Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Dosis Pakan Buatan Terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Larva Ikan Nilem (Osteochilus Vittatus) Ivana Yuniar Safitri; Nuhman Nuhman; Ninis Trisyani
JURNAL PERTANIAN Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Respati
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jir.v13i2.2362

Abstract

Ikan nilem merupakan komoditas asli Indonesia yang telah lama dibudidayakan oleh masyarakat. Ikan nilem memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk budidaya unggulan. Budidaya ikan nilem bermanfaat dari segi ekonomi, kelestarian lingkungan dan produksi budidaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pakan buatan yang berbeda terhadap kelulushidupan dan [ertumbuhan larva ikan nilem (Osteochilus vittatus). Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 5 perlakuan dan 5 ulangan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji ANOVA (analisis of varians) dan uji lainnya yaitu BNT (beda nyata terkecil), untuk mengetahui perbedaan antara satu perlakuan dengan perlakuan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kelulushidupan, pertumbuhan bertat mutlak dan laju pertumbuhan harian larva ikan nilem (Osteochilus vittatus) tertinggi diperoleh pada perlakuan B (4% dosis pakan biomassa) dengan nilai berturut-turut sebesar 97.72 ±2.65%, 0.22 ±2.65 gram dan 8.23 ±6.76%. hal ini dikarenakan pakan dalam jumlah tersebut tersedia secara optimal tidak hanya untuk kelulushidupan larva ikan, tetapi juga untuk mendukung proses pertumbuhan. Serta tidak terjadi kekeruhan pada media ikan hidup sehingga tidak terjadi hambatan pada pertumbuhan larva ikan.Kata Kunci: Nilem (Osteocilus Vittatus), Dosis Pakan, Kelulushidupan, Pertumbuhan.
PENGARUH DOSIS PAKAN BUATAN TERHADAP KELULUSHIDUPAN DAN PERTUMBUHAN LARVA IKAN NILEM (Osteochilus vittatus) Ivana Yuniar Safitri; Nuhman Nuhman; Ninis Trisyani
Jurnal Perikanan Pantura (JPP) Vol 5 No 2 (2022): SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jpp.v5i2.4344

Abstract

Nilem fish is a native Indonesian commodity that has been cultivated for a long time by the community. Nilem fish has the potential to be developed into superior aquaculture products. Nilem fish cultivation is profitable in terms of economy, environmental sustainability, and aquaculture production. This study aims to determine the effect of giving different feed doses on survival and growth of nilem fish (Osteochilus vittatus) larvae. The research design used in this study was a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments and 5 replications. Data analysis was carried out with normality test and homogeneity test then continued with ANOVA (Analysis of Variance) test and to find out the difference between one treatment and another, a further test was carried out, namely the Least Significant Difference Test (BNT). The results of this study showed that the best percentage of survival, absolute weight growth and daily growth rate of nilem fish (Osteochilus vittatus) larvae was obtained in treatment B (4% of feed dose from biomass) with successive values ​​of 97.72% ± 2.65, 0.22 grams ±2.65 and 8.23% ±6.76. This is because the amount of feed given can be utilized optimally by fish larvae so that it is not only for survival but also can support the growth process, and there is no turbidity (dissolved or suspended organic matter) in the live fish media which can result in inhibition of the growth of fish larvae.
FERMENTASI TEPUNG LIMBAH RUMPUT FERMENTASI TEPUNG LIMBAH RUMPUT LAUT (Gracillaria Sp) DENGAN KONSORSIUM BAKTERI DARI SALURAN PENCERNAAN IKAN BANDENG (Chanos-Chanos) SEBAGAI BAHAN PAKAN IKAN BANDENG (Chanos-Chanos) Umi Risalatul Muawanah; Nuhman Nuhman; Is Yuniar
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 1 No 2 (2020): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.038 KB) | DOI: 10.31573/manfish.v1i02.116

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi tepung limbah rumput laut (Gracilaria sp) dengan menggunakan konsorsium bakteri dari saluran pencernaan ikan bandeng (Chanos chanos) sebagai pakan ikan dan pengaruhnya terhadap FCR, SR, SGR dan GR pada ikan uji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen laboratoris, dengan teknik pengambilan data melalui observasi langsung dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) karena selain unit perlakuan maka semua faktor dibuat homogen atau dihomogenkan. Penelitian ini menggunakan 6 perlakuan, 4 ulangan sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Perbandingan untuk pakan 1000 gr adalah dengan menggunakan konsorsium bakteri sebanyak 10 : 70 gram dimana 10 gram merupakan konsorsium bakteri dan 70 gram tepung limbah rumput laut. Tidak ada pengaruh pemberian pakan tepung limbah rumput laut terfermentasi konsorsium bakteri dari saluran pencernaan ikan bandeng (Chanos chanos) pada SGR (spesifik grow rate) ikan bandeng. Hasil dari pemeliharaan selama 30 hari tidak menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan mutlak pada ikan bandeng. Pada pakan yang ditambah tepung limbah rumput laut yang terfermantasi dengan konsorsium bakteri saluran pencernaan pada ikan bandeng terdapat bakteri yang belum spesifik. Bakteri yang ada di saluran pencernaan ikan bandeng diduga menghambat metabolisme pada ikan dan ada yang membantu proses metabolisme pada ikan. Kata kunci: Fermentasi limbah, Gracillaria Sp, Bakteri Chanos chano, RAL. AbstrackThis study aimed at determining the effect of seaweed flour fermentation (Gracilaria sp) by using a consortium of bacteria from the digestive system of milkfish (Chanos chanos) as its feeds and its effect on FCR, SR, SGR and GR in tested fish. The method used in this study was a laboratory experimental research, with data collection technique was through direct observation using a Completely Randomized Design (CRD) because in addition to the treatment units, all factors were made homogeneous or being homogenized. This study used 6 treatments, 4 replications so that there were 24 experimental units. The ratio for 1000 gr of feed used a bacterial consortium of 10:70 grams in which 10 grams were a bacterial consortium and 70 grams were seaweed waste flour. There was no effect of giving feeds made of seaweed waste fermented by a bacterial consortium from the digestive system of milkfish (Chanos chanos) on the SGR (specific growth rate) of milkfish. The results of 30 days of rearing did not show a significantly different effect on absolute growth in milkfish. In the feed added with seaweed waste flour fermented with a consortium of digestive system bacteria in milkfish, there were bacteria that are not yet specific. The bacteria in the digestive tract of milkfish were assumed to inhibit the fish metabolism and some helpedin fish metabolism processes.Keywords: Waste fermentation, Gracillaria Sp, Chanos chanos bacteria, CRD
Penambahan Probiotik Dengan Dosis Yang Berbeda Terhadap Laju Pertumbuhan dan Mortalitas Benih Ikan Patin (Pangasius Sp.) Arif Rahman; Nuhman Nuhman; Ninis Trisyani
Jurnal Kelautan, Lingkungan, dan Perikanan Vol 2 No 2 (2021): MANFISH JOURNAL
Publisher : Jurusan Ilmu Kelautan dan Perikanan Politeknik Negeri Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.56 KB) | DOI: 10.31573/manfish.v2i01.361

Abstract

Banyak pembudidaya ikan harus melakukan panen secara bertahap karena ukuran ikan saat ditebarsama tetapi mengalami pertumbuhan yang berbeda-beda. Beberapa rekayasa dan upaya dilakukanuntuk mempercepat pertumbuhan ikan patin agar ukurannya seragam dan pemberian probiotik telahdirasakan manfaatnya dalam mempercepat pertumbuhan ikan. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui laju pertumbuhan dan mortalitas benih ikan patin dengan probiotik pada mediapemeliharaan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Budidaya Perikanan Fakultas Teknik danIlmu Kelautan Universitas Hang Tuah Surabaya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakanRancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Jumlah perlakuan dosisprobiotik diberikan adalah P0 : Probiotik 0 ml/L, P1 : probiotik 1 ml/L, P2 : probiotik 1,5 ml/L, danP3 : probiotik 2 ml/L. Parameter yang diamati antara lain laju pertumbuhan mutlak, laju pertumbuhanspesifik (SGR), dan mortalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan berat mutlakterbaik diperoleh pada perlakuan P2 penambahan probiotik 1,5 ml/L yaitu sebesar 9,22 gram, lajupertumbuhan spesifik (SGR) yaitu sebesar 1,30 gram, dan mortalitas terendah diperoleh padapenambahan dosis probiotik 1,5 ml/L yaitu mencapai 20 %.
Effectiveness of Adding Different Types of Vitamin C in Improving the Quality of Artemia salina sp. Ajeng Sukmasari; Nuhman Nuhman; Ninis Trisyani
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v8i2.16879

Abstract

Artemia is a natural food that contains pigments (canthaxanthin), protein, vitamin C and some essential fatty acids for the growth of fish and shrimp. Artemia contains vitamin C, but it is still suspected that additional vitamin C is needed for larval development, gonad maturity and gamete quality. The purpose of this study was to analyze the effectiveness of vitamin C (ascorbic acid) absorption in the enrichment of Artemia sp. The stocking density of Artemia cysts was 2 g per 2 liters of water with a dose of Vitamin C of 100 mg/liter. The hatching process produced Hatching Percentage (HP) of 54.22% and 53.69%. The method used was laboratory experiment, analyzing Vitamin C absorption using UV-Vis Spectrophotometry method at 450-750 nm wavelength followed by BNT test. UV-Vis spectrophotometer method to determine the level of vitamin C absorbed during the artemia immersion process. Vitamin C absorption concentration after soaking process for 6 hours obtained an average of 0.8640 ppm and 0.8642 ppm. The results of the BNT test showed results with a value of 0.05, so the second type of Vitamin C applied to Artemia was not significantly different.
Implementation of Good Governance in the Sidoarjo Regency Regional Library Sasando Brahmantya; Budi Rianto; Nuhman Nuhman
Journal of Social Science Vol. 4 No. 5 (2023): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v4i5.696

Abstract

This study examines the application of Good Governance in the Sidoarjo Regency Regional Library. This research will be conducted at the Sidoarjo Regional Library by referring and based on that the Sidoarjo Regional Library has made various changes, innovations and strategies in improving service quality, organizational governance, on the other hand the Sidoarjo regional library continues to strive to maintain accreditation status A. The principles used in measuring the implementation of good governance are rule of law, accountability, transparency and openness, professional (professionalism) and participation (participant). So in the end it can be concluded, how the implementation of good governance in the Sidoarjo district's daearah library has been implemented.