills relate to planning, monitoring, and evaluation towards the completion of a particular task. Metacognition has three stages: (1) planning about what, how, and when to learn it; (2) monitoring of learning process that being carried out; and (3) evaluating of what has been planned, done, and the results of that process. Metacognition of students in mathematics learning can be arisen at every stage of mathematical problem solving: understanding the problem, devising a plan, carrying out the plan, and looking back.
IMPLEMENTATION OF COOPERATIVE LEARNING MODEL OF STRUCTURAL APPROACH NUMBERED HEADS TOGETHER TO IMPROVE STUDENTS’ MATHEMATICS ACHIEVEMENT IN CLASS VIII.6 SMP NEGERI 16 PEKANBARU Habib Abdullah; Atma Murni; Rini Dian Anggraini
Jurnal Prinsip Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Prinsip Pendidikan Matematika Mei 2020
Publisher : Prodi. Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.669 KB) | DOI: 10.33578/prinsip.v2i2.54

Abstract

This research was conducted because there are still many student learning outcomes that score below the value minimum mastery criteria (KBM) with a percentage of 10,34 % who achieve the minimum mastery criteria on the associating build flat side space of learning mathematics of class student VIII.6 SMP Negeri 16 Pekanbaru. This research aims to improve the learning process and mathematics learning outcomes by Cooperative learning structured approach Numbered Heads Together. The Classroom Action Research with two cycle, conducted in class VIII.6 SMP Negeri 16 Pekanbaru in the second semester of the 2018/2019 academic year. Research subject as many as 29 students. The research instrument consists of learning devices and instrument data collectors. The learning device consists of Syllabus, Lesson Plan and Worksheet. While The instrument data collector consists of observation sheet and math achievement test. The observation sheet obtained by qualitative descriptive while the test of mathematics learning outcomes obtained by analyzed statistically. The process of learning mathematics in cycle I to cycle II has increased. Percentage of students that reach KBM increase from the basic score, test I, and test II. The number of students who reach Minimum Mastery Criteria on basic score, daily test I and daily test II are respectively (10,34 %), (17,24%) and (48,27 %). The conclusion of this research is application of the Cooperative learning structured approach Numbered Heads Together can improve learning process and increase mathematics learning outcomes from the students at class VIII.6 SMP Negeri 16 Pekanbaru in the second semester academic years 2018/2019.
EFFECTIVENESS OF IMPLEMENTATION OF PROBLEM BASED LEARNING MODELS TO IMPROVE STUDENTS’ MATHEMATICAL LEARNING OUTCOMES IN XI-MIPA SMA NEGERI 8 PEKANBARU Restu Prabowo; Atma Murni; Zulkarnain
Jurnal Prinsip Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Prinsip Pendidikan Matematika Mei 2020
Publisher : Prodi. Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.302 KB) | DOI: 10.33578/prinsip.v2i2.56

Abstract

The background of this research was the low ability of student’ mathematical learning outcomes of SMA Negeri 8 Pekanbaru. The purposes of this research were: 1) to find the significance of students’ mathematical learning outcomes who study through Problem Based Learning (PBL) model with student who study through conventional learning with scientific approach; (2) to examine the improvement of students’ mathematical learning outcomes who study through PBL model and students who study through conventional learning with scientific approach in class XI-MIPA SMA Negeri 8 Pekanbaru. This research was an experimental research (quasi experiment) with The Nonequivalent Pretest-Posttest Control Group Design. The population of this research is all students of class XI-MIPA SMA Negeri 8 Pekanbaru. Sample of this research consist of two classes, class XI-MIPA4 as experiment class and XI-MIPA3 as control class. The data of this research were student’s mathematical learning outcomes from pretest-posttest. Students’ mathematical learning outcomes were analyzed using independent sample t-test which was preceded by normality test and homogeneity of variances test. The result of this research shows that the improvement of students’ mathematical learning outcomes who study through PBL model is higher than students who study through conventional learning with scientific approach.